Rekening Bisnis Bikin Bisnis Makin Lancar

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Apa itu rekening bisnis?

Apakah kamu sedang merintis usaha atau sudah menjalankan bisnis sendiri? Jika iya, kamu pasti tahu betapa pentingnya memiliki rekening bisnis yang terpisah dari rekening pribadi, bukan? Rekening bisnis adalah aspek penting pengelolaan keuangan bisnis yang baik dan efisien. Dengan memiliki rekening bisnis, kamu dapat dengan mudah memisahkan uang pribadi dari uang bisnis, mengelola transaksi dengan lebih rapi, dan memberikan gambaran jelas tentang kesehatan finansial bisnismu.

Apa Itu Rekening Bisnis?

Pengertian rekening bisnis adalah akun keuangan yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan yang terjadi dalam operasional suatu bisnis. Rekening bisnis berfungsi sebagai sarana untuk melacak pemasukan dan pengeluaran uang serta aset dan utang perusahaan. Dengan menggunakan rekening bisnis, kamu sebagai pemilik usaha dapat memonitor secara rinci dan akurat kondisi keuangan bisnismu.

Penggunaan rekening bisnis ini membantu kamu dalam memisahkan keuangan bisnis dari keuangan pribadi sehingga penyusunan laporan keuangan menjadi lebih mudah dan membuat analisis keuangan secara lebih tepat. 

Pentingnya memiliki rekening bisnis adalah agar bisnis dapat beroperasi dengan lebih terorganisir, mengurangi risiko kesalahan dalam pencatatan keuangan, dan memudahkan kamu dalam mengambil keputusan finansial yang strategis. Jadi, jangan ragu untuk membuka rekening bisnis yang sesuai dengan kebutuhan usahamu agar bisa lebih efisien dan sukses dalam mengelola bisnismu, ya. 

Baca Juga: Rekening Giro adalah: Pengertian, Contoh, dan Cara Penarikan

Kerugian Tidak Memisahkan Rekening Bisnis dengan Rekening Pribadi

Ketika kamu tidak memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi, akan ada kerugian yang mungkin kamu hadapi, lho!

Kamu harus tahu, jika kamu tidak memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi, berarti semua transaksi bisnis dan transaksi pribadi akan campur menjadi satu. Tentunya ini bisa menyebabkan banyak masalah, misalnya: 

Tidak Tepatnya Laporan Keuangan

Ketika rekening bisnis dan pribadi dicampur, pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan bisa menjadi rumit dan sulit dilacak. Besar kemungkinan kamu akan sulit memantau pendapatan dan pengeluaran bisnis secara akurat. 

Sulitnya Menentukan Profitabilitas

Jika rekening bisnis dan pribadi digabung, kamu juga akan kesulitan untuk menentukan profit dari bisnismu. Penggabungan keduanya bisa membuat masalah keuangan pada bisnismu. 

Kesulitan dalam Pajak

Pencampuran rekening bisa menyulitkan perhitungan pajak. Kamu mungkin terjebak dalam masalah perpajakan karena kesulitan membedakan pengeluaran yang termasuk bisnis dan pribadi. 

Kurangnya Pengendalian Keuangan

Tidak adanya pemisahan rekening bisa menyebabkan keuangan bisnis dan pribadi menjadi tidak terkendali. Pengeluaran bisnis yang seharusnya direncanakan dengan baik bisa tercampur dengan pengeluaran pribadi yang mungkin tidak terlalu penting. 

Adanya Kerumitan Audit

Jika bisnis kamu harus diaudit, penggabungan rekening bisnis dan pribadi bisa memperlambat proses audit dan menyulitkan auditor dalam memeriksa kelayakan keuangan bisnismu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memisahkan rekening bisnis dan rekening pribadi, ya. Dengan memisahkan keduanya, kamu akan memiliki visibilitas yang lebih baik atas keuangan bisnis, mempermudah perencanaan keuangan, menghindari masalah pajak, dan meningkatkan keseluruhan pengendalian keuangan. Pastikan untuk membuka rekening bisnis terpisah dan mengelola keuangan secara terorganisir agar bisnismu berjalan lebih efisien dan sukses, ya. 

Baca Juga: Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh

Sangat penting untuk rekening bisnis dengan rekening pribadi.

Persyaratan Membuka Rekening Bisnis

Ketika kamu ingin membuka rekening bisnis, kamu perlu menghubungi bank yang akan kamu pilih secara langsung atau kunjungi situs web resmi bank tersebut untuk mengetahui persyaratan lengkap dan dokumentasi yang diperlukan untuk membuka rekening bisnis. Dengan menyiapkan semua persyaratan dengan baik, kamu akan lebih mudah dan lancar dalam proses pembukaan rekening bisnis yang membantu mengelola keuangan bisnismu dengan lebih efisien dan teratur.

Berikut ini persyaratan membuka rekening bisnis pada umumnya, yakni:

1.    KTP Pemilik Bisnis

Salah satu persyaratan utama untuk membuka rekening bisnis adalah menyediakan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik bisnis. KTP ini akan digunakan sebagai identitas pemilik bisnis.

2.    NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Selain KTP, kamu juga harus menyediakan NPWP, yaitu nomor yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai identitas wajib pajak. NPWP ini diperlukan untuk tujuan perpajakan. 

3.    Surat Izin Usaha

Beberapa bank mungkin meminta surat izin usaha seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP) terutama jika bisnismu bergerak dalam bidang perdagangan.

4.    Akta Pendirian Perusahaan

Jika bisnismu berbentuk badan usaha (PT, CV, atau perusahaan lainnya), kamu perlu menyediakan akta pendirian perusahaan sebagai persyaratan pembukaan rekening.

5.    Surat Keterangan Domisili

Bank mungkin meminta surat keterangan domisili dari tempat usaha atau tempat tinggalmu untuk memverifikasi alamat bisnis.

6.    Surat Kuasa (Jika Dibutuhkan)

Jika kamu akan mengizinkan pihak lain untuk mengurus rekening bisnismu, bank mungkin meminta surat kuasa yang menyatakan izin tersebut.

7.    Dokumen Pendukung Lainnya

Beberapa bank mungkin juga meminta dokumen-dokumen pendukung lainnya seperti surat referensi dari bank lain (untuk membuka rekening koran), laporan keuangan, atau rencana bisnis.

8.    Informasi Pribadi Pemilik Bisnis

Bank mungkin akan meminta informasi pribadi pemilik bisnis seperti alamat, nomor telepon, dan alamat email untuk keperluan komunikasi. 

9.    Profil Bisnis

Beberapa bank mungkin meminta profil bisnis yang mencakup informasi tentang jenis usaha, skala operasional, dan target pasar. 

Pastikan untuk memeriksa persyaratan yang spesifik di bank yang kamu pilih, karena persyaratan bisa berbeda-beda antara satu bank dengan bank lainnya. Dengan menyediakan semua persyaratan yang dibutuhkan, proses pembukaan rekening bisnis akan menjadi lebih lancar dan memudahkan kelancaran kegiatan keuangan bisnismu. 

Baca Juga: Mari Mengenal Pengertian dan Fungsi Rekening Koran

Cara Membuat Rekening Bisnis

Setelah mengetahui pengertian rekening, pentingnya pemisahan rekening bisnis dan rekening pribadi, serta syarat membuka rekening bisnis, berikut ini cara membuat rekening bisnis yang bisa kamu ikuti. 

1.    Pilih Bank yang Tepat

Langkah pertama adalah memilih bank yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Cari tahu berbagai pilihan bank yang ada di sekitar tempat usahamu dan bandingkan layanan serta biaya yang ditawarkan oleh masing-masing bank.

2.    Persiapkan Dokumen-Dokumen yang Dibutuhkan

Untuk membuka rekening bisnis, biasanya kamu akan memerlukan beberapa dokumen seperti KTP pemilik bisnis, NPWP, SIUP/TDP (jika diperlukan), dan dokumen lain sesuai peraturan bank yang dipilih.

3.     Hubungi Bank dan Buat Janji Temu

Setelah menyiapkan dokumen-dokumen, hubungi bank pilihanmu dan buatlah janji temu dengan petugas bank untuk membuka rekening bisnis. 

4.    Temui Petugas Bank

Saat bertemu dengan petugas bank, jelaskan bahwa kamu ingin membuka rekening bisnis. Isi formulir aplikasi pembukaan rekening dengan lengkap dan serahkan dokumen-dokumen yang diminta. 

5.    Pilih Jenis Rekening yang Sesuai

Bank biasanya menawarkan beberapa jenis rekening bisnis, seperti rekening tabungan, rekening giro, atau rekening deposito. Pilih jenis rekening yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnismu. 

6.    Tambahkan Layanan Tambahan (Opsional)

Beberapa bank menawarkan layanan tambahan seperti kartu debit bisnis, layanan internet banking, atau layanan mobile banking. Jika diperlukan, kamu bisa meminta layanan tambahan tersebut. 

7.    Aktivasi Rekening dan Mulai Gunakan

Setelah aplikasi disetujui, rekening bisnismu akan diaktifkan. Kamu bisa mulai menggunakan rekening untuk transaksi bisnis seperti menerima pembayaran dari pelanggan, membayar tagihan, atau melakukan investasi. 

8.    Pantau dan Kelola Keuangan Bisnismu

Setelah rekening bisnis terbuka, penting untuk rutin memantau dan mengelola keuangan bisnismu. Pastikan untuk melakukan pencatatan transaksi dengan baik agar kondisi keuangan bisnis selalu terkontrol. 

Rekening Untuk Bisnis Online

Jika bisnismu bergerak di bisnis online, kamu perlu mengetahui rekening untuk bisnis online-mu. Di bawah ini terdapat beberapa rekening yang cocok untuk bisnis online, antara lain: 

Tabungan Gold BCA

Tabungan Gold BCA adalah rekening yang cocok untuk bisnis online karena dilengkapi dengan berbagai fitur dan layanan yang memudahkan pengelolaan keuangan bisnismu. Dengan BCA online dan fitur e-banking lainnya, kamu dapat dengan mudah mengakses rekening, melakukan transfer, dan memantau aktivitas keuangan bisnismu secara real-time. Selain itu, kemudahan dalam menerima pembayaran dari berbagai metode, seperti kartu kredit dan e-wallet, membuat Tabungan Gold BCA menjadi pilihan tepat untuk bisnis online yang ingin meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi. 

Tabungan Usaha CIMB Niaga

Dengan berbagai layanan digital CIMB Niaga, seperti OctoMobile dan OctoClicks, kamu dapat mengatur bisnismu secara efisien. Selain itu, tabungan ini juga menyediakan kemudahan dalam melakukan transaksi valuta asing sehingga cocok untuk bisnis online yang berhubungan dengan transaksi internasional. 

Mandiri Tabungan Bisnis

Mandiri Tabungan Bisnis adalah rekening yang memberikan kemudahan dalam mengelola keuangan bisnismu. Dengan Mandiri online, kamu dapat dengan mudah mengakses rekening, melakukan pembayaran, dan melacak transaksi bisnis secara real-time. Fitur Mandiri e-cash juga memungkinkanmu untuk menerima pembayaran dari pelanggan secara digital sehingga memperluas jangkauan bisnis online-mu. 

Britama Bisnis BRI

Kamu dapat mengelola keuangan bisnismu dengan cepat dan aman dengan menggunakan BRI internet banking. Selain itu, rekening ini juga menyediakan kemudahan dalam menerima pembayaran dari berbagai metode, termasuk pembayaran dari luar negeri sehingga cocok untuk bisnis online dengan transaksi internasional.

Setiap rekening yang disebutkan di atas memiliki kelebihan dan fitur yang berbeda-beda, sehingga kamu dapat memilih sesuai dengan kebutuhan bisnis online-mu. Pastikan mempertimbangkan volume transaksi, biaya, dan fitur yang ditawarkan sebelum memutuskan jenis rekening untuk bisnismu, ya. 

Kesimpulan

majoo Capital 

Rekening bisnis sangatlah penting dalam mengelola keuangan bisnis. Dengan rekening bisnis, bisnismu dapat dengan mudah memisahkan aset pribadi dan aset bisnis, menyederhanakan pencatatan transaksi, dan meningkatkan efisiensi keuangan secara keseluruhan.

Jika kamu berencana untuk membuka rekening khusus perusahaan, pastikan untuk memilih bank yang tepat dan memenuhi semua persyaratan yang diperlukan. Dengan menggunakan rekening bisnis, kamu akan lebih mudah mengatur keuangan bisnismu dan menghindari kesalahan akuntansi yang sering terjadi jika uang pribadi dan perusahaan bercampur menjadi satu.

Ingin bisnismu lebih berkembang dan kamu membutuhkan modal usaha? Tenang, kini kamu bisa coba mengajukan pinjaman modal UMKM melalui majoo capital, lho! Proses pengajuan modal bisnis ini pun cepat, mudah, dan limit pinjamannya hingga Rp2 miliar. Apa kamu akan menyia-nyiakan penawaran seperti ini? Tentunya tidak, bukan? Yuk, gunakan majoo sekarang juga!



Sumber referensi:

https://libera.id/blogs/rekening-bisnis-vs-pribadi/

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo