Table of Content

    • majoo blog
    • Tips
    • Cara Cerdas Mengombinasikan Bisnis Offline dan Online

    Cara Cerdas Mengombinasikan Bisnis Offline dan Online

    Bisnis offline dan bisnis online ternyata bisa dikombinasikan.

    Bisnis offline atau bisnis yang dilakukan secara langsung face to face antara pihak pemilik bisnis dan konsumennya merupakan bentuk bisnis yang sudah dilakukan sejak lama. Dengan berbagai alasan, pola ini terus diterapkan oleh para pebisnis.

    Namun, perkembangan teknologi, perubahan pola pikir masyarakat, hingga kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2 tahun terakhir mengakibatkan konsep bisnis online menjadi lebih digemari oleh masyarakat sebagai konsumen. 

    Jika dulunya konsep bisnis offline dan bisnis online ini dianggap hanya bisa berdiri sendiri dan tidak bisa dilakukan secara berbarengan, tidak begitu halnya dengan yang terjadi saat ini. Kombinasi antara bisnis offline dan online diyakini bisa menjadi strategi pemasaran yang tepat bagi para pemilik bisnis untuk bertahan di tengah gempuran teknologi. 

    Baca Juga: Memahami Pengertian dan Cara Memulai Bisnis Online

    Konsep Bisnis Offline dan Bisnis Online

    Sebelum kamu menyimak cara mengkombinasikan bisnis offline dan bisnis online untuk memaksimalkan angka penjualan dan keuntungan, ada baiknya kamu berkenalan lagi dengan konsep bisnis offline dan bisnis online tersebut.

    Bisnis Offline

    Secara sederhana, bisnis offline merupakan bisnis atau usaha yang dilakukan dengan berbagai cara pendekatan langsung pada konsumen.  Strategi pemasaran yang biasanya dilakukan adalah dengan membuat spanduk di sekitar toko atau bisa juga dengan membagikan brosur. Umumnya, konsumen yang mengunjungi toko tersebut hanya masyarakat yang berada di daerah sekitarnya.

    Bisnis Online

    Bisnis online merupakan kebalikan dari bisnis offline. Strategi pemasaran yang digunakan dalam bisnis online biasanya dengan memaksimalkan SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing) dan media sosial. Dengan begitu, cakupan untuk memilih pelanggan lebih luas baik dalam negeri maupun luar negeri.

    Baca Juga: Mengulik Peluang Usaha Toko Kelontong dalam Meraih Sukses

    Strategi Kombinasi Bisnis Offline dan Bisnis Online

    Bila dilihat dari pengertian kedua jenis bisnis tersebut, satu hal yang tampak jelas adalah perbedaan konsep dan metode bisnis yang dijalankan. Tidak heran jika akhirnya banyak orang yang ragu bahwa kedua jenis bisnis ini bisa dilakukan secara berbarengan atau dikombinasikan dengan baik.

    Padahal, di era digitalisasi bisnis seperti sekarang, pemilik bisnis seharusnya bukan hanya sekadar memajang produk mereka secara offline di etalase toko atau outlet dan menunggu konsumen yang datang untuk membeli. Pebisnis sudah seharusnya memiliki visi pemasaran digital yang secara aktif mampu menjangkau konsumennya.

    Lantas, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengkombinasikan bisnis offline dan bisnis online dengan baik dan menguntungkan? Tentu saja ada. 

    Cari dan Temukan Media Titik Temunya

    Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk melakukan kombinasi ini adalah dengan fokus mencari dan menemukan sumber media yang bisa digunakan untuk mempertemukan kedua jenis bisnis tersebut.

    Contohnya, kamu memasarkan sebuah produk bisnismu di papan reklame atau surat kabar, maka pemasaran atas produk yang sama bisa kamu lakukan juga dengan memanfaatkan iklan digital atau konten di media sosial atau marketplace. 

    Salah satu ide kreatif yang bisa diterapkan adalah dengan menciptakan sebuah konsep iklan yang unik dan bisa menarik perhatian audiens. Pasang iklan unik tersebut pada billboard di titik-titik tertentu di kota besar yang memancing rasa penasaran banyak orang hingga akhirnya viral.

    Baca Juga: 9 Media Promosi Online Paling Efektif, Kamu Pilih yang Mana?

    Ada cara mudah dan cerdas untuk mengkombinasikan bisnis offline dan online.

    Tingkatkan Pelayanan 

    Jika masih ada pebisnis yang menganggap bahwa pelayanan konsumen adalah hal yang tidak penting, hal itu benar-benar salah dan tidak patut ditiru. Apalagi jika kamu sudah memutuskan untuk mengkombinasikan bisnis offline dan online

    Berikan pelayanan sebaik-baiknya pada konsumen yang berbelanja langsung ke toko atau outlet, dan pastikan pelayanan yang sama akan mereka dapatkan jika berbelanja secara online. Bila perlu, kamu bisa mempekerjakan admin khusus toko online yang bisa membantu kamu memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh konsumen. 

    Buat Konten yang Bermanfaat Baik Online Maupun Offline

    Poin ini berhubungan dengan media pemasaran dan promosi dalam bisnis seperti yang tadi sudah dibahas. Hal yang perlu kamu perhatikan adalah untuk membuat konten yang menarik tapi juga bermanfaat bagi konsumen. 

    Misalnya, buatlah sebuah konten relevan yang tidak terlalu menonjolkan promosi sehingga secara alami akan beresonansi dengan orang-orang yang membutuhkan informasi tersebut.

    Dari rasa butuh itulah, audiens akan mencari produk yang kamu tawarkan dalam bisnismu. Proses mencari ini nantinya bukan hanya mereka lakukan secara langsung tapi juga secara online, dengan memanfaatkan search engine di internet. 

    Jangan lupa untuk mengaktifkan semua platform digital mulai dari website, aplikasi, hingga media sosial agar bisnis offline yang sudah berjalan bisa makin dikenal sebagai sebuah bisnis online yang solid pula. 

    Gunakan Affiliate Marketing

    Secara umum, pengertian affiliate marketing atau pemasaran afiliasi adalah salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh pihak pemilik bisnis dengan orang lain yang dilakukan sebagai kegiatan pemasaran untuk kebutuhan ekspansi bisnis.

    Kamu bisa coba menjalankan affiliate marketing ini pada bisnis offline yang sudah kamu mulai. Caranya adalah dengan menganjurkan atau menyarankan konsumen bisnis offline kamu untuk mengiklankan produkmu kepada teman-teman atau followers-nya di media sosial. 

    Jika ternyata ada banyak orang yang tertarik dengan iklan yang mereka pasang, kamu bisa memberikan bonus atau komisi untuk mereka. Sebuah simbiosis mutualisme yang sangat menguntungkan, kan? 

    Baca Juga: Afiliasi adalah …? Apa Saja Contoh Afiliasi Pemasaran?

    Bagaimana? Ternyata tidak susah kan mengkombinasikan bisnis offline dan bisnis online? Jika kamu tertarik untuk mencoba, pastikan bisnis yang kamu jalankan sudah menggunakan aplikasi yang tepat untuk mendukung kegiatan toko online tersebut, ya! Seperti fitur aplikasi toko online yang disediakan oleh majoo

    Fitur ini juga bisa kamu gunakan untuk mengatur promosi di beberapa akun marketplace jualanmu langsung dari dashboard majoo, dengan berbagai jenis pengaturan promo yang menarik untuk konsumen dan meningkatkan penjualan. Buruan daftar sekarang, yuk!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Ingin Mulai Bisnis Kuliner? Ini 5 Perlengkapan yang Wajib Kamu Punya!
    Bisnis kuliner belakangan makin jadi primadona, apalagi di tengah populernya platform penjualan online.
    5 Trik Tingkatkan Jualan Laris di eCommerce, Anti Gagal!
    Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi usaha dengan coba berjualan di marketplace, majoo punya beberapa tips ampuh yang bisa kamu coba. Yuk, simak!
    5 Cara Mudah Dapatkan Modal untuk Pengembangan Bisnis
    Dibandingkan dengan pengajuan modal konvensional melalui bank, pendanaan online lebih unggul dari segi kepraktisan.
    5 Taktik Jitu Memulai Bisnis Kuliner Online
    Apakah kamu tertarik memulai bisnis kuliner online? Kami siapkan lima taktik jitu untuk kamu simak!