Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Kenali Para Pemakai Informasi Akuntansi Beserta Manfaatnya

    Kenali Para Pemakai Informasi Akuntansi Beserta Manfaatnya

    Informasi akuntansi perusahaan diperlukan untuk mengambil suatu keputusan atau kebijakan.

    Setiap perusahaan akan menggunakan informasi akuntansi untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. 

    Pihak-pihak pengguna informasi akuntansi mempunyai berbagai tujuan tergantung pada keperluan dan kebutuhan. Sistem informasi akuntansi di dalam perusahaan harus dirancang sebaik mungkin sehingga menghasilkan suatu laporan yang memenuhi kebutuhan masing-masing penggunanya. 

    Umumnya pemakai informasi akuntansi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu pemakai informasi internal dan eksternal.

    Pemakai informasi akuntansi internal adalah pihak yang membuat laporan akuntansi dan menggunakannya untuk keperluan bisnis dalam suatu perusahaan. Sedangkan pemakai informasi akuntansi eksternal adalah individu atau lembaga di luar perusahaan yang menggunakan informasi akuntansi untuk pengambilan suatu kebijakan atau keputusan.

    Lalu, siapa saja para pemakai informasi akuntansi ini? Berikut ini penjelasan lebih dalam mengenai pemakai dan manfaat dari informasi akuntansi.

    Baca Juga: Rekomendasi Software Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

    Pemakai Informasi Akuntansi

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pihak pemakai informasi akuntansi terbagi menjadi dua kategori, yaitu pihak internal dan eksternal. Penjelasan mengenai keduanya akan dijabarkan di bawah ini, ya.

    Pihak Internal Pemakai Informasi Akuntansi

    Pihak internal pemakai informasi akuntansi adalah individu dari dalam perusahaan yang menggunakan informasi akuntansi untuk keperluan bisnis. Cara yang mereka untuk menjalankan bisnis agar sesuai dengan tujuan perusahaan dengan menggabungkan informasi manajemen dan akuntansi keuangan. Pihak-pihak internal yang menggunakan informasi akuntansi, antara lain:

    1. Manajemen Perusahaan

    Pihak pemakai informasi internal adalah manajemen perusahaan. Manajemen akan menggunakan informasi akuntansi untuk mengevaluasi dan menganalisis kinerja dan posisi keuangan perusahaan sehingga dapat mengambil suatu keputusan penting. Selain itu informasi akuntansi akan digunakan manajemen untuk meningkatkan profitabilitas, posisi keuangan, dan arus kas.

    Manajemen pun berperan dalam menetapkan aturan dan prosedur untuk meraih tujuan perusahaan. Cara meraihnya dengan menggunakan informasi yang didapat dari sistem manajemen keuangan perusahaan.

    2. Pemilik Perusahaan

    Pemilik perusahaan atau owner membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui kondisi keuangan serta peluang usaha di masa yang akan datang dan mempertimbangkan kepemilikannya dalam perusahaan tersebut akan dipertahankan atau dilepas.

    Pemilik perusahaan membutuhkan informasi keuangan yang akurat untuk mengetahui perolehan profit dan kerugian dalam kurun waktu tertentu. Informasi akuntansi juga berguna ini mengevaluasi performa manajer perusahaan.

    Pihak Eksternal Pemakai Informasi Akuntansi

    Pihak eksternal tidak akan terlibat dalam hal pembuatan keputusan perusahaan. Namun, mereka akan tertarik pada informasi akuntansi perusahaan untuk tujuan pribadinya. Para pemakai informasi akuntansi eksternal ini, antara lain:

    1. Kreditur

    Pemberi pinjaman atau kreditur adalah mereka yang menyediakan sumber dana pilihan untuk suatu perusahaan. Para kreditur akan menyediakan modal hutang kepada perusahaan dan mereka akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dari modal yang diberikan tersebut.

    Contoh kreditur adalah pemegang surat utang di perusahaan, bank, atau lembaga keuangan lainnya yang memberikan pinjaman modal.

    Kepentingan para kreditur dalam melihat informasi akuntansi suatu perusahaan untuk menilai perusahaan tersebut cukup menguntungkan dalam hal membayar bunga pinjaman atau tidak.

    2. Tenaga Kerja

    Tenaga kerja dalam suatu perusahaan berhak mendapatkan penghasilan, tunjangan kesehatan, dan lainnya dari tempat mereka bekerja.

    Umumnya, para tenaga kerja tergabung dalam anggota serikat pekerja yang memperjuangkan hak karyawan, seperti jaminan sosial atau kenaikan gaji.

    Dalam hal ini informasi akuntansi perusahaan digunakan oleh para tenaga kerja untuk menilai kemampuan bayar (solvabilitas) perusahaan.

    Informasi akuntansi akan menunjukkan performa pendapatan yang dicapai perusahaan. Di dalam informasi keuangan ini para pekerja dapat mengetahui peningkatan laba yang signifikan atau perusahaan mengalami kerugian. Dari informasi akuntansi inilah para pekerja mengetahui kenaikan gaji yang akan mereka peroleh dari ketika terjadi kenaikan profit yang signifikan.

    Begitu pula ketika perusahaan mengalami kerugian besar, perusahaan akan mengalami efisiensi tenaga kerja.

    3. Instansi Pemerintahan

    Instansi pemerintahan harus dapat memastikan bahwa informasi akuntansi perusahaan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tujuannya untuk melindungi kepentingan pihak-pihak yang menggunakan informasi akuntansi tersebut untuk mengambil suatu kebijakan.

    Instansi pemerintahan juga akan menetapkan regulasi dan memantau akuntansi perusahaan. Tujuannya untuk memastikan perusahaan sudah mematuhi peraturan karyawan, konsumen, dan keselamatan kerja pegawainya. 

    4. Investor

    Melakukan pinjaman modal usaha merupakan langkah umum yang dilakukan oleh para pengusaha dalam rangka memajukan dan memperbesar bisnis yang ia jalankan.

    Oleh karena itu, pihak investor menggunakan informasi akuntansi untuk menentukan kemampuan perusahaan dalam membayar pinjaman modal tersebut.

    Apabila investor menemukan hal negatif dari informasi akuntansi perusahaan, mereka tidak akan tidak akan memberikan pinjaman modal usaha.

    Menurut investor, informasi akuntansi ini akan digunakan sebagai referensi dalam menilai risiko yang akan dihadapi sebelum memutuskan memberi pinjaman modal usaha.

    5. Supplier

    Supplier atau pemasok merupakan pihak pengguna informasi akuntansi. Supplier ini yang memasok bahan baku mentah ke suatu perusahaan supaya nantinya diolah menjadi produk jadi dan siap pakai.

    Umumnya, sistem pembayaran yang dilakukan antara perusahaan dengan supplier dalam bentuk kredit.

    Para pemasok membutuhkan informasi akuntansi perusahaan untuk melihat jumlah penjualan produk perusahaan. Hal ini karena hal ini berkaitan dengan nilai pembayaran yang harus dilakukan perusahaan ke supplier

    6. Pelanggan

    Pihak eksternal lain yang berkepentingan menggunakan informasi akuntansi adalah pelanggan. Pelanggan merupakan pendorong utama roda ekonomi suatu perusahaan.

    Para pelanggan menggunakan informasi akuntansi untuk mengevaluasi keahlian perusahaan dalam memasok kebutuhan mereka di masa depan.

    Sebab loyal customer akan sangat tergantung pada layanan atau produk yang dihasilkan perusahaan demi untuk kepentingan pribadi maupun dijual kembali.

    Pelanggan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu :

    • Produsen

    Produsen adalah penghasil produk dari berbagai tahap produksi. Produsen pada setiap tahap pemrosesan akan memerlukan jaminan bahwa perusahaan yang bersangkutan akan menyediakan input, seperti bahan mentah, suku cadang, komponen, dukungan, dan lain sebagainya.

    • Grosir dan pengecer produk

    Pedagang dan pengecer harus diyakinkan atas konsistennya persediaan produk.

    • Konsumen akhir

    Pengguna akhir atau konsumen akhir tertarik dengan ketersediaan produk secara berkelanjutan.

    Dengan alasan inilah para pelanggan menjadi pemakai informasi akuntansi yang penting.

    7. Mitra Bisnis

    Mayoritas perusahaan memiliki mitra bisnis dalam menjalankan aktivitas bisnisnya sehingga terjadilah suatu kesepakatan bisnis. Mitra bisnis akan menggunakan informasi akuntansi untuk bahan pertimbangan dalam memutuskan hubungan bermitra atau tidak.

    8. Lembaga Keuangan

    Suatu lembaga keuangan membutuhkan informasi akuntansi perusahaan untuk menentukan kelayakan suatu perusahaan dan melihat sehat atau tidaknya kondisi keuangan perusahaan tersebut.

    9. Otoritas Pajak

    Untuk dapat menentukan kredibilitas pajak suatu perusahaan, pihak perusahaan harus menyertakan informasi akuntansinya.

    Tujuan dari hal ini supaya otoritas pajak dapat melakukan pengecekan rekaman pencatatan keuangan perusahaan dan dapat diketahui nilai dari pajak yang seharusnya dilaporkan.

    10. Masyarakat Umum

    Sebagian masyarakat umum memang ada yang memiliki ketertarikan terhadap informasi akuntansi suatu perusahaan. Mereka ini adalah jurnalis, analis, akademisi, aktivis, dan juga individu lainnya yang berkepentingan dengan isu perkembangan ekonomi negara.

    Baca Juga: 10 Rekomendasi Aplikasi Keuangan Bisnis yang Wajib Dicoba

    Pihak pemakai informasi akuntansi terbagi menjadi dua kategori, yaitu internal dan eksternal.

    Manfaat Sistem Informasi Akuntansi

    Setelah mengetahui pihak-pihak pemakai sistem informasi akuntansi baik secara internal dan eksternal, berikut ini uraian manfaat informasi akuntansi bagi perusahaan, antara lain:

    • Penyajian informasi akuntansi yang akurat dan tepat waktu membuat perusahaan dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien. Value chain adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan produk.
    • Meningkatkan efisiensi kinerja bisnis pada bagian keuangan dan bagian lainnya.
    • Meningkatkan sharing knowledge.
    • Sebagai dasar dalam mengambil suatu kebijakan atau keputusan. Informasi akuntansi akan menyediakan data posisi keuangan manajemen yang dapat dilihat dari data piutang yang wajib ditagih, hutang yang wajib dibayar, dan hal-hal lainnya.

    Dari manfaat di atas bisa dikatakan sistem informasi akuntansi berperan penting untuk suatu perusahaan dalam melakukan aktivitas bisnis yang sedang dijalankan.

    Baca Juga: Belajar Akuntansi Dasar Dengan Cara Mudah dan Menyenangkan

    Kesimpulan

    Informasi akuntansi adalah salah satu komponen perusahaan yang di dalamnya dilakukan penghimpunan, pengklasifikasian, pengolahan, analisis, dan komunikasi informasi keuangan dalam hal pengambilan kebijakan yang tepat untuk pihak internal maupun eksternal perusahaan.

    Informasi akuntansi dibuat untuk mendukung seluruh fungsi akuntansi dan kegiatan lain, seperti audit, pajak, dan lain sebagainya.

    Bila sistem informasi akuntansi suatu perusahaan baik, perusahaan dapat melakukan proses operasi maupun informasi dengan lebih efektif dan efisien. Hal ini karena adanya pengendalian yang mampu mengendalikan semua proses sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan.

    Selain itu, informasi akuntansi yang dihasilkan akan dipertanggungjawabkan dalam mengambil sebuah keputusan maupun digunakan oleh pihak eksternal perusahaan untuk berhubungan dengan kegiatan bisnis.

    Ketika suatu perusahaan mampu menjalankan sistem informasi akuntansi dengan baik, manfaat dan tujuan di atas dapat dirasakan langsung dan dampak positif bagi perusahaan.

    Sebaliknya, apabila perusahaan tidak dapat menghasilkan informasi keuangan dengan baik, hal ini akan menghambat proses bisnis dan mengakibatkan kegiatan bisnis perusahaan tidak berjalan dengan lancar.

    Selain itu, informasi keuangan tidak akurat, akan mempersulit pencapaian tujuan perusahaan.

    Para pemakai informasi akuntansi tentunya memiliki tujuan masing-masing dan tergantung pada kebutuhannya. Nah, agar kamu lebih mudah dalam membuat laporan informasi akuntansi, disarankan untuk menggunakan aplikasi majoo.

    Aplikasi majoo adalah aplikasi wirausaha berbasis digital yang mampu membuat berbagai laporan keuangan untuk bisnis, baik skala kecil maupun besar. Sudah banyak majoopreneur yang bisnisnya maju dan berkembang dengan menggunakan aplikasi majoo.

    So, apakah kamu mulai tertarik menggunakan aplikasi majoo dalam bisnismu? Ikuti #langkahmajoo untuk memudahkan segala operasional bisnis yang kamu jalankan.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.