Supervisor Produksi: Inilah Tugas dan Tanggung Jawabnya!

article thumbnail

Supervisor produksi merupakan posisi penting dalam perusahaan manufaktur.

Supervisor produksi merupakan salah satu posisi penting di perusahaan manufaktur. Seperti yang sudah diketahui, perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang aktivitas utamanya mengubah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang mempunyai nilai jual lebih tinggi.

Kegiatan tersebut dikenal dengan proses produksi, yaitu upaya menciptakan barang baru yang lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan. Dalam konteks industri, produksi ditujukan untuk menghasilkan barang yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Nah, kegiatan produksi di perusahaan manufaktur umumnya tidak bisa dilakukan oleh satu orang. Perlu tim dengan berbagai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan proses produksi, salah satunya supervisor produksi

Apa yang Dimaksud Supervisor Produksi?

Secara umum, supervisor adalah pengawas, tepatnya orang yang mengawasi kerja dan berkoordinasi terkait tugas-tugas staf atau tim kerjanya. Maka dari itu, supervisor produksi adalah orang yang mengawasi proses produksi di pabrik manufaktur.

Apa maksud ‘mengawasi’ dalam konteks ini? Artinya, seorang supervisor di bagian produksi harus mengamati dan mengontrol kinerja karyawan di departemen produksi serta memastikan barang yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Tak hanya itu, tetapi seorang supervisor di departemen produksi juga perlu mengelola jadwal pabrikasi sampai perencanaan tenaga kerja. Mari simak tugas dan tanggung jawab supervisor produksi dalam pembahasan di bawah ini!

Baca Juga: Apa Itu Supervisor? Apa Tugas dan Tanggung Jawabnya?

Tugas Supervisor Produksi

Seperti telah disebutkan sebelumnya, supervisor departemen produksi termasuk staf dalam level manajemen yang bertugas memantau kinerja karyawan di pabrik. 

Tugas supervisor produksi secara umum ialah menata sistem produksi dan memastikan prosesnya berjalan efektif. Lebih detail, kamu bisa lihat tugas supervisor di departemen produksi dalam poin-poin berikut ini. 

  • Merencanakan sistem produksi

Sistem produksi ialah susunan kegiatan perusahaan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan bisnis. Sistem tersebut terdiri dari komponan fungsional dan komponen struktural.

Perencanaan, pengawasan, pengendalian, dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan manajemen termasuk komponen fungsional. Sementara itu, tenaga kerja, mesin pabrik, dan bahan-bahan termasuk komponen struktural.

Nah, supervisor bertugas membuat perencanaan sistem tersebut atau mengatur komponen fungsional dan struktural dalam proses produksi.

  • Menyelesaikan persoalan selama proses produksi

Bukan rahasia lagi, proses dalam bisnis tidak selalu berjalan lancar, begitu juga dengan proses produksi. Dalam proses produksi tentu mungkin ada kendala. 

Seorang supervisor di departemen produksi bertugas untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi selama proses produksi. Targetnya, proses produksi bisa berjalan lancar dan cepat.

  • Melimpahkan wewenang kepada anggota tim produksi

Umumnya, proses produksi terdiri dari beberapa lini atau production line. Bahan atau material yang sedang diproses biasanya berpindah dari satu lini ke lini lainnya selama proses produksi, sampai akhirnya dihasilkan barang jadi.

Tentunya, ada banyak pihak yang mungkin terlibat. Karena itu, supervisor tidak mungkin menangani seluruh rangkaian proses produksi sendiri sehingga harus bisa melimpahkan wewenang kepada anggota tim produksi lainnya agar seluruh proses tertangani dengan baik.

  • Mengevaluasi sistem produksi

Proses bisnis sering kali tidak lepas dari area of improvement. Nah, menemukan area-area yang masih bisa dioptimalkan dalam proses produksi merupakan salah satu tugas supervisor produksi. Karena itu, supervisor perlu melakukan evaluasi sistem produksi secara berkelanjutan.

Aplikasi karyawan

Tanggung Jawab Supervisor Produksi

Sesudah melihat tugas supervisor produksi, kita bisa menyimpulkan bahwa tanggung jawab supervisor baik di departemen produksi ataupun departemen lainnya serupa.

Adapun tanggung jawab supervisor produksi atau supervisor di bagian lain, yaitu:

Melakukan perencanaan

Perencanaan atau planning termasuk ke dalam lingkup tanggung jawab seorang supervisor, termasuk supervisor produksi.

Planning melibatkan pengambilan keputusan sebelum suatu kegiatan bisnis dilakukan, yaitu penentuan hal yang akan dikerjakan, waktu pengerjaannya, cara mengerjakannya, serta tim yang bertugas mengerjakannya.

Dengan kata lain, supervisor di departemen produksi memiliki tanggung jawab menyusun perencanaan kegiatan produksi baik perencanaan yang terkait dengan tugasnya maupun tugas tim dalam departemen tersebut.

Menempatkan tim pada posisi yang sesuai

Pada poin sebelumnya disebutkan bahwa penentuan tim yang akan mengerjakan suatu pekerjaan termasuk ke dalam perencanaan atau planning

Tak hanya membuat perencanaannya, tetapi supervisor juga perlu memastikan setiap anggota tim yang terlibat berada pada posisi yang sesuai dan mampu menyelesaikan tugasnya masing-masing.

Berkoordinasi atau mengatur tugas-tugas tim

Tak berhenti sampai di sana, berkoordinasi dan mengatur tugas-tugas tim di departemen produksi termasuk tanggung jawab supervisor produksi

Supervisor perlu melakukan koordinasi terkait kegiatan dan tugas-tugas tim produksi agar seluruh proses produksi berjalan lancar. 

Seperti telah disebutkan sebelumnya, penyelesaian persoalan yang terjadi selama proses produksi menjadi bagian tugas seorang supervisor. 

Karena itu, koordinasi dan pengaturan tugas tim produksi merupakan salah satu tanggung jawab yang perlu dipenuhi supervisor di departemen produksi.

Mengarahkan tim agar tugas berjalan lancar

Seperti telah disebutkan sebelumnya, supervisor perlu membagikan tugas secara tepat kepada tim di departemen produksi. Lalu, supervisor juga perlu berkoordinasi dengan timnya untuk mengatur pekerjaan tersebut. 

Dalam koordinasi-koordinasi yang dilakukan, supervisor bertanggung jawab untuk memberikan arahan supaya tim mengetahui cara yang tepat untuk menyelesaikan tugasnya.

Dengan begitu, harapannya pekerjaan yang diselesaikan oleh tim produksi bisa sesuai dengan tujuan perusahaan.

Mengawasi pekerjaan yang dilakukan oleh tim

Tanggung jawab supervisor produksi yang terakhir, tetapi sangat penting, yaitu mengawasi kerja timnya.

Supervisor harus dapat mengontrol dan memastikan timnya bekerja sesuai dengan standar perusahaan dan bisa mencapai target yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

Baca Juga: Manajemen Produksi Efisien: Tingkatkan Produktivitas Bisnis

Jobdesk Supervisor Produksi

Posisi supervisor produksi dicari oleh perusahaan untuk mengawasi operasional produksi. Posisi tersebut dibutuhkan oleh perusahaan untuk menjamin produksi berjalan lancar dan efisien melalui pemantauan karyawan dan pengaturan alur kerja.

Karena itu, tugas dan tanggung jawab supervisor produksi seperti di atas. Meskipun begitu, penyedia lowongan kerja kemungkinan besar tidak akan menuliskan detail tugas dan tanggung jawab seperti di atas, tetapi dalam bentuk job description atau jobdesk.

Jobdesk adalah penjabaran peran, lingkup kerja, serta tanggung jawab seseorang dalam posisi tertentu. Adapun jobdesk supervisor produksi, antara lain:

  • Menetapkan tujuan atau target produksi baik target harian, mingguan, ataupun bulanan.

  • Mengomunikasikan tujuan atau target tersebut kepada tim di departemen produksi.

  • Mengatur alur kerja dengan menetapkan tanggung jawab staf dan menyiapkan jadwal staf yang terlibat di departemen produksi.

  • Mengawasi kinerja staf produksi.

  • Memberikan pelatihan untuk karyawan atau staf produksi yang baru tentang cara penggunaan mesin yang aman dan memastikan staf mengikuti prosedur.

  • Memastikan keamanan penggunaan peralatan atau mesin produksi.

  • Menjadwalkan perawatan rutin peralatan dan mesin produksi.

  • Memeriksa hasil produksi untuk memastikan hasil produksi sesuai dengan standar atau spesifikasi yang telah ditentukan.

  • Menyampaikan laporan kinerja staf kepada stakeholder terkait.

  • Mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi dalam proses produksi dan menyarankan perbaikan atau solusi.

  • Menegakkan pedoman keselamatan yang ketat dan standar perusahaan.

Jika dijabarkan dalam bentuk jobdesk, tugas serta tanggung jawab supervisor di departemen produksi memang tak bisa dibilang ringan.

Dalam lingkungan yang serba cepat seperti produksi, supervisor merupakan bagian integral dari proses manufaktur. Maka dari itu, supervisor harus kompeten dan memahami operasi yang kompleks. 

Bahkan, supervisor juga harus bisa mengoptimalkan operasional produksi sehari-hari sambil terus berupaya meminimalkan biaya produksi.

Tujuannya ialah memastikan proses produksi menghasilkan produk yang kualitasnya maksimal dengan cara yang menguntungkan.

Apakah kamu tertarik menjadi supervisor produksi atau jadi tahu bahwa bisnismu sedang membutuhkan posisi tersebut?

Di samping artikel ini, kami juga telah menyiapkan berbagai artikel yang bisa membantumu dalam pengelolaan bisnis manufaktur, mulai dari pembahasan sistem manufaktur bisnis yang efisien, manajemen produksi, hingga produksi massal.

Jika kamu baru memulai bisnis manufaktur dan membutuhkan berbagai inspirasi lainnya seputar sektor ini, langsung saja klik tautan ini


Sumber Data: 

  • https://www.hashmicro.com/id/blog/mengenal-supervisor-produksi-dan-tanggung-jawabnya-dalam-perusahaan-manufaktur/

  • https://www.talenta.co/blog/tanggung-jawab-supervisor/

  • https://teknikjaya.co.id/tugas-supervisor-produksi/

  • https://resources.workable.com/production-supervisor-job-description 

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo