Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Ayo Belajar Cara Membuat Pembukuan Usaha Sederhana!

    Mempelajari cara membuat pembukuan usaha penting bagi pebisnis.

    Saat memulai sebuah usaha dan tentunya memilih untuk berkomitmen sebagai pengusaha atau pebisnis, seseorang biasanya akan disibukkan dengan banyak hal, mulai dari persiapan modal, produksi, pelayanan sampai dengan promosinya. Namun, ada satu hal yang kadang terlewatkan, yaitu pembukuan usaha

    Padahal pembukuan usaha sejatinya merupakan hal penting yang tidak boleh dilewatkan oleh pihak pemilik usaha. Pembukuan usaha wajib ada baik dalam usaha skala kecil atau besar. 

    Apa Itu Pembukuan Usaha?

    Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, pengertian pembukuan usaha adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi pada periode tersebut.

    Singkatnya pembukuan adalah kegiatan mencatat informasi keuangan pada usaha yang dikelola. Informasi tersebut mencakup aliran kas yang masuk dan keluar setiap saat, contohnya jumlah pemasukan, utang, dan piutang. 

    Data seperti transaksi, biaya akrual dan informasi keuangan lainnya dapat dipertanggungjawabkan melalui pembukuan. Dari informasi yang terkumpul, kemudian dijadikan sebuah laporan keuangan atau yang juga biasa disebut laporan laba rugi.  

    Proses pembukuan ini sangatlah penting dalam menjalankan sebuah usaha karena memungkinkan untuk memantau dan melacak semua informasi keuangan yang diperlukan. Nantinya, informasi seperti itu lah yang akan memudahkan kamu dalam membuat keputusan mengenai operasional usaha atau bisnismu. 

    Cara membuat pembukuan usaha bisa melalui media apa saja. Dulunya, saat banyak pemilik usaha yang belum memiliki perangkat komputer, mereka membuat pembukuan usaha dengan menulis tangan.

    Seiring berkembangnya teknologi dan digitalisasi, pencatatan dan pembukuan usaha sudah bisa dilakukan dengan sistem yang terintegrasi dengan banyak platform digital dan media sosial. 

    Dengan rajin membuat pembukuan, ketika usaha telah berkembang dan jumlah transaksi juga meningkat, maka kamu telah memiliki bekal mengelola keuangan dengan baik.

    Melalui pembukuan usaha yang efektif, kamu secara langsung dapat memastikan pencatatan dan pengelolaan aset dan kewajiban finansial bisnis secara akurat dan efisien.

    Hal ini bukan hanya dapat membantu proses pengambilan keputusan bisnis internal, seperti pengalokasian surplus pendapatan, namun bisa juga untuk pengambilan keputusan eksternal, seperti pilihan investor untuk mendanai operasi bisnis.

    Baca Juga: Buku Kas Harian: Pengertian, Kegunaan, dan Cara Membuatnya

    Manfaat Pembukuan Usaha

    Pembukuan usaha sangat penting demi kelangsungan bisnis dan menghindari kerancuan antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi.

    Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari cara membuat pembukuan usaha adalah:

    Mengetahui setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan

    Kamu dapat melihat riwayat transaksi yang kamu lakukan secara lengkap, jika menuliskan semua kegiatan dalam pembukuan usaha. 

    Tidak hanya dapat men-tracking distribusi uang namun juga mengetahui distribusi barang. Berapa banyak jumlah barang yang telah dikeluarkan pada hari itu dan berapa banyak pula barang yang telah dimasukkan ke dalam perusahaan. Semua ini bisa dengan mudah diketahui hanya dengan melihat dan mengecek buku keuangan kamu.

    Mengetahui besarnya kerugian dan keuntungan pada perusahaan

    Dengan mengetahui setiap transaksi yang ada setiap harinya serta mengetahui arus distribusi uang dan barang dalam bisnis, kamu dapat mengetahui estimasi untung yang akan didapat atau rugi yang akan diderita. 

    Dari pencatatan setiap transaksi yang ada tersebut, akan terdapat angka-angka yang bisa menunjukkan bagaimana perkembangan keuangan bisnis.

    Sebagai bahan evaluasi bisnis

    Pembukuan bisnis merupakan sebuah rekaman tentang berbagai aktivitas yang berada dalam internal perusahaan. Dari rekaman inilah akan didapatkan gambaran tentang bagaimana kondisi dari bisnis yang telah selama ini dijalankan. 

    Apakah akan membawa dampak yang lebih baik seperti atau justru hanya mendapatkan kerugian? 

    Jika memang mendapatkan laba, segeralah cari tahu dan susun strategi untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis agar tetap bisa memberikan keuntungan yang maksimal. 

    Baca Juga: Pentingnya Memahami Manfaat Laporan Keuangan

    Alasan Pentingnya Pembukuan Usaha

    Dalam menjalankan usaha, jelas saja akan ada banyak item atau hal yang berkaitan dengan pencatatan atau pembukuan keuangan. Item yang cukup banyak inilah yang membuat anggapan bahwa pembukuan usaha hanya diperlukan oleh perusahaan besar saja.

    Padahal pembukuan sederhana untuk usaha kecil pun sebenarnya sangat dibutuhkan. Alasannya tentu saja karena ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari pembukuan. 

    Meskipun transaksi yang dilakukan masih sedikit, manfaat pembukuan dapat dirasakan pada bisnis baru dan kecil yang kerap masih bingung dan luput dalam pengalokasian modal serta dana.

    Cara membuat pembukuan usaha sebenarnya cukup mudah.

    Hal inilah yang menjadi sebuah permasalahan. Tidak heran bila akhirnya banyak bisnis kecil yang gulung tikar karena belum menyadari manfaat pembukuan usaha sehingga tidak konsisten dalam pencatatan atau bahkan tidak melakukannya.

    Banyak alasan mengapa banyak pemilik bisnis kecil tidak melakukan pembukuan pada bisnisnya.

    • Merasa proses pembukuan usaha cukup merepotkan dan kurang mengerti dalam melakukannya sehingga malas melakukannya, padahal banyak sekali aplikasi pembukuan dengan harga terjangkau seperti majoo
    • Tidak paham mengenai pencatatan dan pembukuan, sehingga membuat pemilik usaha merasa harus mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa seorang akuntan.
    • Pemilik usaha kerap mengeluhkan keterbatasan waktu yang dimiliki untuk melakukannya

    Padahal, sebenarnya pembukuan sederhana untuk usaha kecil bisa dilakukan dengan sangat mudah dan praktis. Salah satu caranya pemilik usaha bisa mencicil dengan membuat catatan kecil setiap kali sebuah transaksi sudah selesai. Nantinya, catatan kecil tersebut tinggal dirapikan setelah jam operasional bisnis dan dimasukkan dalam posting buku besar.

    Metode dan Cara Membuat Pembukuan Usaha

    Terdapat dua pilihan metode dalam cara membuat pembukuan usaha. Kedua metode atau cara tersebut bisa diterapkan dengan cara manual maupun menggunakan bantuan aplikasi seperti excel.

    Sistem Entry Tunggal

    Pembukuan usaha yang dibuat dengan metode ini hanya menggunakan satu entri untuk segala bentuk transaksi pendapatan maupun pengeluaran.Metode pembukuan entry tunggal sekilas memang terlihat menyerupai hasil print out rekening koran.

    Namun, perlu diingat bahwa metode ini hanya cocok bila digunakan pada usaha yang berskala kecil saja. Ini dikarenakan usaha kecil memiliki jumlah transaksi yang terbilang sedikit.

    Sistem Entry Ganda atau Berpasangan

    Sistem double entry memang dianggap jauh lebih pas jika digunakan dalam cara membuat pembukuan usaha berskala besar. Kamu dapat memisahkan entry debit juga kredit di masing-masing akun yang berbeda.

    Dengan metode pencatatan yang terpisah seperti ini, akan memudahkan akuntan dalam mengelola dan mengawasi kompleksitas arus keuangan pada usaha berskala besar.

    Cara Membuat dan Contoh Pembukuan Usaha Sederhana

    Berikut ini beberapa contoh pembukuan usaha beserta langkah-langkah cara membuat pembukuan sederhana yang biasa diterapkan dalam bisnis baik skala kecil maupun besar. 

    1. Membuat Buku Kas Pengeluaran

    Contoh pembukuan usaha sederhana yang pertama bisa kamu lakukan ialah dengan membuat catatan atau buku kas khusus pengeluaran.

    Tujuannya adalah memulai sebuah usaha dengan perhitungan yang terperinci terkait modal awal. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam merencanakan strategi usaha agar dapat segera kembali modal.

    Pengeluaran yang harus kamu catat mulai dari biaya pembelian bahan baku untuk produksi, biaya operasional usaha, gaji untuk pegawai dan pengeluaran lain yang mendukung dibukanya usaha tersebut.

    Contoh:

    Baca Juga: Pentingnya Mengenal Pengertian Jurnal Penjualan dalam Bisnis

    2. Membuat Buku Kas Pemasukan

    Setelah membuat buku khusus untuk mencatat pengeluaran, langkah selanjutnya yaitu membuat contoh pembukuan usaha untuk kas pemasukan. 

    Buku ini akan menjadi acuan setiap transaksi pengeluaran yang kamu lakukan, sebab dari buku inilah kamu bisa mengetahui sumber pendapatan terbesar. Dari sini juga kamu bisa memantau besarnya keuntungan yang dihasilkan oleh usaha tersebut tiap harinya.

    Maka dari buku ini juga Anda bisa membuat berbagai evaluasi terkait strategi usaha juga transaksi lainnya.

    Contoh:

    3. Membuat Buku Inventaris

    Buku inventaris memiliki fungsi untuk mencatat semua aset yang dimiliki oleh usaha yang kamu jalankan, seperti tanah, bangunan, lemari, rak, kursi, etalase, dan lain sebagainya. Aset tersebut umumnya merupakan pembelian atau hibah. 

    Membuat pembukuan usaha untuk buku inventaris akan mempermudah kamu  mengawasi penggunaannya.. 

    Contoh: 

    Itu tadi penjelasan singkat mengenai pembukuan usaha sederhana, mulai dari pengertian sampai dengan cara membuatnya yang ternyata juga tidak sesulit yang dibayangkan. 

    Kalau kamu adalah seorang pemilik usaha yang mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, tidak ada salahnya untuk mencoba berlangganan majoo dengan biaya yang sangat terjangkau. Bagaimana? Tertarik kan? 

    Pertanyaan Terkait

    • Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, pengertian pembukuan usaha adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi pada periode tersebut.
    • Terdapat dua pilihan metode dalam cara membuat pembukuan usaha. Kedua metode atau cara tersebut bisa diterapkan dengan cara manual maupun menggunakan bantuan aplikasi seperti excel. Kedua cara tersebut adalah (1) Metode Single Entry dan (2) Metode Double Entry.
    • Berikut ini beberapa contoh pembukuan usaha beserta langkah-langkah cara membuat pembukuan sederhana yang biasa diterapkan dalam bisnis baik skala kecil maupun besar: (1) Membuat Buku Kas Pengeluaran, (2) Membuat Buku Kas Pemasukan, (3) Membuat Buku Inventaris.
    • Pembukuan usaha yang harus dilakukan oleh para wirausaha adalah: (1) Membuat Buku Kas Pengeluaran, (2) Membuat Buku Kas Pemasukan, (3) Membuat Buku Inventaris.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.