Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Utang adalah: Pengertian dan Jenis-Jenis Utang!

    Utang dapat berbentuk uang tunai ataupun surat berharga.

    Pastinya kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah utang, kan? Utang adalah uang yang kamu pinjam dan harus kamu kembalikan pada waktu yang sudah ditentukan (jatuh tempo). Beberapa utang memiliki syarat pengembalian tambahan berupa bunga. Hal ini berlaku ketika kamu meminjam melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.

    Hampir semua orang pada akhirnya akan mempunyai utang pada titik tertentu di dalam hidupnya. Berpikirlah kembali sebelum menempatkan diri dalam posisi ini mengingat jumlah uang yang akan kamu kembalikan akan lebih besar daripada yang kamu pinjam. Hal ini karena kreditur akan membebanimu dengan biaya-biaya lain seperti biaya provisi, biaya bunga, dan biaya yang lainnya.

    Utang bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Memang beberapa orang mengalami collapse bila tidak mengelola utangnya dengan bijak, tapi ada juga orang yang berhasil sukses dengan memanfaatkan utang dengan bijak, kok! Oleh karena itu pahami apa itu utang dan jenisnya dengan membaca artikel di bawah ini, ya.

    Apa Itu Utang?

    Utang adalah bagian dari kelompok pasiva yang masuk ke neraca. Dalam kehidupan sehari-hari maupun akuntansi, utang merupakan bagian yang cukup penting. Tidak hanya itu utang memiliki bagian penting dari sebuah perusahaan karena utang akan terus ada tumbuh di dalamnya.

    Walaupun hampir seluruh perusahaan memiliki utang, tapi besaran utang dan penggunaannya tentu berbeda-beda. Besaran utang ini akan timbul karena banyak aspek, salah satunya untuk pengembangan bisnis dari perusahaan tersebut.

    Utang adalah suatu pinjaman dana baik dalam bentuk tunai atau surat berharga yang digunakan untuk membeli barang atau jasa sebagai pemenuhan kebutuhan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu.

    Orang yang memiliki utang berkewajiban untuk mengembalikan pinjaman — dibayarkan secara lunas atau mencicil.

     Jenis utang terbagi menjadi tiga yaitu utang jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Jenis-Jenis Utang Berdasarkan Pengelolaan Dana

    Jenis-jenis utang yang timbul atas pengelolaan keuangan terbagi menjadi dua jenis, yakni:

    1. Utang Produktif

    Utang jenis ini bertujuan untuk mendapatkan manfaat keuangan, misalnya untuk investasi, modal kerja, modal usaha, membeli rumah untuk disewakan kembali, atau membeli kendaraan agar bisa dipakai untuk membantu aktivitas pekerjaan.

    Utang yang dipakai untuk pengembangan bisnis, pengusaha dapat memperoleh pendapatan dan keuntungan. Dari keuntungan tersebut, pengusaha dapat menggunakannya untuk membayar cicilan atau melunasi utang.

    2. Utang Konsumtif

    Utang konsumtif adalah pinjaman dana yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Utang ini bersifat tidak mendesak atau tidak terlalu penting. Oleh karena itu, jenis utang ini tidak memiliki dampak positif dan justru dapat menambah masalah finansialmu, lho!

    Barang-barang konsumsi yang dibeli dengan utang akan mengalami penyusutan nilai atau harga. Apabila barang tersebut dijual kembali, harganya akan turun drastis.

    Baca Juga: Jurnal Khusus Perusahaan Dagang: Begini Cara Membuatnya!

    Jenis-jenis Utang Berdasarkan Jangka Waktu

    Jenis-jenis utang dapat diklasifikasikan berdasarkan jangka waktu pengembaliannya, antara lain:

    1. Jenis Utang Jangka Pendek

    Utang jangka pendek adalah jenis pinjaman dana dengan jangka waktu pelunasan lebih singkat — batas waktu maksimum pelunasan sekitar satu tahun. Utang jangka pendek ini sering disebut utang lancar.

    Contoh utang jangka pendek, yaitu taksiran utang pajak, utang biaya, utang dagang, utang wesel, dan lain sebagainya. Berikut ini penjelasan tentang jenis-jenis utang lancar atau jangka pendek.

    • Deferred revenue (pendapatan yang diterima di awal), penerimaan uang atas penjualan barang atau jasa yang belum terlaksana.
    • Utang wesel, perjanjian tertulis atas sejumlah uang dari pembiayaan, pembelian atau transaksi lain pada tanggal yang telah disepakati di masa yang akan datang.
    • Account payable atau utang dagang, sejumlah uang yang harus dibayarkan perusahaan pada supplier atas pembelian barang atau jasa.
    • Utang jangka panjang yang segera jatuh tempo, sebagian atau semua utang jangka panjang yang telah menjadi utang jangka pendek karena harus segera dibayarkan.
    • Biaya yang harus dibayar, biaya yang telah terjadi dan harus dibayarkan.

    Utang jangka pendek dapat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    • Jatuh temponya singkat, di bawah 1 tahun;
    • Waktu pelunasan sekitar 1 sampai 3 tahun;
    • Pembayaran utang bisa dilakukan secara lunas atau pembayaran berjangka dengan cicilan;
    • Utang antar individu tidak dipatok bunga tapi jika berutang melalui bank akan mendapatkan suku bunga yang cukup besar;
    • Biasanya tidak membutuhkan jaminan, hanya berdasarkan perjanjian tertulis atau kepercayaan;
    • Selain bank atau lembaga keuangan, penyedia utang jangka pendek dapat dilakukan kepada individu lain.

    2. Jenis Utang Jangka Menengah

    Utang jangka menengah pinjaman dana yang mempunyai waktu pelunasan sekitar 5 sampai 10 tahun.

    Sedangkan ciri-ciri utang jangka menengah antara lain:

    • Waktu pelunasan pinjaman sekitar 5 sampai 10 tahun;
    • Nominal utang tidak terlalu besar tapi tidak terlalu kecil;
    • Terdapat suku bunga dalam pinjaman;
    • Ada pihak lembaga keuangan yang meminta jaminan atau tidak, hal ini tergantung dari besaran utang dan ketentuan yang berlaku.

    3. Jenis Utang Jangka Panjang

    Utang jangka panjang adalah pinjaman dana dengan masa pelunasan yang paling lama. Jangka waktu dari utang ini biasanya lebih dari 10 tahun.

    Utang jangka panjang mempunyai beberapa jenis, yakni:

    • Modal ventura, bentuk penyertaan modal suatu perusahaan kepada perusahaan lain yang memerlukan modal dalam jangka waktu tertentu.
    • Hipotek, instrumen utang dengan cara pemberian tanggungan terhadap properti dan pinjaman kepada kreditur. Cara ini dilakukan untuk jaminan atas kewajiban.
    • Saham, bukti kepemilikan sebuah perusahaan dan para pemegang saham. Nantinya mereka akan mendapat capital gain dan dividen.
    • Utang obligasi, instrumen keuangan yang diterbitkan suatu perusahaan dan dijual ke penanam modal. Perusahaan akan menerbitkan surat berharga berisi perjanjian atas jumlah pembayaran pada periode tertentu.
    • Saham preferen, jenis saham yang memberikan pendapatan tetap berbentuk dividen. Bentuk dari saham preferen adalah surat berharga komersial yang dijual oleh perusahaan saham. Penerimaan pendapatan dalam saham preferen menggunakan sistem kuartal dengan jarak triwulan.
    • Utang dari lembaga keuangan, untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan dibutuhkan jaminan dan bisa dibayar secara amortisasi atau dicicil.

    Berikut ini ciri-ciri utang jangka panjang, antara lain:

    • Pembayaran utang dilakukan dengan cara dicicil dalam jangka waktu cukup lama;
    • Adanya bunga yang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak;
    • Tanggal jatuh temponya kurang lebih satu tahun, bahkan bisa lebih dari itu;
    • Periode pelunasan utang di atas 10 tahun.

    Baca Juga: Piutang: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenis Piutang

    Jurnal Utang Usaha

    Pencatatan jurnal utang usaha umumnya dilakukan pada saat barang atau jasa telah diterima oleh perusahaan. Hal ini dilakukan karena kebanyakan sistem informasi akuntansi yang dirancang untuk mencatat utang pembelian barang atau jasa pada saat barang atau jasa tersebut diterima.

    Pada saat kita melakukan pencatatan di jurnal utang usaha, saat itulah utang sudah mulai dihitung rentang harinya hingga saat utang tersebut dilunasi oleh perusahaan. Kenyataannya, pengakuan atas utang usaha sendiri dapat berbeda dengan pengakuan saat hak aktiva diterima perusahaan, lho! Terlebih lagi jika perusahaan menerapkan penerimaan tagihan atas faktur penjualan yang ditagihkan dan harus disertai dengan dokumen pendukungnya.

    Oleh karena itu, perusahaan dapat menerapkan akun yang berbeda untuk penerimaan barang dan penerimaan tagihan. Akun tersebut adalah akun utang usaha belum ditagihkan (account payable unbilled) dan akun utang usaha yang ditagihkan (account payable billed). Supaya kamu lebih paham, berikut ini penjelasan dan contoh jurnalnya.

    1. Jurnal Utang Usaha Belum Ditagih pada Saat Barang atau Jasa Diterima

    Jika perusahaan menerapkan akun belum ditagih pada saat barang atau jasa diterima perusahaan, sistem akan melakukan jurnal utang usaha belum ditagih dengan jurnal persediaan. Hal ini dilakukan untuk mengakui barang atau jasa yang sudah dipesan dan diserahterimakan ke perusahaan sebagai hak atas aktiva perusahaan.

    Contoh ilustrasinya, seperti di bawah ini:

    Perusahaan yang bergerak dibidang proses makanan kemasan memesan barang persediaan bahan baku daging sapi sebanyak 1 ton dengan harga Rp120.000 per kg dan total pembelian senilai Rp120.000.000 (belum termasuk PPN dan mendapatkan syarat 5/10).

    Telah terjadi kesepakatan atas rentang pembayaran atau term of payment selama 30 hari sejak tagihan diterima perusahaan.

    Perusahaan akan mengirimkan purchase order (PO) sebagai tanda pemesanan dan pemasok mengirimkan barang pada tanggal 09 Maret 2022 menggunakan dokumen pendukung berupa surat jalan.

    Maka, jurnal utang usaha belum ditagih pada saat barang atau jasa diterima adalah sebagai berikut:

     

    Date

    COA

    Description

    Debit

    Credit

    09/03/22

    Inventory – Raw Material

    Karkas daging sapi 1 ton @Rp120.000 syarat 5/10

    Rp132.000

     

    09/03/22

    Tax Payable – VAT Out

    Karkas daging sapi 1 ton @Rp120.000 syarat 5/10

    Rp12.000

    09/03/22

    Account Payable Unbilled

    Karkas daging sapi 1 ton @Rp120.000 syarat 5/10

    Rp120.000


    2. Jurnal Utang Usaha Ditagih pada Saat Faktur Diterima

    Pada saat awal diterimanya barang persediaan, saat itulah terjadi pencatatan pada jurnal utang usaha di akun persediaan dan disandingkan dengan akun utang usaha yang belum ditagih. Namun, pada saat diterimanya tagihan dari pemasok, jurnal utang usaha akan mencatat akun utang usaha yang belum ditagih (account payable unbilled) disandingkan dengan akun utang usaha ditagih (account payable billed) atau akun utang usaha (account payable).

    Lanjutan contoh dari ilustrasi sebelumnya adalah sebagai berikut:

    Perusahaan menerima tagihan dari pemasok berupa faktur penjualan, surat jalan, purchase order (PO), dan faktur pajak pada tanggal 11 Maret 2022.

    Jurnal utang usaha ditagih pada saat tanda terima tagihan dari pemasok adalah sebagai berikut:

     

    Date

    COA

    Description

    Debit

    Credit

    15/03/22

    Account Payable Unbilled

    Karkas daging sapi 1 ton @Rp120.000 syarat 5/10

    Rp120.000

    15/03/22

    Account Payable

    Karkas daging sapi 1 ton @Rp120.000 syarat 5/10

    Rp120.000

    Kesimpulan

    Utang tidak hanya dimiliki oleh perusahaan besar saja, usaha kecil menengah (UKM) pun banyak yang memiliki utang. Pada umumnya, utang ini digunakan oleh perusahaan yang baru berkembang untuk mengembangkan bisnisnya.

    Perlu diingat bahwa mempunyai utang pada suatu bisnis yang sedang dijalani bukanlah sebuah kesalahan hanya saja kamu perlu memperhatikan pengelolaan keuangan untuk bisnismu.

    Ketika bisnis tidak berjalan dengan lancar dan kamu membutuhkan modal atau utang demi kelangsungan bisnismu, kamu dapat menggunakan majoo capital. Kamu akan mendapatkan pembiayaan usaha instan tanpa agunan dengan cicilan bulanan hingga 36 bulan. Majukan bisnismu dengan pendanaan yang cepat dan mudah dengan menggunakan majoo. Dapatkan pinjaman dana hingga Rp2 miliar.

    Tak perlu risau, majoo capital diawasi oleh OJK, kok!  Untuk pengajuannya sangat mudah, tanpa ribet. Tentunya kamu menginginkan bisnismu sukses seperti #majoopreneur lain yang sudah menggunakan aplikasi majoo dan majoo capital ini, bukan?

    Yuk, wujudkan mimpimu bersama majoo!

    Pertanyaan Terkait

    • Utang jangka panjang mempunyai beberapa jenis, yakni: (1) Modal ventura, (2) Hipotek, (3) Saham, (4) Utang obligasi, (5) Saham preferen, (6) Utang dari lembaga keuangan.
    • Utang jangka pendek adalah jenis pinjaman dana dengan jangka waktu pelunasan lebih singkat — batas waktu maksimum pelunasan sekitar satu tahun. Utang jangka pendek ini sering disebut utang lancar. Contoh utang jangka pendek, yaitu taksiran utang pajak, utang biaya, utang dagang, utang wesel, dan lain sebagainya.
    • Utang jangka panjang adalah pinjaman dana dengan masa pelunasan yang paling lama. Jangka waktu dari utang ini biasanya lebih dari 10 tahun. Contohnya antara lain hipotek, modal ventura, dan utang obligasi.
    • Utang adalah suatu pinjaman dana baik dalam bentuk tunai atau surat berharga yang digunakan untuk membeli barang atau jasa sebagai pemenuhan kebutuhan dan harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.