Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Best Practice Cara Mencari Investor yang Tepat untuk Usahamu

    Best Practice Cara Mencari Investor yang Tepat untuk Usahamu

    Cara Mencari Investor untuk Mengembangkan Usaha

    Memulai dan merintis sebuah bisnis membutuhkan usaha yang sangat keras. Tidak hanya harus mempersiapkan business plan dan business model yang tepat, tetapi juga harus mencari pendanaan sebagai modal usaha.

    Mendapatkan modal usaha memang tidak mudah. Terlebih jika bisnis yang kamu jalankan masih tergolong baru.

    Ketiadaan dan keterbatasan modal bisa menjadi salah satu hambatan yang membuat bisnis tidak berkembang dan stagnan. Banyak calon-calon pengusaha yang memiliki ide bisnis kreatif, namun mereka sulit mewujudkannya karena tidak memiliki modal. Salah satu usaha yang dapat majoopreneurs lakukan adalah dengan cara mencari investor.

    Mengapa harus mencari investor? Menemukan investor yang tepat dapat membantumu dalam mengembangkan bisnis.

    Kesulitan mendapatkan modal merupakan salah satu kendala pengusaha UMKM di Indonesia. Para pengusaha kecil dan menengah, dana atau modal merupakan hal utama yang harus dipenuhi agar mereka bisa memulai usaha.

    Karena kesulitan mendapatkan modal itulah para pelaku usaha mikro seringkali tidak mampu melayani permintaan dari konsumen. Ironisnya, isu ini telah berlangsung selama bertahun-tahun di dunia pengusaha kecil.

    Oleh karena itu, pemerintah menerbitkan peraturan agar industri perbankan berinvestasi sebesar 20 persen untuk pengembangan UMKM di Indonesia. Bahkan, UMKM masuk dalam prioritas utama forum multilateral G20 yang diadakan di Bali pada 15-16 November 2022.

    Tidak hanya itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mencanangkan “Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas” pada 3 Oktober 2022 di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mendorong sektor usaha besar untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat agar dapat menggerakkan ekonomi di sekitar.

    Para pelaku UMKM yang sedang mencari investor juga bisa mendapatkan sumber modal melalui lembaga keuangan Peer To Peer (P2P) Lending. Lembaga P2P Lending ini akan meminjamkan sejumlah dana kepada pelaku usaha mikro melalui sebuah platform yang mempertemukan kedua pihak.

    Nah, sebelum membahas lebih lanjut tentang cara mencari investor untuk usaha, mari kita memahami terlebih dahulu apa itu investor.

    Pengertian Investor

    Apa itu investor? Investor adalah individu, sekelompok orang, atau perusahaan yang melakukan penanaman sejumlah modal. Aktivitas menanamkan modal tersebut dinamakan investasi. Mereka mengharapkan keuntungan atau imbal hasil dari aktivitas investasi yang sudah dilakukan.

    Baca juga: Investor adalah: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenisnya

    Dalam dunia bisnis, istilah investor merujuk kepada Venture Capital. Biasanya mereka menyiapkan berbagai jenis pembiayaan untuk perusahaan rintisan (startup).

    Venture Capital ini biasanya berasal dari perusahaan besar, perbankan, maupun lembaga keuangan lainnya sehingga modal yang ditawarkan kepada pemilik usaha bernominal cukup tinggi. Tak heran jika Venture Capital menjadi bagian yang penting dalam perkembangan perusahaan-perusahaan baru.

    Terkadang, Venture Capital tidak melulu membantu dalam bentuk dana atau uang. Sebagai investor, mereka juga memberikan bantuan pendampingan berupa keahlian teknis atau keterampilan tertentu yang dibutuhkan perusahaan. Alasannya, sebagai pemilik modal, Venture Capital juga harus ikut berperan dalam mengarahkan perusahaan yang dibantunya. Sebagai imbalan, Venture Capital akan meminta beberapa persen saham perusahaan sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak.

    Baca juga: Shareholder adalah Pemegang Saham, Apa Jenis dan Haknya?

    Kini semakin banyak perusahaan Venture Capital yang berlomba-lomba mendanai perusahaan baru. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan pada Oktober 2018, penyertaan modal Venture Capital pada perusahaan rintisan tercatat Rp8,13 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 20% dari Oktober tahun sebelumnya, yakni Rp6,77 triliun. Artinya, peluang kamu sebagai pemilik usaha untuk mendapatkan pendanaan pun semakin terbuka asalkan dapat mencari dan menemukan investor yang tepat.

    Lantas, bagaimana cara mencari investor yang tepat untuk mendanai usaha atau UMKM?

    Cara Mencari Investor Bagi Pemula

    Cara Menyakinkan Investor untuk Menanamkan Modal

    Semua pasti setuju, dalam praktik bisnis, mencari investor bukanlah perkara mudah. Ada banyak upaya yang harus ditempuh dan diupayakan untuk bisa mendapatkan investor yang mau menanamkan modalnya untuk membantu perkembangan bisnismu.

    Berikut beberapa langkah dan cara mencari investor yang bisa dipraktikkan oleh siapa pun.

    1. Menyiapkan Proposal dan Presentasi yang Menarik

    Hal pertama yang harus kamu lakukan dalam mencari investor adalah mempersiapkan proposal yang menarik. Proposal akan menjadi sumber informasi bagi calon investor untuk mengenal lebih jauh perusahaanmu dan mengetahui alasan kamu memerlukan tambahan modal.

    Proposal haruslah dibuat sedetail mungkin sesuai dengan kondisi bisnismu saat ini. Cantumkan visi misi perusahaan secara detail, posisi arus kas perusahaan, laporan keuangan, serta model bisnis. Selain itu, jelaskan pula secara terperinci terkait tim kerja yang perusahaan miliki, serta prospek usaha di masa mendatang.

    Kenapa perlu mencantumkan prospek dan strategi usaha? Agar bisnis yang dijalankan bisa berjalan lancar, calon investor perlu mengetahui strategi usaha yang matang. Semakin matang strategi bisnis yang kamu miliki, akan semakin mudah investor memberikan tambahan modal.

    Strategi bisnis yang sudah tersusun rapi juga bisa memperlihatkan prospek usaha yang kamu jalani di masa depan. Sebab tak sedikit perusahaan-perusahaan yang mengalami kegagalan bahkan hingga gulung tikar karena mereka tidak memiliki rencana dan strategi bisnis yang matang.

    Untuk mendapatkan data keuangan yang akurat, kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan majoo yang dapat menyajikan laporan keuangan yang sistematis, rapi, dan terperinci.

    Setelah memiliki data maupun detail-detail yang diperlukan, proposalmu harus ditampilkan semenarik mungkin agar mudah dipahami. Data yang ingin disampaikan harus divisualisasikan dengan baik. Visualisasi data akan menjadi daya tarik proposalmu dan menjadi penarik perhatian calon investor.

    Dengan ‘mempersembahkan’ proposal dan presentasi yang menarik akan memberikan dampak positif yang besar. Calon investor akan menilai kamu benar-benar serius dalam menjalankan bisnis sehingga mereka tertarik untuk menanamkan modal.

    Baca juga: 7 Cara Membuat Mind Mapping yang Menarik dan Informatif

    2. Menyusun Daftar Calon Investor

    Membuat daftar calon investor sangat penting bagi kamu yang sedang mencari cara untuk menarik investor. Dalam menyusun daftar calon investor, pastikan tidak hanya mencantumkan satu atau dua nama. Buatlah daftar calon investor sebanyak mungkin, sehingga peluang kamu untuk mendapatkan investor semakin besar.

    Perlu diingat, nama-nama yang masuk dalam daftar calon investor tersebut haruslah nama-nama yang memiliki potensi tinggi. Tidak sekadar berpotensi menanamkan modal berupa uang, namun juga ide-ide kreatif yang akan membantu pengembangan bisnis di masa mendatang.

    3. Mengikuti Pameran dan Kompetisi Bisnis

    Hadir dan mengikuti sebuah pameran dan kompetisi pada bidang bisnis akan memperbesar peluang kamu untuk bertemu banyak investor. Kesempatan ini harus kamu manfaatkan sebaik mungkin.

    Bahkan, mengikuti pameran dan kompetisi termasuk cara mencari investor secara cepat, lho. Syaratnya, kamu harus mampu memperkenalkan dan memperlihatkan konsep bisnismu. Jadi, dalam kesempatan ini kamu harus benar-benar bisa menunjukkan semua nilai plus dari bisnis yang sedang kamu jalani.

    Selain pameran dan kompetisi, pelaku usaha mikro harus aktif dalam mengikuti kegiatan konferensi industri atau forum dagang local. Acara seperti itu biasanya banyak dihadiri oleh investor, sehingga pelaku UMKM dapat memanfaatkannya untuk mencari investor.

    Dalam kegiatan pameran dan kompetisi bisnis, kamu juga harus menyiapkan tenaga ekstra untuk meyakinkan calon investor. Dalam menyakinkan calon investor agar mereka bisa mempercayai bisnismu, kamu harus dapat menunjukkan izin usaha, lokasi usaha, data keuangan, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan agar calon investor percaya dan yakin untuk memberikan suntikan dana bagi perusahaan.

    Menjelaskan detail produk atau jasa yang menjadi penghidupan bisnis juga wajib kamu lakukan. Investor harus paham produk yang kamu jual.

    Oleh karena itu, meraih kepercayaan investor pada perusahaan akan menjadi kunci penting.

    Baca juga: 15+ Teknik Closing yang Super Efektif Tingkatkan Penjualan

    4. Membuat Laporan Keuangan yang Rapi

    Salah satu cara jitu mencari investor adalah dengan merapikan laporan keuangan. Laporan keuangan yang rapi, sistematis, dan terperinci akan menjadi kunci dalam mengambil keputusan.

    Setiap calon investor akan melihat terlebih dahulu kondisi keuangan perusahaan yang akan ia modali. Ini akan memberikan jaminan bagi calon investor dalam memperoleh profit dari perusahaan tersebut. Jika laporan keuangan perusahaan menunjukkan profit yang cukup menjanjikan, calon investor dijamin akan segera tertarik.

    5. Memaksimalkan Penggunaan Media Sosial

    Salah satu cara ampuh mencari investor untuk UMKM adalah dengan memaksimalkan manfaat yang disediakan oleh Internet dan media sosial. Because internet is a magical place! Sebagai contoh, pelaku UMKM dapat membuat profil di platform digital yang mempertemukan investor dengan pelaku UMKM.

    Selain itu, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan internet dan media sosial untuk mencari informasi tentang Venture Capital yang sesuai dengan kebutuhan usaha bisnisnya. Pelaku UMKM juga bisa bergabung ke dalam komunitas UMKM lokal untuk mendapatkan rekomendasi mengenai investor dan sekaligus meningkatkan jejaring yang berkaitan dengan investor. Dari komunitas tersebut, pelaku usaha mikro dapat menemukan informasi mengenai pebisnis lokal terkemuka di bidang bisnis yang sedang ditekuni.

    Kesimpulan

    Jika ingin bisnis berkembang lebih besar, kamu perlu tahu cara mencari investor untuk diajak bekerja sama. Sebab, untuk mencapai target bisnis yang lebih besar, salah satu faktor yang diperlukan adalah memiliki tambahan modal usaha.

    Cara mencari investor untuk usaha memang tidak mudah. Tapi, jika sudah menguasai strateginya, memperoleh tambahan modal usaha bukanlah hal yang sulit lagi.

    Kenapa kita harus mencari investor? Keterbatasan modal menjadi salah satu hambatan yang membuat bisnis tidak berkembang dan stagnan. Oleh karena itu, calon-calon pengusaha yang memiliki ide bisnis kreatif perlu mencari investor untuk menjalankan usaha.

    Di mana bisa mendapatkan investor? Pemilik bisnis dapat mencari investor dengan berjejaring dan aktif mengikuti pameran dan kompetisi bisnis, konferensi industri, atau forum dagang lokal. Acara seperti itu biasanya banyak dihadiri oleh investor.

    Cara praktis untuk menyakinkan calon investor adalah dengan mengelola laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang baik mampu menjelaskan kerugian dan keuntungan di masa depan.

    Untuk mencapai hal itu, gunakan aplikasi keuangan majoo yang super lengkap. Satu aplikasi untuk segala solusi semua jenis usaha. Satu aplikasi banyak fungsi, satu harga untuk semua kebutuhan wirausaha.

    Yuk, bergabung dengan majoo sekarang juga!

    Pertanyaan Terkait

    • Keterbatasan modal menjadi salah satu hambatan yang membuat bisnis tidak berkembang dan stagnan. Oleh karena itu, calon-calon pengusaha yang memiliki ide bisnis kreatif perlu mencari investor untuk menjalankan usaha.
    • Pemilik bisnis dapat mencari investor dengan berjejaring dan aktif mengikuti pameran dan kompetisi bisnis, konferensi industri, atau forum dagang lokal. Acara seperti itu biasanya banyak dihadiri oleh investor.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!