Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Data Analyst Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Jobdesk-nya

    Data Analyst Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Jobdesk-nya

    Seorang data analyst bertugas menemukan cara agar data bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan bisnis.

    Seiring dengan adanya transformasi digital, peran data analyst kian krusial bagi bisnis. Pasalnya, bisnis di berbagai sektor makin bergantung pada data dalam pembuatan keputusan bisnis, mulai dari pengembangan produk baru, investasi baru, hingga identifikasi pangsa pasar baru.

    Tak hanya itu, data-data tersebut juga dibutuhkan untuk mengidentifikasi inefisiensi serta persoalan bisnis lain yang perlu diselesaikan. Nah, salah satu tugas data analyst adalah menetapkan nilai numerik untuk fungus-fungsi bisnis penting sehingga kinerjanya dapat dibandingkan dari waktu ke waktu.

    Baca juga: Big Data adalah: Definisi, Konsep, dan Manfaat

    Tambahan pula, seorang analis data juga perlu tahu cara memanfaatkan data agar organisasi bisnis dapat mengambil keputusan yang lebih tepat. Jadi, apa itu data analyst?

    Data Analyst Adalah…

    Secara teknis, analis data atau data analyst adalah seseorang yang bertugas meneliti dan menganalisis data dengan bantuan tools tertentu atau melakukan data analytics

    Adapun data analytics adalah penggabungan teori dan praktik mengidentifikasi serta mengomunikasikan insight berbasis data yang memungkinkan stakeholder mengambil keputusan lebih baik.

    Jadi, data analyst adalah orang yang bertanggung jawab untuk me-review data dan mengidentifikasi insight utama tentang bisnis, khususnya informasi terkait konsumen.

    Seorang data analyst juga bertugas menemukan cara agar data dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan bisnis. Tentunya, seluruh temuan ini dikomunikasikan oleh analis data kepada semua pihak yang berkepentingan di dalam bisnis.

    Biasanya, riset yang dilakukan oleh analis data berkaitan dengan kebutuhan marketing atau pengembangan produk. Analis data akan mencari insight dengan meneliti aktivitas target pasar di internet, misalnya menganalisis produk yang sering dicari oleh target pasar di mesin pencari atau di media sosial.

    Baca juga: Social Media Marketing: Pengertian Hingga Contohnya

    Peran seorang analis data sangat penting kini karena perilaku konsumen dan tren pasar sangat cepat berubah. Data analytics merupakan pendekatan yang tepat, berhubung cara ini relatif lebih cepat dibandingkan dengan riset manual seperti menyebar kuesioner.

    Tugas atau Jobdesk Data Analyst

    Seorang analis data memegang peran penting di bisnis modern. Tugas data analyst secara umum ialah membantu bisnis melakukan refleksi atas performa kerja dan basis pelanggan, menerjemahkan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap laba perusahaan, serta memberi masukan kepada pimpinan tentang cara memajukan bisnis.

    Namun, tentu posisi ini memiliki job description yang lebih rinci. Adapun jobdesk data analyst, antara lain:

    • Menggunakan tools tertentu untuk mengekstrak data dari sumber primer dan sekunder
    • Mengeliminasi data yang tidak valid
    • Mengembangkan dan memelihara data base dan sistem data sekaligus menyusun ulang data dalam format yang dapat dibaca
    • Melakukan analisis untuk menilai kualitas dan makna data
    • Memfilter data dengan meninjau laporan dan indikator kinerja untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah
    • Mengidentifikasi, menganalisis, dan menafsirkan pola dan tren dalam kumpulan data kompleks yang dapat membantu diagnosis dan prediksi persoalan dengan bantuan statistic tools
    • Menetapkan nilai numerik ke fungsi bisnis penting sehingga kinerja bisnis dapat dinilai dan dibandingkan selama periode waktu tertentu
    • Menganalisis tren lokal, nasional, dan global yang berdampak pada bisnis dan sektor industri terkait
    • Menyiapkan laporan untuk manajemen yang menyatakan tren, pola, dan prediksi berdasarkan data yang relevan
    • Bekerja sama dengan programmer, teknisi, dan manajer untuk mengidentifikasi peluang peningkatan proses, mengusulkan modifikasi sistem, dan menyusun strategi tata kelola data
    • Menyiapkan laporan analisis akhir bagi para stakeholder dalam bisnis sehingga memungkinkan mereka untuk mengambil keputusan penting berdasarkan berbagai fakta dan tren

    Keterampilan yang Perlu Dimiliki oleh Data Analyst

    Untuk menjadi analis data tentu kamu perlu memiliki keterampilan tertentu. Jika kamu berada di posisi pemilik bisnis, kamu juga perlu tahu keterampilan calon data analyst yang akan bergabung di tim bisnismu.

    Secara umum, berikut ini beberapa keterampilan yang perlu dimiliki oleh seorang analis data.

    1. Paham bahasa pemrograman SQL

    SQL (Standard Query Language) adalah bahasa pemrograman untuk menangani urusan pengelolaan dan manajemen data. Banyak tools yang digunakan untuk membantu dalam proses pengembangan aplikasi, seperti MySQL, SQL Server, PostGre, dan lain-lain.

    2. Memahami konsep statistika dan matematika

    Selanjutnya, seorang data analyst juga harus memahami dan sanggup mengimplementasikan konsep statistika dan matematika. Dengan demikian, proses analisis data secara lebih akurat dan sistematis. Tentunya, analisis data berhubungan erat dengan berbagai bentuk sajian angka terkait data.

    3. Mampu memvisualisasikan data

    Keterampilan yang tidak kalah penting dan perlu dimiliki oleh seorang analis data ialah mampu memvisualisasikan data ke dalam bentuk grafik. Tujuannya agar data yang telah diperoleh dan dianalisis dapat disajikan dengan lebih komunikatif sehingga lebih mudah dipahami oleh stakeholder.

    Di luar poin-poin di atas tentu masih ada keterampilan non teknis yang perlu dikuasai oleh analis data, misalnya keterampilan berkomunikasi. Pasalnya, seorang analis data harus bisa menjelaskan insight dari kumpulan data kepada berbagai pihak di dalam organisasi bisnis.

    Analisis data bermanfaat untuk bisnis, mulai dari personalisasi pengalaman konsumen hingga menyederhanakan operasional.

    Manfaat Data Analyst

    Aneka data yang dihasilkan perusahaan berisi insight berharga dan analisis data merupakan cara untuk membukanya. Manfaat data analyst atau proses data analytics sangat besar bagi bisnis.

    Analisis data dapat membantu bisnis dalam segala hal, mulai dari personalisasi promosi pemasaran untuk konsumen hingga mengidentifikasi dan mengurangi risiko bisnis. Mari kita lihat lebih detail tentang manfaat data analyst bagi bisnis di bawah inI!

    Personalisasi Pengalaman Konsumen

    Bisnis mengumpulkan data pelanggan dari berbagai saluran, termasuk gerai fisik, e-commerce, dan media sosial. Dengan memanfaatkan analisis data untuk membuat profil pelanggan yang komprehensif dari data-data tersebut, bisnis dapat memperoleh insight tentang perilaku konsumen.

    Baca juga: Memahami Pengertian Perilaku Konsumen dalam Dunia Bisnis

    Berkat insight tersebut, bisnis dapat memberikan pengalaman yang lebih personal bagi konsumen.

    Sebut saja bisnis ritel pakaian yang memiliki toko online dan gerai fisik. Perusahaan dapat menganalisis data penjualannya bersama dengan data dari halaman media sosialnya. 

    Kemudian bisnis ini bisa membuat kampanye media sosial yang ditargetkan untuk mempromosikan penjualan e-commerce pada kategori produk yang memang sudah diminati pelanggan.

    Bisnis dapat menjalankan model analisis consumer behaviour berdasarkan data pelanggan untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan. Sebagai contoh, bisnis dapat menjalankan model prediksi pada data transaksi e-commerce untuk menentukan produk yang akan direkomendasikan saat pembayaran guna meningkatkan penjualan.

    Memberi Informasi untuk Pengambilan Keputusan Bisnis

    Bisnis dapat memanfaatkan analisis data untuk memandu keputusan bisnis dan meminimalkan kerugian finansial. 

    Analisis dengan model prediksi dapat memperkirakan hal yang akan terjadi sebagai respons atas perubahan pada bisnis. Sementara itu, analisis preskriptif bisa menunjukkan reaksi yang seharusnya dilakukan oleh bisnis atas perubahan tersebut.

    Kita ambil contoh sebuah bisnis melakukan perubahan harga atau penawaran produk. Apakah perubahan ini akan memengaruhi permintaan atau demand pelanggan? Nah, seorang data analyst dapat menguji pengaruh penawaran tersebut. 

    Setelah mengumpulkan data penjualan produk yang harganya diubah, perusahaan dapat menggunakan alat analisis data untuk menentukan keberhasilan perubahan dan memvisualisasikan hasilnya. 

    Data tersebut membantu pengambil keputusan memilih akan meluncurkan perubahan harga di seluruh wilayah atau tidak.

    Baca juga: Pangsa Pasar adalah: Definisi, Fungsi, dan Contoh Rumusnya

    Menekan Risiko dan Mencegah Kerugian

    Risiko merupakan bagian tak terpisahkan dari bisnis, mulai dari risiko pencurian, piutang tidak tertagih, hingga adanya tuntutan hukum. Analisis data dapat membantu bisnis memahami risiko dan mengambil tindakan preventif. 

    Misalnya, suatu bisnis ritel dengan banyak cabang menerapkan model statistik yang dapat memprediksi tindakan atau peristiwa di masa depan untuk menentukan toko mana yang memiliki risiko pencurian tertinggi. 

    Kemudian, bisnis dapat menggunakan data ini untuk menentukan jumlah keamanan yang diperlukan di toko atau bahkan menentukan perlu divestasi dari lokasi tertentu.

    Dengan kata lain, bisnis dapat memanfaatkan analisis data untuk membatasi kerugian. Bahkan, bisnis bisa membuat model statistik yang memberikan rekomendasi secara otomatis untuk mengatasi masalah yang berulang.

    Meningkatkan Keamanan

    Semua bisnis menghadapi ancaman keamanan data. Bisnis dapat meminta data analyst untuk mendiagnosis penyebab pelanggaran data yang pernah terjadi dengan memproses dan memvisualisasikan data yang relevan. 

    Bersama dengan tim information technology (IT), analis data dapat menggunakan aplikasi analisis data untuk mengurai, memproses, dan memvisualisasikan log audit sehingga sumber data breach dapat diketahui. Informasi ini dapat membantu IT menemukan kerentanan dan memperbaiki keamanan data perusahaan.

    Tidak hanya itu, berkat hasil analisis data tersebut, tim IT juga dapat menggunakan model statistik untuk mencegah terjadinya data breach di masa mendatang.

    Menyederhanakan Operasional

    Di samping poin-poin manfaat data analyst di atas, operasional bisnis juga dapat dibuat lebih efisien dengan analisis data. Mari kita ambil contoh dalam hal pengelolaan inventory.

    Mengumpulkan dan menganalisis data tentang rantai pasokan dapat menunjukkan titik pemicu keterlambatan atau kemacetan produksi bersumber dan membantu memprediksi risiko masalah yang mungkin muncul di masa depan.

    Baca juga: Supply Chain Management: Tujuan, Jenis, dan Contohnya

    Jika perkiraan permintaan menunjukkan bahwa vendor tertentu tidak akan mampu menangani volume yang dibutuhkan, perusahaan dapat menambah atau mengganti vendor ini untuk menghindari penundaan produksi.

    Kesimpulan

    Di tengah era digital seperti saat ini, data menjadi elemen yang sangat berharga bagi bisnis. Di balik setiap aktivitas konsumen seperti mencari produk di search engine atau memberikan ulasan produk di e-commerce, ada data yang bisa diterjemahkan ke dalam strategi bisnis.

    Karena itu, peran data analyst sangat dibutuhkan oleh bisnis. Seperti yang telah dipaparkan di atas, data analyst adalah orang atau posisi di perusahaan yang bertugas untuk me-review dan menganalisis data, lalu menerjemahkannya menjadi insight yang berguna bagi perusahaan.

    Insight tersebut bisa dimanfaatkan untuk menekan risiko, menghindari kerugian bisnis, menjaga keamanan data perusahaan, personalisasi pengalaman konsumen, serta menyederhanakan operasional bisnis.

    Di samping mengoptimalkan peran data analyst, penyederhanaan operasional bisnis juga bisa kamu lakukan dengan mengimplementasikan penggunaan aplikasi Point of Sale (POS).

    Sebagai contoh, tak seperti pengelolaan kasir secara manual, proses transaksi penjualan tidak perlu berlangsung lama lagi berkat fitur kasir online di aplikasi POS. Contoh lainnya, kamu tidak perlu lagi mencatat inventory secara manual di buku sebab aplikasi POS juga hadir dengan fitur manajemen inventory.

    Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pastikan bisnismu lebih maju dengan menggunakan aplikasi POS lengkap sekarang!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Metode Penyusutan Aktiva Tetap!
    Seiring waktu, aset tetap akan mengalami depresiasi. Untuk mengetahui biaya penggunaan aset, perlu metode penyusutan aktiva tetap. Ketahui caranya di sini!
    Negosiasi adalah: Pengertian, Contoh, Jenis, Ciri-Ciri
    Negosiasi adalah proses interaksi antara pihak-pihak yang berusaha menemukan titik temu. Pahami pengertian, tujuan, contoh negosiasi.
    Rumus Persentase, Cara Menghitung Beserta Contoh Penggunaanya
    Cara menghitung persen merupakan metode untuk mendapatkan sebuah nilai atau data. Pelajari juga tentang rumus persentase di excel, rumus persentase keuntungan.
    PT adalah: Menilik Pengertian dan Cara Membuat Perseroan Terbatas
    PT adalah kepanjangan dari perseroan terbatas, yaitu bentuk badan usaha yang dilindungi oleh hukum dengan modal yang terdiri dari saham.