Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Tips Bisnis Kecil Kecilan bagi Mereka yang Baru Memulai

    Ada banyak sekali peluang bisnis kecil kecilan yang bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan.

    Mungkin tidak semua orang berpikiran untuk memiliki usaha atau bisnis kecil kecilan. Namun, sebenarnya tak sedikit pula orang yang berpikir untuk menjalankan usaha sendiri, kecil-kecilan saja agar bisa dilakukan secara sampingan di luar pekerjaan utama; hitung-hitung menambah pemasukan, kan?

    Namun, banyak juga dari mereka yang ingin memulai usaha merasa ragu dan akhirnya tidak jadi mewujudkan niatnya tersebut karena tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk memulai usaha dan menjalankan bisnis. Nah, jika kamu termasuk salah satu dari orang-orang tersebut, jangan panik! Tenang dulu!

    Mari kita langsung bahas saja bersama-sama sejumlah tips yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis kecil-kecilan. Yuk!

    Baca juga: 9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!

    Siap Menjadi Pemilik Bisnis Kecil Kecilan

    Jika kita bertanya pada pengusaha-pengusaha besar atau para pemilik usaha lainnya, banyak dari mereka akan menyebutkan komitmen dan konsistensi sebagai kunci dari bisnis yang sukses. Alasannya cukup sederhana. Seperti yang kita ketahui, ada banyak faktor dalam bisnis yang dapat memengaruhi usaha kita.

    Pemilik usaha yang tak siap berkomitmen dan konsisten menjalankan bisnis pasti akan kesulitan menghadapi perubahan-perubahan kondisi yang diakibatkan oleh faktor-faktor tersebut. Dalam situasi yang demikian, keputusan bisnis yang baik pun akan sulit diambil, dan sebagai akibatnya bisnis akan terus merugi hingga akhirnya terpaksa gulung tikar.

    Hal yang sama juga berlaku dalam bisnis kecil kecilan, lho! Oleh karena itu, sebelum benar-benar terjun menekuni usaha yang ingin dilakoni, pastikan dulu untuk siap memberikan komitmen dan konsisten dalam menjalankan bisnis. Coba pertimbangkan apakah syarat tersebut bisa dipenuhi atau tidak.

    Sebagai contoh, apabila sudah memiliki pekerjaan utama dan ingin mencoba membuka usaha kecil-kecilan, pastikan dulu kemampuan untuk tetap mengelola bisnis tersebut di samping pekerjaan utama. Jika memang belum mampu, baik secara waktu, tenaga, dan biaya, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan ulang keputusan ini.

    Contoh Bisnis Kecil Kecilan yang Bisa Dicoba

    Sudah mantap ingin membuka usaha, tetapi bingung usaha seperti apa yang ingin dijalankan? Jangan khawatir, coba dulu dari sesuatu yang disenangi atau aktivitas-aktivitas yang memang sudah menjadi hobi.

    Ingat selalu bahwa hampir semua hal di dunia ini bisa dijadikan komoditas bisnis, jadi sebenarnya ada banyak sekali peluang bisnis yang bisa digarap. Jika memang bingung harus menjalankan yang mana, memulai dari kesenangan pribadi selalu bisa jadi pilihan. Terlebih lagi, dengan menjalankan sesuatu yang memang kita senangi, komitmen pun dapat lebih dijaga, kan?

    Namun, jika memang benar-benar bingung harus memulai dari mana dan tidak ingin menjadikan hobi sebagai bisnis, ada beberapa contoh bisnis kecil kecilan yang banyak ditekuni oleh para pemilik usaha lain. Siapa tahu, kan, ternyata rezekimu juga ada di bidang yang serupa.

    Nah, apa saja, sih, contoh bisnis yang bisa dijalankan secara sampingan dan tetap dapat mengundang cuan? Langsung saja kita bahas satu per satu, yuk!

    • Usaha Warung Makan

    Semua orang butuh dan pasti akan makan agar tetap hidup, oleh karena itu, bisnis makanan bisa dibilang sebagai salah satu jenis bisnis yang tak akan pernah mati karena pasarnya pasti selalu ada.

    Usaha warung makan bisa menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang baru mulai ingin mencoba. Baik dikelola sendiri maupun menyerahkan operasional bisnis sepenuhnya pada staf yang dipekerjakan, semuanya bisa tetap dilakukan dengan mudah.

    Yap, benar sekali. Menjadi pemilik usaha bukan berarti segalanya harus diurus sendiri. Untuk usaha warung makan, misalnya saja, kita bisa sekadar mengajari dasar-dasar operasional bisnis pada karyawan kasir maupun karyawan lainnya agar bisnis dapat tetap berjalan, sementara mereka yang bekerja di bagian dapur bisa tetap fokus dengan tugasnya masing-masing.

    Sistem kerja semacam ini memastikan sebagian besar pekerjaan operasional dapat diselesaikan tanpa harus ada campur tangan langsung dari pemilik usaha. Dengan demikian, pemilik usaha pun dapat memfokuskan perhatiannya pada hal lain seperti strategi pemasaran, pelaporan keuangan, atau bahkan fokus pada pekerjaan utamanya jika bisnis ini ingin dijalankan secara sampingan.

    Baca juga: 14 Ide Bisnis Kuliner yang Menjanjikan Keuntungan Besar

    • Usaha Laundry

    Membutuhkan modal yang sedikit besar karena kita harus menyediakan mesin cuci serta pengering untuk operasional bisnis, usaha laundry tetap menjadi salah satu peluang usaha yang cukup menguntungkan.

    Pasalnya, di zaman yang sudah serba cepat seperti sekarang, tidak semua orang memiliki waktu dan tenaga untuk mencuci pakaiannya sendiri, kan? Jika sudah demikian, usaha-usaha laundry pun kerap menjadi andalan untuk memastikan ada baju bersih yang bisa dikenakan untuk beraktivitas di hari-hari berikutnya.

    Coba pertimbangkan lokasi di mana usaha laundry ini nantinya akan dibuat. Jangan salah, lho, di daerah-daerah yang dekat dengan kampus dan area perkantoran, usaha laundry termasuk salah satu jenis usaha yang jasanya paling banyak dicari, terlebih apabila di daerah tersebut juga belum banyak pemilik usaha yang bermain di bidang serupa.

    Operasional bisnisnya pun cenderung sederhana. Selama karyawan dapat mengoperasikan mesin cuci dan setrika, jasa dapat dengan mudah diberikan kepada pelanggan. Hanya saja, perhatikan kualitas cucian karena usaha laundry ini sangat bergantung pada pelanggan yang puas dan mau melakukan pembelian berulang.

    Bisnis kecil kecilan dapat berangkat dari kebutuhan banyak orang seperti makanan atau laundry.

    • Usaha Warung Kelontong

    Sering menjadi pilihan banyak orang, usaha warung kelontong merupakan contoh bisnis kecil kecilan yang mudah dilakukan dan dapat diandalkan untuk menambah penghasilan. Di samping itu, modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar karena kita dapat memanfaatkan lahan rumah untuk disulap menjadi warung kelontong tanpa perlu menyewa lahan lain.

    Meski demikian, jangan terburu-buru untuk memutuskan ingin menekuni bisnis ini, ya! Ingat selalu bahwa toko kelontong harus dijaga sepanjang waktu oleh orang yang tahu pasti letak dan harga barang masing-masing, sehingga bisnis ini bisa dibilang cukup menyita waktu karena tak bisa ditinggal-tinggal seperti jenis bisnis lain yang operasionalnya bisa diserahkan pada staf.

    Ini pula alasan mengapa kebanyakan warung kelontong menjadi bisnis keluarga yang dikelola bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga. Hampir jarang kita menemukan karyawan yang dipekerjakan khusus untuk menjaga warung kelontong, kan?

    Selain itu, ada pula potensi masalah dengan persediaan barang karena umumnya di toko kelontong tidak ada proses stok opname untuk memastikan kesesuaian jumlah barang. Faktor ini juga penting untuk diperhatikan, lho!

    Cara Bisnis Kecil Kecilan Dimulai

    Apa pun jenis usaha yang dipilih, tentunya akan sia-sia apabila tidak diwujudkan menjadi tindakan nyata, kan? Namun, bagaimana cara bisnis kecil kecilan dimulai?

    Seperti banyak usaha, memulai bisnis tentu diawali dengan persiapan, khususnya siap secara mental. Setelahnya, hitung terlebih dahulu modal yang dimiliki dan bandingkan dengan modal yang dibutuhkan. Tidak semua bisnis harus segera dimulai saat itu juga setelah dipikirkan, tak ada salahnya menunda dulu apabila modal yang ada masih belum mencukupi.

    Selanjutnya, untuk bisnis yang berhubungan dengan produk, pertimbangkan dengan baik dari mana bahan baku akan dipasok. Pilihlah supplier yang mampu memberikan harga terbaik agar margin keuntungan pun bisa diperbesar. Untuk bisnis jasa yang juga membutuhkan produk-produk pendukung, misalnya vitamin rambut untuk bisnis salon, hal yang sama juga tetap berlaku, ya!

    Terakhir, jangan lupa untuk melakukan riset dan juga evaluasi. Cari tahu terus apa yang disukai pelanggan dari bisnis kita dan terus konsisten meningkatkan kualitasnya, terlebih di awal-awal usaha ketika kita mungkin masih sulit meraba kebutuhan pasar.

    Baca juga: Inilah 7 Cara Memulai Bisnis untuk Pemula!

    Tips Bisnis Kecil Kecilan bagi Pemula

    Setelah memahami bagaimana cara bisnis kecil kecilan dimulai, sekarang saatnya untuk mulai membangun bisnis yang menguntungkan! Namun, jangan terburu-buru, setidaknya ada dua tips yang bisa dipertimbangkan untuk dicoba agar bisnis yang dijalankan pun bisa semakin maju dan berkembang, lho!

    Apa saja, sih, tips yang bisa dipraktikkan oleh pemula yang tengah mencoba membangun bisnisnya kecil-kecilan?

    1. Lakukan Penganggaran yang Baik

    Sering terjadi, pemilik usaha sebuah bisnis kecil kecilan merasa bahwa karena skala usahanya yang kecil, uang usaha dan uang pribadi pun dapat digabung agar lebih mudah dikelola.

    Jangan terjebak kesalahan tersebut. Lakukan penganggaran yang baik dimulai dengan memisahkan uang untuk usaha dan uang pribadi untuk keperluan sehari-hari! Pemisahan ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan keuangan bisnis dilakukan secara tepat, sehingga uang usaha tidak akan terpakai untuk keperluan pribadi.

    Penganggaran juga diperlukan setiap kali mencoba untuk menerapkan strategi bisnis yang baru, misalnya saja dengan mengganti model kegiatan pemasaran serta penjualan yang dilakukan. Hitung dengan baik besarnya kebutuhan yang mungkin timbul, baik yang sudah pasti maupun yang baru menjadi perkiraan.

    Tips bisnis kecil kecilan ini mungkin terasa sepele, tetapi jika kita bisa memperkirakan seluruh potensi biaya yang ada, strategi bisnis pun dapat disusun dengan lebih akurat sesuai dengan keadaan di lapangan. Dengan demikian, munculnya potensi kerugian pun dapat ditekan, atau bahkan dihindari agar benar-benar tidak terjadi.

    Catat setiap transaksi yang terjadi, baik yang masuk maupun yang keluar. Pencatatan transaksi yang rapi dan teratur ini akan sangat membantu dalam pembuatan laporan keuangan sekaligus menjadi bahan analisis dan evaluasi untuk menentukan strategi bisnis berikutnya yang bisa dilakukan untuk pengembangan bisnis.

    2. Jangan Pernah Lupakan Pemasaran

    Ketika bicara bisnis skala kecil yang mungkin dilakukan secara sampingan di luar pekerjaan utama, banyak orang yang beranggapan bahwa bisnis ini hanya perkara jual-menjual saja. Padahal, sebenarnya tidak demikian, lho! Bisnis tidak hanya terdiri dari kegiatan penjualan saja, tetapi juga pemasaran.

    Coba pikirkan kegiatan pemasaran yang tak hanya dapat menarik perhatian pelanggan, tetapi juga mampu membuat bisnis bertahan. Sebagai contoh, agar pelanggan mau datang kembali di kemudian hari, seorang pelaku usaha yang memiliki bisnis laundry memberikan sebuah kupon di setiap transaksi yang dapat ditukar dengan layanan cuci gratis jika sudah terkumpul sepuluh buah.

    Dengan cara demikian, pelanggan pun tertarik untuk terus mencucikan pakaiannya di sana, sehingga bisnis pun dapat terus berjalan. Nah, pikirkan jenis kegiatan pemasaran yang sesuai dengan bidang usaha yang dipilih menjadi tips bisnis kecil kecilan yang bisa dicoba untuk menambah pendapatan!

    Untuk pengelolaan bisnis yang lebih baik, coba gunakan aplikasi majoo yang sudah dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan untuk memudahkan pengelolaan operasional bisnis. Fitur keuangan aplikasi majoo, misalnya saja, mampu mencatat seluruh transaksi secara tepat, akurat, dan otomatis, sehingga laporan keuangan dan evaluasi performa bisnis pun bisa dilakukan dengan cepat.

    Selain itu, aplikasi majoo juga menawarkan kemudahan akses yang menarik. Tanpa perlu datang langsung ke tempat usaha, pemilik dapat langsung mengetahui situasi bisnisnya cukup dengan membuka dasbor aplikasi majoo melalui handphone atau laptop. Bagaimana, mudah sekali, kan? Yuk, gunakan aplikasi majoo sekarang juga!

    Baca juga: Menilik Lebih Dalam Apa Itu Komunikasi Pemasaran

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!