Penerapan ERP untuk Transformasi Bisnis yang Efektif

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Penerapan ERP sangat penting bagi perusahaan.

Apa itu ERP? Sistem Enterprise Resource Planning sering disingkat ERP ini adalah konsep yang digunakan untuk merencanakan dan mengelola sumber daya dalam perusahaan. Adanya penerapan ERP ini membuat pekerjaan di dalam perusahaan menjadi lebih efisien dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen sehingga menciptakan nilai tambah serta memberikan keuntungan optimal bagi semua pihak yang berkepentingan (stakeholder).

Di artikel ini akan dijelaskan tentang ERP dan penerapannya pada perusahaan. Tak perlu berlama-lama lagi, yuk, baca sampai selesai, ya! 

Apa Itu ERP?

ERP (Enterprise Resource Planning) ialah sebuah software yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengelola dan mengintegrasikan berbagai operasional bisnis di dalam suatu perusahaan. ERP membantu perusahaan dalam mengatur dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, misalnya manusia, mesin, dan material agar lebih efisien.

Di dalam bisnis, terdapat berbagai departemen sistem datanya berbeda-beda. ERP memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan semua departemen ini ke dalam satu sistem terpusat sehingga informasi dapat berbagi dengan mudah dan proses bisnis dapat terkoordinasi dengan lebih baik.

Dengan menggunakan ERP, perusahaan dapat melakukan berbagai tugas, seperti pemantauan inventori, pengelolaan produksi, penggajian karyawan, memproses pesanan pelanggan, analisis keuangan, dan masih banyak lagi. ERP juga dapat membantu dalam pemantauan dan pelaporan data secara real-time sehingga manajemen dapat membuat keputusan yang lebih cepat, tepat, dan akurat.

Bisa dikatakan bahwa ERP sangat membantu perusahaan dalam mengelola sumber daya perusahaan dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan adanya integrasi berbagai fungsi bisnis ke dalam satu sistem terpusat, perusahaan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan menjadi lebih responsif terhadap perubahan pasar. 

Baca Juga: Rekomendasi Software Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Tujuan Penerapan ERP pada Perusahaan

Setelah mengetahui definisi dari ERP di atas, kini kamu dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai sistem ERP ini. Untuk membantu pemahamanmu, di bawah ini terdapat beberapa tujuan dari penerapan ERP, antara lain: 

Pengendalian Keuangan Perusahaan

Dengan menggunakan sistem ERP, data keuangan perusahaanmu akan terintegrasi ke dalam satu sistem sehingga kamu pun bisa memantau kondisi keuangan perusahaan dan mengendalikan budgeting sesuai kebutuhan bisnis. 

Meningkatkan Produktivitas Perusahaan

Sistem ERP dapat menangani pekerjaan pencatatan secara otomatis, mulai dari data penjualan, persediaan barang, hingga pencatatan lainnya sehingga meningkatkan produktivitas perusahaanmu. 

Pengelolaan Bisnis yang Lebih Efisien

Sistem ERP mengintegrasikan berbagai data dan informasi dari berbagai departemen di bisnismu. Data ini dapat diakses dengan mudah dalam satu platform. Dengan demikian, siapa pun yang bertanggung jawab terhadap proses bisnis dapat memantau kondisi bisnis secara menyeluruh melalui sistem ERP ini. Data yang mudah diakses dan transparan memungkinkan pengelolaan bisnis yang lebih efisien karena semua proses bisnis dapat dimonitor dalam satu sistem. 

Efisiensi Biaya Operasional Bisnis

Salah satu peran penting dari sistem ERP adalah untuk mengontrol keuangan perusahaan sehingga operasional bisnis dapat terkendali dengan baik sehingga anggaran bisnis hanya digunakan untuk kebutuhan yang sudah direncanakan.

Selain itu, penerapan sistem ERP pada perusahaan bisa untuk mengukur kebutuhan perusahaan di masa depan, termasuk kebutuhan peralatan, sumber daya manusia hingga produksi. Semakin akurat perhitungan yang dilakukan, pengelolaan biaya operasional bisnis akan semakin efisien. 

Baca Juga: ERP adalah: Definisi, Fungsi, dan Manfaatnya

Jenis-Jenis ERP

Setelah kamu memahami pengertian dan tujuan dari penerapan sistem ERP ini, penting halnya kamu mengetahui jenis-jenis ERP. Berikut ini beberapa jenis ERP yang perlu kamu ketahui, ya. 

ERP On Premise

ERP on premise adalah jenis ERP yang dijalankan dan dikelola langsung oleh perusahaan itu sendiri. Dalam ERP on premise, perusahaan biasanya menginstal dan mengoperasikan software ERP pada server internal mereka sendiri atau perangkat keras yang dimiliki perusahaan.

Keuntungan dari penerapan ERP on premise yakni perusahaan memiliki kendali penuh atas sistem ERP mereka, termasuk keamanan data dan integrasi dengan sistem internal lainnya. Perusahaan juga dapat mengelola, memelihara, dan menyesuaikan sistem sesuai kebutuhan mereka.

Sistem ini dirancang untuk berbagai ukuran perusahaan, termasuk perusahaan kecil dan menengah. 

ERP Open Source

ERP open source adalah jenis sistem ERP yang memiliki kode sumber terbuka yang dapat diakses dan dimodifikasi oleh penggunanya. Dengan menggunakan ERP open source, perusahaan memiliki kebebasan untuk mengunduh, menginstal, dan mengubah software sesuai kebutuhan perusahaan tanpa harus membayar lisensi.

Keuntungan dari penerapan ERP open source yakni fleksibilitas dan kustomisasi. Perusahaan dapat menyesuaikan software sesuai dengan kebutuhan spesifik, baik itu menambahkan fitur tambahan, melakukan integrasi dengan sistem lain, atau mengubah tampilan antarmuka. Selain itu, perusahaan juga dapat berkontribusi pada pengembangan dan perbaikan software ERP tersebut. 

ERP Berbasis Cloud

ERP berbasis cloud adalah jenis penerapan ERP yang dijalankan dan diakses melalui internet dengan layanan hosting cloud. Dalam sistem ERP berbasis cloud, perusahaan tidak perlu menginstal dan mengelola software ERP secara langsung di server internal perusahaan.

Keuntungan dari penerapan ERP berbasis cloud adalah fleksibilitas dan skalabilitas. Perusahaan dapat dengan mudah mengakses ERP dari berbagai lokasi dan perangkat, selama terhubung ke jaringan internet. Penerapan ERP berbasis cloud juga menghilangkan kebutuhan untuk mengelola infrastruktur dan melakukan pembaruan software, karena tugas tersebut telah ditangani oleh penyedia layanan cloud. 

ERP Hybrid

Jenis ERP ini adalah kombinasi dari penerapan ERP on premise dan basis cloud. Dengan menggunakan ERP hybrid, perusahaan dapat mengintegrasikan kedua jenis ERP tersebut.

Dengan mengetahui berbagai jenis ERP yang tersedia, perusahaan dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Setiap jenis ERP memiliki karakteristik yang berbeda dan penting halnya untuk mempertimbangkan ukuran perusahaan, tingkat kebutuhan kustomisasi, dan infrastruktur IT yang tepat. 

Aplikasi wirausaha

Contoh Penerapan ERP pada Beberapa Jenis Perusahaan

Penerapan ERP bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, mulai dari purchasing hingga human capital management. Berikut ini beberapa contoh penerapan ERP pada perusahaan, yakni: 

1.    Contoh Penerapan ERP pada Perusahaan Jasa atau Barang

Salah satu benefit dari penerapan ERP pada perusahaan jasa atau barang yaitu untuk efisiensi dan efektivitas operasional bisnis. Misalnya, dalam perusahaan jasa, ERP dapat membantu dalam mengelola jadwal karyawan, mengelola proyek, dan memantau penjualan.

 

Sementara itu, dalam perusahaan barang, ERP dapat membantu mengelola persediaan, mengontrol produksi, dan meningkatkan proses pengiriman dan penjualan. Dengan menerapkan ERP, perusahaan jasa atau barang dapat mengoptimalkan operasional bisnis, meningkatkan kualitas layanan, dan meraih keuntungan yang lebih baik.

2.    Contoh Penerapan ERP pada Perusahaan Pengelolaan Penyimpanan Barang

Penerapan ERP pada perusahaan pengelolaan penyimpanan barang sangatlah penting untuk mengoptimalkan operasional dan meningkatkan efisiensi. Dengan menggunakan sistem ERP, perusahaan dapat mengintegrasikan proses penerimaan, pengiriman, dan penyimpanan barang menjadi satu sistem yang terpusat.

Contohnya, sistem ERP dapat membantu dalam memantau stok barang, mengatur penjadwalan pengiriman, mengelola inventori, dan mengoptimalkan ruang penyimpanan. Selain itu, dengan fitur pelacakan dan pemantauan yang terintegrasi, perusahaan dapat mengoptimalkan alur kerja, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dengan penerapan ERP, perusahaan pengelolaan penyimpanan barang dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. 

3.    Contoh Penerapan ERP pada Perusahaan Manufaktur

Bagi kamu yang memiliki bisnis di bidang manufaktur, sistem ERP ini juga sangat berguna untuk operasional bisnismu. Penerapan ERP pada perusahaan manufaktur sangat penting untuk mengoptimalkan proses produksi, mengelola persediaan, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan menggunakan ERP, perusahaan manufaktur dapat mengintegrasikan berbagai fungsi, mulai dari perencanaan produksi, pengadaan bahan baku, manajemen persediaan, hingga pengiriman produk jadi.

Contohnya, ERP dapat membantu dalam mengelola jadwal produksi, mengoptimalkan penggunaan bahan baku, mengendalikan kualitas produk, dan memantau biaya produksi. Selain itu, dengan pemantauan real-time yang terintegrasi, perusahaan dapat merespons perubahan permintaan pasar dengan cepat dan melakukan perencanaan yang lebih akurat. Penerapan ERP juga dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya produksi, dan memberikan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan.

4. Contoh Penerapan ERP pada Perusahaan Human Capital Management

Penerapan ERP pada perusahaan Human Capital Management (HCM) membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia dan memperkuat strategi pengembangan tenaga kerja. Dengan menggunakan ERP, perusahaan dapat mengintegrasikan berbagai aspek HR seperti manajemen data karyawan, rekrutmen, pelatihan, kehadiran, penggajian, dan manajemen kinerja dalam satu platform terpusat. 

Contohnya, sistem ERP dapat membantu dalam mengelola informasi karyawan seperti data pribadi, riwayat pekerjaan, dan sertifikasi. Selain itu, ERP dapat memfasilitasi proses rekrutmen dengan mengelola pencarian kandidat, proses seleksi, dan on-boarding karyawan baru. Dalam hal manajemen kinerja, sistem ERP dapat mendukung pelacakan tujuan, evaluasi kinerja, dan pengembangan karier.

Dengan penerapan ERP dalam HCM, perusahaan dapat memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap tenaga kerja, optimalisasi alokasi sumber daya manusia, meningkatkan efisiensi administrasi, dan pengambilan keputusan strategis berdasarkan data yang terintegrasi.

Goals dari penerapan sistem ERP pada perusahaan HCM, yakni membantu perusahaan mencapai keunggulan dalam pengelolaan SDM, meningkatkan kepuasan karyawan, dan mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Kesimpulan

Penerapan ERP di Indonesia bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan, saat ini banyak perusahaan yang beralih dari metode manual ke sistem ERP ini. Dengan bantuan sistem ini, pengelolaan operasional perusahaan menjadi efektif dan efisien. Perusahaan juga perlu mempertimbangkan pemilihan sistem yang tepat. Penerapan ERP pada perusahaan bisa membantu meningkatkan efisiensi proses produksi, pengadaan bahan baku, distribusi, pencatatan keuangan, hingga pengelolaan karyawan.

Setelah mengetahui bahwa ERP adalah sebuah sistem yang dapat membantu pengelolaan bisnis perusahaan, kamu dapat memilih aplikasi ERP yang sesuai untuk diterapkan dalam bisnismu, nih!

Jangan lupa juga untuk menggunakan aplikasi POS yang andal seperti majoo yang memiliki banyak fitur menarik, ya. Dengan memilih majoo, kamu akan lebih mudah mengelola bisnismu. Yuk, berlangganan majoo sekarang!



Sumber data:

  1. https://www.jojonomic.com/blog/erp/

  2. https://rederp.co.id/blog/contoh-penerapan-erp-pada-perusahaan/ 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo