Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Pengertian, Tips, dan Contoh Penerapan Marketing 4.0

    Perusahaan perlu beradaptasi dengan berbagai perkembangan di dunia marketing.

    Apa itu marketing 4.0? Bagaimana menerapkan metode marketing ini? Nah, jika kamu ingin membuat terobosan dalam bisnis dengan menerapkan marketing 4.0 ini, temukan yang dimaksud dengan marketing 4.0, contoh, dan juga tips penerapannya di sini.

    Dengan mengetahui penerapan marketing 4.0 ini, kamu bisa memahami bentuk marketing yang bisa membuat strategi pemasaranmu menjadi lebih optimal dan up to date.

    Pengertian Marketing 4.0

    Philip Kotler mendefinisikan bahwa marketing 4.0 adalah pendekatan pemasaran yang mengombinasikan interaksi online dan offline di antara pelanggan dengan perusahaan.

    Perkembangan teknologi yang semakin cepat memungkinkan kita melakukan pemasaran secara online sehingga jangkauan pasarnya bisa jauh lebih luas lagi.

    Akan tetapi, melakukan pemasaran secara online saja tidak cukup. Suatu perusahaan tetap dirasa perlu melakukan proses pemasaran secara offline, sebab perusahaan juga perlu memastikan pelanggan mendapat pelayanan yang maksimal atas produk atau jasa yang mereka gunakan.

    Marketing 4.0 juga mengintegrasikan antara style dan substance ketika perusahaan tidak hanya mengedepankan branding tapi juga menampilkan konten yang dikemas dengan baik dan up to date.

    Baca juga: Marketing adalah: Definisi, Fungsi, Strategi, dan Jenis

    Pendekatan 5A pada Marketing 4.0

    Saat ini, ada 5 proses pendekatan yang akan dilalui oleh konsumen sebelum akhirnya mereka bisa memiliki suatu produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan, yakni aware, appeal, ask, act, dan yang terakhir adalah advocate.

    • Aware

    Dalam tahap ini, sudah banyak masyarakat yang mengenal dan mengetahui brand dari produk yang kamu pasarkan. Biasanya, mereka sudah mengetahui brand yang kamu tawarkan dari beberapa media iklan secara tradisional, seperti pamflet, spanduk, iklan, dan juga brosur.

    • Appeal

    Kemudian, masyarakat yang sudah mengetahui produk yang brand tawarkan akan mulai mempertimbangkan apakah produk-produk ini sudah sesuai dengan kebutuhan mereka.

    • Ask

    Setelah masyarakat tertarik, mereka akan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk yang mereka sukai. Biasanya, mereka akan mulai bertanya kepada orang-orang di sekitar mereka yang pernah membeli atau menggunakan produk tersebut. 

    Bahkan, mereka juga akan mencari ulasan-ulasan di internet agar mendapatkan informasi yang bisa membuat mereka yakin untuk membeli produk tersebut.

    • Act

    Ketika mereka sudah melewati ketiga tahapan di atas, mereka akan mulai berani untuk melakukan sebuah tindakan, misalnya dengan membeli produk yang sudah mereka incar sebelumnya.

    • Advocate

    Tahap terakhir adalah advocate. Pada tahap ini biasanya mereka yang sudah membeli produk-produk tersebut, akan mulai merekomendasikannya kepada orang-orang sekitar mereka. 

    Ada banyak cara yang bisa mereka lakukan untuk menawarkan produk tersebut, seperti memberikan ulasan baik online maupun offline, memberikan feedback, atau rekomendasi secara langsung pada orang yang mencari tahu produk tersebut.

     Digital marketing membantu menjangkau konsumen lebih luas.

    Contoh Penerapan Marketing 4.0

    Seperti yang sudah disampaikan di atas, marketing 4.0 ini tidak menggantikan bentuk pemasaran tradisional yang telah lebih dulu digunakan. Justru marketing 4.0 hadir untuk melengkapi dan mengisi peran masing-masing, terutama yang berhubungan dengan proses pemasaran. 

    Salah satu contoh marketing 4.0 yang bisa diterapkan adalah saat seseorang mengetahui sebuah produk melalui brosur atau iklan tradisional lainnya. Kemudian, ia mencari tahu mengenai produk tersebut, baik dengan bertanya ke orang lain atau melalui media online. 

    Setelah mendapatkan informasi yang cukup, lalu ia membeli produk yang dia suka tersebut. Ketika ia merasa puas, ia akan merekomendasikan produk yang sudah dibelinya kepada orang yang mencari informasi terkait produk ini, termasuk kepada orang-orang terdekatnya.

    Bagi para konsumen yang merasa puas saat menggunakan produk atau jasa tersebut, biasanya mereka tidak hanya merekomendasikan produk ini secara offline saja, tapi juga online baik menggunakan media sosial atau media iklan online lainnya.

    Alhasil, marketing 4.0 ini menjadi suatu bentuk pemasaran yang menggabungkan interaksi secara online dan offline dengan tujuan untuk mendapatkan advokasi dari para konsumennya.

    Baca juga: Bisnis Melesat dengan Marketing yang Tepat!

    Tips Penerapan Marketing 4.0 pada Bisnis

    Ada beberapa hal yang bisa kamu terapkan agar marketing 4.0 yang kamu aplikasikan lebih efektif untuk dijalankan. Harapannya, dengan adanya informasi ini, perusahaan dapat bersaing untuk dapat memasarkan produk-produk unggulan mereka dengan memanfaatkan dunia digital seperti ini.

    Memberi Solusi

    Marketing 4.0 merupakan media yang dapat mendorong perusahaan untuk menjual produk-produk yang menjawab segala permasalahan dari para konsumennya.

    Dengan banyaknya konsumen yang mulai beralih dengan strategi pemasaran digital, menjadi salah satu alasan bagi perusahaan untuk turut mengembangkan bentuk pemasaran mereka agar tidak selalu menggunakan model pemasaran yang lama.

    Oleh sebab itu, perusahaan bisa fokus mengembangkan strategi pemasaran mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

    Memanfaatkan Berbagai Jalur Pemasaran

    Adanya marketing 4.0 yang menggunakan kombinasi antara style dan substance membuat perusahaan tidak hanya mengutamakan branding tapi juga harus bisa menunjukkan konten-konten yang relevan.

    Maka dari itu, untuk dapat memenuhi tujuan tersebut, perusahaan perlu memanfaatkan berbagai bentuk media pemasaran yang dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen.

    Tentu ini tidak terbatas pada hanya media offline saja, tetapi juga perusahaan harus mulai menggunakan media online agar target yang sudah dibuat dapat tercapai lebih maksimal.

    Menemukan Target yang Tepat

    Menemukan target pasar yang tepat tentu bukan hal baru dalam bidang pemasaran. Semua strategi pemasaran yang digunakan perlu mempertimbangkan target pasar yang berpotensi menjadi calon konsumen mereka.

    Akan tetapi, dengan adanya marketing 4.0 ini tentu bukan hal yang mudah untuk dapat menemukan target pasar yang tepat. Apalagi, kompetisi pasar yang semakin hari semakin ketat mengharuskan perusahaan untuk terus berinovasi agar konsumen tidak berpaling dari produk-produk mereka.

    Jika perusahaan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi yang pesat ini, mereka tentu dapat dengan mudah menjangkau pasar yang lebih luas dari sebelumnya.

    Mengetahui Produk yang Paling Banyak Peminatnya

    Dengan adanya data dan informasi yang sudah mereka dapatkan, perusahaan bisa melakukan pengembangan bisnis yang lebih besar lagi. Pemanfaatan konsep marketing 4.0 yang tepat akan membantu perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan lebih optimal.

    Menjaga Profesionalitas

    Di dalam sebuah bisnis, menjaga profesionalitas perusahaan menjadi satu hal yang penting. Sebab, di era digital seperti saat ini, informasi-informasi penting sangat mudah diakses oleh siapa pun. Begitu pula informasi perusahaan baik itu informasi positif maupun negatif sangat mudah tersebar.

    Saat informasi negatif tersebar ke masyarakat luas, akan sulit untuk mengembalikan kredibilitas perusahaan kembali seperti semula. Padahal, untuk membangun profesionalitas perusahaan itu bukanlah hal yang mudah.

    Oleh sebab itu, perusahaan perlu berhati-hati saat memanfaatkan media digital untuk melakukan strategi pemasaran. Dengan begitu, citra baik perusahaan dapat terus terjaga tanpa mengurangi efektivitas dalam proses pemasarannya.

    Baca juga: Inilah Strategi Pemasaran Digital Jitu untuk Usaha Kecil!

    Kesimpulan 

    Seperti yang sudah disampaikan di atas bahwa marketing 4.0 adalah bentuk pemasaran yang menggabungkan interaksi secara online dan offline antara sebuah perusahaan dengan para konsumennya.

    Tujuannya adalah untuk mendapatkan advocate dari konsumen, sehingga perusahaan bisa memperluas jangkauannya melalui kepuasan konsumen tersebut.

    Salah satu media yang bisa kamu manfaatkan untuk menjalankan proses pemasaran secara digital adalah dengan menggunakan aplikasi POS seperti majoo.

    Tidak hanya berfungsi sebagai media transaksi saja, namun majoo juga mempunyai fitur lain yang kamu butuhkan untuk membantu proses digitalisasi perusahaanmu dan beradaptasi dengan kecanggihan teknologi di masa kini. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan perusahaanmu sekarang!

     

    Pertanyaan Terkait

    • Yang dimaksud dengan marketing 4.0 adalah pendekatan pemasaran yang mengombinasikan interaksi online dan offline di antara pelanggan dan perusahaan. Sebagai contohnya, apabila ada seseorang yang tertarik pada sebuah produk atau jasa, kemudian ia mencari informasi terkait produk tersebut secara detail. Setelah mendapatkan informasi melalui berbagai platform online, ia mulai meyakinkan diri untuk membeli. Hal ini disebabkan karena produk tersebut dinilai sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen tersebut. Lalu, setelah ia membeli dan menggunakan produk tersebut, ia merasa sangat puas atas hasil yang didapatkan. Kemudian, ia mulai merekomendasikan produk tersebut baik secara online maupun offline kepada komunitasnya.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.