Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Mengenal Sponsorship: Pengertian, Jenis, dan Keuntungannya

    Mengenal Sponsorship: Pengertian, Jenis, dan Keuntungannya

    Tidak sedikit perusahaan yang memilih sponsorship.

    Dalam menjalankan bisnis, tentu kamu sudah sering mendengar istilah “sponsorship”. Ya, sponsorship merupakan salah satu bentuk pemasaran dalam dunia bisnis yang lazim ditemukan di berbagai media massa. Saat ini masih banyak orang yang menyamakan sponsor dengan iklan yang muncul di televisi, radio, atau dunia maya, padahal cakupan sponsorship lebih dari itu lho.

    Sponsorship adalah bentuk komunikasi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan brand atau produk kepada masyarakat. Kegiatan tersebut tentu membawa keuntungan bagi kedua belah pihak yang bekerja sama.

    Lantas, apa saja tugas sponsorship yang penting untuk diketahui? Bagaimana dengan jenis-jenis sponsorship, contoh sponsorship, dan keuntungan sponsorship? Lebih jauh, sebenarnya apa yang diinginkan dari pihak sponsor? Langsung saja, temukan jawaban dari berbagai pertanyaan mengenai sponsorship tersebut melalui pembahasan di bawah ini.

    Pengertian Sponsorship

    Sponsorship adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti pensponsoran. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sponsorship adalah suatu bentuk penerapan dari suatu sistem promosi produk oleh pihak perusahaan ke masyarakat luas. 

    Namun demikian, kegiatan sponsorship ini lebih dari sekadar iklan. Dalam penerapannya, pihak perusahaan produsen akan melakukan kerja sama dengan pihak lain yang memiliki tugas dalam mengiklankan produknya kepada masyarakat. Pihak tersebut akan menjembatani proses promosi barang dengan adanya timbal balik yang saling menguntungkan.

    Umumnya, pihak yang melakukan kegiatan sponsorship akan diberi upah oleh perusahaan produsen yang ingin diiklankan produknya. Beberapa kalangan ada juga yang berpendapat bahwa sponsorship adalah suatu bentuk dukungan secara materi atau finansial dari suatu perusahaan ke pihak perorangan, organisasi atau acara tertentu.

    Namun, dukungan berupa materi tersebut akan dibayar dengan adanya timbal balik oleh pihak organisasi dengan adanya promosi produk dengan dilengkapi kesepakatan tertentu. Itu artinya, sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan kerja sama.

    Dalam marketing, sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan yang berbasis kesepakatan dari pihak pengiklan dan juga pihak yang ingin memasang suatu iklan. Pada umumnya, kesepakatan ini berbentuk pembayaran sejumlah dana yang sudah disetujui oleh pihak pengiklan. Sebagai gantinya, pihak pengiklan harus bisa mempromosikan produk yang sudah diberikan oleh pihak perusahaan ke masyarakat luas.

    Baca juga: Billboard: Pengertian, Fungsi, Kelebihan, dan Kekurangannya

    Tugas Sponsorship Adalah

    Sebagai salah satu kegiatan promosi, berbagai tugas dan kewajiban yang ada pada kegiatan sponsorship tentunya harus bisa dilakukan dengan baik. Hal tersebut bertujuan agar tujuan utama kegiatan sponsorship bisa tercapai dan mampu memuaskan berbagai pihak yang ada di dalam bentuk kerjasama ini.

    Secara garis besar, terdapat dua tugas utama dari sponsorship, yaitu:

    1. Menyukseskan Kampanye Periklanan

    Tugas pertama yang harus dilakukan sponsorship adalah dengan menyukseskan suatu kampanye iklan dari perusahaan. Bentuk kerja sama sponsorship pada umumnya selalu mempunyai kontrak persetujuan yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Untuk itu, tugas utama sponsorship adalah menyukseskan kampanye iklan seperti yang sudah tertuang dan sudah disetujui di dalam kontrak. Jika tugas utama tersebut tidak bisa terpenuhi, maka akan bisa muncul konflik di masa depan.

    2. Mendukung Strategi Pemasaran

    Tugas selanjutnya yang harus dilakukan oleh sponsorship adalah mendukung strategi marketing perusahaan sesuai dengan yang telah disetujui. Dalam hal ini, biasanya pihak perusahaan akan membuat sebuah proposal, yang berisi rincian strategi pemasaran atau iklan yang sudah harus dijalankan setelah kedua belah pihak sudah sepakat. Jika pihak pengiklan tidak mampu mendukung strategi yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, pihak perusahaan memiliki hak untuk memutuskan kerja sama.

    3. Menunjukkan Tanggung Jawab Sosial

    Tugas terakhir yang harus dilakukan oleh sponsorship adalah dengan menunjukan rasa tanggung jawab sosial, baik itu dari pihak pengiklan maupun pihak perusahaan. Dengan adanya penyelesaian tugas dan kewajiban, kedua belah pihak bisa membuktikan adanya niatan baik dan juga tanggung jawab sosial demi meningkatkan rasa saling percaya.

    Baca juga: Iklan Komersial: Pengertian, Tujuan, Ciri, dan Contohnya

    Jenis-Jenis Sponsorship

    Jenis-jenis sponsorship adalah sebagai berikut:

    Online Sponsorship

    Online sponsorship adalah jenis sponsorship pada sebuah kegiatan yang diselenggarakan secara online. Misalnya, kini cukup banyak webinar dan kompetisi yang dilakukan secara online. Brand yang memberikan dukungan terhadap acara umumnya akan ditampilkan di tengah rundown acara, bisa berupa penyebutan produk, pengenalan brand, atau mengadakan giveaway dengan tetap mengenalkan brand pemberi sponsorship.

    Brand Sponsorship

    Brand sponsorship adalah suatu jenis kegiatan yang dilakukan oleh brand perusahaan dengan cara mendukung suatu program, event atau organisasi yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat. Sampai sekarang, jenis brand sponsorship ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif untuk bisa memperkenalkan nama perusahaan secara luas kepada masyarakat.

    Contoh dari diselenggarakannya brand sponsorship ini sebenarnya sudah sering kita temui di kehidupan sehari-hari, seperti dalam suatu acara televisi yang disponsori oleh suatu perusahaan tertentu, atau dalam suatu event atau pagelaran yang diselenggarakan di kota, seperti suatu konser musik, jalan santai, festival dll. yang disponsori oleh berbagai brand ternama.

    Contoh sederhananya adalah brand perusahaan ternama di dunia, yaitu Coca-Cola yang pernah mensponsori suatu perhelatan akbar sepak bola dunia, yaitu World Cup. Hal tersebut tentunya bisa mendatangkan keuntungan tersendiri pada perusahaan yang melakukan brand sponsorship.

    Berikut ini adalah keuntungan dari dijalankannya brand sponsorship:

    • Meningkatkan Popularitas Brand

    Seperti yang sudah kita singgung di atas, tujuan utama dari dilakukannya brand sponsorship adalah untuk meningkatkan popularitas suatu brand di mata masyarakat luas. Masyarakat akan sulit untuk mengetahui produk atau perusahaan jika perusahaan tidak berusaha untuk memperkenalkannya kepada masyarakat luas. Dengan adanya upaya sponsorship, maka brand perusahaan akan dikenal secara luas oleh masyarakat.

    • Meningkatkan Penjualan Produk

    Keuntungan lainnya yang bisa dirasakan oleh perusahaan yang menjalankan brand sponsorship adalah meningkatnya penjualan produk mereka. Bahkan dengan melakukan kegiatan promosi ini, masyarakat akan semakin tertarik untuk melakukan pembelian produk. Semakin luas brand sponsorship yang dilakukan oleh perusahaan, maka akan semakin besar juga kesempatan mereka untuk diminati oleh banyak orang.

    • Tampil Berbeda dari Kompetitor

    Melakukan kegiatan marketing berupa brand sponsorship akan membuat brand perusahaan tampak berbeda dengan para kompetitor lainnya. Apabila perusahaan lain masih melakukan kegiatan promosi tradisional seperti menyebarkan pamflet atau promosi di media sosial, dengan melakukan kegiatan brand sponsorship pada suatu perhelatan acara atau organisasi, nama perusahaan akan semakin menonjol di mata masyarakat luas yang terlibat langsung di dalam perhelatan tersebut. Dengan begitu, pihak perusahaan tidak perlu mengkhawatirkan kompetitor lain, karena brandnya sudah berani tampil beda.

    • Meningkatkan Reputasi Brand

    Keuntungan terakhir yang bisa dirasakan oleh perusahaan yang melakukan kegiatan brand sponsorship adalah meningkatnya reputasi brand di mata masyarakat luas. Contoh sederhananya adalah brand Coca-Cola yang pernah menjadi sponsor utama dalam ajang bergengsi kejuaraan kelas dunia sepak bola, yaitu FIFA World Cup. Setelah mereka menjadi sponsor utama kejuaraan kelas dunia tersebut, nama brand Coca-Cola pun semakin mempunyai nilai lebih di mata masyarakat. Hal tersebut tentunya akan memberikan dampak yang positif untuk perusahaan, yaitu pihak perusahaan akan menerima banyak pembelian produk atau akan ada pihak lain yang tertarik untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut.

    Event Sponsorship

    Coulson dan Thomas menjelaskan bahwa event sponsorship adalah suatu bentuk kegiatan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan citra perusahaan dan membuat masyarakat luas terus mengingat nama dari brand perusahaan tersebut. Event sponsorship adalah suatu bagian dari strategi komunikasi bisnis yang sangat berguna untuk membangun dan juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat pada brand perusahaan. 

    Tujuan akhirnya juga tidak beda jauh dengan brand sponsorship, yaitu untuk meningkatkan minat pembelian produk masyarakat. Selain itu, pihak perusahaan juga akan bisa terlihat beda dengan kompetitor lainnya, karena sudah memiliki brand image yang kuat di mata masyarakat. Hal tersebut akan memberikan keuntungan, karena image yang dimiliki oleh perusahaan tidak bisa disamakan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. 

    Nah, jika brand sponsorship melakukan bentuk kerja sama pada suatu acara, event sponsorship adalah kebalikannya. Dalam hal ini, media massalah yang nantinya akan mendatangi event sponsorship dan mempublikasikan event tersebut secara sukarela. Pada umumnya, banyak pebisnis yang menyelenggarakan event sponsorship ini, karena adanya keuntungan yang sangat banyak.

    Tidak hanya satu, sponsorship dapat mendatangkan berbagai keuntungan. 

    Keuntungan dari Sponsorship

    Adanya sponsorship tentu haruslah menguntungkan kedua belah pihak. Di antara banyak keuntungan yang ada, berikut manfaat sponsorship yang bisa didapatkan:

    1. Meningkatkan Brand Awareness

    Ketika melakukan kerja sama sponsorship, pihak penerima bisa memberikan ruang bagi perusahaan untuk membuka stand atau setidaknya mencantumkan logo pada poster, banner, atau spanduk acara. Tampilnya logo tersebut bisa menjadi salah satu cara meningkatkan value brand awareness pada peserta yang hadir. Cara ini cukup efektif karena ketika memberikan sponsorship, perusahaan bisa melihat apakah peserta yang datang sudah sesuai dengan target pasar atau tidak. Jika iya, perusahaan tersebut berkesempatan mengenalkan produk dan jasa secara lebih mudah.

    2. Menaikkan Citra Brand

    Berawal dari menyebar cakupan masyarakat yang mengenal produk atau perusahaan, dengan tujuan yang baik, citra perusahaan juga akan semakin meningkat. Memberi sponsorship pada kegiatan kemanusiaan atau hal yang positif tentunya membawa opini yang baik dari masyarakat terhadap reputasi sebuah perusahaan.

    3. Mendukung Kegiatan Positif di Masyarakat

    Sponsorship adalah salah satu bentuk dukungan perusahaan dalam kegiatan di masyarakat. Misalnya, ketika ada kegiatan bakti sosial di daerah pelosok, penyelenggaraan lomba untuk anak-anak, atau pelatihan keahlian untuk umum dan mahasiswa. Acara yang dilakukan tentunya bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas masyarakat. Dengan begitu, perusahaan juga turut berperan dalam dalam tujuan kemanusiaan tersebut.

    4. Membuka Kesempatan untuk Menaikkan Penjualan

    Saat acara terselenggara, terkadang ada perusahaan yang juga bisa mendirikan stand untuk menjual produk atau mengenalkan jasa yang disediakan. Adanya stand ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan tambahan selain dari media penjualan reguler setiap bulannya.

    Apa yang Diinginkan dari Pihak Sponsor?

    Tujuan dan berbagai penjelasan mengenai sponsorship tersebut merupakan berbagai manfaat yang perusahaan harapkan dari kegiatan sponsor. Secara umum, perusahaan pastinya tidak hanya ingin menjalankan kegiatan tanpa hasil yang signifikan, tetapi juga untuk mendapatkan keuntungan dari dana sponsor yang telah mereka keluarkan. 

    Penutup

    Demikianlah penjelasan lengkap tentang sponsorship dan hal yang berkaitan di dalamnya. Namun yang harus digarisbawahi adalah dalam melakukan kegiatan sponsorship diperlukan anggaran keuangan atau budget yang tepat dan akurat. 

    Pihak perusahaan harus memastikan bahwa kondisi keuangannya sedang sehat, karena melakukan kegiatan sponsorship ini memerlukan anggaran keuangan yang tidak sedikit. Nah, untuk lebih mudah dalam mengatur budget iklan atau mengelola anggaran keuangan untuk kegiatan lainnya, atau bahkan bisnis secara keseluruhan, jangan ragu untuk gunakan majoo yang siap menjadi pilihan yang tepat. 

    Dengan berlangganan majoo, kamu bisa memanfaatkan fitur yang ditawarkan untuk mendukung kemajuan bisnismu. Tidak perlu khawatir, majoo selalu setia menemani langkahmu dalam bekerja dan membangun bisnis, terutama untuk urusan partner pembayaran. Tunggu apa lagi? Saatnya berlangganan sekarang!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.