Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Tips n Trick Foto Produk yang Menggugah Selera Pelanggan

    Tips n Trick Foto Produk yang Menggugah Selera Pelanggan

    Siapa bilang foto produk boleh digarap asal-asalan?

    Siapa yang menyangka bahwa foto produk ternyata sangat memengaruhi minat pelanggan untuk melakukan pembelian. Bagaimana tidak, dengan foto yang menarik, produk yang sebenarnya biasa dan mudah ditemukan di mana saja pun dapat terlihat sangat istimewa.

    Nah, apa saja, sih, yang harus diperhatikan saat mengambil foto untuk produk yang rencananya akan dibagikan ke etalase-etalase digital seperti posting media sosial atau online shop di marketplace? Yuk, simak beberapa tips n trick berikut!

    Mengatur Pencahayaan

    Kesan apa yang ingin ditonjolkan dari produk yang dimiliki? Kesan hangat? Misterius? Atau mungkin kesan yang elegan? Percaya tidak kalau penataan cahaya yang baik dapat menambahkan aksen kesan yang diinginkan?

    Untuk memperoleh kesan yang hangat, misalnya saja, ambil foto dengan pencahayaan lampu kuning. Sebaliknya, untuk kesan yang elegan, lampu putih terang atau lampu berwarna biru terang dapat dijadikan pilihan. Namun, jika ingin menampilkan kesan yang misterius, pencahayaan yang minimal dengan dominasi area gelap tak ada salahnya untuk dicoba.

    Atur pencahayaan sedemikian rupa agar produk dapat memperoleh kesan yang diinginkan. Meski demikian, jangan terpatok pada warna lampu yang akan digunakan saja, ya! Fokus juga pada detail produk yang akan difoto. Menampilkan produk dengan banyak detail yang ingin ditonjolkan menggunakan pencahayaan yang redup justru akan mengurangi minat pelanggan, lho!

    Baca juga: Kualitas Produk Memikat, Penjualan Pun Meningkat!

    Menyesuaikan Latar Belakang

    Tips n trick yang menarik dicoba adalah memainkan latar belakang foto yang sesuai dengan jenis produknya. Sama seperti pencahayaan, penggunaan latar belakang tertentu juga dapat menambahkan kesan tertentu pada produk.

    Meski demikian, sama seperti pencahayaan, latar belakang yang ingin digunakan harus benar-benar sesuai dengan detail yang ingin ditonjolkan dari produk itu sendiri. Jika produk yang akan difoto memiliki detail yang bisa dibilang cukup ramai, latar belakang yang polos justru menjadi pilihan terbaik yang bisa digunakan.

    Mengapa bisa demikian? Sederhana saja. Dengan latar belakang yang polos, perhatian pelanggan akan langsung tertuju pada produk yang ditampilkan, sehingga detail-detail yang ingin ditampilkan pun tidak akan terlewat oleh pelanggan. Inilah mengapa latar belakang putih polos dengan pencahayaan yang terang kerap menjadi pilihan yang paling sering digunakan oleh para fotografer produk.

    Sebaliknya, jika produk yang ingin dijual tidak memiliki terlalu banyak motif atau detail tertentu, ramaikan foto menggunakan latar belakang bermotif. Sebagai contoh, tak jarang motif papan rustic menjadi pilihan untuk memberi kesan bahwa produk yang ingin dijual dibuat dari bahan-bahan alami.

    Baca juga: Mengenal Integrasi Marketplace dan Beragam Keuntungannya

    Latar belakang foto produk dapat menentukan minat pelanggan yang melihatnya

    Perhatikan Komposisi Foto

    Tips n trick selanjutnya yang sering dimaksimalkan oleh fotografer produk adalah memainkan komposisi foto yang diambil.

    Menempatkan produk di tengah-tengah foto tentu sesuatu yang sudah jamak sekali ditemukan. Jika ingin membuat produk terlihat lebih istimewa, hindari komposisi yang sangat umum sekali. Coba mainkan posisi produk dalam foto dengan menempatkannya di samping atau sedikit miring.

    Lakukan eksperimen dengan mengambil foto yang unik komposisinya, dan jangan lupa untuk mengatur posisi terbaik produk, apakah sebaiknya produk difoto dalam posisi berdiri, dalam posisi rebah, atau justru difoto dari bawah. Pelajari berbagai sudut pengambilan gambar dan juga komposisi dalam fotografi, misalnya saja seperti aturan golden ratio atau rule of three.

    Tak ada salahnya untuk menyewa jasa fotografer produk yang sudah sangat terbiasa melakukan styling untuk menemukan tampilan terbaik bagi produk yang ingin dijual. Ingat, meski hanya foto saja, tampilan foto tersebut akan mewakili tampilan produk dalam persepsi pelanggan, kan?

    Baca juga: Contoh Campaign Efektif yang Melibatkan Pendekatan Emosi

    Tambahkan Properti Sesuai Kebutuhan

    Memiliki bisnis yang bergerak di bidang kuliner dan ingin mengambil foto makanan yang beda dengan posting para selebgram? Tambahkan garnish atau properti lain yang akan membuat produk tampak lebih menonjol.

    Tergantung dari jenis produk dan nilai yang ditawarkannya, ada banyak sekali properti yang bisa digunakan untuk membuat foto terlihat lebih cantik dan menarik. Misalnya saja, tak jarang produk-produk kosmetik difoto dengan cipratan atau bulir-bulir air sebagai properti untuk menunjukkan kesan bahwa produk tersebut dapat memberikan tampilan wajah yang lebih segar bagi pelanggan.

    Meski demikian, saat memutuskan untuk menambahkan properti yang akan menemani tampilan produk di dalam foto, jangan terlalu berlebihan agar fokus pelanggan tetap tertuju pada produk itu sendiri. Di satu sisi properti memang bisa membuat produk terlihat lebih menarik, tetapi di sisi lain properti dapat menjadi distraksi yang akan mencuri perhatian pelanggan.

    Tak ada salahnya untuk menampilkan produk apa adanya di dalam foto tanpa menambahkan properti apa pun. Namun, jika foto yang dihasilkan dirasa kurang greget, coba manfaatkan berbagai properti untuk mengisi ruang-ruang kosong yang ada.

    Nah, setelah menerapkan beberapa tips n trick di atas dan berhasil memperoleh foto produk yang cantik dan menarik, langsung saja tambahkan ke posting media sosial atau online shop di marketplace. Agar penjualan lebih maksimal, manfaatkan pula layanan aplikasi majoo yang sudah terintegrasi dengan berbagai marketplace populer untuk mempermudah pengelolaan bisnis. Menarik sekali, kan?!

    Baca juga: Menyesuaikan Konten Instagram Bisnis untuk Pelanggan

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    5 Taktik Jitu Memulai Bisnis Kuliner Online
    Apakah kamu tertarik memulai bisnis kuliner online? Kami siapkan lima taktik jitu untuk kamu simak!
    4 Cara Meningkatkan Produktivitas Karyawan Dalam Bisnis UMKM
    Produktivitas‌ ‌adalah‌ ‌hal‌ ‌vital‌ ‌untuk‌ ‌bisnis‌ ‌besar‌ ‌maupun‌ ‌kecil,‌ ‌seperti‌ ‌ UMKM‌.‌ ‌Simak‌ ‌‌cara‌ ‌meningkatkan‌ ‌produktivitas‌ ‌karyawan‌ ‌agar‌ ‌keuntungan‌ ‌juga‌ ‌ meningkat.‌
    Tips n Trick Foto Produk yang Menggugah Selera Pelanggan
    Foto produk yang menarik tentu akan meningkatkan potensi pelanggan dalam melakukan pembelian. Apa saja tips n trick untuk menghasilkannya?
    Tips Bisnis yang Efektif untuk Membuka Cabang Bisnis Baru
    Saat ingin melakukan ekspansi bisnis dengan membuka cabang baru, mungkin kamu akan membutuhkan tips bisnis untuk membantumu menyusun strategi yang tepat agar operasional cabang berjalan lancar dan stabil.