Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Alasan Pentingnya Sustainability Report bagi Perusahaan

    Pengertian Sustainability Report dan Manfaatnya bagi Perusahaan

    Sebuah perusahaan publik atau perusahaan terbuka memiliki kewajiban untuk mempersiapkan Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan. Laporan ini akan menjadi pertanggungjawaban perusahaan pada pemegang saham dan masyarakat luas.

    Apa sih sebenarnya pengertian Sustainability Report? Secara umum, definisi sustainability report adalah laporan yang disusun oleh sebuah perusahaan publik berisi informasi kinerja perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial yang telah dilakukan dalam periode satu tahun. Artinya, sustainability report merupakan bentuk tanggung jawab dan transparansi perusahaan untuk meningkatkan kepercayaan para stakeholders.

    Laporan keberlanjutan merupakan bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan. Hal ini penting karena membantu perusahaan untuk mengukur dan meningkatkan kinerja mereka dalam mengelola dampak mereka terhadap lingkungan dan masyarakat.

    Selain itu, sustainability report juga membantu perusahaan untuk memenuhi standar regulasi dan tuntutan stakeholder. Masyarakat menuntut perusahaan-perusahaan tidak sekadar mengeruk keuntungan, melainkan juga harus ikut memperhatikan kelestarian dan keseimbangan lingkungan maupun sosial.

    Baca juga: Sustainability adalah Keberlanjutan, Apa Artinya di Bisnis?

    Dikutip dari Jojonomic, tren menerbitkan sustainability report telah dimulai sekitar tahun 1980-an. Pada saat itu, sebuah perusahaan kimia mengeluarkan laporan keberlanjutan untuk memperbaiki citranya yang memburuk karena dianggap masyarakat telah mencemari lingkungan.

    Perusahaan lain yang menjadi pelopor munculnya laporan berkelanjutan adalah perusahaan tembakau. Mereka sebenarnya sudah membuat laporan berkelanjutan ini lebih awal daripada perusahaan kimia. Mereka melakukan ini sebagai salah satu cara untuk menarik investor. Saat itu sedang meningkat tren investor yang memikirkan hal lain saat menginvestasikan uangnya pada sebuah perusahaan (ethical investing).

    Standar Sustainability Report

    Ada beberapa standar laporan keberlanjutan yang relevan. Beberapa standar yang sering digunakan dalam penyusunan sustainability report adalah Global Reporting Initiative (GRI) dan International Integrated Reporting Council (IIRC).

    Standar GRI menjadi standar yang paling banyak digunakan oleh berbagai organisasi dalam membuat laporan keberlanjutan. Sejak 2001, GRI telah menyusun panduan penyusunan sustainability report dan terus diperbarui hingga saat ini. Lebih dari 3.500 korporasi global yang menerapkan standar GRI tersebut.

    Untuk memperoleh sustainability report yang berkualitas tinggi, terdapat prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam menentukan isi laporan dan kualitas laporan. Secara detail, prinsip-prinsip pelaporan dari sebuah laporan keberlanjutan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

     

    Prinsip-prinsip pelaporan untuk menentukan isi laporan

    Inklusivitas Pemangku Kepentingan

    Laporan harus mengidentifikasi para pemangku kepentingan (stakeholders) dan menjelaskan hal-hal yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam memenuhi harapan dan kepentingan dari stakeholders.

    Konteks Keberlanjutan

    Laporan harus menyajikan kinerja organisasi dalam konteks keberlanjutan yang lebih luas.

    Materialitas

    Laporan harus mencakup topik-topik yang mencerminkan dampak sosial, lingkungan, dan ekonomi yang signifikan atau secara substansial dapat memengaruhi penilaian dan keputusan dari stakeholders.

    Kelengkapan

    Laporan harus menyertakan cakupan topik material dan batasannya yang cukup untuk mencerminkan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang signifikan, sehingga memungkinkan stakeholders menilai kinerja perusahaan dalam periode pelaporan.

     

    Sementara itu, prinsip pelaporan untuk menentukan kualitas laporan dari sebuah sustainability report yang baik dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

     

    Prinsip-prinsip pelaporan untuk menentukan kualitas laporan

    Keakurasian

    Informasi yang disampaikan dalam laporan keberlanjutan harus akurat dan terperinci bagi stakeholders untuk menilai kinerja perusahaan/organisasi pelapor.

    Keseimbangan

    Informasi yang dilaporkan harus mencantumkan kinerja perusahaan, baik positif maupun negatif untuk memungkinkan penilaian keseluruhan yang obyektif.

    Kejelasan

    Informasi yang dilaporkan disusun dan disampaikan dengan cara yang dapat dimengerti dan dapat diakses terbuka oleh stakeholders.

    Keterbandingan

    Informasi yang dilaporkan harus disajikan dengan cara yang memungkinkan stakeholders untuk menganalisis perubahan kinerja perusahaan/organisasi dari waktu ke waktu dan yang bisa mendukung analisis relatif terhadap organisasi lainnya.

    Keandalan

    Perusahaan/organisasi pelapor harus mengumpulkan, mencatat, menyusun, menganalisis, dan melaporkan informasi serta proses yang digunakan dalam persiapan laporan dengan cara yang dapat diperiksa dan memiliki kualitas dan materialitas informasi.

    Ketepatan Waktu

    Organisasi pelapor harus melapor secara rutin dan konsisten sehingga informasi tersedia tepat waktu bagi stakeholders.


     

    Prinsip-prinsip di atas secara singkat dapat disimpulkan sebagai berikut:

    • Perusahaan harus menyampaikan fokus mereka dalam menerapkan prinsip keberlanjutan agar setiap tahunnya stakeholders dapat mengukur kinerja mereka secara efektif.
    • Laporan keberlanjutan harus mencerminkan perspektif dan kepentingan stakeholders. Oleh karena itu perusahaan perlu berkolaborasi dan berkonsultasi dengan stakeholders selama proses pembuatan laporan.
    • Sustainability report harus mencantumkan data yang akurat dan dapat diverifikasi agar laporan dapat dipercaya oleh stakeholders.
    • Laporan keberlanjutan harus menampilkan kinerja positif perusahaan, serta tantangan dan upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan di masa mendatang, terutama yang berkaitan dengan lingkungan.

    Baca juga: Sustainable Business: Pengertian dan Contohnya

    Komponen Sustainability Report

    Komponen Sustainability Report dan Standar Penyusunannya 

    Dalam merancang dan menyusun Sustainability Report, sebenarnya tidak ada template khusus. Namun, ada beberapa komponen yang sering dimasukkan dalam laporan keberlanjutan dan sesuai standar GRI, yaitu:

    • Pernyataan CEO yang berisi perkenalan visi misi perusahaan dan alasan pendorong di balik penyusunan sustainability report
    • Struktur tata kelola dan model bisnis perusahaan
    • Indikator kinerja perusahaan secara ekonomi, dampak, tantangan, dan lain-lain.
    • Indikator kinerja lingkungan, seperti cara mendapatkan bahan baku produksi, penggunaan energi, air, keanekaragaman hayati, emisi, pengolahan limbah, dan lain-lain
    • Analisis SWOT dalam konteks keberlanjutan
    • Indikator kinerja sumber daya manusia
    • Indikator kinerja hak asasi manusia

    Manfaat Sustainability Report

    Telah disampaikan di awal artikel, manfaat laporan keberlanjutan atau sustainability report adalah sebagai pertanggungjawaban perusahaan kepada stakeholders. Berikut beberapa manfaat lain dari penyusunan laporan keberlanjutan.

     

    Manfaat Bagi Internal

    Manfaat Bagi Eksternal

    Untuk meningkatkan pemahaman tentang risiko dan peluang pengembangan perusahaan di masa depan.

    Untuk mengurangi dampak lingkungan, sosial dan tata kelola yang negatif.

    Untuk menekankan adanya keterkaitan antara kinerja keuangan dan non-keuangan.

    Untuk meningkatkan reputasi dan loyalitas terhadap perusahaan.

    Untuk memengaruhi strategi dan kebijakan manajemen jangka panjang, serta rencana bisnis.

    Untuk memungkinkan para pemangku kepentingan eksternal dalam memahami nilai-nilai organisasi, serta aset berwujud dan tidak berwujud.

    Untuk memperlancar proses, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi.

    Untuk menunjukkan organisasi bisa memengaruhi dan dipengaruhi oleh ekspektasi tentang pembangunan berkelanjutan.

    Sebagai tolok ukur dan penilaian kinerja keberlanjutan agar sesuai dengan hukum, norma, kode, maupun standar yang berlaku.

    Untuk membandingkan kinerja keberlanjutan antarperusahaan dan antarsektor.

    Untuk menghindarkan perusahaan dalam kegagalan mengelola lingkungan dan sosial.



     

    Dalam tabel di atas, terlihat jelas bahwa pihak internal dan eksternal akan merasakan manfaat sustainability report. Secara internal, perusahaan dapat memprediksi dampak operasional mereka terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. Artinya, perusahaan akan mengerahkan daya serta upaya terbaiknya dalam melaksanakan tata kelola keberlanjutan.

    Dengan membuat sustainability report, perusahaan akan lebih siap untuk mengoptimalkan dan mengurangi konsumsi energi, melakukan berbagai strategi inovasi produk, merencanakan siklus limbah, hingga menemukan peluang ekonomi sirkular.

    Sementara itu, manfaat sustainability report bagi pihak eksternal adalah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Lebih jauh lagi, sustainability report akan membuat perusahaan bisa menjalin hubungan yang lebih baik dengan pihak-pihak yang berkepentingan, seperti pemerintahan atau investor. Jika berhasil meraih kepercayaan dari stakeholders eksternal, perusahaan dapat merencanakan pengembangan perusahaan melalui penetapan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Contoh Sustainability Report

    Beberapa perusahaan di Indonesia sejak beberapa tahun ini rutin dan konsisten menerbitkan sustainability report. Contoh sustainability report perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dapat diunduh di bawah ini.

     

    Kesimpulan

    Laporan Berkelanjutan atau Sustainability Report adalah laporan tentang capaian perusahaan dalam perpaduan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan porsi masing-masing yang ideal. Dengan laporan tersebut, perusahaan dituntut untuk berkontribusi positif bagi sosial dan lingkungannya, tidak melulu mendapat keuntungan secara ekonomi. Sustainability Report akan memudahkan pengawasan pihak internal maupun eksternal terhadap program-program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diadakan perusahaan.

    Apa bedanya sustainability report dengan Annual Report? Meskipun Sustainability Report dan Annual Report disusun dalam waktu yang bersamaan, tapi keduanya memiliki isi yang berbeda.

    Laporan Tahunan atau Annual Report merupakan laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris perusahaan dalam melakukan pengurusan serta pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dalam kurun waktu satu tahun tutup buku. Annual Report ini berisi tentang tata kelola perusahaan, laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta memuat prestasi yang diraih perusahaan serta inovasi yang dilakukan.

    Sementara itu, Sustainability Report adalah laporan yang disusun oleh sebuah perusahaan publik berisi informasi kinerja perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial yang telah dilakukan dalam periode satu tahun.

    Sustainability Report dan Annual Report sebuah perusahaan biasanya dapat diunduh di website resmi mereka.

    Penyusunan sustainability harus benar-benar realistis tanpa ada unsur manipulasi dan datanya harus bisa dipertanggungjawabkan. Sama hal seperti laporan keuangan yang harus dibuat secara realistis dan terperinci.

    Untuk membuat laporan keuangan yang rapi dan detail, gunakan aplikasi keuangan majoo yang menyediakan fitur lengkap, seperti mencatat aktivitas membuat invoice dan faktur, mencatat biaya dan pengeluaran, daftar akun dan buku besar, serta laporan keuangan seperti neraca, rugi laba, arus kas. Semuanya disajikan secara detil dengan grafik dan tabel lengkap.

    Yuk, gunakan majoo sekarang juga!

    Pertanyaan Terkait

    • Meskipun Sustainability Report dan Annual Report disusun dalam waktu yang bersamaan, tapi keduanya memiliki isi yang berbeda. Laporan Tahunan atau Annual Report merupakan laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris perusahaan dalam melakukan pengurusan serta pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dalam kurun waktu satu tahun tutup buku. Annual Report ini berisi tentang tata kelola perusahaan, laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta memuat prestasi yang diraih perusahaan serta inovasi yang dilakukan. Sementara itu, Sustainability Report adalah laporan yang disusun oleh sebuah perusahaan publik berisi informasi kinerja perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial yang telah dilakukan dalam periode satu tahun.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!