Hal Penting yang Harus Diperhatikan saat Menilai Peluang Usaha

 

Di era yang sudah serba maju dan digital seperti sekarang, pada dasarnya kamu dapat menemukan peluang usaha di mana saja. Cerita-cerita sukses para pelaku usaha yang mencoba membuka lahan baru maupun meremajakan model usaha yang sebenarnya sudah ada sebelumnya dapat didengar dengan mudah dari kanan dan kiri. Namun, jangan pernah terburu-buru untuk menjalankan suatu usaha hanya karena kamu merasa usaha tersebut memiliki peluang yang bagus. Jaminan bahwa peluang tersebut akan menghasilkan pundi-pundi rupiah pun bisa menjadi sekadar janji manis jika kamu tidak dengan matang memikirkannya. Bagi kamu yang ingin memulai suatu usaha, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan saksama.

Sebelum Memilih Usaha, Hitung Dulu Modalnya

Terlepas dari besar atau kecilnya suatu bisnis, bahkan usaha yang terdengar sangat sederhana sekalipun, tetap saja kamu perlu menyiapkan modal yang sesuai agar usaha yang akan dijalankan tidak lantas terhenti di tengah jalan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa kamu memang memiliki modal yang diperlukan untuk usaha yang dipilih. Kamu bisa mencoba mencari tahu dahulu dari pelaku usaha lainnya yang serupa berapa modal yang perlu disiapkan untuk usaha tersebut. Terkait modal, ada dua hal yang bisa disesuaikan saat menilai peluang yang dimiliki oleh suatu usaha. Yang pertama, kamu bisa menyesuaikan modalmu untuk usaha tersebut. Jika ternyata untuk menjalankan usaha tersebut kamu memerlukan modal yang lebih besar dari yang sudah kamu siapkan, jangan tergesa-gesa untuk tancap gas, tabung dulu modal yang ada hingga mencapai batas aman baru mulai menjalankannya. Sebaliknya, jika modal yang kamu miliki lebih besar dari yang dibutuhkan, kamu juga bisa menyesuaikan apakah kelebihan modal tersebut harus kamu tabung, atau justru dialihkan untuk promo maupun pos-pos pengeluaran lainnya.

Hal kedua yang dapat disesuaikan adalah peluang itu sendiri. Jika peluang tersebut membutuhkan modal yang lebih besar dari yang sudah kamu siapkan, ada baiknya kamu abaikan saja peluang tersebut dan menunggu munculnya peluang lain yang lebih sesuai dengan modal yang kamu miliki. Atau, jika modal untuk peluang tersebut ternyata lebih kecil dari yang sudah kamu siapkan, cobalah untuk mempertimbangkan apakah kamu sungguh-sungguh ingin memanfaatkan peluang tersebut atau mencari peluang lain yang dapat lebih menghasilkan keuntungan sesuai dengan modal yang sudah kamu kumpulkan?

Setiap Usaha Memiliki Risiko, Apa Itu?

Dalam dunia investasi, ada istilah di mana investasi dengan hasil yang tinggi memiliki risiko yang juga tinggi. Karena memilih usaha yang ingin dijalankan tidak ada bedanya dengan memilih investasi, aturan yang sama pun berlaku. Sebelum terbujuk dengan peluang bisnis yang menjanjikan keuntungan tinggi, pastikan dahulu kamu mengetahui apa saja risiko yang harus kamu hadapi dengan menjalankan usaha tersebut. Misalnya saja, jika kamu memilih untuk menjalankan usaha di bidang kuliner, tentu ada risiko retensi di mana produk yang tidak terjual harus dibuang karena mudah basi. Bahkan, bisnis ternak lele yang kabarnya banyak digandrungi wirausahawan muda pun memiliki risiko hama penyakit dan semacamnya. Ketahui terlebih dahulu risiko apa yang dimiliki suatu peluang, sehingga kamu bisa menyiapkan upaya pencegahan maupun jaring pengaman jika risiko terburuk terjadi. Jika memang risiko tersebut sepertinya tidak dapat kamu tanggulangi, tidak ada salahnya untuk memilih peluang lain dengan tingkat risiko yang lebih rendah, sekalipun ini berarti penghasilan yang akan kamu dapatkan mungkin juga akan turun.

Apakah Ini Benar-Benar Sebuah Peluang? Atau Hanya Sekadar Tren?

Banyak orang yang merasa terjebak setelah menjalankan suatu usaha karena tidak bisa membedakan antara peluang dengan tren usaha. Tidak semua tren usaha bisa menjadi peluang yang bagus dalam menjalankan usaha. Sebaliknya, ketika sebuah usaha menjadi tren, artinya akan ada banyak usaha serupa yang bermunculan, dengan demikian para pelaku usaha tersebut harus berebut pelanggan dalam koridor bisnis yang sama. Sebagai hasilnya, hanya pelaku usaha yang menonjolkan keunikan pada usahanya atau pelaku usaha yang memilih tempat usaha yang paling strategislah yang akan meraup banyak keuntungan dari tren tersebut. Belum lagi tren sangat mungkin sekali berubah, kan?

Berkebalikan dengan tren, sebuah peluang usaha lebih berfokus pada seberapa banyak pendapatan riil yang bisa dihasilkan dibandingkan seberapa banyak pelaku usaha yang memulai bisnis serupa. Ketahui dengan baik suatu peluang untuk mengetahui nilai yang dimilikinya. Apakah peluang ini muncul karena banyaknya orang yang membutuhkannya? Apakah usaha tersebut memiliki kompetitor yang berat atau lebih unggul dalam segi modal serta pemasaran? Apakah peluang tersebut dapat terus berkelanjutan dan tidak tergeser oleh usaha lain yang mungkin akan naik daun?

Bekerja Sesuai Passion Bukanlah Omong Kosong

Peluang bisnis yang baik umumnya justru muncul dari seberapa paham atau seberapa dekat pelaku usaha dengan bisnis yang akan dijalankan. Jangan sampai kamu terjebak saat memilih usaha hanya karena kamu dapat melihat peluang serta potensi dari usaha tersebut, atau sekadar ikut-ikutan pelaku usaha lain yang lebih dahulu sukses, padahal kamu tidak begitu mengenali usaha yang akan kamu jalankan sendiri. Setiap usaha tentu memiliki peluang untuk dijalankan, tapi tak ada salahnya untuk melewatkan suatu peluang jika kamu tidak yakin benar dapat menjalankan usaha tersebut. Di sisi lain, jangan sampai melewatkan peluang yang memang kamu kuasai. Dengan benar-benar memahami suatu usaha, kamu bisa lebih banyak menggali dan menyajikan keunikan usaha tersebut, sehingga saat menjalankan usaha itu nanti, kamu dapat menyuguhkan nilai tambah lain yang tidak bisa ditemukan calon pelangganmu dari kompetitor.

Memilih usaha mungkin memang bukan hal yang mudah. Beragam pertimbangan perlu dipikirkan dengan masak sematang mungkin. Kuncinya tentu jangan pernah terburu-buru dalam memulai sesuatu. Melewatkan satu atau dua peluang setelah memikirkannya dengan baik bukanlah sebuah kerugian, karena peluang lain yang lebih sesuai dengan apa yang akan kamu impikan pasti akan muncul. Tidak ada salahnya memperbanyak modal serta persiapan sebelum memutuskan pilihan, karena bagaimanapun juga sebuah usaha akan lebih awet jika kamu menjalaninya dalam keadaan yang siap.

Related Article

post-thumbnail

Pentingnya Invoice yang Rapi bagi Bisnis B2B

Invoice tentu sangat membantu sekaligus mempermudah dalam pengelolaan barang dan jasa yang telah dibeli oleh pelanggan. Terutama lagi dalam perhitungan laba dalam sebuah perusahaan maupun bisnis.
post-thumbnail

Transaksi Cashless, Solusi Aman Pembayaran Tanpa Kontak Fisik

Transaksi cashless di masa pandemi bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko transmisi virus karena tidak ada kontak fisik yang dilakukan.
post-thumbnail

5 Alasan Mengapa Podcast Penting untuk Marketing

Harus diakui bahwa popularitas podcast terus meningkat belakangan ini. Sadarkah kamu media ini dapat menjadi bagian dari strategi marketing yang efektif?
post-thumbnail

Menyusun Program Loyalitas, Cara Mudah Menjaga Tingkat Retensi Pelanggan

Menjaga tingkat kepuasan pelanggan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan suatu bisnis, tidak heran jika program loyalitas pun menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan untuk memastikan bisnis dapat terus maju dan berkembang.

Pakai majoo sekarang

Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu

Coba Gratis Hubungi Sales
instagram Klik untuk follow majoo.indonesia Banyak inspirasi harian wirausaha dan games seru ×
Whatsapp