Table of Content

    Perkembangan Transformasi Digital di Indonesia

    Transformasi digital merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan masyarakat.

    Istilah “dunia kini ada di dalam genggaman” kini memang nyata adanya. Coba saja, betapa sering kamu mendapati dinamika seperti ini:

    • Mau beli baju, beli di toko online.
    • Tiba-tiba harus terbang ke luar kota, pesan tiket online.
    • Butuh sayur segar tapi males becek-becekan di pasar, belanja sayur online.
    • Harus bayar listrik, bayar di merchant online.
    • Mau jualan, buka toko online.
    • Ingin ikut yoga dan zumba di rumah, daftar kelas online.
    • Punya resolusi tahun ini bisa bahasa asing, unduh aplikasi atau kursus bahasa online.

    Semua bisa dilakukan sambil rebahan, bermodalkan ponsel yang ada di genggaman. 

    Bayarnya pun bahkan tak memberikan kesempatan bagi kita untuk memegang uang secara fisik. Semua via mobile banking atau internet banking. Uang digital yang mondar-mandir tak kasat mata.

    Semua hal yang manual jadi serba digital. Walau masih dibutuhkan, segala yang konvensional kian tertinggal.

    Pergeseran budaya ini dibingkai dengan istilah transformasi digital. Banyak hal terasa lebih mudah, lebih cepat, dan lebih praktis dengan adanya jalan mulus bernama ‘internet’.

    Hal ini sekaligus juga menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha.

    Jika dulu harus memikirkan sewa toko, sekarang tak perlu lagi.

    Jika dulu harus melalui perizinan yang ribet dan proses yang panjang, sekarang selama mendapatkan akses maka siapapun bisa membuka usaha.

    Untuk membahasnya, artikel ini mencoba mengulas transformasi digital dari sudut pandang pelaku usaha. Simak sampai akhir, ya.

    Apa Itu Transformasi Digital?

    Transformasi digital (digital transformation atau disingkat DX) memiliki banyak definisi. Bergantung dari kaidah ilmunya. Kali ini kita akan menyempitkan bahasan transformasi digital dalam bisnis.

    Di bidang bisnis, transformasi digital adalah integrasi teknologi digital ke dalam semua aspek bagian dari bisnis secara menyeluruh.

    Jadi, menurut Bill Schmarzo (2021) dalam tulisannya “What is digital Transformation,” dengan adanya transformasi digital maka sebuah bisnis mengadopsi teknologi digital yang umumnya diimplementasikan dengan tujuan meningkatkan efisiensi, memperdalam nilai, dan melahirkan inovasi-inovasi baru. 

    Masuknya teknologi dan jaringan internet, secara fundamental mengubah cara operasi sebuah bisnis sampai perubahan dinamika pemilik usaha dan pelanggan.

    Pergeseran yang disebabkan pengaruh teknologi ini menciptakan perubahan budaya perusahaan/bisnis/organisasi. Misalnya membuat usahamu harus selalu berinovasi dan merasa ‘terbiasa’ perubahan yang cepat.

    Contoh Transformasi Digital

    Agar kamu lebih mudah mengerti, berikut adalah contoh sederhana dari penerapan transformasi digital dalam dunia bisnis.

    • Awalnya: etalase busana yang dijual digelar dalam  toko yang letaknya strategis.

      Setelah transformasi digital: etalase busana dipajang dalam bentuk foto dalam website yang dirancang agar ada di halaman pertama laman pencarian.

    • Awalnya: pembayaran dilakukan secara tunai.

      Setelah transformasi digital: pembayaran bisa dilakukan dengan memindai barcode dan uang digital seperti DANA, Gopay, OVO, dan lainnya.

    • Awalnya: promosi dilakukan dengan menyebarkan pamflet dan katalog yang dicetak.

      Setelah transformasi digital: strategi pemasaran dilakukan melalui Facebook Ads dan Google Ads.

    Baca Juga: Tips Jitu Membuat Proposal Usaha yang Menarik 

    Mengapa Transformasi Digital Penting?

    Banyak alasan yang membuat transformasi digital menjadi penting. Salah satu dan alasan paling utama adalah: HARUS.

    Mengapa? Karena ini menyoal kelangsungan usaha dalam bertahan di tengah gempuran persaingan global.

    Berikut adalah alasan mengenai pentingnya transformasi digital dalam dunia bisnis.

    • Perubahan yang cepat. Dengan transformasi digital, perusahan dapat meningkatkan laju perubahan digital secara eksponensial. Ini artinya perusahaanmu tak tertinggal atau bisa mengimbangi kecepatan gerak pasar. Para pebisnis dapat memperluas pasar melalui jaringan internet sampai mengaplikasikan AI (artificial intelligence) untuk meningkatkan produksi.
    • Kompetisi digital. Pelanggan yang makin melek teknologi makin banyak. Mereka pun makin cerdas dalam berbelanja, misalnya membandingkan harga. Kondisi ini membuat persaingan makin sengit. Tanpa transformasi digital, usahamu akan ‘ditenggelamkan’ oleh pesaing. Perusahaan dapat memanfaatkan model bisnis berbasis digital untuk bersaing di dalam pasar.
    • Akses dengan pelanggan. Pelanggan di dunia digital tak sekadar pembeli. Mereka juga memberikan umpan balik yang baik untuk perbaikan bisnis. Tanpa transformasi digital, bisnismu dianggap ‘kurang mendengarkan’ pelanggan. Dengan transformasi digital, kamu bisa mengakses pelanggan dengan lebih mudah. Pun demikian sebaliknya. 

    Keuntungan Menerapkan Transformasi Digital

    Ada beberapa keuntungan yang utama jika usahamu menerapkan transformasi digital, yakni:

    • Mengubah pengalaman pelanggan. Pengaplikasian strategi transformasi digital pada bisnis akan meningkatkan pengalaman pelanggan. Hal ini pada akhirnya akan mendongkrak performa bisnismu. 
    • Berlimpah data dan informasi. Ketika bisnismu mulai beralih ke dalam format digital, maka data akan otomatis terkumpul. Data ini adalah aset yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan strategi pemasaran, dan lainnya.
    • Dinamika yang harmonis antardivisi. Digitalisasi juga meliputi jalur komunikasi antardivisi. Semakin ringkas, birokrasi yang transparan membuat kolaborasi yang solid dan dinamis untuk setiap SDM yang ada di dalamnya. 
    • Makin ‘bergairah’ dalam berinovasi. Tahukah kamu, bahwa 68% perusahaan dapat meningkatkan inovasinya dengan menerapkan transformasi digital. 

    Akses internet dan kecanggihan teknologi mampu menjadi ‘alat’ yang baik untuk menelurkan inovasi tanpa batas. Ingat, inovasi = cuan. Sepakat?

    Skill yang Diperlukan untuk Transformasi Digital 

    Jika bisnismu akan mulai bertransformasi secara digital, maka siapkan beberapa SDM yang mumpuni dalam hal berikut ini: 

    • UI/UX design. UX merupakan proses mendesain produk agar user friendly dan benar-benar menjadi solusi atas kebutuhan pengguna. UI merupakan bagian dari UX mengusahakan agar tampilan sistem bagus dilihat. Jadi tak sekadar indah tapi juga nyaman digunakan. 
    • React native. Kemampuan yang memungkinkan developer membuat aplikasi dalam platform Android dan iOS dengan menggunakan basis kode yang sama.
    • Fullstack web developer. Menguasai javascript, PHP, java, dan Sdatabase (backend). Serta mampu mengonversi desain ke dalam kode pemrograman seperti HTML, CSS, dan XML (front end).
    • Product management. Pemandu siklus suatu produk dalam platform digital yang meliputi development, penetapan posisi produk dalam pasar, hingga penentuan harga produk.
    • Orang yang memiliki pengetahuan terbaru mengenai tech stack. Mereka bertanggung jawab terhadap kelancaran software produk dalam sistem android.
    • Back end engineering. Penanggung jawab di balik layar yang berfokus pada lancarnya dan pengembangan database, scripting, dan pondasi sebuah website.
    • Front end engineering. Penanggung jawab tampilan depan sebuah browser saat pengguna berinteraksi di dalamnya. Skill yang harus dimiliki: HTML, CSS, dan XML.
    • Quality assurance. Orang yang memastikan software atau aplikasi yang diciptakan oleh sebuah perusahaan dapat bekerja dengan baik sebelum digunakan oleh pelanggan.
    • Business intelligence. Pihak yang menentukan metodologi untuk menganalisis suatu informasi terkait bisnis sampai mampu menentukan arah dan strategi bisnis. 

    Tentu saja, tak semuanya harus kamu kuasai. Sekarang banyak agensi yang menawarkan jasa-jasa dengan keahlian seperti di atas. 

    Dengan bekerja sama dengan mereka, kamu sudah bisa menjalankan bisnismu dalam format digital terbaik.

    Contoh Perusahaan yang Melakukan Transformasi Digital

    Berikut adalah contoh perusahaan yang menerapkan transformasi digital:

    Netflix 

    Kamu tentu tahu kan perusahaan yang memberikan layanan streaming film ini. Sebelumnya, Netflix adalah salah satu perusahaan pembuat konten. Namun sekarang, mereka berani bergeser dengan menerapkan transformasi digital.

    Netflix memberikan layanan hiburan menonton film atau serial berbayar lewat internet yang proses langganannya mudah.

    Hanya dengan ponsel, laptop, atau smart TV, kamu bisa menikmati berbagai jenis film dan serial box office dari seluruh dunia. 

    Tak ayal, strategi bisnis ini membuat Netflix berhasil meningkatkan pendapatan sampai 30 kali lipat!

    Amazon

    Hebatnya hasil transformasi digital dapat dilihat dari kebangkitan bisnis Amazon. Bisnis yang dulunya hanya menjual buku digital (e-book) berubah menjadi raksasa penjual alat elektronik yang terpercaya. 

    Amazon berhasil menciptakan ekosistem e-commerce yang membuat usaha ritel mempunya wajah baru yang lebih dinamis. Hasil dari polesan teknologi dan digitalisasi. 

    Gojek

    Awalnya, Gojek adalah perusahaan yang memberikan layanan ojek online pertama di Indonesia. Gojek mampu mengubah sistem sewa kendaraan motor (ojek) konvensional menjadi dapat dipesan dengan mudah dan cepat melalui aplikasi. 

    Strategi bisnis ini lalu membuat Gojek menjadi salah satu perusahaan berstatus Decacorn pertama di Indonesia. Bayangkan, tingkat valuasi  Gojek mencapai lebih dari 145 triliun rupiah di tahun 2019 lalu.

    RISUM

    Tak cuma perusahaan kelas kakap yang sukses dengan transformasi digitalnya. Di Sleman ada beberapa UMKM yang juga menerapkan hal serupa dengan dukungan pemerintah setempat seperti Risum.

    Risum memproduksi sekaligus memasarkan apron semacam alat pelindung diri. Risum melakukan kampanye digital berbasis isu/tren terkini. Misalnya, kampanye paket starter kit untuk cafe dan restoran dalam menghadapi Covid-19. 

    Risum memanfaatkan digital marketing sampai penjualannya naik hingga 300%, melalui website, media sosial (Facebook dan Instagram), marketplace, dan Google Ads. 

    Selain itu, Risum juga melakukan kolaborasi dengan key opinion leader (KOL) maupun influencer untuk meningkatkan jangkauan pasar, brand awareness, dan penjualan produk.

    Tak hanya Risum, ada beberapa UMKM lain yang juga berkembang dengan menerapkan transformasi digital di Sleman, seperti: Lopis.id (layanan online Pasar Ing Sleman), aplikasi Cariaku melalui cariaku.slemankab.go.id (pencarian IKM unggulan), Larrez (toko online bagi IKM), Larrezz.id (aggregator reseller), Slemanmart.id, dan Rumah Kreatif Sleman.

     Pemerintah Indonesia telah memiliki agenda percepatan transformasi digital nasional.

    Transformasi Digital di Indonesia

    Transformasi digital di Indonesia sedang menjadi fokus pemerintah. Kementerian Kominfo saat ini tengah serius melakukan percepatan transformasi digital nasional.

    Target Transformasi Digital Nasional

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, menyebutkan setidaknya ada lima agenda percepatan transformasi digital nasional, yaitu:

    1. Penuntasan infrastruktur internet berkecepatan tinggi di 12.548 desa/kelurahan dan 150.000 titik layanan publik (termasuk layanan kesehatan) yang belum terjangkau layanan internet memadai.
    2. Pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) yang menjadi prasyarat terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia; serta farming dan refarming spektrum frekuensi radio untuk efisiensi jaringan maupun pengembangan teknologi 5G.
    3. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang digital yang komprehensif dan berkelanjutan mulai dari level “literasi digital”, “talenta digital”, sampai level “kepemimpinan era digital”.
    4. Penguatan ekosistem ekonomi digital dengan memfasilitasi program-program, seperti UMKM jualan online, teknologi digital oleh petani/nelayan, dan startup digital.
    5. Penyelesaian legislasi primer pendukung ekosistem digital, terutama Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan dan RUU Cipta Kerja di bidang telekomunikasi/penyiaran yang diharapkan mampu mendorong akselerasi digitalisasi televisi nasional.

    Agenda di atas dilakukan demi tercapainya arah transformasi digital 2024 yang  pertumbuhan ekonomi digitalnya harus mencapai 3,17% sampai 4,66%. 

    Adapun nilai transaksi e-commerce 2020 adalah Rp260 triliun dan diharapkan naik menjadi Rp600 triliun pada 2024. 

    Baca Juga: Cara Daftar GoFood Online Terbaru, Mudah dan Praktis 

    Tantangan UMKM dalam Transformasi Digital Nasional

    Target di atas masih dalam proses yang tak sedikit tantangannya. Realitanya, berdasarkan survei yang dilakukan Kata Data terhadap 206 UMKM di Jabodetabek pada 2020, Indeks Kesiapan Digital dari UMKM rata-rata di angka 3,6 atau masih di tahap menengah.

    Tantangan terbesar UMKM dalam melakukan transformasi digital adalah:

    • Para talenta digital tak banyak yang bersedia mendampingi UMKM. Padahal, kehadirannya sangat vital untuk memanfaatkan peluang pasar yang tercipta di era industri 4.0.
    • Ekosistem ekonomi digital Indonesia masih perlu perbaikan. Peringkat Digital Competitiveness Index (DCI) Indonesia tahun 2020 ada di posisi 56 dari 63 negara. Rendahnya daya saing digital menyebabkan UMKM semakin terancam ketika pesaing global memenuhi pasar domestik.
    • Infrastruktur digital di Indonesia belum memadai. Survei Literasi Digital Indonesia 2O2O di 34 provinsi oleh Kementerian Informasi dan Komunikasi menyebutkan kendala terbesar dalam akses internet (76,9%) ialah jaringan yang tidak stabil. Sebanyak 53,7% responden mengaku jaringan internet tidak selalu ada di daerahnya.
    • Jumlah talenta digital masih sedikit sekali. Talenta digital ialah pekerja terlatih yang memiliki kompetensi digital yang dapat diterapkan dalam industri. Langkanya talenta digital akan menyulitkan proses transformasi digital pada UMKM.

    Kesimpulan

    Walaupun tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan transformasi digital sedemikian banyaknya, semoga hal tersebut tak menyurutkan kamu untuk tetap berusaha mewujudkannya melalui bisnis yang kamu rintis.

    Kabar baiknya adalah pemerintah saat ini mengerahkan banyak sekali dana dan upaya untuk memajukan UMKM melalui transformasi digital ini. Kamu tetap mau ambil bagian, kan, Majoopreneurs?

    Nah! Sebelum kamu menutup laman majoo, ada baiknya kamu membuka artikel lain seputar UMKM yang sudah diterbitkan di sini. 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?