Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • Kenali Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Pasar Oligopoli

    Kenali Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh Pasar Oligopoli

    Pasar oligopoli sering disebut pasar persaingan tidak sempurna.

    Transaksi jual beli paling sering kita jumpai di pasar. Transaksi jual beli ini termasuk dalam kegiatan ekonomi.

    Namun demikian, kebutuhan yang mendorong munculnya transaksi jual beli yang dilakukan manusia atau konsumen di pasar tidaklah sama, sehingga sebagian penjual atau produsen berusaha memenuhi kebutuhan mereka. Karena hanya terdapat sedikit penjual atau produsen, muncullah suatu persaingan, yang terkadang berujung pada persaingan yang tidak sehat.

    Persaingan tidak sehat ini nantinya akan membuat kegiatan pasar menjadi tidak seimbang. Hal ini karena yang diuntungkan hanya satu atau beberapa produsen saja. Selain itu, jumlah konsumen atau pembeli di pasar ini tidak sebanding; lebih cenderung memiliki banyak konsumen. Persaingan tidak seimbang ini sering disebut pasar oligopoli atau pasar persaingan tidak sempurna.

    Artikel ini akan lebih dalam membahas tentang pengertian, ciri, jenis, struktur hingga contoh pasar oligopoli. Yuk, simak lebih lengkapnya di bawah ini!

    Pengertian Pasar Oligopoli

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dari oligopoli adalah keadaan pasar dengan produsen pembekal barang hanya berjumlah sedikit, sehingga mereka atau seorang dari mereka dapat memengaruhi harga pasar; atau keadaan pasar yang tidak seimbang karena dipengaruhi oleh sejumlah pembeli.

    Pemerintah melarang adanya oligopoli, seperti yang tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 pasal 4 ayat 1 dan ayat 2.

    Pengertian pasar oligopoli secara umum adalah pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen atau penjual yang menguasai pasar dengan banyak konsumen atau juga pembeli.

    Adanya pasar oligopoli ini membuat perusahaan baru yang ingin bergabung ke pasar, dihambat oleh perusahaan lain yang sudah ada di dalamnya.

    Di dalam pasar oligopoli ini, produsen atau penjual akan menikmati laba normal yang berada di bawah tingkat maksimum. Cara mendapatkan laba ini dengan menetapkan harga jual yang terbatas.

    Baca Juga: Mengenal Monopoli: Pasar, Perdagangan, dan Dampaknya

    Ciri-ciri Pasar Oligopoli

    Pasar jenis ini memiliki karakteristik atau ciri-ciri tertentu. Ini yang membedakannya dengan jenis pasar yang lain.

    Bila kamu masih kesulitan dalam memahami pasar oligopoli, berikut ini ciri-ciri pasar oligopoli yang bisa kamu ketahui.

    1. Terdapat Dua Produsen atau Lebih

    Ciri-ciri pasar oligopoli yang pertama adalah terdapat dua produsen atau lebih. Produsen ini memiliki batas jumlah, yaitu kurang dari sepuluh produsen.

    Alasan inilah yang membuat pasar oligopoli tidak sempurna karena produsen yang menjual produk sangat sedikit sedangkan terdapat banyak konsumen.

    Oleh karena itu, setiap negara membuat kebijakan untuk melarang adanya oligopoli di pasar, hal ini tertuang di dalam Undang-undang. Pemerintah suatu negara akan melarang adanya oligopoli agar pertumbuhan ekonomi di pasar berjalan dengan lancar dan semua produsen, baik lama maupun yang baru, dapat bersaing dengan sehat.

    2. Produk yang Dijual Bersifat Homogen

    Produsen hanya diperbolehkan menjual dan memproduksi satu produk saja. Bisa dikatakan, konsumen akan dapat menemukan pengganti barang yang diinginkan, sehingga konsumen tidak kesulitan dalam menemukan produk homogen tersebut.

    Misalnya, produk rokok. Produk yang dijual produsen hanya satu jenis, yaitu rokok. Namun rokok mempunyai variasi yang banyak, sehingga konsumen bisa menemukan pengganti, dari varian yang satu ke varian lain.

    3. Harga antar Produk yang Relatif Sama

    Basisnya, produk yang dijual di pasar oligopoli mempunyai harga yang relatif sama. Harga antar produk yang relatif sama ini karena produsen di pasar oligopoli sangat sedikit.

    Hal ini disebabkan kebijakan kenaikan atau penurunan harga berdasarkan harga produk dari produsen utamanya. Karena di pasar oligopoli produsennya sangat sedikit, selisih harga antarproduk pun menjadi tidak terlalu besar.

    4. Membutuhkan Kematangan Strategi Marketing

    Ciri-ciri pasar oligopoli selanjutnya adalah membutuhkan kematangan strategi marketing. Hal ini karena produk yang dijual adalah produk homogen, dikhawatirkan konsumen akan berpindah ke produk lain jika diseminasi pasar tidak dilakukan secara intensif.

    Dengan adanya perencanaan strategi marketing yang baik, diharapkan produk akan terus beredar di pasar dan produsen juga tidak akan kalah saing dengan produsen lain.

    5. Kebijakan dari Produsen Utama akan Memengaruhi Produsen Lain (Produsen Cabang)

    Produsen utama bisa dikatakan sebagai penentu kebijakan. Kebijakan ini tidak hanya terkait harga produk, akan tetapi fungsi dan rasa dari produk tersebut juga akan memengaruhi produsen lain.

    6. Produsen Baru Kesulitan Dalam Memasuki Pasar

    Ciri-ciri pasar oligopoli yang terakhir adalah produsen baru kesulitan dalam memasuki pasar oligopoli. Tak jarang para produsen baru akan mempersempit pasarnya, mendapatkan keuntungan kecil, atau bangkrut.

    Sebagai dampak dari sulitnya produsen baru memasuki pasar oligopoli, dikhawatirkan terjadi persaingan yang tidak sehat dan peluang adanya produsen baru menjadi semakin kecil. .

    Baca Juga: Pengertian dan Contoh Pasar Bebas sebagai Bentuk Globalisasi

    Akan terjadi perang harga jika oligopoli terus dibiarkan di pasar.

    Jenis-jenis Pasar Oligopoli

    Pasar oligopoli juga terdiri dari beberapa jenis. Jenis-jenis pasar oligopoli yang sebaiknya kamu ketahui adalah seperti yang berikut ini:

    1. Pasar Oligopoli Homogen (Murni)

    Pasar oligopoli homogen sering disebut juga dengan pure oligopoly. Pasar ini terdapat beberapa produsen yang menjual produk yang identik sehingga sulit untuk dibedakan.

    Kamu dapat mengenali produk dari produsen tertentu dengan cara melihat brand di kemasan produk. Contoh produk dari pasar oligopoli homogen ini, seperti air mineral, semen, dan lain sebagainya.

    2. Pasar Oligopoli Terdiferensiasi

    Jenis-jenis pasar oligopoli selanjutnya adalah pasar oligopoli terdiferensiasi. Arti dari kata terdiferensiasi adalah dapat dibedakan. Jadi produk yang dijual di pasar ini adalah produk homogen yang produknya bisa dibedakan. Harga produk yang dijual tidak sama dengan harga produk produsen lain.

    Jika ini terjadi, akan ada persaingan yang tidak sehat, yang nantinya konsumen akan membeli produk dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang bagus.

    3. Pasar Oligopoli Non Kolusi

    Di pasar ini produsen hanya akan memainkan harga, tetapi dengan membaca perkembangan bisnis produsen lain (kompetitor). Tujuannya agar bisnis yang dijalankan mengalami perkembangan dan harga dari produk kompetitor tidak bisa bersaing.

    4. Pasar Oligopoli Kolusi

    Jenis-jenis pasar oligopoli terakhir yaitu pasar oligopoli kolusi. Di dalam pasar ini, produsen satu dengan produsen lain melakukan kerja sama untuk menaikkan harga produk bersamaan dan membiarkannya statis.

    Baca Juga: Definisi Perencanaan Usaha dan Manfaatnya Bagi Pebisnis

    Contoh Pasar Oligopoli

    Setelah mengetahui tentang pengertian, ciri-ciri, dan juga jenis-jenis pasar oligopoli, selanjutnya yang akan dibahas adalah contoh-contoh pasar oligopoli seperti berikut ini.

    • Industri semen
    • Industri kendaraan bermotor
    • Perusahaan rokok
    • Layanan telekomunikasi
    • Jasa penerbangan
    • Produsen mi instan
    • Pabrik handphone
    • Transportasi online
    • Penyedia jaringan internet (provider)

    Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli

    Semua bentuk pasar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tak terkecuali dengan jenis pasar yang satu ini. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli.

    Kelebihan Pasar Oligopoli

    • Di dalam pasar oligopoli terdapat banyak pilihan produk, sehingga konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan keinginannya.
    • Adanya persaingan yang ketat antar produsen memberikan keuntungan bagi konsumen, yang mana produsen akan sadar pentingnya produk berkualitas dan harganya terjangkau.
    • Produk yang ada di dalam pasar oligopoli mengalami perkembangan yang pesat, karena produsen selalu berinovasi agar produk yang dijualnya selalu dibeli oleh konsumen. 

    Kekurangan Pasar Oligopoli

    • Adanya persaingan yang ketat antar produsen membuat produsen baru sulit memasuki pasar oligopoli
    • Untuk memikat lebih banyak konsumen, maka tak jarang terjadi perang harga antar produsen satu dengan yang lain.
    • Agar produknya mudah dikenal dikenal dan dibedakan oleh konsumen, maka membutuhkan biaya promosi yang besar.

    Baca Juga: Pasar Internasional: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

    Kesimpulan

    Pasar oligopoli adalah pasar persaingan yang tidak sempurna dan membuat para produsen baru sulit masuk ke dalamnya. Struktur pasar oligopoli menunjukkan ketidakseimbangan proporsi antara jumlah produsen dengan jumlah konsumen.

    Pemerintah suatu negara akan melarang adanya oligopoli agar pertumbuhan ekonomi di pasar berjalan dengan lancar dan semua produsen, baik yang lama maupun yang baru dapat bersaing dengan sehat

    Untuk membuat konsumen mengenal produk yang dijual dan juga dapat membedakan produk tersebut dengan produsen lain, maka sangat dibutuhkan strategi marketing yang bagus.

    Apabila saat ini kamu memiliki usaha di pasar oligopoli dan kamu membutuhkan alat marketing online yang akurat dan tepat, maka kamu bisa menggunakan aplikasi majoo.

    Aplikasi majoo adalah aplikasi lengkap online dalam mengelola bisnis menjadi maju. Di dalam aplikasi majoo terdapat fitur-fitur yang bisa kamu gunakan, seperti fitur akuntansi, CRM, karyawan, inventori, analisa bisnis, owner, dan order online. Aplikasi kasir online ini berbasis ekosistem digital yang nantinya membantu bisnismu agar lebih maju.

    Strategi marketing yang akan membuat konsumen loyal dalam membeli produk yang kamu tawarkan. Fitur CRM (Customer Relation Management) di dalam aplikasi majoo akan membantu strategi marketing bisnismu.

    Fitur CRM ini dapat mengirim SMS (Short Message Service) dan email ke pelanggan atau customer. Cara ini sangat efektif untuk memanggil pelanggan datang kembali dan dapat untuk mempromosikan produk baru dari bisnismu.

    Nah, tunggu apalagi, nih! Yuk, pakai aplikasi majoo sekarang juga!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    18 Contoh Surat Lamaran Kerja dan Jenis nya 2022 Terbaru
    Mengambil inspirasi dari contoh surat lamaran kerja dapat dilakukan untuk memastikan kemungkinan diterima kerja lebih tinggi. Namun, perhatikan jenisnya!
    Freelancer adalah: Contoh dan Tips Menggeluti Profesi Ini
    Dunia Internet mendorong manusia untuk selalu beradaptasi. Saat ini banyak orang mencari cara menjadi freelancer. Freelancer adalah tenaga kerja lepas yang bekerja secara mandiri.
    Beragam Jenis Laporan Keuangan untuk Bisnismu
    Selain laporan keuangan laba rugi, apa saja jenis laporan keuangan yang kamu ketahui? Apakah kamu tahu pengertian laporan keuangan?
    Peran Penting Strategi Customer Relationship dalam Bisnis
    Customer relationship adalah strategi untuk menjaga hubungan baik antara pihak pemilik bisnis dan konsumen. Hal ini penting bagi perkembangan bisnis.