• majoo blog
  • Tips
  • Inilah Competitive Advantage yang Sebetulnya Dimiliki UMKM

Inilah Competitive Advantage yang Sebetulnya Dimiliki UMKM


Bisnis kecil dapat membangun koneksi yang lebih baik dengan konsumen.


Sering kali usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dianggap dirugikan oleh brand yang lebih besar. Hal ini karena banyaknya tantangan yang dihadapi oleh pemilik usaha kecil, mulai dari kekurangan dana, persoalan pemasaran, hingga terbatasnya staf dan sumber daya, sehingga beberapa pengusaha percaya persepsi tersebut benar. 


Namun, bila ditilik lebih dalam bisnis kecil sebetulnya memiliki competitive advantage yang unik dibandingkan merek besar. Meskipun bisnis kecil kerap dilihat sebagai organisasi pasif yang tersisih dalam persaingan global atau digital akibat skala bisnisnya, beberapa bisnis kecil justru sukses memanfaatkan ukuran bisnis yang masih kecil tersebut untuk keuntungan mereka serta mengatasi tantangan ekonomi.

Competitive advantage dari bisnis kecil

Seperti yang sudah diketahui, competitive advantage adalah sesuatu yang membuat produk atau jasa yang ditawarkan sebuah bisnis lebih menarik dibandingkan tawaran pesaingnya. Nah, American Institute for Economic Research melakukan studi untuk mencari tahu keunggulan-keunggulan yang dimiliki bisnis kecil untuk menentukan kemajuan UMKM lokal.


Jadi, apa saja competitive advantage yang dimiliki oleh bisnis kecil? Mari simak penjelasan di bawah ini!

Produk niche

Kebanyakan bisnis besar mampu memanfaatkan daya belinya untuk memperoleh keuntungan di pasaran. Pertama, dengan modal relatif besar, bisnis yang mapan cenderung bisa mendapatkan suplai produk dengan harga lebih rendah. Negosiasi mungkin mencapai kesepakatan harga ekonomis sebab bisnis tersebut akan langsung membeli dalam jumlah banyak 


Maka dari itu, bisnis yang bersangkutan pun jadi bisa menjual produk dengan harga relatif lebih rendah dari rata-rata harga pasar. Namun, margin kotor yang diperoleh tetap sama dengan bisnis lain mengingat harga beli awal memang lebih rendah.


Umumnya, pengecer besar memusatkan sumber daya manusia, pergudangan, dan pembelian dengan cara menstandarisasi apa yang mereka beli di ratusan atau bahkan ribuan toko. 


Meskipun praktik ini sangat efisien, tetapi metode ini tidak memungkinkan bisnis menyediakan produk yang beragam dan sulit fokus pada produk khusus untuk niche market


Sebaliknya, pebisnis besar fokus pada kelompok produk terbesar yang menawarkan peluang volume terbesar. Pilihan khusus atau niche yang melayani populasi lebih kecil akan menjadi hal yang dikorbankan.


Di sinilah peluang bagi usaha kecil hadir. Bila bisnis kecil tidak mencoba bersaing dengan daya beli ritel besar, justru berfokus pada penawaran produk yang unik, bisnis cenderung berjalan dengan baik. 


Bersaing di area yang tidak menjadi fokus pebisnis besar memberikan keuntungan berbeda yang memungkinkan UMKM lokal untuk menang. Menyediakan produk dengan kualitas yang jauh lebih tinggi dan menawarkan pilihan yang unik sesuai dengan niche pasar akan memberikan keuntungan yang dibutuhkan oleh bisnis kecil.

Layanan pelanggan yang lebih unggul

Salah satu prinsip yang perlu dipegang oleh pemilik usaha kecil adalah sentuhan relasi manusia merupakan pembeda esensial. Mengapa demikian?


Bisnis kecil bisa lebih fokus pada niche market dan lebih mudah berinovasi.


Coba kamu ingat-ingat, sebagai konsumen, apakah kamu pernah merasa memiliki deep connection dengan manajer sebuah perusahaan ritel nasional? Kecil sekali kemungkinannya, bukan?


Konsumen kemungkinan besar tidak akan mempunyai kesempatan untuk memiliki relasi bermakna dengan staf atau pemilik bisnis besar. Sementara itu, bisnis kecil memiliki lingkungan yang cukup personal sehingga jarak antara pemilik usaha dengan konsumen dapat diperpendek. 


Kamu dan staf yang terlibat dalam bisnis kecil dapat mengubah relasi transaksional dengan konsumen menjadi sebuah bentuk hubungan yang lebih dekat serta hangat. Sebuah relasi yang melibatkan real human connection. Dengan begitu, hubungan ini akan mampu bertahan dalam jangka panjang. 


Perlu diingat, manusia cenderung senang berkumpul, berinteraksi, serta membeli sesuatu dari orang yang dekat serta mereka sukai. Karakter ini perlu kamu manfaatkan sebagai bagian dari competitive advantage bagi UMKM lokal.


Buatlah konsumen merasa menjadi bagian dari bisnis yang kamu bangun. Jadikanlah hal ini sebagai budaya prioritas di dalam bisnis kecil milikmu.

Responsif dan cepat tanggap

Memang benar, bisnis-bisnis besar mampu membuat standarisasi agar setiap aktivitas bisnis berjalan efisien dan mudah direplikasi. Namun jangan lupa, standarisasi melibatkan serangkaian chain of command sehingga bisnis besar umumnya tidak bisa bereaksi dengan cepat saat berhadapan dengan situasi di luar standar.


Kelemahan pada bisnis besar tersebut merupakan keunggulan yang tidak boleh dilewatkan oleh bisnis kecil. Pahamilah kebutuhan konsumen secara mendalam dan berikan respons segera atas permasalahan yang mereka hadapi. Reaksi cepat tanggap yang mungkin tidak dapat diberikan oleh kompetitor harus bisa menjadi hal yang kamu tonjolkan dalam bisnis.

Lebih mudah berinovasi

Terakhir, tetapi sangat krusial, bisnis kecil sebetulnya bisa lebih cepat berinovasi saat bisnis berskala besar harus melewati serangkaian proses panjang terlebih dahulu. Jangan ragu untuk menawarkan solusi inovatif yang dibutuhkan konsumen ketika bisnis milikmu memang dapat menyediakannya. 


Kadang inovasi yang kamu lakukan mungkin lebih dari sekadar pembaruan produk atau jasa. Mungkin kamu bisa memperbarui metode dalam melayani konsumen, bentuk penawaran, atau cara berkomunikasi dengan mereka. 


Dari penjelasan di atas, terlihat jelas bahwa sebetulnya bisnis kecil mempunya keunggulan kompetitif yang tidak dapat ditawarkan oleh brand besar. Maka dari itu, mulailah manfaatkan kelebihan-kelebihan tersebut sampai konsumen yang menjadi target pasar menyadari serta tertarik pada penawaranmu. 

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

Tips Bisnis yang Efektif untuk Membuka Cabang Bisnis Baru
Saat ingin melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang baru, mungkin kamu akan membutuhkan tips bisnis untuk membantumu menyusun strategi yang tepat agar operasional cabang berjalan lancar dan stabil.
Aplikasi majoo: Mengelola Bisnis Digital dalam Satu Gerai
Mengelola bisnis digital di beberapa platform atau e-commerce secara bersamaan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan penjualan. Namun, jangan asal!
SMS Blast, Pahlawan Potensial untuk Informasi Produk
SMS blast dapat menjadi pahlawan yang mendorong angka penjualan dengan menyampaikan informasi produk. Namun, bagaimana cara terbaiknya melakukannya?
Menyesuaikan Konten Instagram Bisnis untuk Pelanggan
Memiliki Instagram bisnis sebagai etalase digital adalah kegiatan pemasaran yang tak boleh terlewat, terlebih jika ingin menjangkau pasar yang lebih luas.
Whatsapp