• Solusi
  • Knowledge
  • Berbagai Aspek Pemasaran yang Perlu Diketahui Pemilik Usaha
solusi

Berbagai Aspek Pemasaran yang Perlu Diketahui Pemilik Usaha

Aspek pemasaran meliputi spesifikasi produk sampai aktivitas promosi


Dalam rangka mencapai tujuan pemasaran, kamu perlu memahami berbagai aspek pemasaran, terlebih di tengah pergeseran ke ranah digital seperti saat ini. Seperti berbagai elemen dalam bisnis, pemasaran pun perlu beradaptasi.

 

Marketing aspect menjadi bagian yang sangat penting dalam upaya mempertahankan siklus hidup suatu produk. Bisa dibilang, aspek pemasaran adalah faktor penting yang menjadi kunci keberhasilan suatu bisnis dalam memetakan pasar.

 

Aspek pasar dan pemasaran sebetulnya didasarkan pada 4Ps of marketing yaitu product, price, place, dan promotion. Namun, elemen-elemen tersebut dikembangkan lebih jauh untuk mengoptimalkan pemetaan pasar.

 

Lalu, apa saja aspek penting dalam pemasaran tersebut? Berikut ini poin-poin yang perlu kamu perhatikan.

 

1.   Spesifikasi produk

Seperti yang sudah diketahui, produk merujuk kepada semua barang yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Bentuknya bisa berupa barang nyata seperti sepatu atau barang elektronik, bisa juga jasa atau pengalaman yang wujudnya intangible.

 

Tim pemasaran perlu memiliki konsep yang jelas terkait produk sebelum diluncurkan ke pasar. Misalnya, produk tersebut mengusung nilai apa serta apa yang membedakannya dari kompetitor.

 

Beberapa pertanyaan yang mungkin dapat memudahkan pembentukan konsep produk, antara lain:

- Apa yang konsumen inginkan dari produk tersebut? Apakah produk memenuhi kebutuhan mereka?

- Fitur apa dari produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan konsumen? Adakah fitur yang terlewatkan, padahal seharusnya ada dalam produk?

- Bagaimana dan di mana konsumen akan menggunakannya?

- Apa yang dirasakan konsumen saat memakai produk atau jasa?

 

Bila kamu sudah memahami kebutuhan dan keinginan pasar, keputusan-keputusan penting terkait produk dapat dibuat. Kamu bisa mulai memutuskan tentang harga, strategi promosi, proses distribusi, hingga garansi dan servis purna jual.

 

Segmentasi pasar dapat didasarkan pada berbagai kriteria, mual dari kesamaan kebutuhan, value, ataupun berbagai kriteria lain.

2. Segmentasi pasar

Karena pasar terbentuk dari calon konsumen yang sangat beragam, suatu bisnis hampir tidak mungkin memasarkan produk dengan baik tanpa melakukan segmentasi pasar.

 

Beberapa dari kamu mungkin sudah familier dengan proses segmentasi di mana kamu mengelompokkan ke dalam segmen-segmen dengan kebutuhan atau respons yang sama terhadap aktivitas marketing.

 

Ada berbagai jenis segmentasi yang dapat kamu terapkan, mulai dari demografi sampai behavior. Intinya, ada parameter atau kriteria khusus yang ditetapkan untuk mengelompokkan target pasar supaya kamu bisa memberikan pesan pemasaran yang tepat bagi masing-masing kelompok.

 

Jadi, segmentasi pasar akan memperkecil risiko dengan menentukan produk mana yang berpeluang memperoleh respons paling bagus dari target pasar tertentu.

 

3. Analisis pasar dan peramalan permintaan (forecast)

Analisis pasar, termasuk komponen intinya yaitu peramalan permintaan, merupakan salah satu contoh aspek pemasaran yang penting. Sesuai namanya, analisis pasar adalah asesmen terkait pasar, baik melihat volume maupun nilainya.

 

Di dalamnya juga terdapat pengamatan terhadap berbagai segmen pasar, pola transaksi, kompetisi, serta situasi ekonomi. Sementara itu, peramalan permintaan merupakan proyeksi angka permintaan serta tren pasar dalam periode mendatang.

 

Tentunya, terdapat berbagai faktor yang memengaruhi permintaan pasar. Sebut saja harga produk, harga kompetitor, penghasilan konsumen, bahkan selera konsumen. Jadi, aspek yang satu ini memang terbilang rumit.

 

Meskipun begitu, analisis pasar dan peramalan permintaan dapat dijadikan acuan untuk menetapkan key target market. Dengan begitu, kamu bisa memusatkan sumber daya untuk memasarkan produk kepada sekelompok calon konsumen yang paling berpotensi mendatangkan keuntungan bagi bisnis.

 

4. Analisis kompetitor   

Salah satu aspek pemasaran yang tidak boleh kamu lewatkan adalah analisis kompetitor. Mesti diakui, melakukan analisis pesaing memang tidak mudah. Meskipun begitu, proses ini sangat penting bagi bisnis.

 

Sebelum bicara lebih lanjut terkait manfaatnya, sebaiknya kita tilik terlebih dahulu definisi dari analisis pesaing atau kompetitor. Jadi, analisis kompetitor merupakan proses mengevaluasi bisnis pesaing, mulai dari produk sampai strategi pemasarannya.

 

Supaya analisis ini benar-benar berguna bagi bisnis milikmu, pastikan kamu memilih kompetitor yang tepat, mengetahui aspek mana dari bisnis kompetitor yang layak dianalisis, paham cara memperoleh data terkait, serta mengerti cara memanfaatkan insight dari analisis tersebut untuk memajukan bisnis.

 

Mengapa kamu perlu repot-repot melakukan analisis tersebut? Dengan insight dari analisis kompetitor, kamu bisa mengembangkan proposisi produk yang unik, meningkatkan produk dengan memanfaatkan kelemahan kompetitor, membuka pasar baru yang belum disentuh oleh pesaing, bahkan mengembangkan produk baru berdasarkan kesenjangan antara penawaran kompetitor dengan kebutuhan pasar.

 

5. Promosi

Promosi, aspek terakhir yang tidak kalah penting dalam pemasaran. Promosi mencakup semua aktivitas dalam rangka meningkatkan visibilitas produk, jasa, serta brand.

 

Poster yang ditempel di halte bus merupakan bentuk promosi. Begitu juga dengan pop-up flyer yang muncul saat membuka situs tertentu atau potongan harga yang diberikan dalam periode waktu tertentu.

 

Jadi, promosi bisa merujuk kepada usaha seperti pemasangan iklan, konsep yaitu pemberian potongan harga, ataupun barang, misalnya kaos dengan logo brand. Tidak menutup kemungkinan promosi dilakukan dalam bentuk kombinasi ketiganya.

 

Sebagai contoh, sebuah merek clothing akan mengadakan program potongan harga besar-besaran jelang Idulfitri. Lalu, merek tersebut membuat Instagram Ad untuk menginformasikan waktu berlakunya sale.

 

Apa pun metode promosi yang dipilih, pastinya aspek pemasaran yang satu ini bertujuan untuk mendorong terciptanya demand, menginformasikan penawaran produk kepada konsumen, serta membujuk konsumen untuk bertransaksi.

 

Selain itu, promosi juga dapat dimanfaatkan untuk menghadapi kompetisi, membentuk citra brand, serta mengubah perilaku konsumen.

 

Nah, jika kamu sudah memperhatikan seluruh aspek di atas, kamu bisa memiliki peta pemasaran yang lebih jelas. Dengan demikian, lebih mudah bagi bisnis untuk mencapai tujuan pemasaran itu sendiri.

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

Apa itu Revenue? Apa Beda Revenue dan Income?

Revenue adalah hasil dari kegiatan operasional suatu bisnis atau perusahaan. Apa beda revenue dan income?

Definisi Perencanaan Usaha dan Manfaatnya Bagi Pebisnis

Penting adanya bagi pebisnis untuk membuat perencanaan usaha agar bisnisnya lebih terorganisir untuk mencapai target-target dan tujuan lainnya.

Kegiatan Distribusi: Tujuan, dan Manfaatnya dalam Bisnis

Kegiatan distribusi adalah kegiatan yang menggabungkan produksi dan konsumsi. Apa saja contoh, tujuan, dan manfaat kegiatan produksi tersebut?

Pengertian Manajemen Operasional, Fungsi, serta Contohnya

Supaya aktivitas bisnis dapat berjalan efektif dan efisien, kamu perlu menerapkan manajemen operasional.
Whatsapp