Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Belajar Akuntansi Dasar Dengan Cara Mudah dan Menyenangkan

    Belajar Akuntansi Dasar Dengan Cara Mudah dan Menyenangkan

    Pentingnya Memahami dan Belajar Akuntansi Dasar

    Pasti banyak di antara kamu yang merasa akuntansi dasar itu menyebalkan. Akuntansi sebagai sebuah disiplin ilmu yang berkaitan dengan hitung-hitungan kerap dianggap momok. Konsepnya dianggap sulit, ribet, dan memusingkan.

    Padahal, akuntansi dasar adalah ilmu yang akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya untuk menghitung uang perusahaan, tapi juga untuk mengelola keuangan pribadi, bahkan anggaran rumah tangga.

    Akuntansi merupakan sebuah rangkaian proses, mulai dari mencatat, mengklasifikasikan, mengolah, hingga menyajikan data atas transaksi-transaksi keuangan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempermudah pihak-pihak terkait dalam memahami kondisi keuangannya, yang dapat juga menjadi acuan dalam pengambilan keputusan.

    Belajar akuntansi dasar tidak sesulit yang dibayangkan, kok. Melalui artikel ini, majoo berusaha mengajak kamu berkenalan dan memahami dengan lebih mudah konsep dasar dan proses dalam akuntansi.

    Merujuk pada pengertian akuntansi menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), akuntansi adalah ilmu mencatat, menganalisis, dan mengkomunikasikan transaksi atau kejadian ekonomi suatu entitas bisnis. Tujuannya adalah untuk menghasilkan dan melaporkan informasi yang relevan bagi berbagai pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan.

    Mempelajari akuntansi dasar dapat membantu dalam memahami poin-poin penting dalam ilmu akuntansi. Poin-poin tersebut adalah Aset, Utang, Modal, Pendapatan, serta Beban atau Biaya.

    Setelah memahami kelima poin tersebut, kemudian kamu bisa mulai menyusun laporan keuangan yang terdiri atas neraca, laba rugi, arus kas, perubahan modal, serta catatan atas laporan keuangan.

    Akuntansi dasar wajib dipahami oleh para pebisnis, baik offline maupun online. Dengan mengetahui ilmu-ilmu dasar akuntansi, maka kamu akan bisa mengatur keuangan dengan baik.

    Proses dalam Akuntansi

    Seperti yang tadi telah dijelaskan bahwa akuntansi adalah proses pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan yang terjadi pada bisnis atau organisasi. Proses dalam akuntansi disebut juga siklus akuntansi dasar. Disebut siklus karena semua yang terjadi dalam kegiatan akuntansi akan terjadi secara terus-menerus dan cenderung berulang.

    Berikut ini empat proses dalam akuntansi dasar yang perlu kamu ketahui.

    Proses Akuntansi #1 – Pencatatan

    Dalam sebuah perusahaan, transaksi keuangan yang terjadi sangat banyak. Jika tidak dilakukan pencatatan, maka mustahil bisa menyusun laporan keuangan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Oleh karena itu, penting untuk selalu mendokumentasikan atau melakukan pencatatan transaksi keuangan dalam satu periode tertentu yang disusun secara kronologis. Pencatatan yang detail akan sangat memudahkan untuk menganalisis arus kas. Dapat dikatakan, pencatatan adalah proses paling penting dalam akuntansi dasar.

    Proses pencatatan sering disebut juga sebagai proses pembukuan. Semua kegiatan atau transaksi keuangan akan dituliskan ke dalam buku atau jurnal khusus.

    Baca juga: Buku Besar: Pengertian, Contoh, dan Cara Membuatnya

    Proses Akuntansi #2 – Mengklasifikasi dan Meringkas

    Meski transaksi keuangan sudah dicatat secara terperinci dan kronologis, namun data yang disajikan masih berupa data mentah. Oleh karena itu, transaksi keuangan juga harus digolongkan atau diklasifikasikan dalam kelompok yang berhubungan. Penggolongan transaksi sangat penting agar penyajian dapat diringkas.

    Sudah menjadi tugas seorang akuntan untuk meringkas dan mengklasifikasi data pencatatan keuangan ke dalam beberapa kategori. Data yang ada akan ‘diterjemahkan’ menjadi komponen-komponen dari laporan keuangan.

    Proses Akuntansi #3 – Pelaporan

    Laporan akuntansi menjadi hasil akhir dari siklus akuntansi dasar. Dalam proses ini, akuntan akan mengikhtisar dan menyajikan informasi yang telah dikelompokkan ke dalam bentuk laporan seperti yang diinginkan perusahaan.

    Jenis laporan akuntansi yang utama adalah laporan keuangan. Bentuk dari laporan ini dapat berupa neraca saldo, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, hingga jurnal pembalik. Biasanya, laporan keuangan diserahkan per bulan, per kuartal, dan per tahun.

    Baca juga: Contoh Neraca Saldo Untuk Pebisnis Pemula

    Proses Akuntansi #4 – Menganalisis

    Setelah menyelesaikan laporan keuangan, seorang akuntan juga harus menganalisisnya. Ia akan menghubungkan, melakukan perbandingan, menilai kinerja perusahaan, hingga memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi manajemen dalam mengambil keputusan strategis.

    Hal-hal seperti laba yang diperoleh, hasil penjualan, ekuitas atau modal yang diterima, dan informasi sejenisnya harus dikedepankan dalam analisis laporan keuangan. Misalnya, jika laba perusahaan mengalami penurunan, maka seorang akuntan bisa memberikan rekomendasi untuk mencegah adanya penurunan lebih lanjut, yaitu memberikan saran bahwa perusahaan perlu menyusun strategi pemasaran yang lebih baik untuk menunjang peningkatan penjualan.

    Dari empat siklus akuntansi dasar tersebut dapat disimpulkan bahwa mempelajari akuntansi dasar sangat penting. Perkembangan dan kemajuan perusahaan dapat dilihat berdasarkan keempat proses tersebut.

    Ingin memiliki laporan keuangan yang baik, maka menjalankan proses akuntansi adalah hal mutlak. Laporan keuangan yang akurat dan detail tentu akan menjaga kestabilan keuangan dan membantu dalam pengambilan keputusan.

    Memahami Persamaan Akuntansi Dasar

    Setelah memahami proses dalam akuntansi, berikutnya kamu perlu mengenal persamaan akuntansi dasar. Poin-poin penting yang terangkum dalam persamaan akuntansi dasar harus dikuasai.

    Persamaan akuntansi dasar adalah hubungan antara harta, utang, dan modal yang dimiliki perusahaan. Di awal artikel sempat menyebutkan tentang poin-poin penting dalam ilmu akuntansi, yaitu Aset, Utang, Modal, Pendapatan, serta Beban atau Biaya.

    Nah, dalam persamaan akuntansi dasar, poin-poin tersebut akan dihubungkan satu sama lain. Berikut persamaan akuntansi dasar menggunakan konsep ALOE:

     

    HARTA (Asset) = UTANG (Liability) + MODAL (Owner’s Equity)

    HARTA + BEBAN = UTANG + MODAL + PENDAPATAN


    Konsep ALOE #1 – Asset

    Asset atau aset atau biasa dikenal sebagai aktiva adalah harta kekayaan yang berbentuk fisik, baik berupa uang maupun benda-benda berharga. Dalam akuntansi dasar, aset merujuk pada segala bentuk kekayaan yang dimiliki perusahaan, baik yang terlihat (contoh: uang dan tanah), maupun kekayaan yang tidak terlihat (contoh: hak paten).

    Aset tersebut harus dapat dikonversikan nominalnya menjadi mata uang. Aset dapat dibagi menjadi dua:

    1. Current Assets (Aktiva Lancar)

    Yang tergolong aset ini adalah kekayaan yang memiliki likuiditas tinggi atau dengan mudah dikonversikan atau dicairkan menjadi bentuk mata uang dalam waktu kurang dari setahun. Jenis transaksi yang termasuk ke dalam aktiva lancar di antaranya adalah uang kas, piutang, perlengkapan, dan surat-surat berharga.

    1. Fixed Assets (Aktiva Tetap)

    Yang tergolong aset ini adalah segala sesuatu yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan. Contohnya adalah mesin produksi, kendaraan operasional, tanah, dan bangunan.

    Beberapa aset yang tergolong aktiva tetap biasanya mengalami penyusutan (depresiasi). Misalnya, kendaraan operasional atau alat produksi akan rusak setelah digunakan selama beberapa tahun. Itulah yang disebut dengan depresiasi aset.

    Baca juga: Memahami Pengertian & Metode Depresiasi

    Konsep ALOE #2 – Liabilities

    Liabilities atau kewajiban atau juga disebut dengan utang adalah segala jenis transaksi yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Utang terdiri dari dua, antara lain:

    1. Utang Lancar

    Yang tergolong utang lancar adalah kewajiban yang harus ditunaikan dalam batas waktu kurang dari setahun. Contohnya, utang usaha, beban yang harus dibayar, dan pendapatan yang diterima di muka. Utang usaha biasanya terjadi karena perusahaan membeli persediaan barang atau produk dengan termin pembayaran tertentu.

    Pembayaran gaji karyawan dan pendapatan yang diterima di muka (down-payment) juga masuk dalam kategori utang lancar.

    1. Utang Jangka Panjang

    Yang tergolong utang jangka panjang adalah utang obligasi atau utang lainnya dengan disyaratkan dengan jaminan.

    Konsep ALOE #3 – Owner’s Equity

    Owner’s Equity atau Ekuitas adalah segala jenis kekayaan yang diinvestasikan untuk menunjang atau menopang jalannya bisnis perusahaan.

    Ekuitas terdiri dari dua, yaitu Ekuitas Internal dan Ekuitas Eksternal. Ekuitas Internal adalah modal yang didapatkan berdasarkan hasil usaha sendiri, contohnya tabungan atau modal awal bisnis. Sedangkan, Ekuitas Eksternal adalah modal yang diperoleh dari sumber luar, misalnya suntikan dana dari investor.

     

    Manfaat Persamaan Akuntansi Dasar

     Manfaat Akuntansi Dasar Dalam Pengembangan Bisnismu

     

    Memahami persamaan akuntansi dasar ada manfaatnya, lho.

    Manfaat pertama adalah bisa menjadi sumber catatan yang akan mempermudah proses pencatatan transaksi keuangan. Sebab, persamaan akuntansi dasar memuat informasi terkait transaksi keuangan yang masuk maupun keluar dari rekening perusahaan. Informasi-informasi tersebut nantinya akan memudahkan dalam proses pembuatan laporan keuangan.

    Manfaat kedua adalah sebagai alat untuk memeriksa besarnya saldo yang masuk maupun saldo yang keluar dari rekening perusahaan.

    Manfaat ketiga adalah sebagai alat koreksi ketepatan antara saldo pada sisi aktiva maupun saldo pada sisi pasiva. Perhitungan saldo pada kedua belah pihak tabel persamaan dasar akuntansi harus menyisakan angka yang seimbang jika semua transaksi telah diklasifikasikan dengan benar.

    Contoh Soal Akuntansi Dasar

    Agar majoopreneurs lebih memahami dan lebih menguasai ilmu akuntansi dasar, berikut contoh soal akuntansi dasar sederhana.

    Di akhir Januari 2022, Ibu Rahma mencatat berbagai bukti transaksi dari usaha yang baru dibukanya sejak awal bulan untuk pembuatan laporan keuangan:

    1. Pada tanggal 2 Januari 2022, Bu Rahma sebagai pemilik menyetorkan uang Rp 5.000.000, peralatan Rp2.500.000 dan perlengkapan sebesar Rp1.200.000
    2. Tanggal 9 Januari 2022, Bu Rahma membeli sebuah peralatan secara tunai dengan harga Rp2.750.000.
    3. Tanggal 16 Januari 2022, Bu Rahma menerima pendapatan sebesar Rp1.500.000

    Dari data di atas, dapat dirumuskan tabel persamaan dasar akuntansi yang nantinya bisa menghasilkan hasil seimbang seperti berikut ini:

     

    Tanggal

    Aktiva

    Pasiva

    Keterangan

    Kas

    Perlengkapan

    Peralatan

    Utang

    Modal

    2-Jan

    5.000.000

    1.200.000

    2.500.000

    -

    8.700.000

    Investasi awal

    9-Jan

    2.750.000

    -

    2.750.000

    -

    -

    Beli perlengkapan

     

    2.250.000

    1.200.000

    5.250.000

    -

    8.700.000

     

    16-Jan

    1.500.000

    -

    -

    -

    1.500.000

    Pendapatan

    Saldo

    3.750.000

    1.200.000

    5.250.000

    -

    10.200.000

     

    Total

    10.200.000

    10.200.000

     

    Kesimpulan

    Secara garis besar, kegiatan akuntansi dasar dapat diartikan sebagai proses mencatat, meringkas, mengolah, menyajikan data transaksi, dan menganalisis laporan keuangan. Hasil dari proses tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengambil keputusan dan pengembangan bisnis.

    Oleh karena itu, belajar akuntansi dasar sangat membantu para pemilik usaha, baik perusahaan besar maupun pelaku UMKM. Hal ini sangat berguna ketika kamu ingin mengetahui kondisi keuangan bisnis yang sedang dirintis agar terhindar dari kebocoran kas atau kegagalan bisnis.

    Terkait dengan analisis laporan keuangan, tentu kamu sebagai pemilik usaha perlu pembukuan yang rapi setiap bulannya. Karena itu, pastikan kamu untuk menggunakan aplikasi akuntansi yang tepat sesuai dengan tujuan bisnis agar efektivitas serta efisiensi tersebut dapat tercapai.

    Gunakan aplikasi wirausaha majoo yang superlengkap. Satu aplikasi bisa digunakan untuk segala solusi semua jenis usaha. Aplikasi majoo terdiri dari aplikasi kasir online, aplikasi inventori, aplikasi keuangan dan akunting, aplikasi absensi dan karyawan, aplikasi CRM, serta aplikasi analisis bisnis.

    Ayo jadilah majoopreneurs yang sukses dengan menggunakan aplikasi majoo!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kenali Apa Itu CV ATS Friendly
    CV ATS Friendly adalah CV yang secara otomatis dapat disortir melalui sebuah aplikasi yang disebut ATS. Lalu, bagaimana membuat CV ATS Friendly yang baik?
    NPV adalah: Rumus, Contoh, dan Cara Menghitung
    Tidak hanya bermanfaat untuk menganalisis untung rugi, perhitungan NPV juga akan sangat membantu dalam menyusun perencanaan keuangan perusahaan.
    Bisnis Proposal atau Proposal Bisnis? Mana yang Benar?
    Apa itu bisnis proposal? Apakah sama dengan proposal bisnis? Sebelum membuatnya, pahami pengertian dan ciri-ciri proposal bisnis lebih dulu.
    Bank Digital adalah Kebutuhan Masyarakat Saat Ini. Kok Bisa?
    Bank digital adalah transformasi layanan perbankan dari luring menjadi daring. Kemunculannya semakin marak di Indonesia. Mau jadi nasabahnya?