Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Rumus Persentase, Cara Menghitung Beserta Contoh Penggunaanya

    Rumus Persentase, Cara Menghitung Beserta Contoh Penggunaanya

    Kenali rumus persentase yang tepat untuk proses penghitunganmu

    Persentase sering kali ditemui pada berbagai perhitungan, misalnya untuk menghitung persentase penduduk, persentase suku bunga, maupun persentase laba rugi perusahaan.

    Dengan mengetahui bagaimana perhitungan persentase, akan membantu baik individu maupun badan usaha mengetahui nilai suatu data atau hasil yang sedang dihitung.

    Sebelum melangkah pada rumus menghitung persentase, kenali dulu apa yang dimaksud dengan persen atau persentase itu sendiri.

    Definisi Persen

    Persen merupakan bentuk bilangan yang mewakili seluruh atau sebagian dari sebuah nilai atau barang dengan membentuk rasio per seratus. 

    Persentase adalah suatu perbandingan “rasio” yang menyatakan pecahan dari seratus dan ditunjukan dengan lambangan satuan %.

    Simbol persen yang saat ini digunakan telah mengalami perkembangan dari masa ke masa. Awalnya, ‘percento’ yang merupakan bahasa latin digunakan untuk menyebutkan bilangan persentase.

    Kemudian kata ‘percento’ diganti menjadi dua simbol, yakni kata ‘per’ yang diubah menjadi tanda garis miring (/) dan ‘cento’ yang diubah menjadi 00, sehingga membentuk simbol %.

    Persentase juga dapat digunakan meskipun bilangan tersebut bukan termasuk dalam unsur ratusan. Namun, kemudian bilangan tersebut diskalakan supaya dapat dibandingkan dengan seratus.

    Rumus Persentase

        Persentase (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100%

    Berikut adalah rumus untuk menghitung persentase secara umum. Untuk menghitung persentase, kamu perlu melihat sebuah angka sebagai bagian dari suatu keseluruhan, yang dimana keseluruhan tersebut ditulis sebagai 100%.

    Rumus persentase ini juga bisa digunakan untuk mengubah rasio atau pecahan menjadi bentuk persentase. Begitu pula bentuk persen yang dapat kita ubah menjadi bentuk pecahan tertentu.

    Baca juga: Dari Rumus Hingga Cara Menghitung Gross Profit

    Contoh-contoh Perhitungan Persentase

    Contoh Perhitungan Persentase Secara Umum

    Sebuah botol berisi minyak sebanyak 200 ml, kemudian ditambahkan minyak ke dalam botol tersebut sebanyak 20 ml. Berapa persen kenaikan volume minyak pada botol setelah ditambahkan?

    Maka, persentase penambahan minyak pada botol tersebut adalah:

    Persentase (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100%

    Persentase (%) = 20 / 200 x 100%

    Persentase (%) = 0,1 x 100%

    Persentase (%) = 10%

    Jadi, kenaikan volume minyak pada botol 200 ml, setelah ditambahkan minyak sebanyak 20 ml adalah 10%.

    Ini merupakan salah satu contoh bagaimana kamu menemukan jumlah persentase berdasarkan volume minyak yang ada di botol.

    Baca juga: https://majoo.id/solusi/detail/perbedaan-biaya-dan-beban

    Jika kamu membutuhkan bantuan untuk melakukan penghitungan persentase, Tools yang tersedia pada Excel dapat membantumu melakukannya.

    Rumus Persentase pada Excel

    Rumus persentase ini ternyata tidak hanya dapat dikerjakan secara manual, ada pula fitur-fitur pada excel yang bisa digunakan untuk menghitung persentase. 

    Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghitung persentase dengan menggunakan excel.

    1. Mengetik manual secara langsung pada lambang % di dalam cell excel tepat setelah angka.
    2. Mengganti format data menjadi persen (%) pada Tab Home - Number - Percentage(%).
    3. Memilih lambang % pada toolbar yang disediakan pada excel.

    Excel juga memiliki kepatuhan terhadap urutan standar operasi yang akan berfungsi otomatis ketika kamu menambahkan, mengurangi, dan mengalikan ke dalam sebuah formula, seperti:

    • Tanda kurung
    • Pangkat
    • Perkalian
    • Penambahan
    • Pengurangan 

    Untuk dapat menghitung persentase, diperlukan adanya dua variabel, yaitu nilai awal dan nilai pembanding. Sebagai contohnya rumus persentase excel adalah seperti berikut ini.

            Persentase X = Nilai X / Nilai pembanding x 100%

    Misalnya, dicari persentase dari 6 orang anak-anak dari total 10 orang yang ada di dalam ruangan. Maka nilai x nya adalah 6 dan jumlah nilai pembanding adalah 10. 

    Jika dimasukkan ke dalam rumus persentase excel akan menjadi:

    Persentase anak-anak = (6/10) x 100% = 60%

    Jika formatnya dimasukkan ke dalam tabel excel, tahapannya akan menjadi seperti berikut ini.

    1. Rumus =B1/B2 dimasukkan ke dalam cell B3, lalu akan muncul hasil 0,6 seperti di bawah ini.

    A

    B

    1

    Banyaknya anak-anak

    6

    2

    Banyaknya orang dalam ruangan

    10

    3

    Persentase anak-anak dalam ruangan

    0,6

    1. Kemudian hasil pada B3 diubah ke dalam bentuk persentase dengan menggunakan salah satu cara seperti yang sudah disampaikan di atas. Maka hasilnya akan menjadi seperti ini.

    A

    B

    1

    Banyaknya anak-anak

    6

    2

    Banyaknya orang dalam ruangan

    10

    3

    Persentase anak-anak dalam ruangan

    60%


    Kesimpulannya, dengan menggunakan rumus yang tersedia pada excel, kamu tidak perlu lagi menghitung dan mengalikan secara manual angka-angka tersebut.

    Baca juga: Memahami Pengertian Pendapatan serta Berbagai Sumbernya

    Setelah mengetahui bagaimana cara menghitung persentase secara umum. Rumus persentase ini juga bisa kamu gunakan untuk menghitung persentase keuntungan dan kerugian dari perusahaan kamu.

    Sebagai salah satu tujuan perusahaan untuk menjalankan aktivitasnya, laba dan rugi pada perusahaan memiliki peranan penting bagi perusahaan itu sendiri. Keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan tersebut dapat menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan dalam sebuah usaha. 

    Keuntungan yang berkualitas juga dapat menentukan kinerja dari suatu perusahaan dan akan mempengaruhi keuntungan-keuntungan perusahaan tersebut di masa yang akan datang.

    Namun, sebelum sampai menghitung persentase keuntungan dan kerugian, kamu harus tau apa yang dimaksud dengan keuntungan dan kerugian itu sendiri. Simak ya!

    Definisi dan Cara menghitung Persentase Keuntungan

    Keuntungan atau bisa juga disebut dengan laba adalah kelebihan pendapatan di atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan untuk sebuah periode tertentu. 

    Laba ini didapatkan dari aktivitas usaha perusahaan yang tersusun oleh beberapa komponen, yakni: 

    • Pendapatan
    • Beban
    • Biaya

    Untuk dapat mengetahui keuntungan yang didapatkan dalam bentuk persen, kamu dapat menghitungnya menggunakan rumus persentase keuntungan berikut ini.

            % Untung = Besar Keuntungan / Modal (100%)

    Contohnya seperti,

    • Sebuah toko berhasil menjual barang dengan modal Rp100.000 dan berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp20.000. Berapa persen keuntungan yang didapatkan toko tersebut?

    Jawabannya,

    % Untung = Besar Keuntungan / Modal (100%)

    % Untung = 20.000/100.000 x 100%

    % Untung = 0,2 x 100%

    % Untung = 20%

    Jadi, keuntungan yang didapatkan oleh toko tersebut adalah sebesar 20%

    • Seseorang melakukan transaksi pada pasar saham dan mendapatkan keuntungan dari total penjualannya sebesar 25%. Jika saat itu harga per lembar sahamnya adalah Rp2.000 dan lembar saham yang dijual sebanyak 200 lembar. Berapa keuntungan yang didapatkannya?

    Jawabannya,

    Total penjualan = Rp2.000 x 200 = Rp400.000

    Keuntungan 25% yang artinya adalah (25/100) x Rp400.000 = Rp100.000

    Maka, keuntungan yang didapatkan dari hasil menjual 200 lembar saham adalah sebesar Rp100.000.

    Persentase erat kaitannya dengan laba rugi perusahaan.

    Definisi dan Cara menghitung Persentase Kerugian

            % Rugi = Besar Rugi / Modal (100%)

    Kerugian dapat terjadi jika kamu mendapati harga penjualan barang lebih kecil daripada harga saat kamu membeli barang tersebut. Berapa besar kerugian yang dialami juga dapat dihitung menggunakan rumus persentase kerugian seperti berikut ini.

    Contohnya,

    • Sebuah kedai kopi membeli mesin kopi seharga Rp15.000.000. Ternyata kedai kopi tersebut perlu melakukan upgrade pada mesin kopi, sehingga harus menjual kembali mesin kopi yang sudah dibeli dengan harga Rp13.500.000. Berapa persen kerugian yang ditanggung oleh kedai kopi itu?

    Jawabannya,

    Harga beli = Rp15.000.000

    Harga jual = Rp13.500.000

    Kerugian = Harga Beli - Harga Jual

    Kerugian = Rp15.000.000 - Rp13.500.000

    Kerugian = Rp1.500.000

    Kerugian yang ditanggung oleh kedai kopi tersebut sebesar Rp1.500.000.

    Persentase kerugian = Besar Rugi / Modal (100%)

    % Rugi = Rp1.500.000 / Rp15.000.000 x 100%

    % Rugi = 0,1 x 100%

    % Rugi = 10%

    Berdasarkan persentase tersebut, kerugian yang dialami oleh kedai kopi itu sebesar 10%.

    Selanjutnya, persentase tidak hanya digunakan untuk menghitung laba dan rugi perusahaan saja. Kamu juga dapat menemukan perhitungan persentase dari bunga. 

    Mekanisme penggunaan bunga ini dapat kamu temui seperti pada bunga pinjaman dan bunga simpanan.

    Definisi dan Cara menghitung Persentase Bunga

    Secara umum, bunga dapat diartikan sebagai bentuk balas jasa atau pinjaman atau barang, yang dibayar oleh debitur kepada kreditur.

    Bunga juga dapat diartikan sebagai harga yang perlu dibayarkan kepada nasabah (apabila nasabah yang memiliki simpanan) dan harga yang perlu dibayar oleh nasabah kepada bank (jika nasabah yang memperoleh pinjaman).

    Di bawah ini adalah rumus persentase bunga yang dapat kamu gunakan untuk menghitung jumlah bunga yang kamu bayarkan atau kamu dapatkan.

            Bunga % = (Total - Modal) / Modal x 100%

    Berikut contoh perhitungan persentase bunganya.

    Seseorang menyimpan uangnya ke dalam bentuk tabungan di bank sebesar Rp10.000.000. Setelah satu tahun, jumlah tabungan orang tersebut menjadi  Rp10.500.000. Berapakah persentase bunga tabungannya?

    Jawabannya,

    Modal = Rp10.000.000

    Total akhir = Rp10.500.000

    Bunga % = (Total - Modal) / Modal x 100%

    Bunga % = (Rp10.500.000 - Rp10.000.000) / Rp10.000.000 x 100%

    Bunga % = (Rp500.000) / Rp10.000.000 x 100%

    Bunga % = 0,05 x 100%

    Bunga % = 5%

    Maka, persentase bunga tabungan yang didapatkan dalam jangka waktu satu tahun adalah 5%.

    Kesimpulan

    Setelah membaca artikel tersebut, sekarang kamu mengetahui kan, bagaimana caranya menghitung persentase. 

    Sama dengan cara melakukan perhitungan yang lain, menghitung persentase juga dapat dilakukan dengan rumus tertentu. Pada penggunaan rumus persentase ini, semua nilai yang dihitung akan melibatkan persen di dalamnya. 

    Namun, jangan lupa untuk selalu memastikan aspek penting sebelum kamu menghitung persentase. Misalnya, pastikan kembali jenis data yang akan dicari, tentukan rumus mana yang paling tepat untuk digunakan pada data tersebut, memasukan angka ke dalam rumus yang sudah ditentukan sebelumnya, dan selalu memastikan kembali hasil perhitungan yang kamu kerjakan.

    Dengan begitu, kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir dengan melakukan langkah-langkah ini.

    Semoga rumus menghitung persentase yang disampaikan dapat menjadi panduan kamu menemukan hasil dari data yang sedang kamu cari.

    Perhitungan persentase ini pun sama pentingnya dengan aspek lain dalam hal pengelolaan keuangan perusahaan. Agar tidak menjadi semakin rumit, ketimbang kamu harus menghitungnya secara manual, kenapa tidak menggunakan bantuan aplikasi kasir majoo.

    Dengan begitu, segala bentuk rekap penjualan dan perhitungan dari bisnis kamu akan lebih mudah untuk dikelola. Dan masih banyak lagi fitur-fitur yang melengkapinya. Jadi, tunggu apa lagi?

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kenali Apa Itu CV ATS Friendly
    CV ATS Friendly adalah CV yang secara otomatis dapat disortir melalui sebuah aplikasi yang disebut ATS. Lalu, bagaimana membuat CV ATS Friendly yang baik?
    NPV adalah: Rumus, Contoh, dan Cara Menghitung
    Tidak hanya bermanfaat untuk menganalisis untung rugi, perhitungan NPV juga akan sangat membantu dalam menyusun perencanaan keuangan perusahaan.
    Bisnis Proposal atau Proposal Bisnis? Mana yang Benar?
    Apa itu bisnis proposal? Apakah sama dengan proposal bisnis? Sebelum membuatnya, pahami pengertian dan ciri-ciri proposal bisnis lebih dulu.
    Bank Digital adalah Kebutuhan Masyarakat Saat Ini. Kok Bisa?
    Bank digital adalah transformasi layanan perbankan dari luring menjadi daring. Kemunculannya semakin marak di Indonesia. Mau jadi nasabahnya?