Table of Content

    Survival Kit Bisnis Kecil di Masa Pandemi COVID-19

     

    Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini, berhasil memaksa perekonomian dunia berhenti berputar. Dampak ekonomi serta pemulihannya mungkin akan berlangsung selama berbulan-bulan, dan bahkan berpotensi bertahun-tahun.

     

    Prioritas utama semua orang selama pandemi ini adalah untuk menjaga diri tetap aman dan sehat, tetapi sebagai pemilik bisnis kecil, menjaga kesehatan usahamu tentu sama pentingnya.  

     

    Sejalan dengan usaha pemerintah dan pihak-pihak lain yang bergerak untuk menyelamatkan berbagai area di sektor ekonomi, penting untuk memahami survival kit yang bisa membantumu menyelamatkan bisnis kecil yang kamu kelola. 

    Dukungan Pemerintah

    Dikutip dari situs Kemenkeu, pemerintah menyiapkan kebijakan yang ditujukan untuk melindungi masyarakat yang penghasilannya berkurang atau hilang akibat pandemi COVID-19, termasuk sektor UMKM.

     

    Berikut adalah kebijakan yang dibuat pemerintah bersama BI dan OJK:

    • Penundaan pembayaran pokok dan bunga untuk semua skema KUR yang terdampak COVID-19 selama 6 bulan.
    • Pemberian keringanan dan/atau penundaan pembayaran kredit atau leasing sampai dengan Rp10 miliar, termasuk untuk UMKM dan pekerja informal, maksimal 1 tahun.
    • Restrukturisasi kredit melalui peningkatan kualitas kredit/pembiayaan menjadi lancar, dapat diterapkan Bank tanpa batasan plafon kredit.
    • Anggaran Kartu Prakerja dinaikkan dari Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun untuk 5,6 juta orang yang terkena PHK dan pelaku UMKM yang terdampak COVID-19. Penerima manfaat menerima insentif pasca pelatihan Rp600 ribu, dengan biaya pelatihan Rp1 juta dan insentif survei kerja Rp150 ribu.

    Kebijakan Internal Bisnis

    Selain faktor eksternal berupa dukungan dari pemerintah, secara garis besar, ada dua poin besar di internal yang bisa kamu upayakan dalam usaha menjaga keberlangsungan bisnismu di saat genting seperti sekarang ini. Yang pertama adalah hal-hal yang perlu kamu lakukan untuk menjaga bisnismu tetap berjalan dan sekaligus menjaga pelanggan.

     

    Gunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram untuk menceritakan aktivitas bisnismu, ingatkan orang tentang layanan atau produkmu, dan unggah cerita-cerita yang menghangatkan hati. Ingat, di saat-saat seperti ini, usahakan untuk tetap menampilkan kesan positif.

     

     

     

    Beri tahu pelangganmu mengenai situasi bisnismu saat ini, terutama jika mereka sangat mengandalkan layananmu dan bisnismu mengalami masalah, apa pun itu. Jaga sikap positif dan beri tahukan tentang solusi yang sedang kamu usahakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

     

    Alihkan bisnismu ke platform digital. Baik itu melalui website, media sosial, pengiriman email ke pelanggan, atau bahkan live chat jika memungkinkan.

     

    Poin besar yang kedua adalah memberi dukungan ke lingkungan, masyarakat, dan bisnis lain di sekitar lokasi bisnismu berada.

     

    Dalam masa-masa ini, mungkin sulit rasanya untuk memikirkan orang lain, terutama ketika kamu sedang mencoba menyelamatkan bisnismu sendiri. Tetapi ingatlah mereka yang ada di sekitarmu, dan tak ada salahnya untuk menunjukkan dukungan kepada siapa pun dan kepada semua orang yang membutuhkannya.

     

    Misalnya, membantu orang-orang tua dan golongan rentan. Saat-saat seperti ini akan terasa lebih sulit bagi mereka yang tidak dapat meninggalkan rumah karena alasan kesehatan, jadi jika memungkinkan, berikan uluran tangan dengan menawarkan untuk membelikan bahan makanan atau obat-obatan bagi siapa pun yang ada di lingkungan sekitarmu.

     

    Saat ini, kita semua tidak tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Tetapi, kamu bisa mendukung sesama bisnis kecil yang ada di sekitar lokasi bisnismu. Misalnya, jika biasanya kamu membeli bahan makanan untuk kedaimu di distributor besar, cobalah untuk sesekali membelinya di grosir kecil di dekat kedaimu. Dengan cara ini, kamu juga bisa membantu bisnis lain tetap bertahan.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Menjajaki Bisnis Laundromat yang Sedang Naik Daun
    Bisnis laundromat sedang naik daun belakangan ini. Apa yang membuat pelanggan beralih dari laundry kiloan? Apakah bisnis laundry koin ini menguntungkan?
    Inilah 7 Keuntungan Menggunakan Strategi Omnichannel!
    Setiap bisnis tidak bisa lagi mengabaikan revolusi digital sehingga sudah saatnya bisnis menerapkan strategi omnichannel.
    Rekomendasi Pemberian Customer Reward untuk Loyalty Program
    Customer reward umumnya diberikan kepada pelanggan setia sebuah bisnis, reward apa sajakah yang bisa ditawarkan pada mereka?
    3 Loyalty Program dari Beauty Brand yang Bisa Kamu Tiru
    Loyalty program bisa menjadi strategi membangun basis pelanggan setia. Nah, beberapa model program loyalitas pelanggan ini dapat menjadi inspirasi.