Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?

    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?

    Benarkah termin adalah istilah lain untuk cicilan?

    Bagi para pelaku bisnis, istilah termin adalah suatu hal yang mungkin sudah sangat dikenal baik karena peran pentingnya dalam usaha jual-beli. Istilah termin memang lebih sering digunakan oleh pelaku usaha dalam dunia jual beli atau jasa, umumnya dikaitkan dengan suatu cicilan dan uang muka. 

    Termin dipakai untuk sistem pembayaran bertahap. Itulah sebabnya ada istilah termin kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya. Penetapan termin didasarkan pada penggunaan, jenis kerja sama, atau kesepakatan yang dilakukan antarindividu atau perusahaan.

    Benarkah Termin adalah Uang Muka? 

    Dalam dunia bisnis, pengertian termin adalah suatu pembayaran yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan dan akad yang sudah dibuat sebelumnya. Pembayaran termin umumnya akan dilakukan jika barang sudah diterima ataupun jasa sudah bisa didapatkan. Jika pembayaran dilakukan sebelum barang diterima, artinya pembayaran tersebut adalah uang muka. 

    Jadi, apakah termin adalah istilah yang tepat untuk disamakan dengan uang muka? Secara pengertian, jawabannya adalah tidak. 

    Termin juga bisa didefinisikan sebagai sistem pembayaran yang memiliki jangka waktu pelunasan yang berbeda-beda, tergantung kesepakatan yang telah disetujui. Biasanya, jangka waktu terpendek pembayaran termin adalah 10 hari terhitung sejak barang diterima atau jasa sudah didapatkan. Sedangkan, jangka waktu terpanjang pembayaran termin adalah 30 hari terhitung sejak barang sudah diterima atau jasa sudah didapatkan. Pembayaran yang dilakukan tepat waktu akan mendapatkan potongan harga atau diskon.

    Baca juga: Down Payment adalah: Definisi dan Cara Kerjanya 

    Benarkah Termin adalah Cicilan?

    Seperti tadi sudah disebutkan, termin digunakan pada pembayaran yang sifatnya bertahap. Lantaran itulah, bisa muncul istilah termin kedua, termin ketiga, dan seterusnya. Contohnya, pada perusahaan jasa yang memang memerlukan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaannya, pihak konsumen/klien akan diberikan termin dalam pembayaran jasa tersebut. 

    Lantas, apakah termin adalah istilah yang bisa disamakan dengan cicilan? Secara istilah, bisa saja. Alasannya, karena pembayaran termin dilakukan secara dicicil. Termin hampir sama dengan pembayaran cicilan standar, tapi yang dilakukan tidak sesuai dengan tanggal bulan. Karena pembayarannya disesuaikan dengan kesepakatan yang sudah dibuat.

    Biasanya, pihak yang memiliki kapasitas untuk menentukan syarat dan jangka waktu termin kepada pelanggan adalah pemilik bisnis atau kepala akuntansi. Dari sini, bisa diketahui bahwa tujuan termin adalah agar syarat dan jangka waktu yang diberlakukan dan telah disepakati tersebut bisa membuat pelanggan jadi lebih memahami dan patuh kepada persyaratan pembayaran. Dalam pelaksanaan pembayarannya, sering kali termin menggunakan kode n/10, artinya cicilan ke-n harus bisa diselesaikan sebanyak 10 kali.

    Fungsi Termin 

    Salah satu fungsi termin yang cukup penting adalah supaya keuangan perusahaan bisa tetap stabil kondisinya. Itulah alasannya, dokumen termin harus sudah disiapkan atau tersedia sejak pertama kali kerjasama dilakukan. Beberapa fungsi termin lainnya adalah:

    Sebagai Bukti Pembayaran yang Sah

    Fungsi termin yang pertama adalah sebagai bukti pembayaran yang sah. Jika barang atau jasa sudah diterima, pihak perusahaan akan mendapatkan bukti pembayaran termin. Jika ternyata terjadi kesalahan, dokumen termin tersebut bisa dijadikan sebagai bukti pembayaran yang sah.

    Sebagai Dokumen Sah atas Suatu Kerja Sama

    Dari pengertiannya, bisa kamu pahami bahwa termin akan muncul setelah adanya kesepakatan atau kerjasama yang terjalin antara pihak penjual dan pembeli. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk dokumen tertulis atau menggunakan kata termin, yang berisikan berbagai informasi yang berhubungan dengan kerjasama, mulai dari persentase jumlah pembayaran hingga jumlah termin.

    Sebagai Bukti Adanya Perkembangan

    Pembayaran termin disesuaikan dengan perkembangan atas suatu proyek yang memang sedang dikerjakan. Misalnya, saat pembayaran sudah selesai 50%, termin ketiga akan dilakukan, dan terus begitu hingga selesai.

    Sebagai Surat untuk Memberi Pembayaran Tempo

    Kenapa bisa dikatakan bahwa salah satu fungsi termin adalah sebagai surat pernyataan pembayaran tempo? Karena, biasanya masing-masing termin memiliki jangka waktu atau tempo pembayaran yang berbeda-beda. Biasanya, tempo atau jangka waktu pembayaran termin akan dibatasi hingga maksimal 30 hari, terhitung sejak surat termin diterima pembeli atau pengguna jasa tersebut.

    Baca juga: Surat Perjanjian Hutang Piutang: Tujuan dan Manfaatnya

    Fungsi termin sebagai bukti pembayaran yang sah.

    Manfaat Termin 

    Selain mempunyai fungsi yang cukup penting, pembayaran termin juga mempunyai manfaat bagi pelaku bisnis, baik penjual, penyedia jasa, atau pembeli. Manfaat termin antara lain adalah: 

    Biaya yang Ditanggung Cenderung Kecil

    Biaya yang ditanggung biasanya dibagi menjadi beberapa bagian. Pembayaran termin cenderung bisa lebih meringankan karena tidak seluruh nilai pembayaran harus dilakukan dalam waktu yang bersamaan. 

    Efektivitas Waktu Pengerjaan Proyek 

    Salah satu manfaat termin adalah proyek dalam perjanjian kerjasama bisa lebih selesai lebih tepat waktu. Kenapa? Karena, pihak penyedia jasa yang telah menyepakati perjanjian termin tidak bisa santai dalam menyelesaikan pekerjaannya. Intinya, kalau mereka mengerjakan secara santai, nilai pembayaran pun akan dilakukan sesuai dengan persentase penyelesaian pekerjaan. Kerja lambat, uang yang cair pun akan lambat.

    Ada Jeda Waktu untuk Menyiapkan Dana Pembayaran

    Manfaat termin berikutnya tentu saja terkait dengan jangka waktu pembayaran. Terdapat jeda waktu untuk menyiapkan dana. Dengan adanya pembayaran berkala, pastinya akan memudahkan pembeli atau pengguna jasa untuk menyiapkan dananya agar tidak telat bayar.

    Contoh Termin

    Beberapa jenis pembayaran yang bisa termasuk sebagai termin adalah:

     

    Tagihan Pembayaran 2 unit mesin cuci front door

    Laundry So Clean

    Tanggal: 10 November 2022

     

    Harga/unit

    Jumlah pesanan

    Pembayaran

    Total tagihan

    Rp5.600.000

    2

    COD

    Rp11.200.000






    • Net d Days (pembeli yang melakukan pembayaran secara penuh pada saat barang diterima)


    Permohonan Pembayaran Restoran Cepat Saji

    Pesanan 10 set meja + kursi

    Tanggal: 10 November 2022

     

    Termin

    Harga Kontrak

    Jumlah yang telah dibayarkan

    Jumlah yang akan dibayarkan

    Tanggal pembayaran


    Termin 1

    2.000.000


    2.000.000









     

    Jumlah yang harus dibayarkan saat pesanan diterima adalah sebesar Rp2.000.000 dan akan dibayarkan secara tunai. 



     

    • Pembayaran akhir bulan/end of month (EOM), dan lain-lain.

     

    (Sumber: https://arti.wanitabaik.com/)

    Jenis Pembayaran Termin

    Dalam penerapannya, terdapat beberapa jenis pembayaran termin. Jenis termin yang digunakan tergantung pada kesepakatan di awal antara pihak pengguna dan penyedia barang atau jasa. 

    Secara umum, tentu saja kedua pihak akan memilih jenis termin yang sama-sama menguntungkan dan memudahkan. Karena pemilihan jenis termin akan sangat berpengaruh pada waktu bayar, jumlah bayar, dan yang lainnya.

    Beberapa jenis termin adalah :

    Termin EOM (End of Month)

    Jenis termin yang pertama adalah EOM atau End of Month. Sesuai dengan namanya, kewajiban wajib bayar akan jatuh pada akhir bulan. Pada prakteknya, End of Month bisa berlaku pada bulan berjalan atau bulan berikutnya.

    Contohnya, jika kamu membeli barang pada tanggal 2 Juni dengan termin End of Month, artinya tanggal wajib bayar akan jatuh pada akhir bulan juni. Jika kamu membeli pada tanggal 25 Juni (akhir bulan), wajib bayar akan jatuh pada akhir bulan Juli.

    Termin n/30

    Jenis pembayaran termin ini artinya tanggal wajib bayar akan jatuh pada 30 hari setelah terjadi serah terima barang atau jasa. Tidak jarang, n/30 bisa diganti menjadi n/45, yang artinya wajib bayar pada 45 hari setelah terjadi transaksi. Sekali lagi, jangka waktu pembayaran tergantung dari kesepakatan antara pembeli dan penjual. Sehingga bisa jadi n/60, n/90, dan lainnya.

    Termin n/15, dengan EOM

    Pada jenis termin n/15 dengan EOM artinya pembayaran termin adalah pada 15 hari setelah tanggal akhir bulan. Contohnya, jika transaksi terjadi pada 2 Juni dengan syarat termin n/15 EOM, artinya pembayaran wajib bisa dilakukan pada tanggal 15 juli.

    Biasanya yang dimaksud dengan akhir bulan merupakan tanggal terakhir pada setiap bulan. Meskipun ada beberapa kasus, akhir bulan yang ditetapkan adalah pada tanggal 30 atau 28 setiap bulannya.

    Termin 5/10, n/30

    Jenis termin ini merupakan jenis yang lumayan sering digunakan oleh para pebisnis. Tentu saja maksud n/30 adalah waktu bayar, artinya pembayaran harus terjadi 30 hari setelah serah terima. Sementara, 5/10 memiliki arti bahwa jika pembayaran terjadi sebelum 10 hari dari waktu serah terima, akan ada potongan sebesar 5 persen.

    Angka-angka tersebut masih bisa berubah sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak. Bisa menjadi 4/15, n/45, artinya waktu bayar terjadi 45 hari setelah transaksi dan jika pembayaran terjadi sebelum 15 hari dari transaksi, akan mendapat potongan 4 persen.

    Termin 5/10, EOM

    Pada jenis termin ini, yang menjadi patokan pembayaran termin adalah tanggal akhir bulan. Jika syaratnya adalah 5/10, EOM, artinya wajib bayar akan jatuh pada akhir bulan. Namun jika membayar sebelum 10 hari dari waktu serah terima, akan mendapatkan potongan 5 persen.

    Sama dengan syarat EOM pada umumnya, tanggal setiap akhir bulan merupakan tanggal terakhir pada setiap bulan. Jika ternyata ada perbedaan, biasanya sudah menjadi kesepakatan bersama antara semua pihak yang terkait. 

    Faktur Pajak Termin

    Proses penyerahan faktur pajak termin pastinya berbeda dengan faktur lainnya. Pada termin, proses penyerahan faktur pajak akan dilakukan dalam beberapa tahap sesuai dengan nominal pembayaran. Tentunya, terdapat perbedaan antara barang kena pajak dan jasa kena pajak.

    Untuk proses barang kena pajak, faktur termin akan terbit saat proses penyerahan atau pada saat barang diterima. Sementara, untuk jasa kena pajak, faktur pajak akan terbit ketika proses kerja sudah selesai 100 persen.

    Perlu kamu ketahui juga, dalam pembuatan faktur pajak termin, jika ternyata pembayaran termin menggunakan mata uang asing, mata uang tersebut harus terlebih dahulu diubah menjadi mata uang Rupiah di baris “dasar pengenaan pajak” dan baris “PPN=10% x Dasar Pengenaan Pajak.

    Perubahan mata uang harus dilakukan berdasarkan nilai kurs terbaru yang terjadi saat tanggal tersebut, serta harus berdasarkan SK Menteri Keuangan terkait penerbitan faktur pajak. Selanjutnya, dalam kolom potongan harga harus diisi dengan nilai total dari nilai potongan harga kena barang kena pajak atau jasa kena pajak. 

    Baca juga: Kenali Pengertian dan Contoh Faktur Dalam Bisnis!

    Penutup

    Itu tadi penjelasan mengenai termin, lengkap dengan fungsi, manfaat, dan bedanya dengan uang muka. Kesimpulannya, termin adalah sistem pembayaran yang dilakukan jika barang sudah diterima ataupun jasa sudah bisa didapatkan, baik itu secara berkala ataupun seluruhnya.

    Jika suatu saat kamu memerlukan atau menggunakan perusahaan jasa, pemberlakuan termin akan memudahkan kamu dalam memantau setiap proyek yang sedang dilakukan oleh perusahaan jasa tersebut. Semakin lambat proses pengerjaan, akan semakin lambat juga pembayaran dilakukan.

    Pastikan pula bahwa kamu dan pihak penyedia sudah memilih dan menentukan jenis pembayaran termin yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Pembayaran yang lancar akan berpengaruh pada kondisi keuangan bisnis atau perusahaanmu, jadi sebelum menyepakati termin, sebaiknya kamu sudah memiliki perencanaan keuangan yang matang. 

    Perencanaan keuangan perusahaan yang matang bisa kamu dapatkan jika mampu melakukan manajemen keuangan dan akuntansi yang tepat pada bisnis atau perusahaan yang kamu jalankan. 

    Untuk memudahkan dalam melakukan manajemen keuangan dan akuntansi, kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan yang memuaskan dengan fitur yang lengkap seperti majoo. Bukan hanya bisa membantumu menyusun laporan keuangan, majoo juga memiliki fitur aplikasi owner yang bisa memberikan semua bantuan untuk mengontrol bisnismu secara online. Pastikan bisnismu maju bersama majoo, yuk! 

    Pertanyaan Terkait

    • 1 termin durasinya tergantung pada kesepakatan antara kedua belah pihak, yang bisa saja hanya 10 hari sampai mungkin 60 atau 90 hari. Beberapa bidang usaha menggunakan persentase keselesaian pekerjaan, misalnya termin satu dibayarkan setelah pekerjaan selesai 25%, termin dua setelah 50% dan seterusnya.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.