Utang Jangka Panjang adalah Long Term Debt, Apa Itu?

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Ketika suatu entitas bisnis atau perusahaan memiliki pembayaran yang belum jatuh tempo dari satu tahun, biasanya akan dicatat di dalam laporan keuangan atau neraca sebagai utang jangka panjang. Cara ini dilakukan untuk memastikan perusahaan atau bisnis dapat mengelola proses transaksi secara memadai dan mengumpulkan dana secara tepat waktu. 

Di artikel ini akan dibahas lebih lengkap mengenai utang jangka panjang, mulai dari pengertian hingga cara menghitungnya, lho! Yuk, simak sampai selesai, ya! 

Apa Itu Utang Jangka Panjang?

Utang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Untuk pelunasan utang ini bergantung dari kesepakatan kedua belah pihak, bahkan jatuh tempo pelunasan utang sekitar 5 – 20 tahun. 

Umumnya, pihak yang memberikan pinjaman utang jangka panjang adalah investor, bank, atau perusahaan lain. Uang pinjaman ini digunakan untuk membeli alat, menggaji karyawan, marketing, operasional, pengembangan aset, dan produksi. 

Perusahaan yang membutuhkan modal dalam jumlah besar untuk pengembangan bisnis, bisa mengajukan pinjaman utang jangka panjang. Walaupun sebenarnya kurang ideal untuk kesehatan finansial perusahaan, tapi utang jangka panjang ini merupakan hal wajar pada sebuah bisnis. 

Utang jangka panjang biasanya digunakan untuk memperkuat modal perusahaan karena akan menaikkan total aset, baik dalam bentuk peralatan, investasi, ataupun properti. Oleh karena itu, utang jangka panjang ini menggambarkan total debt to equity ratio  (rasio ekuitas) yang membandingkan jumlah utang jangka panjang dengan modal perusahaan. Selain itu, jatuh tempo utang jangka panjang bisa mengukur keseluruhan aktiva yang digunakan dari utang tersebut, ya. 

Baca Juga: Utang Jangka Pendek: Manajemen & Strategi

Manfaat Utang Jangka Panjang

Setiap jenis utang pastinya mempunyai manfaat atau kegunaan, bukan? Begitu juga dengan utang jangka panjang, ya. Inilah beberapa manfaat utang jangka panjang, antara lain: 

  1. Bunganya Lebih Kecil

Umumnya, utang memiliki bunga tetap. Saat suku bunga mengalami kenaikan, nilai dari jaminan aset juga mengalami kenaikan suku bunga, lho!  Namun, jika suku bunga mengalami penurunan, tentu tidak akan mengubah nilai suku bunga pinjaman yang telah disetujui di awal antara kedua belah pihak.

  1. Aset Jaminan Masih Bisa Digunakan

Jika kamu menggunakan utang hipotek, perusahaanmu akan tetap dapat menggunakan aset jaminan untuk operasional bisnis. Ini merupakan sebuah keuntungan bagi perusahaan saat mengajukan utang jangka panjang, karena perusahaan tetap bisa bisa menjalankan performa bisnis. 

  1. Berkurangnya Jumlah Pajak yang Dibayarkan

Manfaat selanjutnya dari utang jangka panjang adalah berkurangnya jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan, karena setiap tahun ada tanggungan bunga pinjaman milik perusahaan. Tentunya dengan ini laba perusahaan menurun dan pada akhirnya mengurangi besaran pajak yang wajib dibayarkan. 

  1. Membantu Mengelola Arus Kas Bisnis

Utang jangka panjang juga bisa membantu mengelola dan merencanakan arus kas bisnis perusahaan, lho! Pasalnya, bunga pinjaman yang bersifat tetap membuat perusahaan lebih mudah mengelola dan merencanakan perhitungan terkait pelunasan pinjaman.

Baca Juga: Memahami Pengertian, Jenis, serta Rumus Liabilitas

Utang jangka panjang biasanya digunakan untuk memperkuat modal perusahaan.

Jenis Utang Jangka Panjang

Utang jangka panjang biasanya dimanfaatkan untuk operasional proyek jangka panjang yang membutuhkan dana besar. Utang jangka panjang ini tentunya memiliki beberapa jenis, yakni: 

  1. Utang Obligasi

Utang obligasi adalah salah satu jenis utang jangka panjang berupa surat berharga dan diterbitkan oleh perusahaan untuk menarik dana investor. Perusahaan yang menerbitkan obligasi wajib membayar bunga yang dicantumkan dalam obligasi dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, setelah jatuh tempo, obligasi yang diterbitkan perusahaan wajib dibayar penuh, ya. 

  1. Utang Bank

Utang satu ini diterbitkan bank yang biasanya berupa pinjaman jangka panjang, overdraft, atau kredit jangka panjang dan ketiganya bisa digunakan untuk membiayai proyek jangka panjang perusahaan. Utang bank ini memerlukan pembayaran bunga yang cukup tinggi dibanding utang obligasi. 

  1. Utang Hipotek

Utang jangka panjang selanjutnya yaitu utang hipotek. Utang hipotek adalah jenis utang jangka panjang yang diterbitkan lembaga keuangan untuk mendanai pembelian properti, ya. Properti yang dimaksudkan di sini yaitu jaminan untuk utang. Jenis utang satu ini perlu jangka waktu yang panjang dan mempunyai suku bunga lebih rendah dibanding utang bank.  

Baca Juga: Utang adalah: Pengertian dan Jenis-Jenis Utang!

Risiko Utang Jangka Panjang

Selain manfaat, setiap utang juga memiliki risiko dan begitu pula utang jangka panjang. Berikut ini beberapa risikonya yang bisa kamu ketahui, yakni:

  • Risiko gagal bayar perusahaan menjadi lebih tinggi.

  • Jatuh tempo yang semakin lama, akan semakin tinggi juga jumlah pinjamannya.

  • Beban biaya tahunan perusahaan semakin tinggi karena adanya tanggungan pinjaman dari utang yang wajib dilunasi.

  • Perusahaan dituntut untuk meningkatkan pendapatan dan laba. Selain itu, perusahaan harus siap dalam melunasi kewajibannya ketika jatuh tempo sudah tiba.

  • Nilai ekuitas atau saham perusahaan dapat terpengaruh jika utang perusahaan tinggi ataupun rendah. 

Cara Menghitung Utang Jangka Panjang

Untuk menghitung utang jangka panjang, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini:

 

Utang Jangka Panjang = Total Utang Jangka Panjang / Total Aset Perusahaan

 

Dalam akuntansi perhitungan di atas sering disebut dengan rasio LTD atau rasio Long Term Debt. Rasio LTD ini menunjukkan persentase total aset perusahaan yang dibiayai oleh utang jangka panjang. Biasanya, rasio yang lebih rendah dianggap lebih baik dari sudut pandang solvabilitas; begitu juga sebaliknya.

Aplikasi akuntansi

Contoh Utang Jangka Panjang

Agar kamu lebih memahami cara menghitungnya, berikut ini contoh utang jangka panjang, ya. 

Diketahui neraca keuangan suatu perusahaan adalah sebagai berikut:

  • Kas dan Setara Kas Rp40.000.000

  • Piutang Usaha (A/R) Rp15.000.000

  • Inventaris Rp5.000.000

  • Properti, Pabrik dan Peralatan (PP&E) Rp80.000.000

  • LTD saat ini Rp10.000.000

  • LTD tidak lancar Rp60.000.000 

Berapa rasio utang jangka panjangnya? 

Total aset saat ini = Kas dan Setara Kas + Piutang Usaha (A/R) + Inventaris

Total aset saat ini = Rp40.000.000 + Rp15.000.000 + Rp5.000.000

Total aset saat ini = Rp60.000.000 

Total aset = Total aset saat ini + Properti, Pabrik dan Peralatan (PP&E)

Total aset = Rp60.000.000 + Rp80.000.000

Total aset = Rp140.000.000 

Total utang jangka panjang = LTD saat ini + LTD tidak lancar

Total utang jangka panjang = Rp10.000.000 + Rp60.000.000

Total utang jangka panjang = Rp70.000.000 

Rasio utang jangka panjang = Total Utang Jangka Panjang / Total Aset Perusahaan

Rasio utang jangka panjang = Rp70.000.000 / Rp140.000.000

Rasio utang jangka panjang = Rp0,5 

Diketahui bahwa rasio utang jangka panjang (LTD) sebesar Rp0,5 untuk setiap Rupiah aset yang dimiliki. 

Kesimpulan

Jadi bagaimana setelah kamu mengetahui lebih dalam mengenai utang jangka panjang ini? Apakah kamu akan tertarik mengajukan utang jangka panjang untuk bisnismu?

Bisnis yang baik adalah membuat laporan keuangan dengan lebih rinci, akurat, dan real time, sehingga kamu bisa mengetahui apakah kamu akan mengajukan utang jangka panjang atau tidak. 

Kini, untuk membuat laporan keuangan, kamu bisa menggunakan aplikasi majoo, lho! Pasalnya, aplikasi memiliki fitur akuntansi yang bisa membuat l lebih dari 20 laporan keuangan otomatis, real-time, dan akurat. Menarik, bukan? 

Tak perlu berpikir lama lagi, nih, yuk, gunakan aplikasi majoo segera, ya!

 

Sumber Data:

  • https://www.investopedia.com/terms/l/longtermdebt.asp

  • https://www.indeed.com/career-advice/career-development/non-current-liabilities


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo