Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • MOQ (Minimum Order Quantity): Pengertian, Jenis, Manfaat

    MOQ (Minimum Order Quantity): Pengertian, Jenis, Manfaat

    MOQ adalah singkatan dari Minimum Order Quantity.

    Online shopping atau berbelanja secara online sudah menjadi satu hal yang sangat biasa dalam kehidupan saat ini. Ada banyak orang yang merasa lebih mendapatkan kemudahan saat berbelanja secara online. Tanpa kamu sadari, saat kamu membeli sesuatu secara online, kamu mungkin akan menemui aturan tentang MOQ. MOQ adalah singkatan dari Minimum Order Quantity. Apa maksudnya?

    Standar mengenai Minimum Order Quantity atau yang biasa disingkat MOQ adalah salah satu bagian strategi bisnis jual beli produk yang memiliki banyak manfaat, yaitu produk bisa terjual secara lebih cepat dengan jumlah lebih banyak. 

    Salah satu contoh nyatanya adalah saat kamu menemukan ada promo produk yang harganya menjadi lebih murah bila membelinya dalam jumlah tertentu dibandingkan membelinya dalam jumlah satuan, misalnya pembelian minimal 3 atau 6 pieces

    Pengertian MOQ (Minimum Order Quantity)

    Secara umum, pengertian MOQ (Minimum Order Quantity) adalah aturan atau standar yang digunakan dalam penetapan jumlah minimal pemesanan produk. Intinya, jumlah pesanan produk akan berpengaruh pada harganya. 

    Tanpa menerapkan MOQ, suatu produk biasa dijual dengan harga tertentu yang cukup tinggi. Namun, dengan adanya penerapan MOQ, harga produk bisa menjadi lebih rendah. Secara otomatis akan menyebabkan barang terjual lebih cepat dalam jumlah yang banyak.

    Tidak heran bila disebutkan bahwa MOQ secara tidak langsung juga berhubungan dengan inventaris dan stok gudang. Karena jika barang terjual dalam jumlah banyak, stok barang di gudang pun akan lebih cepat habis, dan tidak menyebabkan penumpukan stok. 

    MOQ adalah metode yang biasa dilakukan oleh pihak penjual atau pemilik bisnis dengan tujuan agar jumlah pesanan yang diminta oleh pembeli dapat menutupi biaya produksi yang telah dikeluarkan. Bukan itu saja, MOQ juga memiliki fungsi untuk menjaga nilai barang tetap stabil di pasaran.

    Baca juga: 5 Strategi dan Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis!

    Manfaat MOQ (Minimum Order Quantity) bagi Penjual

    Dalam bisnis, khususnya jual beli, penerapan strategi MOQ adalah hal yang lumrah. Alasannya adalah karena memang ada cukup banyak manfaat MOQ yang bisa didapatkan, antara lain yaitu:

    Dapat Mengendalikan Jumlah Stok Barang

    Manfaat MOQ yang pertama adalah pihak penjual dapat mengendalikan jumlah stok barang di penyimpanan. Dengan begitu, bisa meminimalisir terjadinya slow moving atau pergerakan lambat dalam penyimpanan barang di gudang. 

    Umumnya, jika stok barang produksi tidak segera habis atau laku terjual, akan muncul risiko barang mengendap dan akhirnya akan semakin sulit untuk laku. Dengan adanya sistem minimal order, risiko tersebut bisa diminimalisir dan stok barang akan bergerak secara lebih dinamis. 

    Baca juga: Stock Keeping Unit (SKU) adalah: Fungsi, dan Contohnya

    Barang Bisa Terjual Lebih Cepat

    Memanfaatkan konsumen yang suka akan adanya promo, penerapan MOQ adalah solusi yang tepat untuk bisa menjual barang dengan lebih cepat. Bukan hanya itu, barang yang terjual pun bisa dalam jumlah yang lebih banyak.

    Contohnya, jika minimum order yang diterapkan adalah untuk pembelian 3 produk, secara otomatis akan langsung ada 3 produk yang terjual dalam waktu cepat, bukan hanya satu. 

    Dapat Meningkatkan Keuntungan dan Menjaga Kelancaran Arus Kas

    Jika barang atau produk yang dijual tidak laku dalam waktu cepat, akan sangat berpengaruh pada cash flow/arus kas keuangan bisnis. Keuangan yang macet juga akan berdampak pada proses produksi dan banyak hal lainnya. 

    Menjual produk dengan dengan MOQ adalah langkah cerdas yang bisa dilakukan penjual agar kelancaran arus kas bisa didapatkan lagi. Bukan hanya itu, penjualan barang dalam jumlah besar juga tentunya akan meningkatkan keuntungan bagi pengusaha.

     Apakah ada manfaat MOQ bagi pembeli?

    Manfaat MOQ (Minimum Order Quantity) bagi Pembeli

    Bila manfaat MOQ bagi penjual sudah jelas, lantas, apakah ada manfaat MOQ bagi pembeli? Tentu saja ada dong. 

    Mendapatkan Harga yang Lebih Murah

    Konsep dasar MOQ adalah menjual barang dalam jumlah lebih banyak dengan harga yang lebih murah. Inilah yang menjadi manfaat bagi pembeli. Apalagi jika ternyata pihak pembeli berniat untuk menjual kembali produk tersebut. MOQ menjadi pilihan yang sangat tepat dan tidak akan memberatkan pembeli.

    Mendapatkan Keuntungan Lebih Besar

    Manfaat MOQ yang satu ini juga dikhususkan bagi pembeli yang ternyata berniat menjual kembali produk yang sudah dibeli. Dengan membeli produk murah, keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar. 

    Tidak heran jika akan banyak pembeli yang melakukan repeat order, karena dengan harga yang murah, kualitas yang bisa mereka dapatkan sama dengan produk yang dijual pada harga normal. 

    Jenis MOQ (Minimum Order Quantity

    Ada dua jenis MOQ yang biasa digunakan oleh para penjual, yaitu soft MOQ dan hard MOQ. Berikut penjelasannya

    Soft MOQ 

    Jenis MOQ yang pertama adalah soft MOQ, yang merupakan penetapan minimum order yang masih bisa dinegosiasikan. Jadi, dalam praktiknya, pihak penjual dan pembeli bisa menerapkan negosiasi atau tawar menawar sampai mendapatkan kesepakatan bersama, meskipun tidak mutlak. 

    Hard MOQ 

    Jenis yang kedua adalah hard MOQ. Hard MOQ adalah penetapan minimum order secara mutlak dari pihak penjual. Jika ternyata pembeli tidak mau membeli dengan jumlah minimal tersebut, otomatis mereka tidak akan mendapat potongan harga.

    Contoh MOQ

    Apa saja contoh MOQ yang ada di pasaran, khususnya di marketplace? Beberapa contoh berikut merupakan penetapan MOQ dalam bisnis jual beli, yang mungkin salah satunya sudah sering kamu temui.

    Contoh pertama adalah salah satu online shop menjual baju dengan harga satuan Rp100.000. Namun ternyata pemilik online shop tersebut menetapkan MOQ, sehingga kamu dan konsumen lainnya bisa membeli baju yang sama seharga Rp400.000 untuk 5 potong baju. Jadi, harga per potongnya hanya sekitar Rp90.000. Syaratnya, kamu harus membeli minimal lima pieces. Jika tidak, harga yang berlaku adalah harga normal.

    Contoh berikutnya, penjual tote bag custom di salah satu marketplace menjual produknya dengan harga Rp5.000 untuk satuan. Namun, harganya akan lebih murah jika konsumen memesan dalam jumlah banyak, yaitu minimum sebanyak 100 pieces. Harga yang akan didapatkan adalah Rp3.000 saja. 

    Cara Menghitung MOQ

    Dalam menerapkan MOQ, diperlukan perhitungan yang cermat agar keuntungan dan manfaat yang didapatkan bisa maksimal. Dalam menghitung MOQ ada rumus yang bisa digunakan untuk membantu proses penetapannya, yaitu:√

    EOQ = (2 x R x S) : (P x I)

    Keterangan:

    EOQ = Economic Order Quantity, jumlah pesanan dengan meminimalkan total biaya untuk pemesanan dan penyimpanan.

    R = jumlah barang yang dibutuhkan dalam setiap kali melakukan pemesanan.

    S = biaya pemesanan.

    P = harga beli setiap produk.

    I = persentase biaya penyimpanan setiap produk.

    Contoh cara menghitung MOQ adalah:

    PT Bahagia Sejahtera memerlukan produk kaus seragam sebanyak 1.000 pcs. Harga untuk setiap kaus adalah Rp40.000. Biaya pemesanan yang dibutuhkan adalah sebesar Rp100.000, kemudian setiap produknya membutuhkan biaya penyimpanan sebesar 10 persen.

    Maka EOQ = (2 x 1.000 x 40.000) : (100.000 x 10%)

    EOQ = 80.000.000 : 1.000

    EOQ = √8.000.000

    EOQ = 2.828,4

    EOQ = 2.828

    Jadi, pembelian minimum yang diperlukan adalah sebanyak 2.449 pieces baju untuk setiap kali pembelian.

    Baca juga: Berkenalan dengan Perhitungan EOQ (Economic Order Quantity)

    Kesimpulan

    Pengertian MOQ (Minimum Order Quantity) adalah aturan atau standar yang digunakan dalam penetapan jumlah minimal pemesanan produk. Intinya, jumlah pesanan produk akan berpengaruh pada harganya. 

    Dalam perjalanan bisnis dan perkembangannya, MOQ adalah salah satu strategi bisnis yang dilakukan dengan tujuan agar pergerakan stok produk dapat berjalan secara lebih lancar, sehingga kegiatan bisnis dapat berjalan dengan baik dan bisa memberikan keuntungan.

    Salah satu manfaat MOQ yang bisa didapatkan pihak penjual adalah dapat melancarkan cash flow atau arus kas. Jadi, bila ternyata kamu tertarik untuk menerapkan strategi ini, kamu harus memahami bagaimana cara menghitung MOQ dengan benar agar manfaatnya juga bisa lebih optimal. 

    Jika sudah dilakukan, jangan lupa untuk mencatat arus kas secara baik, rapi, dan akurat. MOQ memang mampu melancarkan arus kas bisnismu, namun bila pencatatan arus kas tidak dilakukan dengan baik, kamu tetap tidak akan merasakan adanya keuntungan.

    Kamu bisa memanfaatkan aplikasi seperti majoo dengan berbagai pilihan fiturnya. Dengan memilih majoo sebagai partner mengembangkan bisnismu, segala sesuatu yang kamu rencanakan akan bisa direalisasikan dengan lebih mudah dan efisien. Sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak mencoba majoo sekarang kan?

    Referensi:

    • https://finance.detik.com/solusiukm/d-6325979/mengenal-jenis-moq-minimum-order-quantity-dan-cara-menghitungnya 

    Sumber Gambar:

    • Freepik.com

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!