Yuk, Intip Strategi Equity Financing dalam Bisnis!

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Dalam pengembangan bisnis, kamu membutuhkan sumber dana atau modal, kan? Modal ini biasanya disediakan oleh investor untuk digunakan dalam berbagai tujuan, seperti menutup pengeluaran tak terduga atau mengembangkan produk. Salah satu opsi pembiayaan yang sering digunakan adalah pendanaan ekuitas (equity financing). 

Untuk mengenal lebih dalam tentang equity financing ini, simak artikel ini, yuk! 

Definisi Equity Financing

Equity financing adalah salah satu cara untuk mendapatkan dana dengan cara menjual sebagian kepemilikan saham dalam bisnis kepada investor atau pemegang saham eksternal. Cara mendapatkan dana ini, berarti kamu mengajak pihak lain untuk berinvestasi dalam bisnismu dengan memberi mereka sebagian saham sebagai imbalan dana yang telah mereka berikan. 

Dalam equity financing, kamu tidak perlu mengembalikan dana tersebut seperti dalam debt financing, tetapi kamu harus bersedia berbagi kendali dan keuntungan bisnis dengan para pemegang saham. 

Dalam kasus perusahaan yang diperdagangkan di bursa saham, equity financing sering terjadi melalui penjualan saham perusahaan kepada investor publik. Namun, bagi bisnis yang lebih kecil atau startup, itu bisa melibatkan pemilihan investor individu atau perusahaan modal ventura yang tertarik dengan potensi pertumbuhan bisnismu. 

Pendanaan ekuitas dapat memberikan dana yang lebih besar untuk perluasan bisnis atau pengembangan produk, tetapi juga berarti kamu harus berbagi kendali dan keuntungan potensial dengan pemegang saham baru. Cara ini merupakan trade-off yang harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan keuangan bisnismu, ya. 

Baca Juga: Ekuitas: Arti, Contoh, dan Laporan Perubahan

Manfaat Equity Financing

Equity financing adalah metode untuk menjual sebagian kepemilikan saham dalam bisnismu kepada investor atau pemegang saham eksternal sebagai imbalan atas dana yang mereka investasikan. Yuk, kita lihat beberapa manfaat dari pendanaan ekuitas ini! 

Akses ke Sumber Dana Besar Signifikan

Salah satu manfaat utama dari equity financing adalah akses ke sumber dana yang signifikan. Dengan menjual saham, kamu bisa mendapatkan dana yang cukup besar untuk mendukung pertumbuhan dan perluasan bisnis, atau pengembangan produk serta layanan baru. 

Tidak Ada Kewajiban Pembayaran Kembali

Berbeda dengan debt financing, kamu tidak memiliki kewajiban untuk membayar kembali dana yang diperoleh. Jadi, memungkinkan kamu fokus pada pertumbuhan bisnis tanpa beban pembayaran kembali yang dapat memengaruhi kas perusahaan. 

Rendahnya Risiko Keuangan

Dalam pendanaan ekuitas, risiko finansial lebih dibagi dengan investor atau pemegang saham. Jika bisnis tidak berjalan sesuai rencana, kamu tidak harus menghadapi beban pembayaran kembali utang yang dapat mengancam kelangsungan bisnismu. 

Mitra Bisnis Potensial

Investor ekuitas dapat membawa nilai tambah dalam bentuk pengetahuan, koneksi, atau pengalaman bisnis, lho! Mereka bisa menjadi mitra strategis yang membantu memajukan bisnismu. 

Fleksibilitas Keuangan

Pendanaan ekuitas memberi kamu fleksibilitas untuk mengalokasikan dana sesuai kebutuhan bisnismu. Dana yang diperoleh dari equity financing bisa digunakan untuk berbagai tujuan, dari perluasan hingga peningkatan operasional bisnismu. 

Kesempatan Pertumbuhan Bisnis Jangka Panjang

Equity financing memungkinkan kamu untuk berfokus pada pertumbuhan jangka panjang. Dengan adanya dana yang cukup, kamu dapat merencanakan dan melaksanakan strategi pertumbuhan bisnis yang strategis. 

Namun, penting untuk diingat bahwa pendanaan ekuitas juga berarti kamu harus berbagi kendali dan keuntungan dengan pemegang saham dan ini bisa memengaruhi keputusan bisnismu. Keputusan untuk menggunakan equity financing harus disesuaikan dengan tujuan dan situasi bisnismu, ya. 

Baca Juga: Return on Equity: Definisi dan Cara Menghitung RoE

apa itu equity financing?

Strategi dalam Equity Financing

Dalam proses equity financing, ada beberapa strategi yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan peluang bisnis yang sukses dan mendapatkan dana. Berikut ini adalah beberapa strategi umum yang sering digunakan dalam pendanaan ekuitas, antara lain: 

1. Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO)

Strategi ini melibatkan penjualan saham perusahaan kepada publik melalui pasar saham. Perusahaan yang ingin mendapatkan dana ekuitas melalui IPO akan bekerja sama dengan penjamin emisi untuk menjual saham kepada investor. IPO sering digunakan oleh perusahaan yang telah mencapai pertumbuhan yang signifikan dan ingin mengakses pasar modal. 

2. Penawaran Saham Swasta (Private Placement)

Dalam strategi ini, perusahaan menjual sahamnya kepada investor institusi atau individu secara privat, tanpa melalui proses penawaran umum. Penawaran saham swasta memberikan fleksibilitas dalam struktur kepemilikan dan persyaratan regulasi, dan memungkinkan perusahaan menjalin kemitraan lebih erat dengan investor yang dipilih secara selektif. 

3. Pendanaan Ventura (Venture Capital)

Pendanaan ventura melibatkan investor profesional atau perusahaan yang menyediakan modal kepada perusahaan berpotensi tinggi, terutama perusahaan baru atau startup dalam tahap awal pengembangan. Investor ventura biasanya mendapatkan saham perusahaan dan memberikan dukungan finansial, sumber daya, dan keahlian manajemen untuk membantu perusahaan tumbuh dengan cepat. 

4. Pembiayaan Private Equity

Strategi ini melibatkan investor institusi atau individu yang membeli saham perusahaan yang sudah mapan atau memiliki kinerja yang baik. Pembiayaan private equity sering digunakan dalam transaksi pengambilalihan atau restrukturisasi perusahaan. Investor private equity menyediakan dana dan keahlian manajemen untuk membantu perusahaan mencapai pertumbuhan atau meningkatkan kinerja. 

5. Crowdfunding

Crowdfunding melibatkan partisipasi banyak individu atau investor kecil yang menyumbangkan dana dalam bentuk ekuitas perusahaan. Melalui platform crowdfunding, perusahaan dapat mendapatkan dana dari sejumlah kecil investor yang tertarik dengan ide bisnis atau produk yang ditawarkan.

6. Program Saham Karyawan

Strategi ini melibatkan pemberian saham kepada karyawan sebagai bentuk kompensasi atau insentif. Dengan memiliki kepemilikan saham, karyawan memiliki kepentingan langsung dalam kesuksesan perusahaan dan dapat memotivasi mereka untuk memberikan kontribusi maksimal.

Pemilihan strategi equity financing yang tepat ini tergantung pada beberapa hal, antara lain kebutuhan perusahaan, situasi pasar, dan tujuan jangka panjang perusahaan. Penting bagi perusahaan untuk melakukan analisis, mengidentifikasi investor potensial, dan mempertimbangkan implikasi jangka panjang dari setiap strategi yang dipilih, ya 

Perusahaan Penyedia Equity Financing

Di Indonesia, terdapat berbagai perusahaan dan entitas yang menyediakan layanan equity financing atau pendanaan ekuitas. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan dan lembaga penyedia equity financing yang aktif di pasar Indonesia: 

Perusahaan Modal Ventura Indonesia

Ada beberapa perusahaan modal ventura Indonesia yang aktif dalam mendukung perkembangan startup dan bisnis berpotensi tinggi di Indonesia. Contoh modal ventura Indonesia termasuk Mandiri Capital Indonesia, Ideosource, dan Alpha JWC Ventures. 

Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Beberapa BUMN di Indonesia terlibat dalam pendanaan ekuitas, terutama dalam sektor-sektor seperti energi, infrastruktur, dan perkebunan. Mereka dapat menjadi sumber pendanaan yang signifikan untuk proyek-proyek besar. 

Perusahaan Pialang Saham

Perusahaan pialang saham di Indonesia, seperti Mandiri Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan lainnya, menyediakan layanan pendanaan ekuitas dan dapat membantu perusahaan dalam proses Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham swasta. 

Perusahaan Perbankan

Beberapa bank besar di Indonesia juga memiliki divisi ekuitas yang menyediakan layanan pendanaan ekuitas kepada perusahaan. Bank-bank ini termasuk Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan bank-bank lain yang memiliki unit ekuitas. 

Lembaga Keuangan Non-Bank (LKBB)

LKBB seperti Danareksa dan Bahana TCW Investment Management juga terlibat dalam pendanaan ekuitas dan dapat memberikan layanan manajemen portofolio ekuitas. 

Perusahaan Crowdfunding

Ada platform crowdfunding di Indonesia yang memfasilitasi pendanaan ekuitas untuk bisnis dan startup. Contoh platform crowdfunding Indonesia termasuk Crowdo dan Investree. 

Investor Independen

Ada pula investor independen, baik individu maupun perusahaan investasi, yang menyediakan pendanaan ekuitas kepada bisnis di Indonesia. 

Penting bagi kamu untuk mencatat bahwa pasar pendanaan ekuitas di Indonesia terus berkembang dan beragam. Perusahaan yang mencari pendanaan ekuitas harus melakukan penelitian yang cermat untuk menemukan sumber pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis.


Kesimpulan

Pendanaan ekuitas atau equity financing adalah salah satu cara penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Dalam pendanaan ekuitas, kamu menjual sebagian kepemilikan saham kepada investor eksternal untuk mendapatkan modal.

Pendanaan ekuitas ini membawa manfaat seperti akses ke dana yang lebih besar, fleksibilitas dalam penggunaan dana, dan tanpa adanya beban bunga tetap. Selain itu, pendanaan ekuitas juga memberikan kesempatan bagi investor untuk berbagi keuntungan dari pertumbuhan nilai saham. 

Namun, pendanaan ekuitas juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan, lho! Investor akan ikut berbagi kendali dan keuntungan dengan perusahaan, yang mungkin mengurangi kontrol dan keuntungan penuh pemilik perusahaan.

Perlu dipertimbangkan juga risiko terkait penurunan kepemilikan dan kewajiban pembayaran dividen. Selain itu, pemilihan investor yang tepat juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan pendanaan ekuitas. 

Dalam pengambilan keputusan mengenai pendanaan ekuitas, perusahaan perlu mempertimbangkan manfaat dan risiko secara menyeluruh. Analisis kondisi keuangan, tujuan jangka panjang, dan strategi bisnis menjadi kunci dalam memilih pendekatan pendanaan yang sesuai. 

Dengan pemahaman yang baik tentang pendanaan ekuitas, perusahaan dapat mengelola pendanaan dengan lebih cerdas dan memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis. 

Untuk memudahkan pengelolaan keuangan dan bisnismu, kamu bisa memanfaatkan aplikasi majoo sebagai tools pembantu operasional bisnismu. Aplikasi berbasis cloud storage ini akan membantumu dalam mengelola berbagai aspek bisnismu, mulai dari pencatatan keuangan hingga mengelola bisnis dari mana saja dan kapan saja. Kamu bisa mencoba aplikasi majoo secara gratis selama 14 hari melalui tautan ini, ya.

 

Sumber Data:

https://kledo.com/blog/equity-financing/#Sumber_Umum_Equity_Financing

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo