Table of Content

    Saya Donut, Inspirasi Kisah Sukses bagi Pelaku Usaha!

    Ada banyak inspirasi yang bisa dipetik dari kisah sukses Saya Donut, Surabaya.

    Baru mulai digarap pada awal tahun 2019, Saya Donut bisa dibilang sebagai pemain baru dalam industri kuliner kekinian yang sejak beberapa tahun terakhir memang sedang naik daun. Namun, secara prestasi dan penjualan, gerai donat premium yang didirikan oleh Bayu ini termasuk salah satu yang berhasil mencatatkan kisah sukses, lho!

    Menariknya, dalam perjalanan bisnisnya tersebut, Bayu tak hanya menghadirkan beragam sajian donat dengan citarasa premium yang unik bagi pelanggan, tetapi juga tips-tips jitu yang bisa dijadikan inspirasi oleh pelaku usaha lain yang ingin meniru kesuksesannya. Seperti apa, sih? Yuk, kita simak bersama-sama!

    Baca juga: Meningkatkan Brand Exposure Online Shop Tanpa Gagal

    Kisah Sukses Dimulai dari Hal Kecil yang Tak Terduga

    Tak semua pelaku usaha memulai bisnisnya dengan besar agaknya dapat menjadi anggapan yang pas untuk Bayu, karena kesuksesan bisnisnya sesungguhnya diawali dengan usaha preorder donat yang dijalankan oleh adik iparnya dengan sistem batch. Bayu pun menawarkan konsep takeaway dan mulai mempersiapkan toko serta perlengkapan lainnya hingga gerai pertamanya resmi dibuka pada November 2019.

    Saat itu, Bayu hanya menawarkan promo beli empat donat gratis satu donat melalui posting Instagram tanpa menggunakan promo berbayar lainnya. Ajaibnya, dengan anggaran pemasaran yang cenderung minim, bisnis yang dikelolanya justru booming dan viral hingga banyak pelanggan yang datang.

    Bayu pun mulai menggunakan jasa influencer dan food vlogger dengan mengirimkan produk unggulannya untuk diulas. Berkat kualitas produknya yang sangat baik, tak hanya memperoleh pelanggan-pelanggan baru, bahkan influencer dan food vlogger yang bekerja sama dengannya pun turut menjadi pelanggannya.

    Baca juga: Konsistensi, Rahasia Kisah Sukses Bulls Coffee Saat Pandemi

    Maksimal Memanfaatkan Platform Digital

    Kisah sukses Bayu dalam mengembangkan usahanya tak semata-mata didasarkan oleh bisnisnya yang viral, Bayu juga terus berinovasi dalam menyajikan donat premium dengan pilihan topping yang unik seperti marie regal, biskuit caramel, lotis biscof, jasuke, klepon, matcha, dan red velvet.

    Selain itu, Bayu juga memanfaatkan beragam platform digital seperti Instagram dan juga WhatsApp untuk memastikan pemasaran bisnisnya berjalan dengan mulus. Karena menawarkan donat premium, Bayu pun selalu berupaya untuk menyiapkan konten-konten premium yang tak melulu tentang posting jualan saja, tetapi juga konten yang fun untuk menarik minat audiens yang ditargetkannya.

    Dengan menyediakan konten premium, Bayu dapat menarik perhatian audiens sekaligus mendapatkan insight yang menarik untuk dikembangkan menjadi strategi pemasaran digital yang tepat sasaran. Untuk mendorong langkah ini, grup khusus untuk pelanggan pun dibuka di WhatsApp sehingga pelanggan-pelanggan dapat dengan mudah berkomunikasi dengannya.

     

    Product Value, Positioning, dan Inovasi

    Bagi Bayu, ada tiga hal yang harus terus dijaga dalam pengelolaan sebuah bisnis, yaitu product value, positioning, serta inovasi. Dengan menerapkan tiga konsep tersebut, pengembangan bisnis pun dapat diarahkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

    Untuk memastikan ketiga nilai tersebut, Bayu selalu menjaga kualitas produknya, mulai dari konsistensi rasa, topping, dan juga ukuran. Selain itu, secara aktif memanfaatkan setiap platform yang tersedia pun menjadi sebuah keharusan.

    Sekalipun bisnisnya viral dan banyak didatangi pelanggan, Bayu tak serta merta merasa puas. Sebaliknya, Bayu terus mendorong angka penjualan dengan memastikan produknya juga tersedia di GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood, sehingga pelanggan pun dapat dengan mudah menikmati beragam pilihan donat premium yang disajikannya.

    Baca juga: Pentingnya Inovasi Kreatif untuk Nilai Jual Bisnis yang Unik

    Sukses Bersama #langkahmajoo

    Menurut Bayu, kisah sukses yang dicatatkan oleh bisnisnya perlu dijaga dengan baik agar tidak mengalami kemunduran. Untuk melakukannya, Bayu memanfaatkan aplikasi majoo dalam mengelola bisnisnya.

    Baginya, aplikasi majoo tidak hanya memiliki tampilan yang nyaman dan mudah untuk digunakan, tetapi juga memiliki harga yang masuk akal dan terjangkau. Melalui aplikasi majoo, Bayu bisa mendapatkan analisis yang mendetail untuk setiap kegiatan penjualan serta pemasaran yang dilakukannya.

    Aplikasi majoo juga menawarkan banyak fitur unggulan lainnya yang dapat membuat pengelolaan bisnis menjadi jauh lebih mudah tanpa perlu sepanjang waktu mendatangi tempat usaha untuk memeriksa secara langsung. Bagaimana tidak? Dasbor aplikasi majoo dapat diakses kapan saja, di mana pun pemilik usaha berada, cukup melalui layar handphone maupun laptop.

    Fitur favorit Bayu dari aplikasi majoo adalah pencatatan absensi yang dapat membantunya memantau kehadiran karyawan di tempat usaha dengan tepat. Tertarik untuk meniru kesuksesan Bayu mengelola Saya Donut dengan aplikasi majoo? Tak perlu menunggu terlalu lama, langsung saja berlangganan layanan aplikasi majoo sekarang juga!

    Baca juga: Komunitas dan Digital, #langkahmajoo Gekko Hadapi Pandemi

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bagi Ngopisore, Manajemen Bisnis Lebih Mudah dengan majoo
    Aplikasi majoo membuat manajemen bisnis Ngopisore jadi lebih mudah, tapi tetap hemat.
    Majoo Bikin Laporan Bisnis Tikum Bike Jadi Praktis
    Cerita dari Tikum Bike, spesialis service dan penjualan sepeda Brompton. Setelah mengambil #langkahmajoo, laporan bisnis jadi lebih praktis.
    Enzo Pet Shop: Fitur majoo, Memudahkan Operasional Bisnis
    Enzo Petshop and Clinic adalah bisnis jasa kesehatan hewan yang operasional bisnisnya terbantu dengan menggunakan fitur majoo.
    #langkahmajoo SE.MA.RAI Pastry and Cake Shop Raih Sukses
    SE.MA.RAI Pastry and Cake Shop tidak hanya menjadi pelopor toko pastry dine in di Pekanbaru, tapi sukses bertahan selama pandemi. Bagaimana kisahnya?