Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Mengulik Peluang Usaha Toko Kelontong dalam Meraih Sukses

    Mengulik Peluang Usaha Toko Kelontong dalam Meraih Sukses

    Toko kelontong bisa kamu temukan di dekat area tempat tinggal.

    Untuk kamu-kamu yang terlahir sebagai generasi 90-an, mungkin kamu sering disuruh berbelanja di toko kelontong oleh orang tuamu. Suatu hal yang wajar bagi anak 90-an tapi tidak bagi generasi setelahnya. 

    Hal apa yang membuatmu paling mengingat toko kelontong? Beli minyak tanah? Beli beras? Permen? Sabun cuci? Ya, barang-barang tersebut adalah produk yang memang menjadi komoditas andalan di toko kelontong. 

    Saat ini, kehadiran minimarket memang membuat eksistensi toko kelontong menurun. Namun, bukan berarti keberadaannya hilang begitu saja. Sebagian masyarakat Indonesia, khususnya ibu-ibu masih setia dan lebih suka berbelanja ke di sana dengan berbagai alasan. 

    Hal inilah yang bisa menjadi peluang usaha toko kelontong masih bisa meraih keuntungan dan kesuksesan.  

    Apa Itu Toko Kelontong?

    Melansir dari KBBI, kata kelontong memiliki dua arti, yaitu alat kelentingan atau alat yang biasa dibunyikan oleh penjual atau pedagang tempo dulu. Alat ini biasanya digunakan untuk menarik perhatian para pembeli.

    Sedangkan arti kedua, kata kelontong diambil dari barang-barang keperluan sehari-hari, seperti alat mandi, cangkir, mangkuk, dan yang lainnya.

    Toko kelontong adalah toko yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari. dengan jenis yang beragam dan lebih lengkap. Produk yang dijual biasanya peralatan dan kebutuhan rumah tangga, seperti beras, bumbu dapur, peralatan mandi, sabun mencuci pakaian, pembersih rumah, dan lain sebagainya.

    Toko kelontong termasuk ke dalam UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Di tahun 90an, toko kelontong adalah salah satu UMKM yang mengalami perkembangan cukup pesat dan sempat disebut sebagai penyelamat perekonomian negara saat terjadi krisis di tahun 1989. 

    Dari masa ke masa, peminat toko kelontong tetap bertahan dan setia berbelanja di sana. Ada banyak alasan yang mengiringi hal ini. Bukan hanya soal harga, faktor kenyamanan juga menjadi salah satu alasan lainnya. Biasanya, pembeli bisa saling berinteraksi dan mengobrol dengan pemilik toko.

    Tidak jarang pemilik toko memberikan harga spesial dan memberi tempo waktu pembayaran. Saat hari raya tiba, pemilik toko juga kerap memberi THR berupa sirup atau biskuit kepada pelanggannya. Pengalaman ini tentu tidak bisa didapatkan jika berbelanja di minimarket atau toko swalayan modern.

    Baca Juga: Keterampilan Bisnis yang Perlu Dimiliki oleh Pelaku UMKM

    Pedagang kelontong sendiri diperkirakan sudah ada sejak abad ke-19 lalu. Mereka menjual berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari sabun, kebutuhan pokok seperti beras, hingga bumbu dapur. Saat itu, kebutuhan-kebutuhan ini kebanyakan memang dijual oleh para pedagang Tionghoa.

    Saat itu, para pedagang kelontong banyak yang menjual dagangannya dengan berkeliling membawa kelontongan. Lambat laun, akhirnya banyak yang memilih untuk membuka tempat usaha sendiri secara permanen, seperti mendirikan toko atau ruko.

    Toko kelontong umumnya berada di lingkungan perumahan atau pemukiman penduduk. Hal inilah yang menjadi pilihan utama masyarakat sekitar karena dianggap lebih dekat dan bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki. 

    Jenis-jenis Toko Kelontong 

    Berdasarkan target pembelinya, toko kelontong dibagi menjadi dua, yaitu grosir dan eceran. 

    Toko Kelontong Grosir

    Toko kelontong grosir tidak bisa dikategorikan sebagai toko kelontong kecil-kecilan karena untuk membuka usaha ini memang dibutuhkan modal dalam jumlah yang cukup besar. 

    Suplai barang yang diterima oleh toko kelontong grosir biasanya datang langsung dari distributor atau produsen produk. Biasanya, mereka juga akan membeli dalam jumlah besar. 

    Jika grosir sudah memiliki banyak pelanggan dan omsetnya bagus biasanya distributor memberikan fasilitas bayar tempo. Selain itu juga memiliki potensi omzet yang besar dibandingkan dengan eceran karena tidak menjual satuan. 

    Tingkat persaingan toko kelontong grosir juga tidak seketat eceran karena karena tidak semua orang mau menggeluti bisnis ini dikarenakan membutuhkan modal yang besar.

    Pembeli di sini umumnya adalah pemilik toko-toko kecil. Toko-toko kecil ini akan membeli secara grosir kemudian menjualnya kembali ke konsumen dengan cara diecer. Toko inilah yang disebut dengan toko kelontong eceran.

    Toko kelontong grosir umumnya mengambil keuntungan tidak lebih dari 10 persen. Jenis toko ini memang lebih mengutamakan kuantitas barang yang terjual, sehingga meski keuntungannya kecil, namun bisa tertutupi oleh besarnya perputaran produk yang terjual.

    Toko Kelontong Eceran

    Kebalikan dari toko kelontong grosir, toko kelontong eceran termasuk dalam toko kelontong kecil-kecilan karena tidak membutuhkan modal besar. Untuk menghasilkan laba besar juga diperlukan strategi dengan mencari pelanggan sebanyak-banyaknya dan barang harus komplit. 

    Meski merintis toko kelontong eceran termasuk mudah namun persaingan cukup ketat. Ada baiknya jika toko kelontong eceran sudah ramai dan banyak pelanggan bisa merangkap sebagai semi agen yang artinya selain menjual eceran juga menjual secara grosir.

    Pembelinya adalah konsumen atau pengguna langsung. Biasanya, pembeli ini adalah kalangan rumah tangga. Toko kelontong eceran biasanya mengambil keuntungan antara 10-30 persen. 

    Baca Juga: Ide Bisnis Kreatif dan Unik yang Minim Pesaing

    Jenis toko kelontong ada 2, yaitu grosir dan eceran.

    Apa Saja yang Dijual di Toko Kelontong?

    • Sembako
    • Perlengkapan Rumah Tangga
    • Alat Tulis
    • Minuman
    • Jajanan dan Makanan Ringan
    • Obat-obatan
    • Peralatan Mandi dan Mencuci
    • Keperluan Bayi dan Anak-anak 

    Baca Juga: Lima Kiat untuk Memaksimalkan Pemasaran Digital bagi UMKM

    Peluang Usaha Toko Kelontong Modern 

    Salah satu jenis usaha yang masih cukup menjanjikan dan menguntungkan hingga saat ini adalah usaha warung atau toko kelontong. Selain bisa digunakan sebagai penghasilan utama, usaha toko kelontong juga bisa digunakan sebagai jenis usaha sampingan. Meskipun begitu, keuntungan yang diperoleh begitu menjanjikan

    Selain membuka usaha jenis toko kelontong konvensional, ternyata peluang usaha toko kelontong modern pun cukup menjanjikan banyak keuntungan. Membuat toko kelontong modern memang sepertinya sudah merupakan sebuah keharusan di tengah era digital saat ini.

    Seperti apa sih toko kelontong modern itu? 

    Toko kelontong modern mungkin memang masih mengusung konsep dasar toko kelontong pada umumnya, yaitu menyediakan banyak produk untuk dijual dengan harga murah dan mudah dijangkau oleh konsumen. 

    Salah satu ciri yang membedakan adalah bahwa toko kelontong modern biasanya selalu update barang keluaran terbaru. Toko kelontong modern menjual berbagai jenis produk yang baru keluar dan iklan serta promosinya sedang ramai, toko harus langsung menyediakannya.

    Hal ini yang menjadikan peluang usaha toko kelontong modern dianggap bisa sangat menguntungkan bagi pemiliknya. 

    Tips Membuka Usaha Toko Kelontong Modern

    Temukan Lokasi yang Strategis

    Lokasi toko kelontong merupakan salah satu faktor yang menentukan kesuksesannya. Pemilihan lokasi harus strategis yaitu di pemukiman penduduk dan dihuni oleh target pasar yang sudah ditentukan. Misalnya, membuka toko kelontong di area perkantoran.

    Survei Kebutuhan Pembeli

    Survei ini dilakukan untuk melihat kebutuhan masyarakat sekitar. Bagaimana caranya? Mudah, kok. Kamu hanya perlu membaur ke warga sekitar. Tampung semua aspirasi yang mereka keluhkan sehari-hari. Barang apa saja yang selalu habis dan butuh diisi ulang secara langsung.

    Cari Tempat Kulakan yang Tepat

    Peluang usaha toko kelontong modern sudah cukup bagus, namun meningkatkan keuntungan tentunya juga tetap diperlukan. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, sebaiknya mencari tempat suplier barang yang menawarkan harga yang murah. Tujuannya untuk meminimalkan modal namun akan mendapat keuntungan besar.

    Berikan Pelayanan Terbaik

    Pelanggan adalah raja sehingga perlu membutuhkan pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik dapat menjadi nilai positif toko dan membuat pelanggan menjadi loyal. 

    Dekorasi Toko yang Menarik

    Toko kelontong modern tentunya berisi barang yang lebih banyak dibandingkan toko kelontong konvensional. Karena itulah, dibutuhkan tata letak yang tepat agar tidak membingungkan dan tidak berantakan. Tata letak dan dekorasi yang tepat juga menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam melayani pelanggan. Kamu bisa memulainya dengan memisahkan barang berdasarkan jenisnya.

    Baca Juga: Bisnis Maju Dengan Aplikasi Toko Kelontong Modern

    Tambahkan Barang yang Menarik Setiap Hari

    Cobalah untuk terus menambahkan barang yang menarik setiap harinya. Fungsi utama toko kelontong memang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan masyarakat seperti sembako, bumbu dapur, peralatan dapur, peralatan bersih-bersih, serta peralatan kamar mandi.

    Namun, untuk menarik banyak pembeli, kamu juga bisa menambahkan barang-barang unik lainnya untuk dijual, seperti majalah, koran, bunga potong segar, dan berbagai barang yang dicari orang setiap hari. 

    Suasana yang Terang

    Salah satu cara untuk mendapatkan banyak konsumen adalah dengan menciptakan suasana yang terang pada toko kelontong. Selain mudah dilihat oleh calon pembeli, adanya cahaya yang terang juga akan membuat toko kelontong menjadi lebih modern.

    Update Varian Terbaru

    Masyarakat saat ini cenderung lebih menyukai hal-hal yang serba modern dikarenakan kemajuan teknologi yang begitu pesat, sehingga berbagai informasi dapat menyebar dengan begitu cepatnya menembus ruang dan waktu. 

    Jika toko kelontong modern yang kamu kelola menyediakan varian terbaru maka akan diburu oleh para pembeli yang saat ini senang dengan hal-hal modern.

    Akses Masuk yang Luas

    Jika biasanya toko kelontong konvensional hanya memiliki akses masuk satu, kamu harus mulai memikirkan untuk memperbanyak akses masuk. Karena salah satu ciri usaha toko kelontong modern adalah memiliki akses masuk yang luas dan banyak.

    Model toko kelontong lama biasanya memiliki akses masuk hanya satu dan sempit. Pelanggan akan diminta untuk antri membeli belanjaan. Jika kamu ingin toko kelontong jadi lebih modern, kamu harus memikirkan akses masuk yang luas dan lebih dari satu.

    Tempat Parkir Rindang dan Luas

    Kemajuan dan kemudahan teknologi transportasi saat ini memungkinkan setiap masyarakat untuk memiliki transportasi yang layak. Kadang, untuk belanja sembako ke toko kelontong sekalipun pelanggan ada yang menggunakan mobil.

    Cukup banyak kasus pengunjung toko mengeluhkan tempat parkir yang sempit atau tidak tersedia, panas, tidak aman, dan bahkan berbayar. Berbagai keluhan tersebut  tentu saja akan berimbas pada jumlah pembeli di toko kelontong yang kamu kelola apabila tidak  segera dibenahi.

    Salah satu ciri usaha toko kelontong modern adalah memiliki tempat parkir yang luas yang cukup memadai untuk menampung beberapa mobil dan motor. Dan tentu saja dengan keamanan yang juga sangat terjamin. Jika memungkinkan, kamu juga bisa memberikan layanan jaminan parkir gratis kepada setiap pelanggan toko yang berbelanja untuk menambah jumlah pelanggan.

    One Stop Store

    Meskipun merupakan toko kelontong, namun kamu bisa menerapkan konsep one stop store agar konsumen merasa lebih nyaman saat berbelanja. Konsep toko yang satu ini sangat menguntungkan bagi pelanggan dan juga pemilik toko tentunya.

    Konsep belanja yang praktis merupakan alasan yang kuat para pelanggan akan kembali berbelanja di toko milikmu. Karena mereka tidak harus keluar masuk ke berbagai toko yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Saat berbagai kebutuhan sehari-hari tersebut bisa didapatkan di toko kelontong modern yang kamu kelola maka jumlah pelanggan akan semakin banyak. Pastikan untuk menjual barang-barang dengan kualitas yang baik dan terjamin.

    Digitalisasi Toko Kelontong

    Di era digital saat ini, tentunya salah satu konsep pada toko kelontong modern adalah toko kelontong yang sudah bisa diakses secara online dan digital. Jika kamu  menginginkan sebuah usaha toko kelontong modern, tidak usah repot membuat aplikasi.

    Ada aplikasi berbasis point of sales seperti majoo yang bisa membantu pengelolaan dan pengembangan toko kelontong milikmu menjadi terdigitalisasi. 

    Kesimpulan 

    Demikian penjelasan mengenai toko kelontong dan peluang usaha toko kelontong untuk mendapatkan keuntungan besar. Untuk kamu yang dulu sering berbelanja di toko ini, mungkin bisa sesekali kembali berbelanja di sana. Pastinya bisa membuat kamu bernostalgia kembali. 

    Tidak heran bila toko kelontong bisa menjadi inspirasi ide bisnis. Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak membuka usaha toko kelontong modern yang sukses. perlu kamu lakukan dengan baik. Saat melakukannya, kamu juga harus benar-benar konsisten agar para pelanggan lebih percaya saat berbelanja di toko kelontong modern. 

    Tingkatkan terus fasilitas dan pelayanan di toko kelontong milikmu. Selain itu, memanfaatkan pelayanan melalui sosial media juga bisa kamu lakukan untuk menunjang keberhasilan usaha.

    Perlu kamu ingat bahwa persaingan saat ini semakin ketat dengan kehadiran pemain-pemain besar yang juga memiliki nama besar serta reputasi yang sangat baik. Maka dari itu dibutuhkan tips bagaimana mengelola toko kelontong agar sukses.

    Banyaknya produk yang dijual dalam toko kelontong memerlukan kontrol stok yang tepat dan pencatatan penjualan yang mudah. Kesalahan dalam menghitung stok bisa berakibat fatal bagi bisnis. 

    Sebagai aplikasi pengelolaan bisnis, majoo juga menyediakan aplikasi inventory. Fitur ini bisa kamu gunakan untuk mengatur produk yang dijual dalam kategori (contoh minuman makanan), grup (satu produk memiliki beberapa jenis yang sama) maupun departemen (dijual oleh unit yang berbeda).

    Bisa juga digunakan untuk pencatatan stok masuk dengan cara manual (input satuan), maupun secara masal menggunakan file xls, atau bisa dilakukan dengan sistem PO (purchase order), selain itu stok juga dapat ditambahkan dari penerimaan stok cabang atau gudang lain. Sangat memudahkan! Pastikan toko kelontongmu berlangganan majoo, ya!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?