Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Konten Media Sosial yang Seru, Bagaimana Cara Mengetahuinya?

    Media sosial tak bisa dipisahkan dari strategi online marketing.

    Dunia pemasaran hari ini tak bisa lepas dari online marketing. Pemasaran online bertujuan untuk membantu konsumen potensial menemukan bisnismu dan membangun relasi yang kuat, salah satunya melalui konten media sosial

    Pertanyaannya, konten seperti apa yang dapat mewujudkan tujuan tersebut, dan lebih jauh lagi, bahkan menghasilkan penjualan?

    Banyak yang menyebutkan bahwa kamu perlu membuat konten yang seru dan menarik jika ingin engage dengan audiens. Bagaimana kamu menentukan jenis konten yang menarik tersebut? 

    Kenali Karakter Konten di Channel yang Kamu Gunakan

    Kamu mau membuat konten yang seru dan menarik. Namun, ‘seru’ atau ‘menarik’ menurut siapa? Pasalnya, konten menarik untuk seseorang yang berusia 40 tahun tentu berbeda dengan konten menarik bagi remaja 18 tahun.

    Jadi, sebelum kamu memutuskan untuk membuat konten tertentu, pastikan kamu sudah berada di channel yang tepat, yaitu channel yang digunakan oleh target audience-mu.

    Anggap saja, target bisnismu adalah generai millenial. Seperti yang sudah diketahui, generasi millenial secara umum menggunakan Instagram, Twitter, YouTube, TikTok, dan LinkedIn.

    Baca juga: Ingin Jualan di Media Sosial? Kamu Wajib Baca Ini!

    Nah, kamu tidak harus memiliki akun di semua platform tersebut. Pilih yang paling sesuai dengan bisnismu. Lalu, kenali tipe konten yang diminati di setiap platform tersebut.

    Konten rekomendasi sangat diminati di Instagram. Namun, beralih ke Twitter, konten yang bersifat conversation lebih banyak peminatnya. Berbeda dengan TikTok, karakter konten yang sifatnya hiburan lebih digandrungi. Kemudian, konten inspirasi memiliki ruang besar di LinkedIn.

    Jangan sampai kamu keliru, ya!

    Amati Konten yang Dibuat Kompetitor

    Setelah menemukan channel dan mengetahui tipe konten terbaik di channel tersebut. Kamu tetap perlu rajin melirik kompetitor di industrimu, baik lokal maupun global.

    Cobalah amati dengan bantuan beberapa pertanyaan ini:

    • Konten apa yang mereka buat? Lalu, di antara berbagai konten tersebut, tipe konten apa yang mendatangkan engagement?
    • Bagaimana strategi kompetitor mengubah traffic konten menjadi leads?
    • Strategi apa yang dapat kamu terapkan untuk membedakanmu dari kompetitor sambil tetap menerapkan best practice yang sudah teruji?

    Audience-mu Suka Apa?

    Mengetahui konten terpopuler di sebuah channel merupakan keharusan. Mengenali strategi dan konten kompetitor termasuk keperluan. Akan tetapi, pada akhirnya yang sangat krusial ialah preferensi audience-mu.

    Jadi, jangan lupa untuk mencari tahu, apa yang disukai oleh audience-mu? Konten ‘seru’ menurut mereka adalah konten yang seperti apa?

    Tentu saja, mencari tahu hal tersebut bukanlah pekerjaan satu malam. Kamu mungkin perlu melempar beberapa jenis konten sebelum menemukan konten yang paling appealing untuk target audience-mu. 

    Kamu bisa mulai dari keahlian atau wawasan yang kamu miliki. Lalu, jadikan hal tersebut konten yang bisa bernilai bagi audiens.

    Bila kamu seorang baker, cobalah buat konten yang berisi tips-tips baking. Lalu, buat konten yang berisi resep lengkap membuat kue tertentu. Konten lainnya tentang rekomendasi cake shop favorit versi kamu. Lakukan analisis, tipe konten mana yang paling disukai oleh audience-mu.

    Baca juga: Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?

    Dengan konten yang tepat, kamu bisa mengubah audiens media sosial menjadi pelanggan loyal.

    Kelola Media Sosial Secara Strategis

    Dalam banyak kasus, hal yang menggerakkan manusia adalah cerita. Karena cerita, manusia merasa memiliki kaitan emosional dan akhirnya bertindak. Tindakannya sangat beragam, memutuskan bertransaksi dari bisnismu adalah salah satunya.

    Dengan kata lain, kamu perlu membagikan business story-mu dari waktu ke waktu. Akan tetapi, kamu tidak bisa melakukannya sesuka hati. Kamu perlu mengembangkan konten media sosial secara strategis.

    Sebagai bagian dari strategi, kamu perlu membuat jadwal dan mengunggah konten secara reguler sesuai jadwal tersebut. Mungkin pada tahap awal jadwal unggahan tersebut perlu adjusment beberapa kali sampai diperoleh hasil yang memuaskan.

    Perlu diingat, audiens butuh kesempatan untuk mencerna konten yang kamu suguhkan. Sayangnya, benak audiens sudah penuh dengan hal-hal yang penting menurut mereka. 

    Jadi, kamu perlu mengetahui waktu yang pas untuk berkomunikasi dengan audiens dan rutin hadir pada waktu tersebut.

    Tampilkan ‘Human Face’

    Bagian terakhir ini bukanlah cara yang bisa mengantarmu untuk menemukan konten seru versi audiens. Akan tetapi, berbagai riset pemasaran menunjukkan bahwa human face hampir selalu berhasil menarik perhatian audiens.

    Maka dari itu, langkah yang satu ini sangat layak kamu coba. Unggahlah foto atau video yang memungkinkan audiens ‘mengintip’ tentang orang-orang di balik bisnismu. Dengan begitu, audiens akan merasa relate dan connect

    Di luar cara-cara organik seperti di atas, tentu kamu juga selalu bisa mengambil strategi paid promotion. Selama kamu sudah mengetahui konten yang menarik bagi audiens, kamu bisa menjalankan keduanya beriringan.

    Bagaimana bila kamu sudah mulai memahami konten seru bagi audiens dan mulai berkembang secara organik, tetapi tetap kesulitan mengelola kampanye digital berbayar? 

    Tenang saja sebab ada aplikasi POS majoo yang hadir tak hanya membantu mempermudah operasional bisnis harian, tetapi juga memberikan layanan kampanye digital. Yuk, cari tahu lebih lanjut di sini!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Ingin Jualan di Media Sosial? Kamu Wajib Baca Ini!
    majoo punya beberapa tips nih, agar kamu bisa memaksimalkan penjualan melalui media sosial. Yuk, disimak!
    Memaksimalkan Bisnis secara Optimal dengan Integrasi GoFood
    Ada banyak cara untuk memaksimalkan bisnis, salah satunya dengan melakukan integrasi GoFood. Wah, maksudnya bagaimana, tuh?
    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?