Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Cara Mencari Supplier Tangan Pertama

    Apakah kamu termasuk dalam kriteria supplier tangan pertama? Apa bedanya supplier dengan distributor? Temukan jawabannya pada artikel ini.

    “Beli barangnya banyak banget. Dapet harga murah, katamu? Emang dapet dari mana?”

    “Dari supplier tangan pertama, dong!”

    “Kok, bisa? Gimana caranya cari supplier tangan pertama gitu?”

    “Gampang!”

    Apakah kamu mengenal istilah dalam perdagangan ini, Majoopreneurs? Atau justru masih asing dengan “supplier tangan pertama”?

    Sederhananya, supplier tangan pertama adalah produsen yang pertama kali memproduksi barang atau produk dan dalam jumlah yang besar.

    Nah, biasanya supplier tangan pertama ini akan menjual produk mereka kepada dropshipper maupun reseller dengan harga khusus untuk selanjutnya dijual kembali kepada konsumen.

    Apakah kamu ada keinginan berjualan online? Satu hal pertama yang kamu lakukan ketika ingin memulai bisnis online adalah kamu harus mencari stok barang terlebih dahulu. 

    Bagaimana cara mencari barang dari supplier tangan pertama atau toko distributor untuk mendapatkan harga termurah untuk dijual secara online? Tertarik mengetahuinya, Majoopreneurs?

    Kita lanjut pembahasannya secara singkat tentang supplier tangan pertama ini di sini, ya, Majoopreneurs. Siapa tahu, kamu mendapatkan ide bagaimana caranya mencari supplier tangan pertama, ya? 

    Atau justru kamu ingin menjadi supplier tangan pertama? Silakan dibaca sampai tuntas.

    Pengertian Supplier Tangan Pertama

    Supplier tangan pertama adalah produsen yang langsung memproduksi produk atau barangnya dalam jumlah besar. 

    Umumnya, mereka memiliki pabrik atau workshop berskala kecil sendiri untuk memproduksi produk-produknya. 

    Seiring perkembangan zaman, produsen jenis ini kian banyak dicari oleh para pebisnis online karena mereka bisa menawarkan harga yang lebih murah.

    Harga yang dipatok oleh mereka biasanya merupakan penggabungan antara ongkos produksi dan margin profit yang diinginkan tanpa variabel-variabel tambahan lainnya. Hal inilah yang membuat penawaran harganya lebih murah. 

    Karena mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah, tentunya para reseller/dropshipper ini bisa lebih mudah dalam mengatur profit yang diinginkan saat menjualnya kembali.

    Baca Juga: Supply Chain Management: Tujuan, Jenis, dan Contohnya 

    Bedanya Distributor dan Supplier

    Sebelum lanjut, mari perhatikan perbedaan istilah dalam rantai distribusi barang. Terdapat empat tingkatan dalam rantai pendistribusian barang yakni produsen, importir atau Master Distributor (MD), Distributor dan Reseller atau Dropshipper.

    Kamu tentu sudah tahu bahwa distributor adalah pihak yang membeli produk dari produsen secara langsung. Distributor lalu akan menjual produk itu kepada perantara berikutnya. 

    Perantara setelah distributor itulah yang biasanya akan menghubungkan produk pada toko retail.

    Sedangkan, supplier adalah pihak atau perusahaan yang menjual bahan yang akan diolah perusahaan lain menjadi produk siap jual. Umumnya supplier menjual produk dalam bentuk mentah atau bahan baku.

    Cara mencari distributor maupun supplier tangan pertama tidak terlalu berbeda.

    Kalau kamu memutuskan untuk berbisnis tentunya kamu mencari supplier dengan harga termurah, bukan?

    Itu sebabnya sebaiknya mencari supplier bisnis langsung ke produsen untuk mendapat harga terendah. Namun tidak ada salahnya juga jika menjadikan importir atau MD sebagai supplier.

    Dalam mencari supplier dengan harga barang termurah untuk dijual online memang terbilang agak tricky, alias membutuhkan trik tertentu.

    Kamu tidak hanya harus fokus pada pemberian harga, tetapi juga menjawab pertanyaan diri sendiri atau konsumen, apakah supplier tersebut tepat dan tepercaya?

    Maka sebaiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu terhadap pilihan supplier tersebut.

    Hal ini juga akan membantu dan memudahkan kamu untuk memastikan konsumen akan mendapatkan produk yang berkualitas.

     Menjadi supplier tangan pertama bisa kamu lakukan dengan mempelajari cara mencari supplier tangan pertama. Mau coba?

    Cara Mencari Supplier Tangan Pertama

    Untuk mencari supplier tangan pertama ini sebenarnya membutuhkan kesabaran, Majoopreneurs. Diperlukan ketelitian dan ketekunan untuk bisa mendapatkannya.

    Oh, ya. Kamu juga bisa menjadi supplier tangan pertama dengan melakukan hal-hal di bawah ini, lo. Simak, ya.

    1. Mendatangi Pabrik

    Ini adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan produsen langsung. Kami bisa mencari supplier tangan pertama langsung dari pabrik.

    Saat mendatanginya kamu bisa menyaksikan proses produksi sampai dengan pengemasan produk secara langsung. 

    2. Cari di Pasar Grosiran

    Pasar grosiran bisa menjadi tempat berkumpulnya para supplier tangan pertama dalam menjual produk mereka. 

    Meskipun mungkin ada penjual dan mereka bukan supplier tangan pertama, tapi mereka tetap menawarkan harga yang lebih rendah karena menawarkan paket pembelian secara grosir.

    3. Menghadiri Bazar

    Datanglah ke bazar terdekat di kotamu. Bazar atau pameran juga bisa menjadi tempat berkumpulnya para produsen langsung untuk memamerkan produk-produk mereka.

    Biasanya pihak penyelenggara akan menyeleksi terlebih dahulu calon peserta yang bisa mengikuti pameran ini. Dengan cara ini kamu akan mendapatkan produsen-produsen yang produknya telah lolos seleksi.

    4. Jelajahi Website

    Dengan pencarian kata kunci yang relevan, kamu bisa dengan mudah mendapatkan pilihan toko online yang merupakan produsen langsung atau supplier tangan pertama. 

    Kamu bisa melihat produk-produk beserta harga yang ditawarkan hanya dengan mengecek melalui website mereka. Namun, minusnya adalah harga yang ditawarkan bisa jadi kurang bersaing.

    5. Cari di Marketplace

    Tidak menemukan website toko online supplier? Kamu bisa coba cari di marketplace karena cukup banyak pilihan supplier di sana. 

    Cara ini memang cukup memakan waktu karena kamu harus cek satu per satu para penjual. Selanjutnya, kamu bisa cek deskripsi produknya dan bandingkan harga produknya satu per satu. 

    Memang terkesan lebih ribet, tapi kamu bisa coba urutkan perbandingan barang dari harga termurah.

    6. Terlibat di dalam forum atau komunitas

    Tentunya kamu juga sudah tahu bahwa sudah lama forum atau komunitas di internet bisa menjadi wadah untuk saling bertukar informasi. Begitu pun juga dengan bisnis online ini. 

    Saat ini sudah banyak forum-forum online yang khusus membahas bisnis reseller/dropshipper. Selalu ada saatnya para anggota forum atau adminnya membagikan informasi seputar produsen langsung atau supplier tangan pertama ini.

    Baca Juga: Pengertian dan Tujuan Stock Opname yang Tertata dan Akurat

    Kriteria Supplier Tangan Pertama Terbaik

    Tentunya kamu harus mencari tahu hal penting ini, Majoopreneurs. Untuk mengidentifikasi supplier tangan pertama yang ideal, simak di bawah ini kriterianya.

    1. Memiliki Produk yang Berkualitas

    Catatan penting ketika menjadi reseller/dropshipper yaitu kamulah yang akan berhadapan langsung dengan konsumen. 

    Itu sebabnya, sangatlah penting untuk mengetahui jika produk yang ditawarkan itu berkualitas baik. Jangan ragu untuk menghubungi, mendatangi supplier, atau memesan contoh barang agar bisa mengetahui lebih jelas tentang produknya.

    2. Komunikasi yang Lancar

    Bisa sekadar berbicara belum cukup di sini. Pilihlah supplier yang mudah dihubungi pada saat yang dibutuhkan. 

    Contohnya, ketika stok barang berangsur menipis sementara permintaan terus berdatangan atau saat ada keluhan terkait produk dari konsumen.

    3. Penawaran Harga yang Kompetitif

    Silakan cek harga yang ada di pasaran. Harga yang ditawarkan oleh supplier ini haruslah bisa bersaing secara sehat dengan supplier atau produsen lain yang menawarkan barang sejenis. 

    Dengan cara ini, kamu pun bisa memiliki nilai lebih saat bersaing dengan produk yang sama di pasar.

    4. Bisa Diajak Bekerja Sama Saat Ada Masalah

    Carilah supplier yang bisa diajak bekerja sama saat ada masalah yang terjadi, khususnya yang berkaitan dengan produk mereka. 

    Dengan begitu, kamu akan memiliki beberapa pilihan solusi terbaik saat terjadi keluhan dari konsumen.

    Tentunya tidak mudah, tetapi bukan tidak mungkin kamu akan bisa mendapatkan supplier yang ideal. Namun, minimal poin-poin di atas sudah cukup untuk menjadi patokan untuk mencari yang terbaik.

    Baca Juga: Kartu Stok Adalah: Manfaat, Fungsi, dan Cara Mengisi

    Tips Mencari Supplier Tangan Pertama

    Setelah mengetahui kriteria supplier tangan pertama di atas, sekarang kamu bisa mengecek cara mencari supplier tangan pertama agar tidak terkecoh.

    1. Pastikan Memiliki Alamat dan Kontak yang Jelas

    Sudah pasti kamu harus mengecek hal paling penting dan mendasar ini, Majoopreneurs. 

    Inilah yang harus kamu lakukan untuk mendapatkan pemasok tangan pertama terbaik, yaitu pastikan pemasok atau distributor tersebut memiliki alamat yang jelas. 

    Kalau kamu mencarinya secara online melalui media sosial ataupun website, coba telusuri dari Google Maps.

    Jika di halaman Google Maps alamat dan kontak supplier tujuanmu tampak jelas, kamu lanjutkan mengecek keamanan dari supplier ini di tips kedua.

    2. Cek Ketersediaan Barang

    Tips kedua yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengecek ketersediaan barang. Ada beberapa penjual di toko online atau marketplace tidak menyesuaikan stok di toko, marketplace, atau website dengan stok secara real time.

    Sebelum kamu memutuskan untuk membelinya, sebaiknya kamu tanya ketersediaan produk mereka. Apalagi jika kamu hendak membeli dalam jumlah banyak

    3. Cek Kondisi Produk

    Tips berikutnya yang wajib kamu lakukan ketika mencari pemasok adalah mengecek kondisi produk. Jika kamu membeli secara langsung, mengecek kondisi dapat dilakukan dengan cara memperhatikan secara langsung produk yang ingin dibeli.

    Sedangkan jika kamu hendak membeli secara online, perhatikan ulasan dari pembeli lain. Lihat juga foto dari pembeli karena biasanya lebih nyata jika dibanding foto produk yang dipasang oleh pembeli.

    4. Cek Kecepatan Pengiriman

    Kamu bisa menguji tips yang satu ini dengan membeli satu contoh produk. Mengecek kecepatan pengiriman dilakukan agar kamu mengetahui estimasi pengiriman. 

    Apalagi jika kamu membutuhkan produk dalam waktu dekat, mengecek kecepatan pengiriman menjadi hal yang wajib untuk diperhatikan. 

    Apakah mereka memiliki banyak pilihan kurir dan ekspedisi untuk pengiriman barang atau justru pilihannya sangat terbatas?

    5. Baca Peraturan Toko

    Setiap toko biasanya memiliki peraturan yang berbeda-beda, Majoopreneurs. Jadi pastikan kamu membaca peraturan toko sebelum memutuskan untuk membelinya. 

    Jika kamu merasa kurang jelas, coba tanyakan melalui kolom chat atau pilihan tersambung pada nomor telepon yang ditampilkan.

    6. Periksa Waktu Terakhir Online

    Terakhir, kamu harus mengecek waktu terakhir penjual atau pemasok tersebut online. Jika toko tersebut terakhir online di waktu yang cukup lama yaitu lebih dari 24 jam bahkan di saat tidak sedang libur, kamu wajib mempertimbangkan untuk membeli di sana.

    Sedikit tips tambahan, kalau memang memungkinkan bagi kamu, coba pilihlah lebih dari satu supplier untuk menyokong kelangsungan bisnis kamu.

    Baca Juga: Aplikasi Stok Barang: Solusi Manis Untuk Masalah Bisnis 

    Kesimpulan

    Ketika ingin memulai bisnis online, tentunya kamu harus mencari stok barang terlebih dahulu. Kamu pun ingin harga barang yang ditawarkan oleh pemasok pertama itu lebih murah dari para pesaingnya, bukan?

    Sudah majoo jabarkan di atas cara mencari barang dari supplier tangan pertama atau toko distributor agar kamu bisa mendapatkan harga termurah untuk dijual kembali. 

    Mencari supplier terpercaya untuk bisnis kamu merupakan sebuah keharusan jika ingin bisnismu terus berkembang dan mencapai kesuksesan.

    Nah, setelah membaca tentang supplier tangan pertama, majoo sarankan kamu membaca artikel lain seputar UMKM yang sudah majoo terbitkan dan pastinya sangat berguna untuk kelangsungan bisnismu.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.