Bibit Tanaman, Peluang Bisnis yang Tak Biasa di Masa Pandemi

Ditulis oleh Akidna Rahma

article thumbnail

 

Saat memikirkan tentang memulai bisnis pertanian, kebanyakan orang akan membayangkan kebun yang luas penuh dengan sayur dan buah. Tapi, tahukah kamu ada produk pertanian lain yang sangat menguntungkan untuk dijual? Ya, betul! Bibit tanaman. Selain menanam dan menjual sayuran dan buah-buahan siap konsumsi, kamu juga bisa meraup keuntungan dengan berbisnis bibit tanamannya saja.

 

Di bulan Ramadhan yang bersamaan dengan terjadinya pandemi virus Corona tahun ini, banyak orang yang memilih untuk lebih banyak tinggal di rumah. Baik itu yang tetap bekerja dari rumah, atau yang terpaksa di rumah karena tidak lagi bekerja. Karena itu, belakangan ini jual beli bibit tanaman menjadi peluang bisnis yang menunjukkan geliat menarik sebab orang-orang yang lebih banyak waktu luang di rumah ini mencari-cari kegiatan produktif untuk dilakukan, dan tak sedikit di antara mereka yang memilih untuk berkebun.

Baca Juga: Belajar dari Pandemi: 5 Catatan Penting untuk Pemilik Usaha 

Bisnis bibit tanaman sebagai penghasilan tambahan

Dengan struktur bisnis yang sederhana, bisnis ini bisa mulai kamu jalankan sebagai sampingan, tidak harus langsung sebagai bisnis utama. Bisnis bibit tanaman bisa dilakukan dalam skala kecil maupun besar. Tentu saja, bergantung pada ketersediaan sumber dayamu, baik itu tenaga, modal, atau lahan. Skala bisnis bibit tanaman yang lebih besar akan memerlukan biaya operasional produksi yang lebih mahal, karena kamu akan memerlukan mesin atau proses teknis tambahan, tidak seperti jika kamu melakukannya dalam skala kecil dan kamu masih bisa melakukan pembibitan secara alami.

 

 

Pembibitan tanaman di rumah

Bibit tanaman bisa dibuat sendiri di rumah dengan teknik pengeringan. Bibit sebaiknya selalu disimpan di tempat yang kering untuk menghindari pembusukan. Pada intinya, proses produksi bibit tanaman ini berasal dari biji yang diambil dari buah, sayur, atau bunga, yang sudah dikeringkan sebelum dijual. Biji yang diambil dapat dikeringkan dengan meletakkannya di atas selembar kertas koran.

 

Sesudah proses pengeringan selesai, bibit tanamanmu sudah siap dijual. Tidak perlu memikirkan sesuatu yang rumit untuk pengemasannya, karena kamu bisa mengemasnya cukup dengan kantong kertas saja. Jika kamu memutuskan untuk menjual bibit yang sudah tumbuh, kamu perlu menyiapkan lahan untuk menanam bibit yang sudah kamu keringkan sebelumnya.

 Baca Juga: Online Shop: Bisnis Paling Tepat di Masa Pandemi

Riset minat pasar

Sebelum memulai bisnis ini, tentu kamu perlu melakukan riset pasar. Salah satu yang penting kamu riset adalah jenis tanaman apa yang saat ini diminati oleh masyarakat. Dalam kondisi pandemi seperti ini, ketahanan pangan adalah salah satu poin penting yang perlu diperhatikan. Karena itu, potensi bibit sayur dan buah kecil yang tidak memerlukan media tanam besar akan lebih diminati calon pelangganmu.

 

Nah, bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mencoba menjalankan bisnis ini?

Baca Juga: 5 Peluang Usaha di Tengah Pandemi Coronavirus

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo