Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    3 Risiko Bisnis UMKM yang Perlu Diwaspadai Pelaku Usaha!

    Risiko bisnis UMKM perlu diwaspadai agar tak membebani bisnis dengan kerugian

    Risiko bisnis UMKM bukanlah sesuatu yang bisa disepelekan, karena meski mungkin skala usahanya tidak seluas perusahaan-perusahaan, bagaimanapun juga kerugian bisnis tetaplah kerugian bisnis, dan tetap berpotensi untuk membuat bisnis yang sudah dibangun susah payah harus gulung tikar.

    Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, jangan sampai potensi-potensi masalah yang dapat memberikan kerugian tersebut. Setidaknya, ada sejumlah risiko yang perlu benar-benar diwaspadai oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah:

    1. RIsiko Bisnis Akibat Peraturan

    Memiliki usaha dengan skala yang tergolong mikro, kecil, atau menengah tidak menjadikan pelaku UMKM terbebas dari peraturan yang ditetapkan pemerintah secara luas.

    Umumnya, peraturan-peraturan semacam ini, misalnya saja peraturan perpajakan atau peraturan terkait operasional bisnis, memang memberikan dampak yang signifikan terhadap perusahaan-perusahaan besar, tetapi bukan berarti usaha mikro, kecil, dan menengah tidak terpengaruh sama sekali.

    Jangan sampai beranggapan bahwa pelaku UMKM dapat dengan bebas menjalankan bisnisnya tanpa sepenuhnya terpengaruh oleh peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu peraturan yang mungkin dapat diterapkan pada bisnis yang dijalankan agar tak mengalami kendala di kemudian hari.

    Beberapa jenis usaha, misalnya, memiliki peraturan khusus yang perlu diperhatikan dengan sangat. Sebagai contohnya, produk-produk yang ditujukan untuk dikonsumsi secara langsung seperti makanan atau obat-obatan tidak dapat dipasarkan secara bebas tanpa terlebih dahulu mengantongi izin dari BPOM maupun Departemen Kesehatan.

    Pelaku usaha juga tidak dapat dengan mudah menempelkan label halal pada produk yang dipasarkannya tanpa memiliki sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia.

    Meski terkesan remeh, peraturan-peraturan ini dapat digunakan dasar hukum oleh pelanggan yang merasa dirugikan dengan produk atau jasa terkait dan dapat menuntut pertanggungjawaban pemilik usaha sebagai produsen dari produk atau jasa yang dikonsumsi.

    Ketahui dengan baik risiko bisnis UMKM agar tak asal dalam menentukan strategi bisnis

    1. Risiko Akibat Keterbatasan Modal Bisnis

    Sudah tak perlu dipertanyakan lagi bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah digolongkan berdasarkan aset dan juga keuntungan yang dihasilkan. Dengan kata lain, dibanding dengan perusahaan-perusahaan besar, pelaku UMKM cenderung memiliki modal yang jauh lebih kecil.

    Tak sedikit pelaku UMKM yang begitu berambisi untuk mengembangkan usahanya sehingga mengambil strategi bisnis dengan skala yang terlalu besar tanpa memperhitungkan kemampuan bisnisnya.

    Dalam situasi tersebut, bisa jadi bisnis mengalami kerugian yang tak bisa dibilang sedikit karena pendapatan bisnis serta modal yang dimiliki tidak dapat menutup besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengimplementasikan strategi bisnisnya. Salah perhitungan menjadi perkara yang besar bagi keberlanjutan bisnis ketika modal usaha yang dimiliki sangat terbatas.

    Pelaku usaha harus dapat secara pasti mengukur kemampuan yang dimiliki oleh bisnisnya dan juga proyeksi pendapatan yang mungkin diperoleh saat menjalankan suatu strategi.

    Bersabar dan mengembangkan bisnis secara perlahan bisa menjadi pilihan yang cerdik meski mungkin membuat pelaku usaha harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Bagaimanapun juga, tujuan dari kegiatan bisnis bukanlah mencari keuntungan sebesar mungkin dalam waktu singkat, tetapi memastikan bisnis dapat bertahan lama dan terus menghasilkan.

    1. Risiko yang Muncul dari Persaingan Bisnis

    Risiko bisnis lain yang kerap dihadapi oleh pelaku usaha, khususnya mereka yang memilih untuk bermain di bidang usaha yang merupakan tren, adalah adanya persaingan dari pihak kompetitor.

    Saat menekuni bidang usaha yang banyak diminati, tentu akan ada banyak pihak yang juga bermain di sana. Sekadar ikut-ikutan menjalankan usaha tertentu hanya karena jenis usaha itu sedang banyak digemari bukanlah strategi bisnis yang baik, terlebih jika memang tidak diimbangi dengan perencanaan yang baik.

    Ketika situasi tersebut terjadi, pelaku usaha dituntut untuk dapat menghadirkan nilai lebih pada produk atau jasa yang dipasarkan yang tak dimiliki oleh kompetitor lain di bidang yang sama. Jika tidak, kecil kemungkinan pelanggan akan melirik produk atau jasa yang ditawarkan karena banyaknya pelaku usaha lain yang menawarkan hal yang sama.

    Pelajari terlebih dahulu kondisi market serta pesaing melalui analisis riset pasar dan juga kompetitor, sehingga kelebihan dan kekurangan dari bisnis yang ingin ditekuni sudah diketahui di awal. Dengan demikian, pelaku usaha dapat dengan mudah menemukan nilai tambah yang akan membuat produk maupun jasa yang dimiliki lebih menonjol jika dibandingkan dengan produk atau jasa serupa dari pihak kompetitor.

    Risiko yang satu ini menjadi sangat krusial sekali, terutama ketika permasalahan modal atau kemampuan bisnis juga menjadi aspek pertimbangan. Ketika harus berhadapan secara langsung dengan pihak kompetitor tanpa adanya nilai tambahan yang membedakan produk serta jasa dari kedua belah pihak, pelaku usaha dengan modal yang lebih besar akan secara otomatis keluar sebagai pemenangnya karena kemampuannya dalam kegiatan pemasaran juga lebih besar.

    Memiliki pasar yang berbeda agar tak secara langsung berhadapan dengan kompetitor dapat mempermudah pelaku usaha meredam dampak yang mungkin ditimbulkan dari risiko akibat adanya persaingan ini.

    Agar dapat menghadirkan nilai tambah yang berbeda, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dapat memanfaatkan aplikasi majoo dengan beragam fiturnya untuk mengelola bisnis dengan lebih efektif. Risiko bisnis UKM pun dapat ditekan seminimal mungkin dengan setiap kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi majoo!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Ingin Jualan di Media Sosial? Kamu Wajib Baca Ini!
    majoo punya beberapa tips nih, agar kamu bisa memaksimalkan penjualan melalui media sosial. Yuk, disimak!
    Memaksimalkan Bisnis secara Optimal dengan Integrasi GoFood
    Ada banyak cara untuk memaksimalkan bisnis, salah satunya dengan melakukan integrasi GoFood. Wah, maksudnya bagaimana, tuh?
    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?