Loss Leader Pricing Adalah Penetapan Harga, Maksudnya?

article thumbnail

Sebagai pebisnis, kamu tentu mengetahui dunia bisnis memang sangat kompetitif, kan? Salah satu faktor penting yang memengaruhi kesuksesan perusahaan yaitu strategi loss leader pricing. Strategi ini untuk menarik pelanggan dan memenangkan persaingan pasar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan lebih lengkap tentang pengertian, jenis-jenis, serta keuntungan dan kerugian dari strategi ini. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk memahami lebih dalam tentang strategi loss leader pricing dan bagaimana menggunakannya dengan bijak dalam bisnismu? Yuk, baca sampai selesai, ya! 

Apa Itu Loss Leader Pricing?

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, kamu mungkin pernah mendengar tentang istilah loss leader pricing, kan? Loss leader pricing adalah salah satu strategi harga yang cukup berani dan umum digunakan oleh banyak perusahaan, lho! 

Loss leader pricing merupakan strategi sebuah perusahaan menjual produk atau layanan dengan harga di bawah biaya produksi atau akuisisi. Tujuan utama dari strategi ini adalah untuk menarik pelanggan ke toko atau platform, dengan harapan mereka akan membeli produk atau layanan lain yang menghasilkan keuntungan lebih besar. 

Strategi ini mengasumsikan pelanggan akan datang untuk membeli produk dengan harga rendah sehingga mereka akan membeli produk lain yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi. Meskipun perusahaan akan mengalami kerugian sementara pada produk yang dijual dengan harga rendah (loss leader), perusahaan berharap untuk mengimbanginya melalui penjualan produk lain.

Kebijakan harga yang mengorbankan margin keuntungan pada satu produk tertentu adalah strategi jangka pendek yang dapat membantu perusahaan menghasilkan penjualan lebih besar. Jika tidak diimbangi dengan penjualan produk lain yang menguntungkan, penggunaan strategi loss leader pricing harus dipertimbangkan dengan hati-hati karena dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan. 

Baca Juga: Memilih Strategi Pricing yang Tepat Untuk Bisnis

Faktor Kesuksesan Strategi Loss Leader Pricing

Dalam dunia bisnis yang kompetitif, strategi harga menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu strategi yang digunakan adalah loss leader pricing. Terdapat tiga faktor yang memengaruhi loss leader pricing, yakni: 

Price Elasticity of Demand (Elastisitas Harga dari Permintaan)

Elastisitas harga dari permintaan adalah konsep ekonomi yang mengukur sejauh mana permintaan terhadap suatu produk akan berubah sebagai respons perubahan harga. 

Dalam strategi loss leader pricing, produk yang memiliki permintaan yang responsif terhadap perubahan harga (elastis) akan dijual dengan harga rendah untuk menarik banyak pelanggan. 

Kemampuan Perusahaan untuk Mengalihkan Perhatian ke Produk Lain yang Marginnya Lebih Tinggi

Strategi ini melibatkan penjualan produk dengan harga rendah (atau bahkan di bawah biaya). Tujuannya untuk memikat pelanggan membeli produk tersebut. Setelah pelanggan tertarik dan berada dalam lingkungan toko atau platform, perusahaan memiliki kesempatan untuk mengalihkan perhatian mereka ke produk lain yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi. Kemungkinan besar pelanggan akan membeli produk lain dan membantu perusahaan mengimbangi kerugian dari produk yang memiliki harga rendah. 

Siklus Hidup Produk

Setiap produk yang dijual tentunya mempunyai siklus hidup, antaralain fase pengenalan, pertumbuhan, kematangan, dan penurunan. Untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan atau memenangkan pangsa pasar, perusahaan berada dalam fase pengenalan dan pertumbuhan dan perusahaan pun menggunakan loss leader pricing strategy. Pada saat produk mencapai fase kematangan, strategi harga bisa berubah dan berfokus pada produk-produk lain yang memiliki margin keuntungan lebih besar. 

Penerapan strategi loss leader pricing tentu harus bijaksana dan seimbang. Meskipun strategi ini bisa meningkatkan jumlah penjualan, perusahaan perlu memastikan bahwa kerugian yang terjadi pada produk dengan harga rendah dapat diimbangi dengan keuntungan dari penjualan produk lain. Adanya keselarasan antara harga, permintaan, dan strategi perusahaan adalah kunci untuk mencapai tujuan bisnis yang sukses dari penggunaan strategi loss leader pricing. 

Baca Juga: Apa Benar Pricing adalah Kunci Sukses Bisnis? Kok Bisa?!

Jenis-jenis Strategi Loss Leader Strategy

Dalam dunia bisnis, berbagai jenis loss leader pricing digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan yang berbeda. Mari kita bahas beberapa di antaranya, ya. 

Skimming (Pelepasan Harga)

Strategi ini melibatkan penjualan produk dengan harga tinggi di awal perilisan, kemudian secara bertahap perusahaan akan menurunkan harga produk tersebut. Tujuan dari strategi ini untuk memaksimalkan keuntungan dari pelanggan yang bersedia membayar harga tinggi di awal perilisan produk. 

Penetrasi Harga

Penetrasi harga adalah kebalikan dari skimming. Produk diperkenalkan dengan harga rendah untuk memenangkan pangsa pasar yang lebih besar. Setelah membangun basis pelanggan yang kuat, harga dapat ditingkatkan. 

Diskriminasi Harga

Dalam strategi ini, perusahaan menggunakan harga yang berbeda pada pelanggan yang berbeda. Ini bisa berarti memberikan harga khusus kepada pelanggan yang lebih loyal atau menawarkan diskon kepada pelanggan baru. 

Bundling Produk

Perusahaan menjual beberapa produk dengan harga lebih rendah daripada membeli produk tersebut secara terpisah. Strategi ini akan mendorong pelanggan untuk membeli lebih banyak item sekaligus, ya. 

Price Matching (Penyesuaian Harga)

Perusahaan menawarkan harga yang sama atau lebih rendah daripada kompetitor mereka. Jika pelanggan menemukan produk dengan harga lebih rendah di tempat lain, perusahaan akan menyamakan harganya. 

Undercutting (Harga Lebih Rendah)

Dalam strategi undercutting, perusahaan menjual produk dengan harga yang lebih rendah daripada kompetitor untuk menciptakan keunggulan harga. Strategi ini dapat digunakan untuk mengambil pangsa pasar dari kompetitor atau memenangkan pelanggan baru. 

Masing-masing jenis-jenis loss leader pricing di atas memiliki tujuan yang berbeda dan cocok untuk situasi yang berbeda dalam siklus hidup produk. Pemilihan strategi loss leader pricing yang tepat ini tergantung pada target bisnis dan jenis pasarnya, ya.

Baca Juga: Margin pricing: Pengertian dan cara menghitungnya

Loss leader pricing adalah strategi penetapan harga.

Cara Menerapkan Loss Leader Pricing Strategy

Agar strategi loss leader pricing ini dapat memberikan hasil maksimal untuk bisnismu, terdapat cara untuk menerapkannya, antara lain: 

1.    Pilih Produk Terlaris

Produk-produk yang sering dicari oleh konsumen memiliki potensi besar. Produk terlaris ini dapat dimasukkan dalam daftar produk yang akan dijual dengan harga lebih rendah daripada harga pasar. Dengan menawarkan produk ini dengan harga yang jauh lebih rendah, kamu dapat menarik perhatian konsumen untuk datang dan membeli produk tersebut. 

2.    Atur Tata Letak Produk

Penempatan produk sangat penting, lho! Produk dengan harga terendah bisa diletakkan di bagian belakang toko, sehingga konsumen akan memiliki kesempatan untuk melihat produk lain yang kamu tawarkan. 

3.    Tentukan Waktu yang Tepat

Strategi loss leader pricing efektif saat diterapkan pada momen yang tepat. Biasanya, strategi ini diterapkan selama 1-2 minggu, idealnya pada saat konsumen memiliki daya beli yang baik, seperti saat gajian atau sering disebut payday. 

4.    Batasi Stok Produk

Selain membatasi waktu penerapan, kamu juga dapat membatasi stok produk. Contohnya, kamu dapat membatasi pembelian produk hingga lima unit per konsumen. Tentunya cara ini bertujuan agar setiap konsumen lain memiliki kesempatan untuk membeli dan bisa mencegah penjualan kembali pada konsumen yang sama. 

Keuntungan dan Kerugian Penerapan Strategi Loss Leader Pricing

Penerapan strategi loss leader pricing bisa memiliki beragam keuntungan dan kerugian, lho! Di bawah ini akan menjelaskan secara detail beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan, ya. 

Keuntungan Penerapan Strategi Loss Leader Pricing

  • Meningkatkan Volume Penjualan: Dengan menawarkan harga produk atau layanan yang rendah, kamu dapat menarik perhatian konsumen dan meningkatkan jumlah penjualan. Cara ini akan membantu dalam menjual produk lain yang memiliki margin keuntungan lebih besar.

  • Membangun Brand Awareness: Strategi loss leader pricing juga bisa membantu memperkenalkan bisnismu kepada lebih banyak orang. Konsumen yang membeli produk dengan harga terendah akan lebih cenderung menjelajahi produk dan layanan lain yang kamu tawarkan.

  • Bersaing dengan Kompetitor: Jika pesaingmu juga menggunakan strategi loss leader pricing, kamu dapat mempertahankan daya saing dengan harga yang kompetitif, ya. 

Kerugian Penerapan Strategi Loss Leader Pricing

  • Kerugian Finansial di Awal: Kamu mungkin akan mengalami kerugian finansial pada awal penjualan produk karena kamu menjual produk dengan harga di bawah biaya produksi.

  • Ketergantungan Konsumen: Konsumen mungkin hanya tertarik dengan produk atau layanan yang dijual dengan harga rendah, dan sulit untuk mengubah perilaku belanja mereka.

  • Persaingan yang Sengit: Strategi ini dapat mengarah pada persaingan yang sengit dengan pesaing, yang mungkin mengurangi margin keuntungan.

  • Persepsi Kualitas: Konsumen mungkin mengaitkan harga rendah dengan kualitas rendah. Ini bisa memengaruhi persepsi mereka terhadap merek dan produkmu.

Penerapan strategi loss leader pricing perlu dipertimbangkan dengan matang dan risiko serta manfaatnya harus diukur sesuai dengan situasi bisnismu. 

Baca Juga: Bagaimana Menetapkan Harga Menu pada Food Order Delivery?

Contoh Loss Leader Pricing

Banyak merek telah mengadopsi strategi penetapan harga loss leader untuk meningkatkan kesadaran merek dan menarik pelanggan baru. Berikut ini terdapat tiga contoh bisnis yang sering menerapkan strategi ini, yakni: 

1.    Supermarket

Supermarket seringkali memberikan diskon besar pada produk-produk populer seperti susu, roti, atau daging, dengan harapan bahwa pelanggan akan membeli barang lain selama berada di toko. Produk-produk ini kadang-kadang dijual di bawah biaya untuk menarik perhatian pelanggan. 

2.    Restoran Cepat Saji

Restoran cepat saji, seperti restoran burger atau ayam goreng, sering menawarkan harga promosi atau paket murah untuk makanan tertentu dengan tujuan menarik pelanggan. Meskipun mungkin merugi pada penjualan makanan utama, mereka berharap pelanggan akan membeli minuman atau makanan tambahan yang menguntungkan. 

3.    Toko Buku

Toko buku seringkali menjual buku terlaris dengan diskon besar untuk menarik pembeli ke toko. Meskipun mungkin tidak banyak mendapat untung dari penjualan buku-buku tersebut, mereka berharap pelanggan akan membeli buku-buku lain atau produk lain yang lebih menguntungkan.

Aplikasi Akuntansi

Kesimpulan

Menerapkan strategi loss leader pricing adalah salah satu cara untuk menarik pelanggan dan mungkin sesuatu yang ingin kamu pertimbangkan. Jika terdengar sesuai dengan rencana pemasaran bisnismu, cobalah. 

Namun, pastikan kamu memiliki pemahaman yang kuat tentang semua biaya dan pendapatan yang dihasilkan dari setiap penjualan agar dapat merencanakan strategi bisnismu dengan lebih baik, ya. 

Kini kamu bisa menggunakan aplikasi majoo yang berbasis cloud storage untuk proses pengelolaan keuangan, kasir online, stok, dan berbagai campaign marketing. 

Aplikasi majoo adalah aplikasi wirausaha online memiliki fitur lengkap dengan harga terjangkau dan mudah digunakan oleh siapapun. 

Jika tertarik, kamu bisa mencoba aplikasi majoo secara gratis selama 14 hari melalui tautan ini. Semoga aplikasi majoo bisa membantu mengoptimalkan bisnismu, ya.

 

Sumber Data:

https://accurate.id/marketing-manajemen/leader-pricing/


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo