Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Jargon adalah Istilah yang Sulit Dipahami. Apa Contohnya?

    Jargon adalah Istilah yang Sulit Dipahami. Apa Contohnya?

    Arti Jargon dan Contohnya

    Hai, ASL PLS.” Anak 90-an yang pernah menggunakan layanan chat mIRC pasti sangat familiar dengan jargon ini. Jika ditanya ke anak-anak zaman sekarang, tentunya akan kebingungan.

    “ASL PLS” merupakan kata sapaan atau pembuka saat membuka percakapan atau chatting dengan pengguna yang tidak kita kenal di layanan mIRC. ASL PLS sendiri singkatan dari Age (umur), Sex (jenis kelamin), dan Location (lokasi). PLS sendiri berarti “Please”.

    Pengguna yang ditanya akan menjawabnya seperti ini, “38, F, BDG.” Artinya, pengguna tersebut berusia 38 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan berasal dari kota Bandung. Ini merupakan cara cepat untuk mengetahui informasi awal dari pengguna mIRC.

    Itu merupakan salah satu contoh jargon. Menurut Hartmann dan Stork (dalam Alwasilah, 1993:51), jargon adalah sekumpulan istilah-istilah dan ungkapan-ungkapan yang dipakai satu kelompok atau profesi tertentu, dan seringkali tidak terlalu dipahami oleh keseluruh masyarakat.

    Jargon menggunakan bentuk bahasa yang unik karena setiap bidang kehidupan, keahlian, jabatan, maupun lingkungan pekerjaan memiliki istilah atau bahasa khusus yang sering tidak dimengerti oleh kelompok lain.

     “ASL PLS”  merupakan jargon yang lahir di komunitas pengguna layanan chat mIRC yang populer di era 2000-an. Beberapa jargon lain juga tercipta di sana, seperti “CMIIW” (correct me if I wrong) dan “brb” (be right back). Bahkan, dua jargon tersebut masih digunakan hingga saat ini.

    Baca juga: Belajar Strategi Pemasaran Soft Selling, Yuk!

    Arti Jargon

    Dalam kajian sosiolinguistik, bahasa tidak hanya dipahami sebagai sistem tanda, tetapi juga dipandang sebagai sistem sosial, sistem komunikasi, dan sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat tertentu. Oleh karena itu, penelitian bahasa dengan studi sosiolinguistik akan akan selalu terkait antara faktor sosial dengan pemakaian bahasa sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat.

    Faktor sosial itu antara lain adalah usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status sosial ekonomi, profesi, asal daerah, dan sebagainya. Dari faktor sosial akan terbentuk suatu kelompok sosial. Sebuah kelompok sosial akan melahirkan beragam bahasa yang dalam penggunaannya menciptakan istilah yang tidak dimengerti oleh kelompok sosial lain.

    Istilah-istilah yang tercipta itu sengaja dibuat agar tidak dipahami oleh kelompok lain sehingga bisa lebih mengakrabkan komunikasi antaranggota kelompok. Hal itulah yang melatarbelakangi munculnya jargon.

    Pengertian jargon adalah suatu bahasa khusus yang dimiliki dan digunakan oleh sekelompok sosial tertentu, sekelompok profesional, atau sekelompok bidang pekerjaan. Bahasa jargon biasanya terbilang tidak memiliki arti sama sekali bagi orang-orang yang berada di luar bidang terkait.

    Kenapa perlu jargon? Karena jargon berfungsi sebagai alat untuk mengakrabkan diri serta menyalurkan emosi dan perasaan dalam suatu aktivitas komunikasi.

    Baca juga: Memahami Sekilas Tentang Customer Journey

    Beberapa bidang profesi memiliki jargon keren mereka tersendiri. Contohnya, pengacara menggunakan legalese atau inkracht, atau akademisi menggunakan istilah kurikulum atau yang sedang populer saat ini: Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.

    Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jargon adalah istilah untuk bahasa khusus atau teknis yang hanya dipahami oleh mereka yang menjadi anggota kelompok tertentu. Dalam beberapa kasus, bahasa slang atau bahasa gaul juga dianggap sebagai jargon karena merupakan bahasa kasual yang digunakan oleh sekelompok orang tertentu.

    Beberapa pakar bahasa mengkritisi kemunculan jargon. Mereka berpendapat, jargon membuat suatu bahasa atau istilah jadi mengaburkan makna alih-alih memperjelas. Mereka menilai sebagian besar jargon seharusnya dapat diganti dengan bahasa sederhana yang langsung bisa dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Seorang jurnalis kenamaan asal Inggris bernama Roger Trapp pernah menulis artikel bertajuk “Why You Should Avoid Jargon and Talk Like a Leader”. Dalam tulisannya, ia mengusulkan bahwa seorang pemimpin itu harus mengurangi menggunakan jargon untuk mencapai komunikasi efektif (effective communication).

    Alasannya, komunikasi yang efektif dan mampu diterima oleh masyarakat awam merupakan hal penting dalam menjadi seorang pemimpin. Salah satu ciri dari komunikasi yang efektif adalah tidak membuat orang berpikir keras untuk memahaminya.

    Beberapa orang beranggapan bahwa seseorang yang berbicara menggunakan jargon akan memperlihatkan kecerdasannya. Namun, secara logika, malah berlaku sebaliknya. Mengurangi penggunaan jargon saat berkomunikasi justru menunjukkan kita lebih bijak karena bisa membuat lawan bicara lebih mudah mengerti apa yang disampaikan.

    Sedangkan, para pakar lainnya berpendapat bahwa jargon tetap diperlukan untuk menavigasi seluk-beluk profesi tertentu. Sebagai contoh, para ilmuwan di bidang sains akan melakukan kegiatan penelitian yang melibatkan hal-hal yang kompleks. Tentunya penelitian mereka tidak sepenuhnya bisa dipahami oleh kebanyakan orang awam.

    Baca juga: Benarkah Brand Identity adalah Ciri Khas Merek Tertentu?

    Oleh karena itu, mereka memerlukan bahasa atau istilah khusus. Tujuannya untuk menyederhanakan bahasa, sehingga dapat mengurangi terjadinya kesalahan dan kebingungan di antara sesama ilmuwan.

    Salah satu yang memiliki pandangan demikian adalah seorang filsuf kenamaan asal Prancis Étienne Bonnot de Condillac (1714-1780). Ia berpendapat bahwa setiap sains memerlukan bahasa khusus karena setiap sains memiliki gagasannya sendiri.

    Pengertian Jargon Menurut Para Ahli

    Agar lebih memahami tentang apa itu arti jargon, berikut ini adalah beberapa pengertian jargon menurut para ahli.

    1. Allan dan Burridge (2006)

    Menurut Allan dan Burridge dalam publikasi mereka (2006: 58), jargon adalah kata yang dimanifestasikan dalam bahasa tertulis. Misalnya, dokumen parlemen dan hukum, resep masakan, puisi, pasar saham laporan, dan juga dalam bahasa lisan, seperti komentar olahraga.

    2. Wikipedia

    Menurut Wikipedia, jargon adalah sebuah terminologi teknis atau idiom karakteristik dari suatu kegiatan atau kelompok khusus. Ditambahkan, kebanyakan jargon merupakan istilah teknis, yang melibatkan istilah seni atau istilah dari industri, dengan makna khusus dalam industri tertentu.

    3. Kamus Cambridge

    Menurut Kamus Cambridge, arti jargon yaitu kata dan frasa khusus yang digunakan oleh kelompok orang tertentu, terutama dalam pekerjaan mereka.

    Contoh Jargon

     Pro dan Kontra Penggunaan Jargon Dalam Bisnis

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tujuan utama jargon adalah untuk menyediakan komunikasi yang lebih efisien antaranggota kelompok tertentu. Meskipun demikian, beberapa jargon telah dipahami dan cukup sering digunakan dalam suatu kelompok lainnya, sehingga diadopsi menjadi penggunaan umum.

    Sebagai contoh jargon adalah istilah dalam dunia komputer, yaitu “byte” dan “RAM,” atau “front-end” dan “back-end.”

    Beberapa contoh jargon lainnya yang dapat ditemukan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, hukum, pendidikan, serta teknik:

    • Due Diligence, istilah dalam dunia bisnis ini mengacu pada penelitian yang harus dilakukan sebelum membuat keputusan bisnis yang penting.
    • AWOL, merupakan jargon dari dunia militer yang merupakan akronim dari absent without leave (absen tanpa cuti). Digunakan untuk menggambarkan seseorang yang keberadaannya tidak diketahui.
    • Hard Copy, merupakan istilah umum dalam bisnis, yang bermakna cetakan atau dokumen fisik (sebagai antonim dari salinan elektronik).
    • Phospholipid Bilayer, sebuah istilah di bidang kedokteran untuk menyebut lapisan molekul lemak yang mengelilingi sel.
    • Doublespeak, istilah militer ini memiliki arti “kerusakan jaminan” untuk menggambarkan korban terluka atau terbunuh, yang biasanya merupakan masyarakat sipil.
    • Holistik, merupakan bentuk lain dari “komprehensif” atau “lengkap.” Jargon ini sering digunakan oleh para profesional pendidikan sehubungan dengan kurikulum yang berfokus pada pembelajaran sosial dan emosional sebagai tambahan untuk pelajaran tradisional.
    • Best practice, merupakan istilah dalam dunia bisnis yang bermakna bahwa suatu hal harus diadopsi karena telah terbukti efektif.
    • Check-out, merupakan istilah dalam dunia e-commerce yang digunakan untuk menggambarkan telah terjadinya transaksi penjualan.
    • Bull Market, merupakan jargon yang digunakan untuk menunjukkan pandangan bahwa kinerja pasar saham telah positif atau meningkat.

    Kesimpulan

    Jargon adalah kata dan frasa yang digunakan oleh kelompok orang tertentu untuk digunakan antarkelompok mereka sendiri. Sangat umum untuk menemukan jargon dalam suatu industri, seperti dalam bidang ekonomi, hukum, kedokteran, akademisi, seni budaya, olahraga, serta teknologi.

    Orang-orang yang bukan bagian dari salah satu industri tersebut biasanya tidak memahami jargon yang digunakan, karena kata-katanya adalah istilah yang tidak jelas atau memiliki definisi yang berbeda dari penggunaan kata yang biasa.

    Penggunaan jargon memiliki konotasi positif dan negatif. Di satu sisi, jargon diperlukan dan dapat menjadi sangat penting untuk menjelaskan sebuah gagasan dan konsep yang rumit, misalnya dalam bidang kedokteran, teknologi, dan hukum.

    Di sisi lain, kadang-kadang jargon digunakan untuk bahasa bersayap, atau bahasa yang sengaja dikaburkan untuk menutupi sebuah kebenaran atau untuk memanipulasi mereka yang tidak tahu arti sebenarnya.

    Untuk melebarkan sayap bisnismu, kamu tidak memerlukan jargon, kok. Cukup memanfaatkan aplikasi keuangan majoo yang menawarkan berbagai fitur menarik untuk bisnismu. Belum berlangganan? Sekarang saatnya!

    Pertanyaan Terkait

    • Pengertian jargon adalah suatu bahasa khusus yang dimiliki dan digunakan oleh sekelompok sosial tertentu, sekelompok profesional, atau sekelompok bidang pekerjaan. Bahasa jargon biasanya terbilang tidak memiliki arti sama sekali bagi orang-orang yang berada di luar bidang terkait.
    • Sebagai contoh jargon adalah istilah dalam dunia komputer, yaitu “byte” dan “RAM,” atau “front-end” dan “back-end.”

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Sistem, Tujuan, Ciri-ciri, dan Contoh Bisnis MLM
    MLM adalah bisnis yang telah berlangsung lama dan tetap menarik perhatian masyarakat, meski dipandang negatif oleh sebagian orang. Kamu tertarik?
    Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang
    Contoh laporan keuangan perusahaan dagang bisa dianalogikan layaknya rapor untuk bisnismu, mulai dari laporan neraca perusahaan, dan laba rugi usaha.
    Ide Jualan Bulan Puasa yang Dijamin Cuan 2022!
    Selain menjadi bulan ibadah umat muslim, Ramadan 2022 juga banyak membawa peluang usaha. Temukan beragam ide jualan bulan puasa penuh cuan di sini!
    Bagaimana Cara Menentukan Biaya Overhead Pabrik?
    Biaya overhead pabrik digunakan untuk mengetahui rincian alokasi dana yang dikeluarkan agar pengeluaran produksi lebih efisien.