Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    CCO adalah: Pengertian, Syarat, dan Tugasnya

    CCO merupakan jabatan penting dalam sebuah perusahaan.

    Walau sudah malang-melintang di dunia kerja, nyatanya tidak sekali dua kali muncul pertanyaan mengenai jabatan C-level dalam sebuah perusahaan. Secara umum, C- level merupakan sebuah jajaran eksekutif perusahaan, tetapi dengan beragamnya C-level dalam sebuah perusahaan, tidak heran jika kamu belum memahami karakteristik dari masing-masing C-level. Tidak hanya satu, C-level sering disebut dengan beberapa istilah berbeda, seperti “C-suite”, “Eksekutif Level C”, dan lain sebagainya.

    Huruf c dalam C-level merupakan akronim dari kata “Chief”, seperti CEO yang merupakan akronim dari Chief Executive Officer. Sama dengan jabatan C-level lainnya, CEO memegang peranan penting dalam bisnis dan posisinya berada di bagian tertinggi dari departemennya. Oleh sebab itu, tidak heran jika seseorang yang menjabat sebagai CEO dan C-level lainnya memiliki beban kerja dan tanggung jawab yang besar.

    Secara umum, seorang C-level memiliki wewenang yang berkaitan dengan  perencanaan strategis, pengambilan keputusan mengenai saham dan sebagainya, pemberi atau pendelegasi tugas, mempekerjakan serta memberhentikan karyawan, dan juga berkolaborasi dengan C-level lainnya. Salah satu C-level dalam sebuah perusahaan adalah CCO yang merupakan akronim dari Chief Communication Officer. Ya, tidak hanya Chief Compliance Officer atau Chief Content Officer, dalam sebuah perusahaan CCO juga dapat diartikan sebagai Chief Communication Officer.

    Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan CCO? Apa saja syarat CCO dan tugas CCO dalam sebuah perusahaan? Langsung saja, simak informasi selengkapnya melalui artikel ini!

    CCO Adalah

    CCO singkatan dari Chief Communication Officer yang merupakan sosok yang bertanggung jawab terhadap hubungan masyarakat sebuah perusahaan atau organisasi. Dikutip dari Dynamic Digital, CCO adalah jabatan yang belum lama muncul, tetapi seiring dengan perkembangan zaman, CCO semakin dibutuhkan dan dapat menjadi faktor penentu kesuksesan sebuah perusahaan. CCO adalah penasihat strategis utama perusahaan. Seorang CCO bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan perusahaan pada seluruh touchpoint dan audience yang mencakup investor, pelanggan, dan juga karyawan.

    Dikutip dari Quantified Communications, CCO adalah sosok penting yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap transformasi bisnis ke arah yang lebih positif. Jabatan dan fungsi CCO sangat dibutuhkan, khususnya di era teknologi dan komunikasi yang berkembang pesat seperti saat ini. Seseorang yang menjabat sebagai Chief Communication Officer sebaiknya sudah berpengalaman dan dapat memastikan perusahaan mampu beradaptasi dalam perkembangan media yang begitu dinamis.

    Baca juga: Apa itu Job Description? Ini Pengertian dan Contohnya!

     Tidak hanya pengalaman, terdapat beberapa skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang CCO.

    Syarat CCO: Skill yang Dibutuhkan

    Menjadi jabatan yang penting dalam sebuah perusahaan, seorang Chief Communication Officer wajib memiliki beberapa keahlian atau skill tertentu. Selain itu, dikutip dari Northeastern University, dibutuhkan paling tidak sepuluh tahun pengalaman sebagai modal utama untuk menjadi CCO. Beberapa keahlian atau skill yang dibutuhkan sebagai syarat CCO adalah sebagai berikut:

    • Beradaptasi dalam waktu singkat
    • Mengkomunikasikan beragam topik pada berbagai audiens
    • Memiliki intuisi yang kuat agar dapat memahami dan mengantisipasi kebutuhan perusahaan
    • Memiliki kemampuan mentoring untuk membimbing orang-orang yang membutuhkan penyelesaian masalah
    • Membuat keputusan tepat untuk perusahaan mengenai pernyataan publik

    Tidak perlu terburu-buru, selain dapat dipelajari, lima keahlian di atas terasah seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman.

    Baca juga: Soft Skill Adalah: Pengertian, Contoh, dan Cara Meningkatkan

    Tugas CCO

    Pada dasarnya, tugas CCO adalah membangun dan menjaga reputasi perusahaan. Agar tugas tersebut bisa dijalankan dengan baik, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai berikut:

    1. Manajemen Reputasi

    Tugas utama seorang Chief Communication Officer adalah membangun dan menjaga reputasi perusahaan. Oleh sebab itu, tidak jarang jika CCO juga dikenal sebagai CRO yang merupakan akronim dari Chief Reputation Officer. Tidak bisa dianggap sepele, seorang CCO bertanggung jawab untuk memastikan reputasi baik sebuah perusahaan, termasuk mengatur hubungan masyarakat dan urusan eksternal lainnya, serta memantau dinamika media sosial. Dikutip dari Reptrak, nilai reputasi perusahaan memiliki pengaruh penting terhadap kesuksesan bisnis, sebab penambahan satu poin saja dapat meningkatkan kapitalisasi pasar sebesar 2,6%. Perlu diingat bahwa, perkiraan keuntungan yang bisa didapat kurang lebih sebesar 1 miliar rupiah per poin reputasi. Nilai yang fantastis, bukan?

    2. Integrasi dan Penyelarasan

    Tugas kedua seorang Chief Communication Officer adalah mengatur dan membuat pesan yang mendukung serta sesuai dengan visi, misi, dan nilai perusahaan. Tentunya, pesan tersebut harus disampaikan pada pihak internal maupun eksternal. Akan tetapi, hal ini menjadi jauh dari kata sederhana karena pendekatan yang diperlukan harus disesuaikan dengan kebutuhan, motivator, hingga perspektif para audiens. Secara garis besar, seorang CCO harus bisa berkomunikasi secara optimal dengan para stakeholder maupun klien internal. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga dan memastikan keseimbangan di seluruh kanal komunikasi dengan segmen audiens yang beragam.

    3. Menjaga Kepuasan Pelanggan

    Kepuasan pelanggan adalah aspek yang sangat berpengaruh pada reputasi, yaitu opini publik mengenai perusahaanmu. Salah satu cara untuk membangun reputasi adalah dengan menyampaikan cerita tentang cara perusahaan mencapai visi, misi, dan komitmen yang diambil untuk mewujudkan visi dan misi tersebut. Hal ini berpengaruh pada kepercayaan konsumen dan kepuasannya dalam menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan. Tentunya, komunikasi yang baik juga akan mendorong word-of-mouth atau pemasaran dari mulut ke mulut yang akan mendatangkan keuntungan.

    4. Mengambil Keputusan Berdasarkan Data

    Dengan pesatnya perkembangan teknologi, seorang seorang Chief Communication Officer tentu harus mampu beradaptasi agar bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Oleh sebab itu, social media monitoring dan berbagai platform manajemen reputasi menjadi tools penting yang wajib dikuasai seorang CCO. Melalui tools yang digunakan, seorang CCO dapat menyajikan data analitik yang bisa diukur dan diolah untuk mendapatkan insight yang dibutuhkan. Sebab, keputusan yang diambil berdasarkan data hasil riset lapangan tentu lebih akurat dan hasilnya lebih signifikan.

    5. Riset Pasar

    Dikutip dari Chron, riset pasar merupakan salah satu tugas yang harus dijalankan untuk merencanakan program komunikasi. Seorang ahli komunikasi perusahaan harus melakukan riset untuk mengetahui perilaku dan persepsi target audiens yang sesuai dengan bisnis. Hal ini dapat dilakukan dengan survei atau menghubungi secara langsung orang-orang yang profilnya relevan dengan target yang sudah ditentukan. Hal tersebut dilakukan untuk mengemukakan pandangan mereka mengenai suatu hal. Riset pasar juga termasuk memantau forum, situs media sosial, dan situs ulasan produk serta pers untuk menilai persepsi konsumen tentang perusahaan tempatnya bekerja. Chief Communication Officer juga harus mengetahui posisinya dengan kompetitor dan mencari celah untuk berkembang dan menjadi lebih baik.

    6. Mengarahkan Komunikasi Perusahaan

    Dalam proses riset pasar, tentu saja seorang Chief Communication Officer akan menemukan komentar atau tanggapan baik dan buruk mengenai perusahaan. Keduanya tetap harus dilaporkan pada jajaran tim manajemen dan profesional dalam bidang marketing lainnya. Dalam laporan ini, ahli komunikasi harus juga menyertakan rekomendasi cara untuk membangun citra yang lebih positif. Hal ini dapat disampaikan pada eksekutif senior dan menyarankannya untuk menyelesaikan masalah ini lewat konferensi pers. Tentu saja, ahli komunikasi perusahaan harus menyiapkan presentasi dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk konferensi pers tersebut.

    7. Mengawasi Hubungan Pers

    Chief Communication Officer adalah profesi yang bertanggung jawab untuk menyajikan informasi tentang perusahaan dan produknya pada media. Oleh sebab itu, ahli komunikasi perusahaan harus bisa mempersiapkan perilisan berita ketika perusahaan meluncurkan produk baru atau melakukan pembaruan terhadap produk yang sudah ada. Communication officer juga bertanggung jawab untuk mengadakan siaran pers jika perusahaan menandatangani kontrak penting atau menjadi selangkah lebih maju di pasar. Lalu, apabila terjadi perubahan di perusahaan, hal-hal ini harus disampaikan secara profesional. Contohnya adalah perubahan kondisi keuangan, penggantian posisi eksekutif senior, adanya investor besar, atau terjadi merger maupun akuisisi.

    8. Mengarahkan Publikasi

    Seperti yang sudah sedikit dijelaskan sebelumnya, Chief Communication Officer juga harus bisa menyusun materi komunikasi yang baik untuk perusahaan. Jika ini profesimu, segala konten publikasi harus bisa direncanakan dan disusun dengan baik. Konten publikasi tersebut contohnya seperti brosur produk, leaflet penjualan, laporan tahunan untuk para shareholder, juga newsletter dan majalah untuk pelanggan jika ada. Tidak hanya hal-hal itu, ahli komunikasi juga merencanakan penulisan dan konten untuk halaman situs dan skrip untuk presentasi juga video. Meskipun mungkin tidak secara langsung melakukannya, Chief Communication Officer harus mengawasi semua hal ini agar sesuai dengan perusahaan. Agar berjalan dengan baik, penting untuk bekerja sama dengan marketing manager, designer, dan website manager.

    Baca juga: Cara Menghitung Persentase Kenaikan

    Penutup

    Demikian penjelasan mengenai pengertian Chief Communication Officer, syarat CCO, dan tugas CCO. CCO singkatan dari Chief Communication Officer, tetapi di beberapa perusahaan, CCO juga merupakan akronim Chief Compliance Officer atau Chief Content Officer. CCO merupakan salah satu C-level dalam sebuah perusahaan. Seseorang yang menjabat sebagai Chief Communication Officer sebaiknya sudah berpengalaman dan memiliki keahlian yang dibutuhkan, sebab tanggung jawab seorang CCO tidak bisa dianggap enteng.

    Selain informasi mengenai Chief Communication Officer, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya yang berhubungan dengan perusahaan, dunia pekerjaan, cara berbisnis, kondisi pasar, dan hal-hal seputar ekonomi di sini. Selain memperkaya wawasan dengan informasi yang kamu butuhkan, jangan ragu untuk memilih majoo yang setia menemani perjalanan bisnismu. Manfaatkan berbagai fitur praktis dan menarik yang dapat disesuaikan dengan segala kebutuhan. Tunggu apa lagi? Saatnya berlangganan sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.