Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Menjaga Relasi Antarkaryawan? Tugas HRD? Gimana Caranya?!

    Menjaga Relasi Antarkaryawan? Tugas HRD? Gimana Caranya?!

    Salah satu tugas HRD adalah memastikan adanya relasi antarkaryawan yang harmonis.

    Menjaga relasi antarkaryawan tetap harmonis umumnya menjadi salah satu tugas HRD yang paling utama. Pasalnya, tanpa adanya relasi yang harmonis antarkaryawan, lingkungan kerja yang sehat pun sulit untuk diwujudkan. Bila diteruskan, bukan tidak mungkin situasi tersebut akan menghambat operasional bisnis.

    Namun, tentunya tak semua usaha dilengkapi dengan tim HRD untuk menangani hal ini. Untuk usaha skala mikro, kecil, dan menengah, misalnya saja, peran HRD kerap harus diemban oleh pemilik usaha. Namun, jangan panik! Sekalipun tak ada HRD, pelaku usaha pun tetap bisa menjaga keharmonisan di tempat usahanya, kok!

    Baca juga: Proses Rekrutmen untuk Menjaring Calon Karyawan Potensial?!

    Pentingnya Meningkatkan Harmonisasi Antarkaryawan

    Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa pekerjaan adalah kewajiban semata yang tak harus bersinggungan dengan kehidupan personalnya, sehingga tak jarang orang tersebut seperti membuat tembok dan menjaga jarak dari rekan kerjanya.

    Tentu pilihan tersebut tak bisa dibilang salah, akan tetapi hubungan antarkaryawan tidak akan bisa bersinergi dengan baik karena antara satu karyawan dengan yang lain tidak saling mengenal. Sebagai seorang pelaku usaha, tentu hal ini sangat disayangkan sekali, kan?

    Oleh karena itu, meningkatkan harmonisasi antarkaryawan pun sebaiknya menjadi salah satu target yang harus dicapai oleh pelaku usaha. Apabila hubungan antarkaryawan sudah harmonis, setiap karyawan akan dengan mudah bersinergi dengan karyawan lain, sehingga pekerjaan pun bisa diselesaikan secara efektif.

    Namun, tentunya menjaga hubungan yang harmonis antarkaryawan bukanlah perkara yang mudah. Jika tidak diinisiasi, bisa jadi keadaan yang tidak harmonis akan terus bertahan dan lama-lama mengikis efektivitas operasional bisnis. Tidak ingin hal ini terjadi, kan?

    Nah, agar dapat terhindar dari situasi tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha, lho!

    Baca juga: 5 Keuntungan Merekrut Anak Muda dalam Tim Bisnismu

    • Outing untuk Mempererat Relasi Antarkaryawan

    Luangkan waktu untuk melakukan kegiatan outing dengan memanfaatkan jasa trainer yang sudah berpengalaman dalam memperkuat relasi di antara para karyawan.

    Umumnya, kegiatan outing ini dilakukan di alam terbuka selama sehari penuh dengan berbagai macam kegiatan yang memang didesain untuk mempererat hubungan antarkaryawan. Gunakan kesempatan ini untuk membuat karyawan sejenak lupa dengan penatnya pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya, sekaligus menumbuhkan rasa percaya mereka terhadap tim masing-masing.

    Mintalah hasil asesmen dari para trainer yang memandu kegiatan outing untuk lebih mengenal pribadi dari setiap karyawan. Tak jarang trainer outing memberikan catatan relasi antarkaryawan yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui siapa akrab dengan siapa atau karyawan mana yang sulit untuk diajak bekerja sama.

    Dengan melakukan outing, tak hanya karyawan bisa mengenal pribadi masing-masing, pelaku usaha pun nantinya juga bisa merancang strategi terbaik untuk memastikan lingkungan kerja tetap sehat berdasarkan hasil outing tersebut.

     Pelaku usaha juga dapat menggantikan tugas HRD untuk memastikan harmonisnya relasi antarkaryawan.

    • Adakan Program Pencegah Burn Out

    Setiap hari terus bekerja tentu akan membuat karyawan merasa tegang, terlebih bagi mereka yang memang memiliki jam kerja panjang. Kesempatan untuk lebih mengenal satu sama lain pun juga akan berkurang.

    Untuk mengatasi masalah ini, luangkan satu hari dalam sebulan untuk melakukan program pencegah burn out yang dapat membantu karyawan melepaskan stres yang menumpuk. Tenang, bisnis tidak akan langsung gulung tikar dengan adanya satu hari libur tambahan ini, kok.

    Ada banyak sekali kegiatan yang bisa dijadikan program pencegah burn out. Beberapa perusahaan bahkan memilih untuk menghadirkan beberapa kegiatan sekaligus yang bisa dipilih oleh karyawan untuk bersantai di hari khusus ini.

    Mulai dari menonton film bersama, membuat turnamen gim sepak bola dari konsol PlayStation sewaan, berkaraoke di ruang rapat, dan banyak sekali kegiatan lain yang bisa membuat hubungan antarkaryawan lebih erat satu sama lain. Dengan adanya kegiatan ini, karyawan diharapkan bisa lebih fresh untuk bekerja kembali di esok hari.

    Selain itu, bukan tidak mungkin keakraban di antara para karyawan juga akan terbangun dalam interaksi mereka di hari istimewa ini, kan?

    Baca juga: Memperhatikan Kesejahteraan Karyawan, Tanda Bisnis Sehat!

    • Buat Lingkungan yang Kondusif dalam Proyek Kolaboratif

    Setiap divisi jelas memiliki target mereka masing-masing. Target tim sales, misalnya saja, tentu akan berbeda dengan target yang harus dicapai oleh tim marketing. Namun, alih-alih berkolaborasi, sering kali capaian target ini dijadikan bahan untuk berkompetisi.

    Memiliki jiwa yang kompetitif tentu tidak buruk, selama tidak mengganggu efektivitas operasional bisnis. Masalahnya, kompetisi semacam ini kerap justru dijadikan sebagai ajang untuk saling menyalahkan ketika performa bisnis turun. Wajar saja, kan, karena sering kali antara tim yang satu dengan tim yang lain tidak saling tahu-menahu tentang apa yang sudah dikerjakan.

    Jika dibiarkan berlarut-larut, jiwa kompetitif yang sebenarnya tak buruk ini bisa jadi senjata makan tuan yang akan mencederai kerja sama tim. Oleh karena itu, penting juga bagi pelaku usaha untuk menciptakan proyek kolaboratif dengan lingkungan yang kondusif agar karyawan saling mengenal dan membangun relasi antarkaryawan yang baik.

    Nah, bagaimana? Tertarik untuk menjalankan peran dan tugas HRD sebaik mungkin untuk menciptakan relasi antarkaryawan yang harmonis? Coba ikuti cara-cara di atas, kemudian lakukan evaluasi.

    Jangan lupa untuk membuat pengelolaan operasional bisnis menjadi lebih efektif lagi dengan berlangganan aplikasi majoo yang sudah dilengkapi berbagai fitur unggulan untuk mempermudah manajemen bisnis.

    Yuk, gunakan aplikasi majoo sekarang juga!

    Baca juga: Inilah 5 Manfaat Kolaborasi dalam Bisnis

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Temukan Kebutuhan Konsumen Dengan 5 Cara Ini
    Memahami kebutuhan konsumen merupakan bagian penting dari strategi pemasaran. Baca langkah-langkah agar kamu dapat mengidentifikasi kebutuhan tersebut.
    Inilah 4 Tips Mengubah Konsumen Menjadi Pelanggan Setia
    Mengenal perilaku konsumen dapat membantumu membangun basis pelanggan setia.
    Meningkatkan Brand Exposure Online Shop Tanpa Gagal
    Brand exposure merupakan salah satu kegiatan dalam hal branding. Bagaimana cara meningkatkan brand exposure pada online shop?
    Wajib Tahu, 5 Trik Agar Bisnismu Gak Ambruk di Tengah Jalan!
    Memulai sebuah bisnis membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Tapi ngomongin soal mengelola bisnis? Wah, ini sudah another level sih!