Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Trik Tentukan Target Media Sosial Terbaik untuk Go Digital!

    Trik Tentukan Target Media Sosial Terbaik untuk Go Digital!

    Menentukan target media sosial merupakan langkah pertama untuk memastikan berhasilnya program go digital.

    Sudah bukan rahasia lagi jika menentukan target media sosial menjadi langkah pertama yang harus dilakukan oleh pelaku usaha apabila ingin mulai go digital dan merambah pasar digital. Pasalnya, platform-platform digital ini kini tak hanya menarik untuk digunakan bersosialisasi saja, tetapi juga untuk berbisnis.

    Hanya saja, apabila sejak awal target yang ditentukan tidak tepat, tentu kegiatan-kegiatan pemasaran yang dilakukan pun tidak dapat maksimal dalam meningkatkan angka penjualan, kan?

    Tips and tricks macam apa, sih, yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha dalam memilih platform media sosial terbaik untuk bisnisnya? Yuk, mari kita simak bersama-sama!

    Baca juga: Media Sosial, Langkah Pilihan UKM Go Digital. Mengapa?!

    Memilih Media Sosial Terbaik untuk Go Digital

    Sama seperti berjualan secara konvensional yang mengharuskan pelaku usaha memilih lokasi strategis agar banyak dikunjungi pelanggan, berbisnis di platform digital pun tak jauh berbeda.

    Terlebih, saat ini ada banyak sekali jenis media sosial yang menawarkan keunggulan platformnya masing-masing. Otomatis, pelaku usaha pun perlu memilih dengan baik platform apa yang ingin ditarget sesuai dengan sifat bisnisnya sendiri.

    Tidak mudah, memang, tetapi juga tidak mustahil, lho! Agar lebih mudah dalam memilih, coba lakukan beberapa cara berikut:

    Baca juga: Produk Bisnis dan Teknologi Informasi? Apa Hubungannya?!

    1. Cari Kesesuaian Target Pasar dan Platform Media Sosial

    Tak ubahnya sebuah bisnis, setiap platform media sosial juga memiliki pasarnya sendiri. Umumnya, segmen pasar ini dapat dibagi-bagi berdasarkan usia, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, jenis kelamin, bahkan preferensi sosial yang dimilikinya.

    Sebagai contoh, di Facebook mungkin kita akan lebih mudah menemui audiens yang masuk dalam segmen usia di atas 30 tahun. Nah, coba sesuaikan segmentasi tersebut dengan sifat bisnis yang dikelola. Apabila produk atau jasa yang kita miliki lebih tepat ditawarkan untuk segmen usia yang lebih muda, memilih Facebook sebagai kanal bisnis jelas bukanlah langkah yang bijak, kan?

    Tak hanya usia, preferensi lainnya juga bisa dipertimbangkan dalam segmentasi ini. Para penikmat teks, misalnya saja, akan cenderung lebih aktif di Twitter jika dibandingkan dengan Instagram. Apabila produk yang ditawarkan berbau literasi, mungkin berbisnis di Twitter akan lebih berpotensi memberikan keuntungan.

    Jumlah serta segmen pengguna dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan target media sosial.

    2. Pertimbangkan Besarnya Jumlah Pengguna Tiap Platform

    Tak jarang, beberapa kanal media sosial yang berbeda menyasar segmen audiens yang sama. Agar upaya untuk go digital bisa lebih maksimal, coba bandingkan jumlah pengguna dari setiap platform tersebut.

    Tiap tahunnya, setiap platform media sosial umumnya memiliki laporan penggunaan platform mereka masing-masing. Tak jarang laporan ini juga mencakup informasi jumlah pengguna berdasarkan segmen audiens.

    Coba bandingkan penggunaan setiap platform yang tersedia sebelum terburu-buru memilih untuk berfokus pada salah satunya. Idealnya, platform dengan jumlah pengguna yang lebih banyak juga memiliki potensi yang lebih besar untuk melakukan pembelian.Oleh karena itu, jika secara segmen platform-platform yang dipilih memiliki kesamaan, jumlah pengguna dapat menjadi penentu yang masuk akal untuk dipertimbangkan.

    Namun, jangan terkecoh, ya! Jumlah pengguna secara keseluruhan umumnya dihitung dari total pengguna yang terdaftar, tetapi belum tentu semuanya aktif menggunakan platform tersebut. Coba pelajari terlebih dahulu DAU, WAU, dan MAU atau daily active user, weekly active user, dan monthly active user untuk mendapatkan pertimbangan yang lebih akurat.

    Baca juga: Pemula Juga Bisa: Cara Membuat Iklan Sendiri di Media Sosial

    3. Pilih Platform dengan Fitur yang Paling Mendukung Bisnis

    Setiap kanal media sosial memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, termasuk perkara kelengkapan fitur yang dimilikinya. Tak jarang antara satu platform dengan platform yang lain menawarkan fitur yang jauh berbeda.

    Di Facebook, TikTok, dan Instagram, misalnya saja, pengguna dapat memanfaatkan fitur Shop untuk melakukan pembelian langsung, sementara fitur ini tidak tersedia di Twitter. Namun, apabila tujuan go digital yang ingin dicapai adalah brand awareness, justru Twitter lebih tepat dijadikan pilihan karena algoritme penayangan iklan yang dimilikinya lebih disukai oleh pengguna.

    Lalu, apakah sebaiknya pelaku usaha berfokus di Twitter jika tujuan yang ingin dicapai adalah keberhasilan kegiatan pemasaran melalui iklan? Tidak juga! Kembali lagi ke tujuan awal, Facebook Ads yang menawarkan fitur penayangan iklan tersegmentasi juga tak dapat diremehkan, lho!

    Jangan ragu untuk mengambil waktu lebih panjang untuk mematangkan pertimbangan. Setidaknya, dengan demikian kita bisa lebih lebih tepat dalam memilih kanal media sosial yang ingin digunakan dan kegiatan pemasaran serta penjualan pun bisa dimaksimalkan.

    Setelah menentukan target media sosial yang ingin digarap, tentu saja selanjutnya kita dapat mulai menyusun strategi pemasaran terbaik untuk meningkatkan angka penjualan. Jika belum yakin, coba pertimbangkan untuk mempekerjakan social media specialist atau campaign strategist untuk memastikan setiap target pemasaran dan penjualan dapat tercapai.

    Untuk hasil yang lebih maksimal, manfaatkan pula aplikasi majoo yang sudah dilengkapi dengan beragam fitur unggulan yang dapat membantu mempermudah pengelolaan bisnis. Bukan sekadar aplikasi point of sales, aplikasi majoo juga dirancang untuk menyajikan pengalaman berbisnis terbaik bagi pelaku usaha dan pelanggan setianya.

    Jangan ragu untuk mencoba, ayo segera berlangganan layanan aplikasi majoo!

    Baca juga: Konten Media Sosial yang Seru, Bagaimana Cara Mengetahui?

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Temukan Kebutuhan Konsumen Dengan 5 Cara Ini
    Memahami kebutuhan konsumen merupakan bagian penting dari strategi pemasaran. Baca langkah-langkah agar kamu dapat mengidentifikasi kebutuhan tersebut.
    Inilah 4 Tips Mengubah Konsumen Menjadi Pelanggan Setia
    Mengenal perilaku konsumen dapat membantumu membangun basis pelanggan setia.
    Meningkatkan Brand Exposure Online Shop Tanpa Gagal
    Brand exposure merupakan salah satu kegiatan dalam hal branding. Bagaimana cara meningkatkan brand exposure pada online shop?
    Wajib Tahu, 5 Trik Agar Bisnismu Gak Ambruk di Tengah Jalan!
    Memulai sebuah bisnis membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Tapi ngomongin soal mengelola bisnis? Wah, ini sudah another level sih!