• majoo blog
  • Edukasi
  • Mengapa Perlu Melakukan Efisiensi Kerja untuk Meningkatkan Pendapatan?

Mengapa Perlu Melakukan Efisiensi Kerja untuk Meningkatkan Pendapatan?

Efisiensi kerja kerap dilakukan sekadar untuk menyederhanakan proses bisnis dan kerap dipandang sebelah mata. Bahkan, tak jarang pula upaya yang satu ini hanya dijadikan sebagai suplemen saja, tidak termasuk dalam prioritas kerja. Wajar saja sebenarnya, karena toh bagi pelaku usaha, meningkatkan penjualan tentu menjadi prioritas paling utama. Belum lagi kenyataan bahwa manajemen kerja yang efisien kerap membuat pelaku usaha harus mencatat pengeluaran tambahan karena harus menempatkan sumber daya manusia khusus untuk mengurusi hal ini. Padahal, jika dilakukan dengan benar, efisiensi proses bisnis sebenarnya juga dapat mendorong angka pemasukan secara signifikan, lho!

Apa yang Dimaksud dengan Efisiensi Pekerjaan?

Pada dasarnya, efisiensi pekerjaan merupakan sebuah upaya untuk menemukan cara kerja yang tepat sehingga sebuah pekerjaan dapat terasa lebih ringan, lebih cepat diselesaikan, dan memberikan hasil kerja yang sama, atau bahkan lebih baik, jika dibandingkan dengan pekerjaan yang dilakukan dengan cara biasa. Bekerja dengan efisien bukan hanya melulu tentang bagaimana cara bekerja dengan tepat saja, melainkan cara kerja dengan upaya yang lebih kecil, tetapi dengan hasil yang maksimal. Secara praktik, ada banyak cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang efisien, mulai dari membuat sistem yang membuat karyawan dapat bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing tanpa ada pekerjaan yang overlap satu sama lain, menyederhanakan proses kerja itu sendiri agar karyawan dapat menyelesaikannya dengan mudah, hingga menambah tenaga kerja sehingga pekerjaan dapat selesai dengan cepat.

Apakah Proses Ini Akan Memakan Biaya Tambahan?

Memang benar, untuk menciptakan sistem kerja yang efisien, tentunya akan ada upaya lebih yang harus dikeluarkan. Inilah yang membuat banyak pelaku usaha memilih untuk mengabaikan efisiensi dalam pekerjaan. Selain karena fokus untuk meningkatkan pendapatan, mengeluarkan usaha lebih untuk menciptakan sistem kerja yang efisien kerap dianggap sebagai pemborosan. Bahkan, tidak sedikit pula pelaku usaha yang menganggap bahwa efisiensi tidak begitu diperlukan karena mereka lebih senang melihat karyawan yang dipekerjakannya nampak sibuk melakukan sesuatu walau mungkin pekerjaan tersebut sebenarnya merupakan remeh-temeh yang tidak begitu perlu. Sebenarnya, jika lingkungan kerja yang efisien sudah terbentuk, karyawan dapat menuntaskan pekerjaan dengan cepat dan tepat, sehingga waktu yang tersisa dapat digunakan untuk melakukan hal lain yang lebih produktif.

Bagaimana Cara Menciptakan Lingkungan Kerja yang Efisien?

Cara termudah yang dapat dilakukan oleh para pelaku usaha adalah dengan menyederhanakan pekerjaan itu sendiri. Memanfaatkan teknologi yang sudah kian maju, para pelaku usaha serta pemilik modal dapat mempekerjakan seorang konsultan untuk menilai cara kerja dalam usaha yang tengah dijalankan, sehingga konsultan tersebut dapat menyarankan beberapa solusi yang dapat menyederhanakan keseluruhan proses bisnis agar lebih efisien. Namun, tentunya tidak semua pelaku usaha mampu menyewa satu tim konsultan untuk melakukan hal tersebut, bukan? Untungnya, saat ini sudah ada beberapa aplikasi atau sistem yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah pelaku usaha dalam melakukan efisiensi pekerjaan.

Sebagai contoh, daripada harus mengeluarkan banyak waktu untuk mencari barang tertentu pada stok opname atau gudang yang berantakan, kamu bisa memanfaatkan aplikasi inventaris untuk mengatur setiap barang yang keluar atau masuk, sehingga ketika butuh mencari barang tertentu, kamu bisa menemukannya dengan mudah. Atau, dibanding menyisihkan waktu sehari penuh, bahkan sampai harus lembur, untuk menyusun laporan keuangan bulanan agar dapat menentukan strategi bisnis di bulan berikutnya, kamu cukup mengeklik satu atau dua kali untuk membuat laporan keuangan bulanan secara otomatis dengan aplikasi keuangan yang mencatat setiap pemasukan atau pengeluaran setiap waktu. Dengan sistem yang baik dan jelas, lingkungan kerja yang efisien dapat dengan mudah diciptakan, sehingga baik pelaku usaha maupun karyawannya juga tidak akan kerepotan karena seluruh proses bisnis sudah disederhanakan secara ringkas serta tepat guna.

Bagaimana Cara Efisiensi Pekerjaan Meningkatkan Pendapatan?

Seperti yang sudah dibahas, menghadirkan efisiensi dalam bekerja kadang kala memang membutuhkan biaya tambahan. Entah karena harus mempekerjakan tim konsultan maupun membeli sistem aplikasi, tentunya akan ada uang yang harus keluar lagi. Lalu, bagaimana cara meningkatkan pendapatan dengan melakukan efisiensi?

Efisiensi kerja tidak hanya menyederhanakan proses bisnis sehingga tenaga kerja yang ada memiliki banyak waktu luang untuk berleha-leha semata, tetapi juga memangkas biaya pekerjaan harian yang kadang bernilai kecil, tetapi rutin. Dalam contoh yang disampaikan di atas, misalnya, pelaku usaha dapat memangkas pengeluaran karena harus membayar uang lembur staf keuangan saat dia harus begadang sampai malam mengerjakan laporan keuangan. Sistem kerja yang efisien juga menghemat banyak waktu karena pekerjaan-pekerjaan kecil yang sebenarnya tidak termasuk dalam prioritas, tetapi memakan jam kerja, dapat dialihkan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan prioritas. Biaya yang dikeluarkan sekali saja saat menghadirkan sistem kerja yang efisien dapat langsung ditutup oleh pemangkasan biaya tetap rutin yang akan terus ada sepanjang waktu jika tidak ditangani dengan benar. Dengan demikian, margin pendapatan pun dapat ditingkatkan lagi seiring waktu, atau digunakan untuk membuat promo yang dapat menarik perhatian pelanggan.

Selain itu sistem kerja yang efisien juga memberikan manfaat lain. Dengan beban kerja rutin yang dikurangi, kesejahteraan karyawan juga dapat dijaga agar tidak jatuh. Khususnya bagi bisnis jasa, karyawan yang dapat lebih fokus melayani pelanggan karena tidak perlu lagi kerepotan dengan pekerjaan harian yang sepele akan meningkatkan kepuasan pelanggan, sehingga retensi pun dapat tetap terjaga. Dalam bisnis apa pun, kepuasan pelanggan selalu memberikan efek yang positif bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan pendapatan. Jadi, jangan sampai mengabaikan efisiensi pekerjaan dan menganggapnya sebagai pengeluaran yang tidak penting, ya!

Related Article

post-thumbnail

Pentingnya Invoice yang Rapi bagi Bisnis B2B

Invoice tentu sangat membantu sekaligus mempermudah dalam pengelolaan barang dan jasa yang telah dibeli oleh pelanggan. Terutama lagi dalam perhitungan laba dalam sebuah perusahaan maupun bisnis.
post-thumbnail

Transaksi Cashless, Solusi Aman Pembayaran Tanpa Kontak Fisik

Transaksi cashless di masa pandemi bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko transmisi virus karena tidak ada kontak fisik yang dilakukan.
post-thumbnail

5 Alasan Mengapa Podcast Penting untuk Marketing

Harus diakui bahwa popularitas podcast terus meningkat belakangan ini. Sadarkah kamu media ini dapat menjadi bagian dari strategi marketing yang efektif?
post-thumbnail

Menyusun Program Loyalitas, Cara Mudah Menjaga Tingkat Retensi Pelanggan

Menjaga tingkat kepuasan pelanggan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan suatu bisnis, tidak heran jika program loyalitas pun menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan untuk memastikan bisnis dapat terus maju dan berkembang.

Pakai majoo sekarang

Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu

Coba Gratis Hubungi Sales
instagram Klik untuk follow majoo.indonesia Banyak inspirasi harian wirausaha dan games seru ×
Whatsapp