Yuk, Ketahui Cara Menghitung Modal Usaha Minuman Kekinian!

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Perhitungan modal usaha minuman kekinian merupakan langkah penting sebelum kamu memulai bisnisnya.

Sebagai masyarakat negara tropis, orang Indonesia cenderung senang minum es. Tak heran bila usaha minuman terus berkembang dan muncul banyak minuman kekinian. Kalau kamu jeli melihat peluang mungkin kamu tertarik dan mulai bertanya-tanya, berapa modal usaha minuman kekinian?

Tenang saja, kami sudah menyiapkan pembahasan rinci tentang cara menghitung modal awal usaha minuman kekinian. Namun, sebelum sampai ke sana, mari cari tahu terlebih dahulu bisnis minuman kekinian itu betul-betul peluang menjanjikan atau tidak.

Menilik Peluang Usaha Minuman Kekinian

Minuman kekinian adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan minuman yang sedang tren atau populer di kalangan masyarakat pada suatu periode waktu tertentu. Umumnya, minuman kekinian hadir dalam aneka varian rasa, tampilan menarik, kombinasi unik, atau pengalaman baru yang memikat bagi konsumen. Bisa dibilang, minuman-minuman kekinian ini sering kali memiliki elemen kreativitas dan inovasi yang menarik minat pelanggan.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri minuman kekinian telah menjadi sorotan karena kehadiran produk-produk, seperti es boba, es kopi kekinian, hingga kombucha yang populer di kalangan masyarakat. Maka dari itu, potensi bisnis minuman kekinian di Indonesia masih sangat besar dan menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Apalagi dengan makin banyaknya jenis minuman kekinian yang muncul di pasaran. Inovasi-inovasi ini juga didukung oleh tren dan pengaruh media sosial yang mempercepat pertumbuhan bisnis ini.

Meskipun begitu, kesuksesan dalam bisnis minuman kekinian bergantung pada kemampuan pelaku usaha untuk menghasilkan produk-produk inovatif dan menarik bagi konsumen. Harga juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat kamu menyasar target pasar tertentu.  Jika target pasarmu adalah kelas menengah ke bawah yang jumlahnya lebih banyak, sebaiknya kamu menawarkan minuman kekinian dengan harga yang terjangkau.

Namun, jika kamu mau fokus pada konsumen kelas menengah ke atas, kamu bisa menetapkan harga minuman yang lebih tinggi. Meskipun jumlah penjualannya mungkin tidak sebanyak minuman dengan harga ekonomis. Dalam bisnis minuman kekinian, penting untuk terus berinovasi, mengikuti tren terkini, dan memahami kebutuhan serta preferensi konsumen. 

Selain itu, dengan strategi pemasaran yang efektif, penggunaan media sosial yang cerdas, dan pemilihan lokasi usaha yang strategis, bisnis minuman kekinian dapat terus tumbuh dan menghasilkan keuntungan yang signifikan di pasar yang kompetitif ini.

Akan tetapi, untuk memulai bisnis minuman kekinian yang sukses, ada satu elemen yang tidak perlu menjadi perhatian: modal usaha. Modal awal yang cukup dan dikelola dengan bijak menjadi kunci kesuksesan dalam meraih potensi pasar yang luas dan menangkap tren bisnis yang terus berkembang pesat. 

Nah, kita akan menjelajahi pentingnya perhitungan modal bisnis minuman kekinian dan cara mengelola modal dengan cerdas untuk meraih kesuksesan dalam industri yang penuh dengan inovasi dan persaingan ketat ini.

Baca Juga: Usaha Minuman Kekinian dengan Modal Kecil

Menghitung Modal Usaha Minuman Kekinian

Sebelum memulai bisnis minuman kekinian, kamu perlu menghitung modal awal dengan cermat. 

Mengapa tahap ini begitu penting? Modal awal akan memengaruhi berbagai aspek bisnis, termasuk persediaan bahan baku, peralatan, biaya operasional, pemasaran, dan masih banyak lagi. 

Jika modal awal tidak kamu hitung dengan benar, kamu berisiko menghadapi kesulitan keuangan di masa depan atau bahkan berisiko mengalami kegagalan bisnis. Jadi, bagaimana langkah menghitung modal awal usaha minuman

Aplikasi kasir online

Identifikasi komponen modal

Pertama-tama, kamu perlu mengidentifikasi semua komponen modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis minuman kekinian. Beberapa komponen yang umumnya perlu ada dalam modal awal usaha minuman, antara lain:

  • Peralatan dan perangkat kerja, seperti blender, dispenser, dan peralatan lainnya, tergantung jenis minuman yang akan kamu jual.

  • Bahan baku dan persediaan awal sesuai menu minuman, misalnya biji kopi, teh, buah-buahan, susu, topping, dan bahan-bahan lainnya.

  • Biaya sewa atau pembelian tempat usaha.

  • Biaya renovasi atau perbaikan tempat jika diperlukan.

  • Biaya pemasaran dan branding untuk memperkenalkan bisnis ke khalayak.

  • Biaya operasional, seperti listrik, air, gaji karyawan, dan lain-lain.

Perkirakan jumlah dan harga komponen modal

Setelah kamu mengidentifikasi komponen modal, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah memperkirakan nominal yang diperlukan untuk setiap komponen dan mencari tahu harga yang berlaku di pasaran. 

Kamu dapat melakukan riset dan meminta penawaran dari pemasok atau distributor untuk mendapatkan perkiraan harga yang akurat.

Hitung total modal awal

Setelah kamu memiliki estimasi jumlah dan harga untuk setiap komponen modal, lakukan perhitungan untuk mendapatkan nominal total modal awal. 

Lalu, jumlahkan semua komponen modal yang telah kamu identifikasi harganya. Selain nominal total tersebut, pastikan juga kamu menghitung dana cadangan untuk keperluan tak terduga atau keadaan darurat.

Sumber pembiayaan modal

Bila kamu sudah menghitung total modal awal, berikutnya kamu perlu mencari sumber pembiayaan untuk bisnismu. Apakah kamu akan menggunakan modal sendiri, meminjam dari bank, atau mencari investor? Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap opsi dan pilih yang paling sesuai dengan situasi keuanganmu.

Perencanaan keuangan

Kalau total modal sudah kamu ketahui dan sumber pembiayaan sudah kamu dapatkan, kamu perlu membuat perencanaan keuangan yang matang.

Buatlah proyeksi pendapatan dan pengeluaran untuk beberapa bulan pertama operasional bisnis. Langkah ini akan membantumu memahami waktu bisnis mulai menghasilkan keuntungan dan cukup untuk menutupi biaya operasional hingga saat itu.

majoo capital

Ide Usaha Minuman Kekinian

Terlepas dari jenis minuman yang mau kamu jual, proses menghitung modal awal seperti di atas tetap perlu kamu lakukan. 

Sesudah kamu tahu cara menghitung modal awal usaha minuman, kamu bisa memutuskan jenis minuman kekinian apa yang akan kamu jual. Di bawah ini beberapa ide minuman kekinian yang populer dan bisa kamu pertimbangkan.

  • Es boba atau bubble tea: Minuman asal Taiwan yang terkenal dengan tambahan bola tapioka kenyal di dalamnya. Bubble tea hadir dalam berbagai rasa, seperti taro, matcha, teh hitam, atau susu dengan tambahan gula aren.

  • Es kopi gula aren: Minuman kopi dengan rasa yang sangat mudah diterima berasal dari perpaduan espresso, susu segar, dan gula aren cair. 

  • Cold pressed juice: Minuman yang dibuat dari perpaduan buah-buahan dan sayuran segar untuk memberikan nutrisi dan manfaat kesehatan, misalnya jus kale dan nanas, jus wortel dan air kelapa, atau jus jeruk dengan tambahan jahe. Menunya bisa dibuat sangat variatif.

  • Minuman dengan ‘bahan alami’ sebagai nilai jual: Minuman yang menekankan penggunaan bahan-bahan alami dan sehat, seperti air kelapa segar, infused water dengan kombinasi buah-buahan, teh herbal, atau kombucha.

  • Minuman soda kekinian: Minuman berkarbonasi dengan variasi rasa dan kombinasi yang unik, seperti soda dengan rasa jeruk, stroberi, blueberry, atau dengan tambahan sirup buah dan es krim.

Perlu diingat bahwa tren minuman kekinian dapat berubah seiring berjalannya waktu dan adanya minuman-minuman lain yang inovatif. Karena itu, kamu perlu terus memantau perkembangan tren bila mau menekuni bisnis minuman kekinian.

Baca Juga: Dari Dapur ke Pasar Online: Bisnis Makanan Tanpa Mi Instan

Kesimpulan

Memulai bisnis minuman kekinian adalah langkah yang menarik dan menjanjikan. Meskipun begitu, bisnis ini tetap memiliki risiko layaknya semua bisnis lain. Untuk menekan risiko kerugian, pastikan kamu sudah menghitung modal usaha minuman kekinian sampai membuat perencanaan keuangan.

Dengan demikian, kamu akan memperoleh gambaran tentang jumlah modal yang dibutuhkan serta estimasi modal tersebut bisa kembali, bahkan berubah jadi keuntungan. Dengan memperhatikan langkah-langkah ini, kamu dapat memastikan bahwa bisnis minuman kekinian yang kamu bangun memiliki modal yang cukup untuk sukses dan berkembang. Selamat memulai bisnis minuman kekinian, semoga sukses!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo