Return Saham adalah: Definisi, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Salah satu jenis return saham yaitu return saham realisasi

Bagi kamu calon investor atau investor pemula yang berencana menggunakan saham sebagai instrumen  investasi, penting sekali memahami return saham. Return saham adalah selisih antara harga jual dan harga beli saham lalu ditambah dividen.

Dari selisih tersebut, terdapat dua kemungkinan yang mungkin terjadi, yaitu capital gain (keuntungan modal) dan capital loss (kerugian modal). Jika hasilnya adalah capital gain, itu berarti kamu memperoleh keuntungan dari penjualan saham. Sebaliknya, jika hasilnya capital loss (kerugian modal), berarti kamu mengalami kerugian dari transaksi saham sedang kamu lakukan.

Dengan memahami konsep di atas, tentunya akan membantu kamu dalam memahami proses pengembalian saham secara lebih mudah, ya. Yuk baca penjelasan lebih lengkap terkait return saham di bawah, ya! 

Apa Itu Return Saham?

Return saham adalah pada keuntungan atau kerugian yang diperoleh dari kepemilikan saham dalam suatu perusahaan. Return saham adalah selisih antara harga beli dan harga jual saham ditambah dengan pendapatan yang diterima dari dividen atau pembayaran bunga atas saham tersebut.

Return saham adalah salah satu tolak ukur untuk mengevaluasi kinerja investasi saham. Sebagai seorang investor, kamu perlu menggunakan return saham sebagai indikator untuk mengukur seberapa baik atau buruk investasi saham dalam suatu perusahaan. Dalam portofolio investasi yang lebih besar, return saham juga digunakan untuk mengukur kinerja portofolio secara keseluruhan.

Namun, penting untuk diingat bahwa return saham hanya mencerminkan keuntungan atau kerugian dari harga saham dan dividen, ya. Pasalnya, return saham tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti biaya transaksi atau risiko investasi. Oleh karena itu, return saham hanyalah salah satu aspek dari analisis investasi yang lebih komprehensif. 

Baca Juga: Rumus Return on Asset ( ROA ), Cara Menghitung dan Fungsi

Manfaat Return Saham

Setelah mengetahui definisi return saham, kamu perlu mengetahui manfaat mengetahui return saham ini. Beberapa manfaat dari return saham, antara lain:

1.    Evaluasi kinerja investasi

Return saham memungkinkan kamu sebagai investor untuk mengevaluasi kinerja investasi yang telah dilakukan. Dengan membandingkan return saham dari berbagai saham atau portofolio, kamu dapat mengidentifikasi investasi yang menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dan mengambil keputusan yang lebih baik untuk alokasi modal di masa depan. 

2.    Pengambilan keputusan investasi

Return saham memberikan informasi penting kepada investor dalam mengambil suatu keputusan investasi. Jika return saham melebihi ekspektasi, investor dapat mempertimbangkan untuk mempertahankan atau memperbesar posisi investasinya. Sebaliknya, jika return saham rendah atau negatif, investor dapat mempertimbangkan untuk menjual saham tersebut atau mengalokasikan dananya ke investasi lain yang lebih menguntungkan. 

3.    Pengukuran risiko

Return saham juga membantu dalam mengukur risiko investasi, lho! Saham dengan return yang tinggi cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi, sementara saham dengan return rendah cenderung memiliki risiko yang lebih rendah. Dengan menganalisis return saham, investor dapat mempertimbangkan risiko investasinya dan menilai sejauh mana mereka siap menghadapinya. 

4.    Pembanding dengan indeks pasar

Return saham juga dapat digunakan untuk membandingkan kinerja suatu saham atau portofolio dengan indeks pasar yang relevan, seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia atau S&P 500 di Amerika Serikat. Dengan membandingkan return saham dengan kinerja indeks pasar, kamu sebagai investor dapat melihat apakah investasimu melebihi atau di bawah rata-rata pasar. 

5.    Perencanaan keuangan

Return saham memberikan kontribusi penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Dalam jangka waktu yang lebih lama, return saham yang konsisten dan positif dapat membantu meningkatkan nilai investasi dan membangun kekayaan bagi investor. Tentunya return saham berkontribusi pada tujuan keuangan jangka panjang misalnya untuk pensiun atau pendidikan anak.


Jenis-Jenis Return Saham

Selain definisi dan manfaat dari return saham yang perlu kamu ketahui, kamu juga perlu mengetahui jenis return saham yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu return saham realisasi dan return saham ekspektasi. 

Return Saham Realisasi

Return saham realisasi adalah selisih harga saham yang didapat dari data historis perusahaan. Dari data historis ini bisa digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan. Jenis return saham satu ini menggunakan data historis pergerakan harga saham sebagai dasar untuk menghitung selisih harga yang diharapkan. 

Return Saham Ekspektasi

Sementara itu, return saham ekspektasi adalah return yang digunakan untuk membuat perkiraan ketika membuat keputusan investasi di masa depan. Jenis return ini dianggap lebih penting karena menjadi ukuran keberhasilan transaksi investor di masa yang akan datang. Kamu sebagai investor bisa menghitung return saham ekspektasi ini dari nilai ekspektasi masa depan, history return (realisasi), dan ekspektasi yang ada saat ini.

Kedua jenis return di atas digunakan untuk memperkirakan pengambilan keputusan investasi yang lebih baik di masa depan. 

Baca Juga: Saham adalah: Pengertian dan Jenisnya

Komponen Return Saham

Komponen saham mencakup yield, capital gain/loss, dan dividen. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

1.    Yield

Yield dalam konteks saham mengacu pada pengembalian atau pendapatan yang diperoleh dari kepemilikan saham. Yield dapat diukur dalam bentuk yield dividen atau yield total.

  • Yield Dividen

Yield dividen adalah persentase pendapatan yang diperoleh dari dividen yang dibayarkan oleh perusahaan kepada pemegang saham. Yield dividen dihitung dengan membagi dividen per saham dengan harga saham saat ini, kemudian dikalikan dengan 100. Yield dividen memberikan gambaran tentang pendapatan pasif yang dihasilkan dari investasi saham.

  • Yield Total

Yield total adalah pendapatan dari dividen maupun apresiasi harga saham. Pengukuran yield ini mencerminkan pengembalian total yang diperoleh investor dari kepemilikan saham. Yield total dihitung dengan cara menggabungkan dividen per saham dengan perubahan harga saham selama periode tertentu dan menghitung persentase pengembalian tersebut. 

2.    Capital Gain/Loss

Capital gain dan capital loss berkaitan dengan perubahan harga saham dari waktu ke waktu.

  • Capital Gain

Capital gain ini terjadi ketika harga saham meningkat dari harga beli. Misalnya, ketika seorang investor menjual saham dengan harga yang lebih tinggi daripada harga beli mereka, mereka menghasilkan capital gain. Capital gain adalah selisih harga jual dan harga beli saham yang nilainya positif.

  • Capital Loss

Sebaliknya, capital loss terjadi ketika harga saham turun dari harga beli. Jika kamu menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari harga beli, itulah yang disebut capital loss. Capital loss adalah selisih harga jual dan harga beli saham yang nilainya negatif.

Capital gain dan capital loss merupakan faktor penting dalam menentukan keuntungan atau kerugian yang terjadi dari investasi saham. 

3.    Dividen

Dividen adalah pembayaran secara periode yang diterima investor dari perusahaan sebagai bagian dari keuntungan yang dihasilkan. Dividen dapat dibayarkan dalam bentuk tunai atau dalam bentuk saham tambahan. Dividen bisa didapat dari perolehan laba perusahaan dan dari sebagian laba dibagikan kepada pemegang saham. Dividen memberikan pendapatan tambahan kepada pemegang saham dan berkontribusi pada pengembalian investasi mereka. 

Cara Menghitung Return Saham

Return saham dapat dihitung dengan menggunakan dua rumus utama, yaitu rumus return saham realisasi dan rumus return saham ekspektasi. Berikut adalah cara menghitung keduanya. 

1.    Return Saham Realisasi

Rumus return saham realisasi yaitu dengan cara menghitung selisih antara harga saham pada periode (t) dengan harga saham pada periode sebelumnya.

Rumusnya:

Ri,t = (Pi,t - Pi,t-1) / Pi,t-1 

Keterangan:

Ri,t = return saham di satu periode tertentu

Pi,t = harga saham di satu periode tertentu

Pi,t-1 = harga saham dari periode sebelumnya 

2.    Return Saham Ekspektasi

Rumus return saham ekspektasi adalah tingkat keuntungan yang diharapkan dari saham pada periode (t) berdasarkan tingkat keuntungan pasar pada periode tersebut.

Rumusnya:

E(Rit) = Rmt

Keterangan:

E(Rit) = tingkat keuntungan saham yang diinginkan di periode tertentu

Rmt = tingkat keuntungan yang didapat dari pasar di periode tertentu

3.    Return Saham Capital Gain dan Capital Loss

Selain kedua rumus tersebut, terdapat juga cara lain untuk menghitung return saham, yaitu dengan memperhitungkan capital gain (keuntungan modal) dan capital loss (kerugian modal).

Rumusnya:

Return saham dividen = (harga jual - harga beli) + dividen 

Return saham akan dianggap memberi keuntungan jika nilainya positif, dan dianggap rugi jika nilainya negatif. 

Diversifikasi untuk Optimalkan Return Investasi

Diversifikasi adalah strategi yang digunakan untuk mengoptimalkan return investasi dengan mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi yang berbeda. Tujuan utama dari diversifikasi adalah untuk meminimalisasi risiko investasi.

Dengan melakukan diversifikasi, kamu sebagai investor dapat terhindar dari ketergantungan terhadap satu instrumen investasi saja.  Ketika kamu memiliki portofolio yang terdiversifikasi, kamu dapat meminimalisasi dampak negatif yang mungkin timbul dari penurunan nilai satu aset dengan kenaikan nilai aset lainnya.

Kamu dapat mengalokasikan dana investasimu ke berbagai instrumen investasi, antara lain saham, obligasi, reksa dana, properti, atau komoditas. Benefit yang bisa kamu ambil ketika telah melakukan diversifikasi yang tepat yaitu kamu dapat mencapai keseimbangan antara potensi keuntungan dan risiko yang dihadapi. Walaupun diversifikasi tidak dapat menghilangkan risiko, tapi dengan cara ini akan meningkatkan nilai investasi dalam jangka panjang demi mendapatkan return yang lebih stabil dan optimal. 

Kesimpulan

Return saham adalah selisih harga jual dan harga beli saham lalu ditambah dividen. Tujuan dari melakukan investasi adalah untuk mendapatkan return yang menguntungkan, bukan? Oleh karena itu memulai investasi, penting bagi kamu untuk memahami konsep return saham, ya.

Untuk mencapai hasil yang optimal, penting bagi kamu sebagai seorang pebisnis untuk menggunakan aplikasi wirausaha online berbasis cloud storage seperti aplikasi majoo. Aplikasi tersebut menawarkan berbagai fitur menarik, misalnya fitur Point of Sales (POS), Customer Relationship Management (CRM), inventory, akuntansi, dan lain sebagainya yang dapat membantu mengelola bisnis dengan lebih efisien dan meningkatkan potensi return investasi. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, kamu dapat mengoptimalkan kinerja bisnis mereka dan meningkatkan peluang untuk mencapai return saham yang lebih tinggi.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, digitalkan bisnismu sekarang juga!


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo