Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Tips Mengatur Antrean Pelanggan di Jam Buka Puasa

    Antrean pelanggan saat jam buka puasa sudah pasti akan mengular, bagaimana mengatasinya?

    Bagi pelaku usaha kuliner, jam buka puasa mungkin terasa seperti berkah sekaligus kutukan dengan antrean pelanggan yang mengular panjang. Di satu sisi, panjangnya antrean jelas membahagiakan karena artinya penjualan sedang laris-larisnya, tetapi di sisi lain, apabila tidak ditangani dengan benar, antrean yang panjang bisa menghadirkan ketidakpuasan di hati pelanggan.

    Agar dampak negatif dari situasi tersebut dapat diminimalkan, dan antrean yang panjang justru bisa dimanfaatkan untuk melipatgandakan keuntungan, ada beberapa tips yang sebenarnya menarik untuk dicoba, lho!

    1. Mengaplikasikan Sistem Nomor Antrean

    Pernah datang ke bank untuk mengurus sesuatu dan diminta untuk mengambil nomor antrean terlebih dahulu? Cara ini sebenarnya bisa juga diterapkan di gerai tempat makan agar pelanggan tidak menumpuk di depan meja pemesanan, dan langsung duduk di meja yang dipilihnya.

    Nantinya, pramusaji yang menangani pemesanan cukup mendatangi satu per satu pelanggan sesuai dengan urutan antrean. Agar tidak kelimpungan dan salah menentukan urutan antrean, nomor antrean tak perlu dibuat dalam bentuk kartu seperti yang digunakan di bank, tetapi dengan bentuk yang lebih besar dan dapat sekaligus difungsikan sebagai penanda nomor meja.

    Dengan praktik ini, antrean tidak akan mengular panjang sekalipun sudah memasuki jam buka puasa yang kerap membuat pelaku usaha kelabakan dalam melayani pelanggan, kan?

    Baca juga: 5 Cara Optimalkan Omzet Cloud Kitchen di Bulan Ramadhan

    2. Menerapkan Reservasi Pemesanan

    Eits, jangan salah! Praktik reservasi tidak hanya bisa diterapkan di tempat makan mewah saja. Sebaliknya, dengan adanya lonjakan pelanggan di waktu berbuka puasa seperti sekarang, reservasi sebaiknya diterapkan di seluruh gerai yang memungkinkan pelanggan untuk dine-in.

    Selain membuat pelanggan tidak harus mengantre untuk menikmati makanan favoritnya, sistem reservasi juga dapat membantu memastikan pelanggan akan selalu mendapat meja. Jangan lupa bahwa di bulan puasa seperti sekarang, kegiatan buka bersama menjadi tradisi yang pasti selalu ada, dan dalam satu kelompok buka bersama juga banyak pesertanya.

    Memungkinkan pelanggan melakukan reservasi memang bukan praktik yang asing. Namun, khusus di bulan Ramadan, tak ada salahnya untuk mengoptimalkan sistem yang satu ini dengan memungkinkan pelanggan untuk tidak hanya sekadar memesan tempat, tetapi juga memilih lebih dulu menu yang diinginkan.

    Sesuaikan sistem reservasi yang dijalankan dengan menambahkan satu langkah pemesanan makanan dan minuman di dalamnya. Dengan demikian, pelanggan dapat langsung menikmati santapan yang dipesannya segera ketika masuk waktu berbuka; terlebih jadwal berbuka puasa bukanlah informasi yang sulit dicari, kan?

    Baca juga: Bisnis Kuliner, Strategi Bertahan Kala Pandemi dan Ramadhan

    3. Memberikan Diskon untuk Pemesanan Awal

    Masalah yang kerap ditemui pada jam buka puasa adalah banyaknya pelanggan yang memilih untuk memesan dekat dengan waktu berbuka. Jika hanya satu atau dua pelanggan saja yang melakukan hal ini, mungkin antrean yang terjadi juga tidak akan terlalu panjang. Namun, masalah akan muncul jika semua pelanggan yang datang memiliki pola pikir yang sama.

    Agar masalah tersebut tak terjadi, pelaku usaha dapat mendorong pelanggan dengan memesan terlebih dahulu sebelum memasuki waktu berbuka dengan memberikan potongan harga istimewa. Untuk bisnis yang bergerak di bidang kuliner dengan waktu penyajian makanan yang panjang, sistem ini akan sangat membantu agar pesanan tidak menumpuk di waktu berbuka.

    Coba bayangkan jika semua pelanggan yang datang secara serentak memesan makanan mereka di saat yang sama! Otomatis pegawai bagian dapur akan kelimpungan dalam menyelesaikan pesanan tersebut. Keterlambatan penyajian makanan akan sangat mungkin sekali terjadi, dan tentu saja ini akan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan.

    Jangan ragu untuk mendorong pelanggan melakukan pemesanan awal. Jika memungkinkan, tawarkan pula kapan makanan yang mereka pesan ingin disajikan. Apakah bisa langsung begitu pesanan siap, atau menunggu hingga masuk waktu berbuka? Dengan demikian, tingkat kepuasan pelanggan pun akan terjaga tetap tinggi, terlebih lagi jika dengan melakukannya pelanggan bisa memperoleh potongan harga istimewa!

    Baca juga: Takjil Gratis & Paket Ramadhan, Jaga Omzet Sambil Beramal

    Antrean pelanggan saat jam buka puasa dapat diurai dengan strategi yang tepat

    Jangan Melupakan Aturan Pandemi

    Secara estetika, antrean pelanggan yang mengular panjang saat jam buka puasa bukanlah sesuatu yang sedap dipandang. Namun, lebih jauh lagi, dengan menggerombolnya pelanggan di depan meja pemesanan, ada masalah yang lebih serius lagi, yaitu meningkatnya risiko penyebaran pandemi.

    Hingga saat ini pun, kasus pandemi Covid-19 masih terus meningkat. Sudah menjadi kewajiban moral pelaku usaha untuk memastikan bisnis yang dijalankannya tidak berkontribusi terhadap peningkatan kasus pandemi. Oleh karena itu, mengurai antrean yang mengular merupakan sesuatu yang harus diperhatikan dengan serius.

    Dari tahun ke tahun, mereka yang bergerak di bisnis kuliner tentu sudah sering melihat lonjakan kunjungan menjelang waktu berbuka. Karenanya, tidak perlu terlalu kaget jika tahun ini pun situasi yang sama berulang. Justru karena pasti terjadi tiap tahun, pelaku usaha bisa lebih siap dalam merancang strategi bisnis yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

    Jika perlu, manfaatkan aplikasi majoo yang sudah terintegrasi secara menyeluruh dan memungkinkan pelanggan untuk tetap dapat menikmati hidangan favoritnya secara nyaman, baik melalui layanan pesan-antar, hingga pemesanan di awal menggunakan fitur Weborded. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, susun strategi terbaik dalam mengurai antrean bersama aplikasi majoo!

    Baca juga: Trik Atur Jam Operasional Bisnis Kuliner saat Bulan Ramadan

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Meningkatkan Brand Exposure Online Shop Tanpa Gagal
    Brand exposure merupakan salah satu kegiatan dalam hal branding. Bagaimana cara meningkatkan brand exposure pada online shop?
    Wajib Tahu, 5 Trik Agar Bisnismu Gak Ambruk di Tengah Jalan!
    Memulai sebuah bisnis membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Tapi ngomongin soal mengelola bisnis? Wah, ini sudah another level sih!
    Ingin Mulai Bisnis Kuliner? Ini 5 Perlengkapan yang Wajib Kamu Punya!
    Bisnis kuliner belakangan makin jadi primadona, apalagi di tengah populernya platform penjualan online.
    5 Trik Tingkatkan Jualan Laris di eCommerce, Anti Gagal!
    Buat kamu yang sedang mempertimbangkan untuk melakukan ekspansi usaha dengan coba berjualan di marketplace, majoo punya beberapa tips ampuh yang bisa kamu coba. Yuk, simak!