Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Rumus Persentase, Cara Menghitung Beserta Contoh Penggunaanya

    Rumus Persentase, Cara Menghitung Beserta Contoh Penggunaanya

    Kenali rumus persentase yang tepat untuk proses penghitunganmu

    Persentase sering kali ditemui pada berbagai perhitungan, misalnya untuk menghitung persentase penduduk, persentase suku bunga, maupun persentase laba rugi perusahaan.

    Dengan mengetahui bagaimana perhitungan persentase, akan membantu baik individu maupun badan usaha mengetahui nilai suatu data atau hasil yang sedang dihitung.

    Sebelum melangkah pada rumus menghitung persentase, kenali dulu apa yang dimaksud dengan persen atau persentase itu sendiri.

    Definisi Persen

    Persen merupakan bentuk bilangan yang mewakili seluruh atau sebagian dari sebuah nilai atau barang dengan membentuk rasio per seratus. 

    Persentase adalah suatu perbandingan “rasio” yang menyatakan pecahan dari seratus dan ditunjukan dengan lambangan satuan %.

    Simbol persen yang saat ini digunakan telah mengalami perkembangan dari masa ke masa. Awalnya, ‘percento’ yang merupakan bahasa latin digunakan untuk menyebutkan bilangan persentase.

    Kemudian kata ‘percento’ diganti menjadi dua simbol, yakni kata ‘per’ yang diubah menjadi tanda garis miring (/) dan ‘cento’ yang diubah menjadi 00, sehingga membentuk simbol %.

    Persentase juga dapat digunakan meskipun bilangan tersebut bukan termasuk dalam unsur ratusan. Namun, kemudian bilangan tersebut diskalakan supaya dapat dibandingkan dengan seratus.

    Rumus Persen / Persentase

        Persen (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100%

    Berikut adalah rumus untuk menghitung persen secara umum. Untuk menghitung persentase, kamu perlu melihat sebuah angka sebagai bagian dari suatu keseluruhan, yang dimana keseluruhan tersebut ditulis sebagai 100%.

    Rumus persentase ini juga bisa digunakan untuk mengubah rasio atau pecahan menjadi bentuk persentase. Begitu pula bentuk persen yang dapat kita ubah menjadi bentuk pecahan tertentu.

    Baca juga: Dari Rumus Hingga Cara Menghitung Gross Profit

    Contoh-contoh Perhitungan Persentase

    Contoh Perhitungan Persen/Persentase Secara Umum

    Sebuah botol berisi minyak sebanyak 200 ml, kemudian ditambahkan minyak ke dalam botol tersebut sebanyak 20 ml. Berapa persen kenaikan volume minyak pada botol setelah ditambahkan?

    Maka, persentase penambahan minyak pada botol tersebut adalah:

    Persentase (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100%

    Persentase (%) = 20 / 200 x 100%

    Persentase (%) = 0,1 x 100%

    Persentase (%) = 10%

    Jadi, kenaikan volume minyak pada botol 200 ml, setelah ditambahkan minyak sebanyak 20 ml adalah 10%.

    Ini merupakan salah satu contoh bagaimana kamu menemukan jumlah persentase berdasarkan volume minyak yang ada di botol.

    Baca juga: https://majoo.id/solusi/detail/perbedaan-biaya-dan-beban

    Jika kamu membutuhkan bantuan untuk melakukan penghitungan persentase, Tools yang tersedia pada Excel dapat membantumu melakukannya.

    Rumus Persen / Persentase pada Excel

    Rumus persentase ini ternyata tidak hanya dapat dikerjakan secara manual, ada pula fitur-fitur pada excel yang bisa digunakan untuk menghitung persentase. 

    Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghitung persentase dengan menggunakan excel.

    1. Mengetik manual secara langsung pada lambang % di dalam cell excel tepat setelah angka.
    2. Mengganti format data menjadi persen (%) pada Tab Home - Number - Percentage(%).
    3. Memilih lambang % pada toolbar yang disediakan pada excel.

    Excel juga memiliki kepatuhan terhadap urutan standar operasi yang akan berfungsi otomatis ketika kamu menambahkan, mengurangi, dan mengalikan ke dalam sebuah formula, seperti:

    • Tanda kurung
    • Pangkat
    • Perkalian
    • Penambahan
    • Pengurangan 

    Untuk dapat menghitung persentase, diperlukan adanya dua variabel, yaitu nilai awal dan nilai pembanding. Sebagai contohnya rumus persentase excel adalah seperti berikut ini.

            Persentase X = Nilai X / Nilai pembanding x 100%

    Misalnya, dicari persentase dari 6 orang anak-anak dari total 10 orang yang ada di dalam ruangan. Maka nilai x nya adalah 6 dan jumlah nilai pembanding adalah 10. 

    Jika dimasukkan ke dalam rumus persentase excel akan menjadi:

    Persentase anak-anak = (6/10) x 100% = 60%

    Jika formatnya dimasukkan ke dalam tabel excel, tahapannya akan menjadi seperti berikut ini.

    1. Rumus =B1/B2 dimasukkan ke dalam cell B3, lalu akan muncul hasil 0,6 seperti di bawah ini.
     

    A

    B

    1

    Banyaknya anak-anak

    6

    2

    Banyaknya orang dalam ruangan

    10

    3

    Persentase anak-anak dalam ruangan

    0,6

    1. Kemudian hasil pada B3 diubah ke dalam bentuk persentase dengan menggunakan salah satu cara seperti yang sudah disampaikan di atas. Maka hasilnya akan menjadi seperti ini.
     

    A

    B

    1

    Banyaknya anak-anak

    6

    2

    Banyaknya orang dalam ruangan

    10

    3

    Persentase anak-anak dalam ruangan

    60%

     

    Kesimpulannya, dengan menggunakan rumus yang tersedia pada excel, kamu tidak perlu lagi menghitung dan mengalikan secara manual angka-angka tersebut.

    Baca juga: Memahami Pengertian Pendapatan serta Berbagai Sumbernya

    Setelah mengetahui bagaimana cara menghitung persentase secara umum. Rumus persentase ini juga bisa kamu gunakan untuk menghitung persentase keuntungan dan kerugian dari perusahaan kamu.

    Sebagai salah satu tujuan perusahaan untuk menjalankan aktivitasnya, laba dan rugi pada perusahaan memiliki peranan penting bagi perusahaan itu sendiri. Keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan tersebut dapat menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan dalam sebuah usaha. 

    Keuntungan yang berkualitas juga dapat menentukan kinerja dari suatu perusahaan dan akan mempengaruhi keuntungan-keuntungan perusahaan tersebut di masa yang akan datang.

    Namun, sebelum sampai menghitung persentase keuntungan dan kerugian, kamu harus tau apa yang dimaksud dengan keuntungan dan kerugian itu sendiri. Simak ya!

    Definisi dan Cara menghitung Persentase / Persen Keuntungan

    Keuntungan atau bisa juga disebut dengan laba adalah kelebihan pendapatan di atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan untuk sebuah periode tertentu. 

    Laba ini didapatkan dari aktivitas usaha perusahaan yang tersusun oleh beberapa komponen, yakni: 

    • Pendapatan
    • Beban
    • Biaya

    Untuk dapat mengetahui keuntungan yang didapatkan dalam bentuk persen, kamu dapat menghitungnya menggunakan rumus persentase keuntungan berikut ini.

            % Untung = Besar Keuntungan / Modal (100%)

    Contoh soal menghitung persen Keuntungan


    Sebuah toko berhasil menjual barang dengan modal Rp100.000 dan berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp20.000. Berapa persen keuntungan yang didapatkan toko tersebut?

    Jawabannya,

    % Untung = Besar Keuntungan / Modal (100%)

    % Untung = 20.000/100.000 x 100%

    % Untung = 0,2 x 100%

    % Untung = 20%

    Jadi, keuntungan yang didapatkan oleh toko tersebut adalah sebesar 20%

    • Seseorang melakukan transaksi pada pasar saham dan mendapatkan keuntungan dari total penjualannya sebesar 25%. Jika saat itu harga per lembar sahamnya adalah Rp2.000 dan lembar saham yang dijual sebanyak 200 lembar. Berapa keuntungan yang didapatkannya?

    Jawabannya,

    Total penjualan = Rp2.000 x 200 = Rp400.000

    Keuntungan 25% yang artinya adalah (25/100) x Rp400.000 = Rp100.000

    Maka, keuntungan yang didapatkan dari hasil menjual 200 lembar saham adalah sebesar Rp100.000.

    Persentase erat kaitannya dengan laba rugi perusahaan.

    Definisi dan Cara menghitung Persentase Kerugian

            % Rugi = Besar Rugi / Modal (100%)

    Kerugian dapat terjadi jika kamu mendapati harga penjualan barang lebih kecil daripada harga saat kamu membeli barang tersebut. Berapa besar kerugian yang dialami juga dapat dihitung menggunakan rumus persentase kerugian seperti berikut ini.

    Contoh Soal Menghitung Persen Kerugian

    Sebuah kedai kopi membeli mesin kopi seharga Rp15.000.000. Ternyata kedai kopi tersebut perlu melakukan upgrade pada mesin kopi, sehingga harus menjual kembali mesin kopi yang sudah dibeli dengan harga Rp13.500.000. Berapa persen kerugian yang ditanggung oleh kedai kopi itu?

    Jawabannya,

    Harga beli = Rp15.000.000

    Harga jual = Rp13.500.000

    Kerugian = Harga Beli - Harga Jual

    Kerugian = Rp15.000.000 - Rp13.500.000

    Kerugian = Rp1.500.000

    Kerugian yang ditanggung oleh kedai kopi tersebut sebesar Rp1.500.000.

    Persentase kerugian = Besar Rugi / Modal (100%)

    % Rugi = Rp1.500.000 / Rp15.000.000 x 100%

    % Rugi = 0,1 x 100%

    % Rugi = 10%

    Berdasarkan persentase tersebut, kerugian yang dialami oleh kedai kopi itu sebesar 10%.

    Selanjutnya, persentase tidak hanya digunakan untuk menghitung laba dan rugi perusahaan saja. Kamu juga dapat menemukan perhitungan persentase dari bunga. 

    Mekanisme penggunaan bunga ini dapat kamu temui seperti pada bunga pinjaman dan bunga simpanan.

    Definisi dan Cara menghitung Persentase Bunga

    Secara umum, bunga dapat diartikan sebagai bentuk balas jasa atau pinjaman atau barang, yang dibayar oleh debitur kepada kreditur.

    Bunga juga dapat diartikan sebagai harga yang perlu dibayarkan kepada nasabah (apabila nasabah yang memiliki simpanan) dan harga yang perlu dibayar oleh nasabah kepada bank (jika nasabah yang memperoleh pinjaman).

    Di bawah ini adalah rumus persentase bunga yang dapat kamu gunakan untuk menghitung jumlah bunga yang kamu bayarkan atau kamu dapatkan.

            Bunga % = (Total - Modal) / Modal x 100%

    Contoh menghitung persen Bunga

    Seseorang menyimpan uangnya ke dalam bentuk tabungan di bank sebesar Rp10.000.000. Setelah satu tahun, jumlah tabungan orang tersebut menjadi  Rp10.500.000. Berapakah persentase bunga tabungannya?

    Jawabannya,

    Modal = Rp10.000.000

    Total akhir = Rp10.500.000

    Bunga % = (Total - Modal) / Modal x 100%

    Bunga % = (Rp10.500.000 - Rp10.000.000) / Rp10.000.000 x 100%

    Bunga % = (Rp500.000) / Rp10.000.000 x 100%

    Bunga % = 0,05 x 100%

    Bunga % = 5%

    Maka, persentase bunga tabungan yang didapatkan dalam jangka waktu satu tahun adalah 5%.

    Cara Menghitung Persentase Harga Jual

    Kamu harus tahu cara menghitung persentase harga jual agar keuntungan yang didapat bisa diketahui dan tentunya agar tidak ada kerugian. 

    Contoh Soal Menghitung persen Harga Jual:

    Suatu barang dibeli dengan harga Rp1.200.000,00 lalu barang tersebut dijual kemudian mendapatkan keuntungan 25%. Tentukan persentase laba dari harga jualnya!

    Jawabannya:

    Diketahui:

    Harga beli Rp1.200.000,00

    Persentase laba 25%

    Ditanya:

    Berapakah persentase laba dari harga jualnya ?

    Dijawab:

    Harga Jual = 100 + persentase laba/100 x harga beli

    Harga Jual = 100 + 25/100 x Rp1.200.000

    Harga Jual = Rp1.500.000

    Jadi harga jualnya adalah Rp1.500.000 dengan catatan keuntungan 25% = 125% harga jual.

    Cara Menghitung Persentase Harga Barang 

    Cara menghitung persentase harga barang di sini maksudnya adalah menghitung harga beli dari suatu barang jika sudah diketahui persentase untungnya. 

    Pada dasarnya, cara menghitung persentase harga barang hampir sama dengan cara menghitung harga jual, yaitu:

    Harga Beli Barang = 100/100 + % untung x harga jual

    Contoh soal menghitung persen harga barang:

    Pak Ahmad menjual sebidang tanah dengan harga Rp95.000.000. Sedangkan keuntungan yang didapat adalah sebesar 25%. Berapa harga barang sebenarnya untuk tanah tersebut?

    Harga Barang  = 100/((100+25)) ×95.000.000

    Harga Barang = 100/125 ×95.000.000

    Harga Barang = 0.8 ×95.000.000

    Harga Barang = 76.000.000

    Jadi, harga beli tanah semula yaitu Rp. 76.000.000.

    Cara Menghitung Persen Diskon

    Strategi memberikan diskon umumnya dipakai untuk menarik banyak pengunjung dan pembeli. Dari sekian banyak jenis diskon yang diberikan, kebanyakan menawarkan diskon berupa potongan harga dalam bentuk persen. Semakin besar persentase diskonnya, maka semakin besar pula minat orang-orang membelinya.

    Cara menghitung persen diskon yang paling sering digunakan adalah menghitung diskon tunggal, karena bentuk promosi ini paling banyak digunakan. 

    Rumusnya: 

    Diskon Dalam Rupiah  = (% Diskon X Harga Asli Produk Dalam Rupiah)

    Kemudian, disusul dengan perhitungan :

    • Harga Produk Setelah Didiskon = Harga Asli Produk Dalam Rupiah – Diskon Dalam Rupiah
    • Harga Produk Setelah Diskon = (100% – % Diskon) X Harga Asli Produk Dalam Rupiah. 
    • Persentase diskon dikonversikan ke dalam bentuk desimal, dengan cara % Diskon x 1/100. 

    Contoh soal menghitung persen diskon :

    Sebuah produk skincare Korea seharga Rp425.000 sedang diberi diskon sebesar 30%. Berapa harga setelah diskon?

    Jawabannya:

    Total diskon sebesar 30% x Rp425.000 

    = 0,30 x Rp425.000 

    = Rp127.500

    Kemudian, harga setelah diskon adalah Rp425.000 – Rp127.500 = Rp297.500

    Cara Menghitung Persen Uang

    Secara tidak sadar, cara menghitung persen uang mungkin adalah hal yang cukup sering kita lakukan. Salah satu bentuknya adalah misalnya saat kita ingin mengetahui berapa satu persen dari Rp1.000.000 atau Rp250.000 itu berapa persen dari Rp10.000.000.

    Rumus sederhana yang bisa kita ingat adalah:

    Hasil = Nilai/100 x persen

    Contoh soal menghitung persen uang 

    Bu Tuti akan membeli sebuah mesin untuk pabriknya dengan harga Rp10.000.000. Untuk itu, Bu Tuti diharuskan membayar uang muka sebesar 10% terlebih dahulu. Berapa 10% dari Rp10.000.000?

    Jawabannya:

    Hasil = Nilai/100 x persen

    Hasil = 10.000.000/100 x 10%

    Hasil = 1,000.000

    Jadi, 10% dari Rp10.000.000 adalah Rp1.000.000

    Selain 4 contoh di atas, kita juga bisa menemui istilah persentase ini saat membaca laporan keuangan, berita ekonomi, inflasi, dan lainnya. Data-data keuangan akan lebih presisi jika diungkapkan dalam bentuk bilangan, salah satu jenis bilangan yang dipakai adalah persentase.

    Kesimpulan

    Setelah membaca artikel tersebut, sekarang kamu mengetahui kan, bagaimana caranya menghitung persentase. 

    Sama dengan cara melakukan perhitungan yang lain, menghitung persentase juga dapat dilakukan dengan rumus tertentu. Pada penggunaan rumus persentase ini, semua nilai yang dihitung akan melibatkan persen di dalamnya. 

    Namun, jangan lupa untuk selalu memastikan aspek penting sebelum kamu menghitung persentase. Misalnya, pastikan kembali jenis data yang akan dicari, tentukan rumus mana yang paling tepat untuk digunakan pada data tersebut, memasukan angka ke dalam rumus yang sudah ditentukan sebelumnya, dan selalu memastikan kembali hasil perhitungan yang kamu kerjakan.

    Dengan begitu, kesalahan yang terjadi dapat diminimalisir dengan melakukan langkah-langkah ini.

    Semoga rumus menghitung persentase yang disampaikan dapat menjadi panduan kamu menemukan hasil dari data yang sedang kamu cari.

    Perhitungan persentase ini pun sama pentingnya dengan aspek lain dalam hal pengelolaan keuangan perusahaan. Agar tidak menjadi semakin rumit, ketimbang kamu harus menghitungnya secara manual, kenapa tidak menggunakan bantuan aplikasi kasir majoo.

    Dengan begitu, segala bentuk rekap penjualan dan perhitungan dari bisnis kamu akan lebih mudah untuk dikelola. Dan masih banyak lagi fitur-fitur yang melengkapinya. Jadi, tunggu apa lagi?

    Pertanyaan Terkait

    • 10 persen sama dengan 10/100 biasa ditulis 10% atau 0,1.
    • Rumus cepat Persentase (%) = (jumlah bagian) / (jumlah total) x 100% atau 10/100 = 10% persen, 50/100 = 50% persen

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.