Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Pentingnya Memahami Manfaat Laporan Keuangan

    Pentingnya memahami manfaat laporan keuangan dalam menjalankan bisnis, terutama untuk para investor.

    Laporan keuangan memiliki pengaruh besar bagi perkembangan sebuah bisnis. Bahkan, berhasil atau tidaknya suatu bisnis dalam mendapatkan keuntungan bergantung pada cara pemilik bisnis mengambil manfaat laporan keuangan tersebut. Sebab, untuk mendapatkan keuntungan, sebuah bisnis harus dikelola secara efisien.


    Sebagai seorang entrepreneur yang sehari-hari bergelut dalam dunia bisnis, mengetahui manfaat laporan keuangan tentu menjadi hal yang penting. Apalagi, jika dalam waktu dekat, kamu berencana mengembangkan sayap dengan menjadi seorang investor. Mengetahui manfaat laporan keuangan bagi investor tentu menjadi hal yang wajib dilakukan bukan?


    Jangan sampai salah mengambil langkah, ketahui dengan pasti manfaat laporan keuangan selengkapnya melalui artikel ini.

    Pengertian Laporan Keuangan

    Laporan keuangan adalah ringkasan dari proses pencatatan dari berbagai transaksi keuangan yang terjadi selama satu periode tertentu. Pada dasarnya, sebuah laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang menjadi jembatan antara data keuangan dengan kegiatan yang dilakukan. Sebuah laporan keuangan wajib melalui proses audit sehingga isi dari laporan tersebut teruji reliabilitasnya.


    Biasanya, laporan keuangan disebut juga merupakan produk akhir dari proses akuntansi. Laporan keuangan disusun untuk menyediakan informasi mengenai kondisi keuangan dalam format laporan. Selanjutnya, laporan keuangan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan atau kebijakan tertentu.

    Komponen Laporan Keuangan

    Untuk mendapat manfaat laporan keuangan yang sesuai tentu dibutuhkan laporan keuangan yang akurat. Oleh sebab itu, laporan keuangan dibuat berdasarkan sejumlah komponen pendukung sebagai berikut:

    • Laporan laba rugi

    Laporan laba rugi adalah komponen terpenting dari laporan keuangan yang dapat memberikan gambaran mengenai keuntungan (atau kerugian) selama satu periode tertentu. Laporan laba rugi terdiri dari dua bagian sebagai berikut:


    • Bagian pertama yang menunjukkan angka laba/rugi kotor yang didapatkan dengan cara mengurangi total pendapatan dengan harga pokok penjualan. Cara menghitung harga pokok penjualan adalah stok awal ditambah pembelian bersih dikurangi stok penutupan.


    • Bagian kedua menunjukkan laba/rugi bersih perusahaan. Jumlah laba/rugi bersih didapatkan dengan mengurangi laba/rugi kotor dengan biaya operasional perusahaan. Biaya operasional ini meliputi pembayaran gaji, pajak, biaya sewa dan lain-lainnya.


    • Neraca keuangan

    Neraca keuangan adalah bagian dari laporan keuangan yang menunjukkan kemampuan pemilik bisnis untuk membayar utang dan kewajibannya jika dilihat dari jumlah aset yang dimiliki. Perhitungan neraca keuangan dimulai dari mencatat aset tak lancar, aset lancar, kewajiban tak lancar, hingga kewajiban lancar. Dengan demikian, neraca keuangan dapat menggambarkan posisi keuangan sebuah bisnis selama satu periode tertentu.

    • Arus kas

    Komponen selanjutnya yang terdapat dalam laporan keuangan adalah arus kas atau cash flow. Pada dasarnya, arus kas merangkum pergerakan keluar masuk uang yang mencakup beberapa data berikut ini:

    • Kegiatan operasional: berhubungan dengan kegiatan jual beli dan inventaris;

    • Investasi: berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran uang dalam program atau proyek jangka panjang;

    • Kegiatan pendanaan: berhubungan dengan penjualan saham dan pembayaran dividen.


    Baca Juga: Contoh Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa yang Perlu Diketahui

    • Laporan perubahan modal

    Komponen terakhir yang terdapat dalam laporan keuangan adalah laporan perubahan modal yang berisi jumlah dan sumber perubahan modal. Seluruh penambahan atau pengurangan yang terjadi terhadap modal selama satu periode tertentu dapat dilihat dari naik atau turunnya saldo awal dibandingkan dengan saldo akhir. Pada dasarnya, laporan perubahan modal menunjukkan komposisi modal yang mengalami perubahan dari tahun ke tahun.

    Karakteristik Laporan Keuangan

    Tidak asal dibuat, laporan keuangan memiliki beberapa karakteristik yang harus dipenuhi sebagai berikut:

    • Dapat dipahami

    Kualitas sebuah laporan keuangan dapat dilihat dari mudah atau tidaknya laporan tersebut dipahami, sehingga penting untuk membuat laporan keuangan yang ringkas dan jelas.

    • Relevan

    Informasi yang terdapat pada laporan keuangan harus bersifat relevan agar dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Sebab, laporan keuangan akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Relevansi informasi bermanfaat untuk meramalkan sesuatu (predictive) dan menegaskan sesuatu (confirmatory) yang saling berkaitan.

    • Andal

    Agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, laporan keuangan juga harus bersifat andal (reliable). Sebuah laporan keuangan dapat diandalkan jika bebas dari pengertian yang menyesatkan dan kesalahan material. Selain itu andal atau tidaknya informasi dalam laporan keuangan juga dipengaruhi oleh penyajian yang jujur, netral, serta lengkap.

    • Dapat dibandingkan

    Seorang pengguna laporan keuangan harus bisa membandingkan laporan keuangan di antara setiap periode sebagai bekal untuk mengidentifikasi kecenderungan kondisi keuangan. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan cara penyajian transaksi dan informasi dalam laporan keuangan agar dapat dibandingkan sesuai kebutuhan.

    Tujuan Laporan Keuangan

    Bagi pemilik bisnis, laporan keuangan berfungsi sebagai alat uji dari bagian pembukuan. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman, laporan keuangan berfungsi sebagai alat penilaian atas kondisi keuangan dalam satu periode tertentu. Dengan menggunakan hasil analisis dari laporan keuangan tersebut, pemilik bisnis atau pihak-pihak yang memiliki kepentingan dapat mengambil keputusan dalam membuat sebuah tindakan pada perusahaan tersebut.


    Laporan keuangan juga dapat menjadi bahan penilaian kemampuan pemilik bisnis untuk memenuhi seluruh kewajibannya. Hal tersebut mencakup kemampuan jangka pendek maupun jangka panjang, struktur modal perusahaan, pendistribusian aktiva, juga efektivitas penggunaan aktiva.


    Di sisi lain, menurut Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia 2002:4) laporan keuangan memiliki tujuan sebagai berikut:

    • Laporan keuangan dibuat dengan tujuan untuk menyediakan informasi yang berkaitan dengan kondisi keuangan, kinerja, seta perubahan kondisi keuangan dan dapat dimanfaatkan bagi penggunanya sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Walau demikian, laporan keuangan tidak mungkin menyediakan semua informasi yang dibutuhkan penggunanya.

    • Laporan keuangan dapat menggambarkan apa saja yang telah dilakukan manajemen (stewardship) atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

    Manfaat Laporan Keuangan

    Secara umum, laporan keuangan yang sudah dibuat memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

    • Memberikan informasi kondisi dan perkembangan keuangan yang berhubungan dengan perseorangan atau organisasi/perusahaan dan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan yang tepat dan akurat;

    • Menetapkan hak bagi masing-masing pihak yang mempunyai kepentingan, baik pihak internal maupun eksternal;

    • Sebagai bahan untuk menjadi pertimbangan dalam mengawasi dan mengelola aktivitas yang berjalan;

    • Membantu mengetahui laba yang diperoleh;

    • Membantu mengetahui kerugian yang terjadi;

    • Mengetahui kelemahan dan kekuatan yang dimiliki;

    • Membantu mencapai target yang telah ditetapkan.


    Lantas, bagaimana manfaat laporan keuangan bagi investor?

    Manfaat Laporan Keuangan Bagi Investor

    Laporan keuangan menjadi salah satu bahan pertimbangan investor sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Dengan demikian, manfaat laporan keuangan bagi investor adalah sebagai berikut:

    • Mengetahui laba bersih perusahaan

    Laba bersih adalah sisa uang dari sebuah bisnis setelah dipotong semua biaya. Sebelum memutuskan untuk berinventasi, tidak jarang investor akan bertanya apakah bisnis yang akan diinvestasikan bisa “menghasilkan”. Sebab, sebagai seorang investor, keuntungan menjadi tujuan utama dari investasi itu sendiri.

    • Mengidentifikasi margin keuntungan

    Bisnis yang baik tentunya menguntungkan. Dengan demikian, margin keuntungan akan dilihat secara menyeluruh, dan juga pada tiap produknya. Margin keuntungan yang tertera di laporan keuangan akan dibandingkan dengan standar keuntungan dari bisnis serupa. Biasanya, margin yang lebih tinggi akan membuat investor percaya bahwa bisnis tersebut menjanjikan keuntungan yang lebih maksimal.

    • Menganalisis perputaran piutang

    Bagi investor, laporan keuangan juga dapat memberikan informasi mengenai perputaran piutang yang dapat memberikan dua manfaat. Pertama, investor tentu tidak akan bekerja sama dengan pemilik bisnis yang tidak pandai melacak pembayaran utang pelanggannya. Kedua, analisis perputaran piutang juga berguna untuk melihat stabil atau tidaknya pelanggan sebuah bisnis. Sebab, perputaran yang lambat menunjukkan adanya banyak risiko dalam bisnis tersebut.

    • Mengidentifikasi BEP (Break Even Point)

    Titik impas atau break even point dapat menjadi perkiraan bagi investor mengenai kapan dan berapa jumlah penjualan yang harus dicapai agar modal yang diinvestasikan bisa kembali dan memperoleh keuntungan atau profit. Laporan keuangan yang dibuat dengan benar tentu akan menjabarkan informasi mengenai BEP secara jelas. Sebab, hal ini berguna bagi investor dalam memperkirakan jumlah uang yang akan diinvestasikan, serta perkiraan pengembaliannya.

    • Pertimbangan untuk berinvestasi

    Pada akhirnya, seluruh poin di atas akan menjadi bahan pertimbangan sebelum seorang investor memutuskan untuk berinvestasi. Sebab, tidak hanya untuk pemilik bisnis, laporan keuangan jelas memiliki manfaat yang tidak kalah penting untuk investor.


    Baca Juga: Gross Profit: Dari Rumus Hingga Cara Menghitung Gross Profit


    Selain manfaat laporan keuangan secara umum dan manfaat laporan keuangan bagi investor, masih banyak artikel seputar keuangan yang bisa kamu dapatkan di  https://majoo.id/solusi. Saatnya melangkah dengan pasti, lengkapi perjalanan bisnismu bersama majoo yang menawarkan berbagai fitur menarik. Yuk, berlangganan sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.