Pengertian, Jenis, dan Contoh Perusahaan Perseorangan

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Perusahaan perorangan merupakan salah satu bentuk badan usaha.

Dalam dunia bisnis, perusahaan perseorangan dikenal sebagai salah satu bentuk badan usaha. Dari pengertiannya, perusahaan perseorangan adalah sebuah bentuk usaha yang dimiliki, dijalankan, dan ditanggung oleh satu orang saja. 

Apakah kamu sedang memiliki rencana untuk membuat dan membangun usaha sendiri? Jika iya, jenis perusahaan perseorangan merupakan bentuk usaha yang tepat dijalankan untuk bisnis berskala mikro dan kecil. 

Bentuk usaha ini sepertinya sangat sesuai untuk kamu yang ingin merintis usaha dari awal dengan modal tidak terlalu besar. Model usaha ini juga lebih fleksibel dari segi produk, waktu, dan tempat.

Baca Juga: Belajar Buka Usaha Sendiri dengan Mudah dan Tetap Sukses

Perusahaan Perseorangan adalah … 

Definisi perusahaan perseorangan adalah jenis badan usaha yang dimiliki oleh satu orang. Pemilik jenis usaha ini tidak hanya mengambil keuntungannya sendiri tetapi juga bertanggung jawab penuh apabila mengalami kerugian.

Perusahaan perseorangan ini memiliki sistem informasi manajemen yang bebas dan tidak ada intervensi atau campur tangan dari pihak lain secara langsung, contohnya pemerintah. 

Perusahaan perseorangan biasanya dioperasikan dengan alat produksi dan teknologi yang cukup sederhana. Selain itu, modal yang dibutuhkan dalam proses produksi cukup kecil sehingga jumlah produk yang dihasilkan sedikit. Bahkan, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pun tidaklah banyak. 

Meskipun begitu, jenis usaha perseorangan ini juga bisa menghasilkan pendapatan yang tidak sedikit jika sang pemilik usaha dapat menjalankan dan mengelola bisnisnya dengan baik.

Karena perusahaan dikelola dan diawasi oleh satu orang saja, pemilik atau pengelola usaha tersebut akan memperoleh seluruh keuntungan perusahaannya tanpa perlu membagikannya kepada orang lain. 

Namun, kekurangannya adalah pemilik perusahaan perseorangan mau tidak mau harus menanggung seluruh risiko yang akan muncul dalam kegiatan usahanya.

Baca juga: 

  1. PT adalah: Menilik Pengertian dan Cara Membuat Perseroan Terbatas
  2. Persekutuan Komanditer: Ciri, Tujuan, dan Jenis

Ciri-ciri Perusahaan Perseorangan

Suatu perusahaan dikatakan sebagai perusahaan perseorangan apabila memiliki karakter atau ciri-ciri tertentu. Ciri perusahaan perseorangan, antara lain:

  • Proses pembentukannya cukup mudah;
  • Pemilik perusahaan adalah perseorangan;
  • Modal tidak terlalu besar dan melibatkan aset pribadi;
  • Sistem atau cara mengelolanya cukup sederhana;
  • Tugas serta tanggung jawabnya tidak terbatas;
  • Keberlanjutan usaha tergantung pada pemiliknya;
  • Nilai tambah atau nilai penjualannya relatif kecil;
  • Perusahaan perseorangan bisa ditransfer kapan saja.

Baca Juga: Apa itu Wirausaha dan Pengertian Kewirausahaan dalam Bisnis

Jenis Perusahaan Perseorangan

Perusahaan Perseorangan Berlisensi

Perusahaan perseorangan berlisensi merupakan jenis perusahaan perseorangan yang memiliki izin dari pihak berwenang untuk bisa beroperasi. 

Perusahaan yang sudah berlisensi biasanya memiliki Sertifikat Pendaftaran Bisnis, Surat Izin Usaha Perdagangan. izin tempat usaha, Nomor Pokok Wajib Pajak dan sebagainya.

Perusahaan Perseorangan Tanpa Izin

Perusahaan perseorangan tanpa izin adalah jenis perusahaan perseorangan yang tidak atau belum mempunyai izin dari pihak berwenang. 

Contohnya: kios pinggir jalan, pedagang kaki lima dan sebagainya.

 Usaha pertanian merupakan contoh perusahaan perseorangan.

Contoh Perusahaan Perseorangan

Usaha Pertanian

Perusahaan perseorangan di bidang pertanian ini biasanya banyak berada di daerah pedesaan. Usaha ini memiliki modal yang terbatas karena biasanya petani mengolah lahan pertaniannya sendiri dan hasil dari pertanian akan dijual kembali untuk mengembalikan modal.

Agar proses usaha seperti ini dapat berjalan dengan lancar, kamu perlu menguasai ilmu manajemen serta ekonomi yang dapat digunakan sebagai analisis. 

Untuk melakukannya pun sebenarnya tidak terlalu sulit dan tidak memerlukan keahlian khusus. Bahkan kamu bisa menggunakan lahan yang terbatas untuk menghasilkan sayur mayur. Kamu juga bisa menjadikan usaha pertanian ini sebagai pekerjaan sampingan untuk penghasilan tambahan. 

Contoh perusahaan perseorangan di bidang pertanian antara lain sebagai berikut:

  • Budidaya tanaman hias
  • Usaha tanaman hidroponik
  • Jual Beli Bibit Tanaman 
  • Produksi Pupuk Tanaman
  • Usaha Tanaman Rempah
  • Jual Sayur dan Buah Organik

Industri Kecil

Jenis usaha industri kecil ini bisa dilakukan secara perseorangan karena dapat dimulai dari modal yang kecil. Selain modal sendiri yang tidak terlalu besar, usaha industri kecil juga biasanya memiliki jumlah tenaga kerja yang tidak terlalu banyak, sekitar 5 sampai 19 orang. Tenaga kerja yang diambil pun biasanya dari lingkungan terdekat sang pemilik seperti sahabat, teman atau keluarnya sendiri.

Usaha industri kecil juga bisa menawarkan jasa yang bersumber dari keahlian sang pemilik. Hal ini yang menyebabkan industri kecil ini bisa bergerak lebih fleksibel. Misalnya, seorang seniman yang menawarkan jasa melukis dengan membuat tas lukis, kerajinan, daur ulang barang bekas, dan sebagainya.

Contoh perusahaan perseorangan yang bisa kamu jadikan sebagai ide bisnis, antara lain: 

  • Kerajinan Tanah Liat
  • Kerajinan Kayu
  • Industri Rumah Tangga
  • Anyaman
  • Mainan
  • Souvenir Pernikahan

Usaha Perdagangan

Usaha dagang mungkin menjadi jenis perusahaan perseorangan yang paling banyak kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis usaha ini adalah kegiatan jual beli barang yang bertujuan untuk mencari keuntungan. 

Jenis usaha ini sangat bisa dilakukan secara perseorangan jika ingin memulai usaha dengan modal yang kecil. Jenis usaha perseorangan ini juga bisa dilakukan oleh siapa pun tanpa keahlian khusus. 

Contoh perusahaan perseorangan dalam bidang usaha dagang: 

  • Pengecer
  • Penjualan Agen
  • Dropshipping atau Reseller

Baca juga: Memahami Pengertian Badan Usaha, Ciri-ciri, sampai Tujuannya

Usaha Jasa

Wajar bila ada anggapan bahwa usaha dagang merupakan salah satu jenis usaha yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Meskipun usaha ini memerlukan keahlian khusus, dapat disesuaikan dengan bakat bahkan kesenangan.

Lantaran itulah, jenis usaha ini banyak dilirik karena lebih fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan tentunya bisa dikelola secara perorangan. Usaha ini bahkan bisa dilakukan tanpa modal.

Peluang jenis usaha perseorangan ini sangat terbuka luas karena dapat dilakukan dari kategori apa saja. Jenis usaha jasa ini memiliki potensi keuntungan yang menggiurkan. Usaha jasa yang dilakukan secara online lebih memiliki potensi yang lebih besar karena mampu merambah pasar yang lebih luas. 

Contoh perusahaan perseorangan di bidang pengadaan jasa antara lain sebagai berikut:

  • Desain Grafis
  • Youtuber
  • Penulis Freelance

Kekurangan dan Kelebihan Perusahaan Perseorangan

Berikut ini adalah kekurangan dan kelebihan perusahaan perseorangan.

Kekurangan Perusahaan Perseorangan

  • Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas
  • Sumber modal cukup terbatas
  • Manajemen atau pengelolaan bisa menjadi terganggu
  • Kelangsungan usaha kurang terjamin secara pasti

Kelebihan Perusahaan Perseorangan

  • Perusahaan perseorangan adalah jenis usaha tidak dikenakan pajak perusahaan seperti PT atau firma
  • Pengelolaan internalnya tidak begitu rumit dan pemilik pun bisa dengan mudah dalam melakukan pemantauan.
  • Biaya manajemen dan operasional cenderung rendah, karena pemilik bisnis memiliki tugas sebagai karyawan bisnis itu sendiri.
  • Tidak memerlukan proses administrasi hukum yang rumit, seperti ke notaris hukum, dll.

Dari seluruh penjelasan mengenai perusahaan perseorangan tadi, kesimpulannya perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Meski begitu, perusahaan perseorangan tetap bisa dikembangkan menjadi lebih besar. Tentunya, untuk mengembangkan perusahan perseorangan membutuhkan modal yang besar. 

Jika kamu adalah seorang pemilik perusahaan perseorangan dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha, kamu bisa mengajukan pinjaman melalui fitur majoo capital yang disediakan oleh majoo untuk membantu proses pengembangan usaha milikmu. 

Proses pengajuannya cukup praktis dan mudah, besaran pendanaan yang bisa kamu dapatkan mencapai Rp2 Miliar dengan perhitungan tenor yang fleksibel. Bagaimana? Pastinya layanan ini sangat recommended kan? Tertarik mencoba? 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo