Cost Benefit Analysis: Pengertian, Rumus, Tujuan

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Cost benefit analysis merupakan bentuk pengambilan keputusan berbasis data.

Dalam menjalankan sebuah usaha, pembuatan keputusan hal yang sangat penting. Namun, seringkali kamu tidak yakin akan keputusan yang akan kamu ambil itu tepat atau tidak. Bahkan, kamu bisa juga tidak yakin apakah proyek baru yang ditawarkan kepada kamu bisa mendatangkan keuntungan yang setara dengan biaya-biaya dikeluarkan atau tidak? Atau apakah kamu sedang mempertimbangkan untuk mengubah strategi penjualan, marketing, dan operasional bisnismu?

Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan cost benefit analysis atau analisis biaya manfaat untuk membuat suatu keputusan berdasarkan data yang sesuai dengan tujuan dan prioritas perusahaan menurut bujet yang telah disepakati.

Supaya kamu lebih paham tentang Cost Benefit Analysis (CBA), baca artikel ini sampai habis, yuk! 

Apa Itu Cost Benefit Analysis?

Cost benefit analysis adalah penghitungan biaya manfaat yang sering digunakan untuk menganalisis suatu keputusan bisnis.

Cost Benefit Analysis (CBA) melibatkan perhitungan atas total fixed cost (total biaya proyek) dan mengurangi jumlah dari total manfaat yang diproyeksikan perusahaan. Apabila manfaat yang diproyeksikan lebih besar daripada biayanya, perusahaan membuat suatu keputusan bahwa proyek bisnis tersebut baik untuk diterapkan. Begitu pula sebaliknya, jika biayanya lebih besar daripada manfaatnya, perusahaan perlu mengevaluasi keputusan yang ingin dibuat.

CBA merupakan bentuk pengambilan keputusan berbasis data dan sering digunakan dalam dunia manajemen bisnis, baik di perusahaan besar maupun perusahaan rintisan.

 Salah satu tujuan CBA yaitu untuk membantu perusahaan dalam meningkatkan Return On Investment (ROI).

Tujuan Cost Benefit Analysis

Dari pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa cost benefit analysis adalah inisiatif yang penting dilakukan perusahaan. Berikut ini beberapa tujuan perusahaan menggunakan CBA, antara lain:

  • Membantu perusahaan atau bisnis untuk fokus pada pengambilan keputusan berdasarkan data, bahkan data dalam jumlah besar.
  • Membantu tim manajemen perusahaan untuk membuat suatu keputusan bisnis dengan mudah.
  • Memberikan kejelasan dalam situasi tak terduga.
  • Membuka kesempatan untuk menemukan biaya dan manfaat yang tersembunyi.
  • Membantu perusahaan atau bisnis dalam memberikan competitive advantage, misalnya untuk melakukan analisis kompetitor.
  • Untuk membantu perusahaan untuk mencegah terjadinya kerugian.
  • Membantu perusahaan dalam meningkatkan Return On Investment (ROI), revenue bisnis, profit, hingga mendukung peningkatan enterprise value (nilai perusahaan) secara keseluruhan.

Baca juga: Sekilas Analisis Keuangan: Tujuan dan Contoh 

Cara Menghitung Cost Benefit Analysis

Perusahaan dapat menerapkan metode Cost Benefit Analysis (CBA) dengan tahapan-tahapan sebagai berikut. 

1. Membuat Kerangka Perencanaan

Tahapan pertama dalam cara kerja cost benefit analysis ini ialah membuat kerangka perencanaan. Pada tahap ini, kamu harus menetapkan beberapa poin dasar, pendukung, dan krusial yang perusahaan perlu penuhi guna menunjang proses analisis.

Selanjutnya, tentukan metrik yang ingin kamu gunakan untuk mengukur serta membandingkan biaya dan manfaat sebagai indikator untuk menafsirkan hasil analisis. Untuk membandingkan biaya dan manfaat secara akurat, keduanya harus diukur dalam nilai mata uang yang sama agar mengurangi risiko kegagalan dalam proses CBA perusahaan.

2. Mengidentifikasi Biaya dan Manfaat

Tahapan selanjutnya yang harus kamu lakukan dalam mengaplikasikan analisis biaya manfaat yaitu dengan membuat dua daftar yang berbeda. Daftar pertama berisi biaya-biaya yang diperkirakan dan daftar kedua berisi manfaat yang akan diperoleh dari keputusan.

Biaya-biaya yang pada umumnya dihitung dalam cost benefit analysis formula, yakni:

  • Direct cost (biaya langsung), terdiri dari biaya bahan baku, biaya manufaktur, biaya pekerja, dan biaya inventaris.
  • indirect cost (biaya tidak langsung), terdiri dari biaya air, biaya sewa, biaya listrik, dan biaya lain yang menyangga operasional perusahaan.
  • Intangible cost (biaya tidak teraba), biaya ini cukup rumit untuk ditentukan. Contoh dari biaya tidak teraba ini misalnya kepuasan pelanggan yang menurun setelah penerapan program layanan baru .
  • Opportunity cost (biaya peluang), jumlah keuntungan yang diperoleh dari sebuah strategi bisnis dibandingkan dengan strategi yang lain.

Sementara itu, terdapat manfaat yang harus dihitung dalam cost benefit analysis, antara lain:

  • Direct benefit (manfaat langsung), peningkatan pendapatan dan penjualan dari produk yang baru dibuat.
  • Indirect benefit (manfaat tidak langsung), peningkatan minat konsumen terhadap brand.
  • Intangible benefit (manfaat tidak teraba), moral karyawan yang semakin membaik karena keuntungan perusahaan meningkat.
  • Competitive benefit (manfaat kompetitif), misalnya menjadi pionir dalam industri yang sedang dijalani. 

3. Menentukan Nilai dari Setiap Biaya dan Manfaat yang Ada

Tanpa adanya metrik yang pasti, kamu akan sulit membandingkan antara biaya dan manfaat dalam cost benefit analysis. Oleh karena itu, dalam setiap item yang ada, kamu harus menentukan nilainya dengan mata uang. Dengan demikian, kamu bisa memperoleh hasil yang lebih akurat, ya.

Biaya dan manfaat langsung akan mudah diukur dengan uang, tapi biaya dan manfaat yang lain akan sulit untuk dihitung. Tak perlu risau, kini banyak software dan berbagai metode lain yang akan membantu kamu dalam menentukan nilainya.

4. Hitung dan Bandingkan Hasil dari Perhitungan Cost Benefit Analysis

Setelah setiap biaya dan manfaat memiliki nilai masing-masing dalam mata uang, tahapan selanjutnya, kamu bisa menghitung dan membandingkan jumlah keduanya. Jika jumlah manfaat melebihi jumlah biaya, kamu bisa melanjutkan proses pengambilan keputusan. Namun, bila jumlah biaya ternyata lebih besar dari jumlah manfaat, kamu harus mempertimbangakan keputusan yang akan kamu ambil.

Selain membandingkan harga biaya dan manfaatnya, kamu perlu melihat kerangka kerja yang telah dibuat di awal. Pasalnya, dari analisis manfaat dan biaya yang sudah dilakukan sebelumnya, kamu dapat melihat bahwa keputusan bisa membantu kamu dalam mencapai kesuksesan atau justru menyebabkan kemunduran bagi bisnismu.

Baca juga: Mau Bisnis Maju? Lakukan Analisis Pasar! 

Rumus Cost Benefit Analysis

Untuk menghitung Cost Benefit Analysis (CBA), kamu bisa menggunakan rumus Benefit Cost Ratio (CBR) seperti di bawah ini.

BCR = Present Value dari Manfaat / Present Value dari Biaya

Adapun untuk menghitung CBR, data yang kamu perlukan ialah total biaya yang dikeluarkan dan penghasilan yang didapatkan selama satu tahun. Untuk lebih jelasnya, berikut ini indikator yang dapat memperlihatkan besaran keuntungan sebuah proyek usaha, yaitu:

  • CBR lebih dari 1, keuntungan dari proyek tersebut lebih besar daripada pengeluaran sehingga proyek tersebut layak dilanjutkan.
  • CBR kurang dari 1, keuntungan dari proyek tersebut lebih kecil daripada pengeluarannya sehingga proyek tersebut tidak layak atau perlu ditinjau ulang.
  • CBR sama dengan 1, keuntungan dan pengeluarannya dikatakan impas atau seimbang.

Baca juga: Mengapa Pembukuan Keuangan Bisnis Harus Rutin Dilakukan? 

Contoh Cost Benefit Analysis

Sebuah perusahaan tekstil sedang mempertimbangkan untuk membeli mesin jahit terbaru dengan harga Rp25.000.000. Adanya mesin jahit ini, perusahaan tersebut dapat melakukan penghematan sebesar Rp500.000 per tahun dengan jangka waktu selama 5 tahun.

Pada akhir tahun ke-5 mesin jahit tersebut memiliki nilai jual sebesar Rp40.000.000, dengan tingkat pengembalian investasi sebesar 9% per tahun. Apakah pembelian mesin jahit akan menguntungkan bagi perusahaan tekstil tersebut atau tidak?

BCR = (Present Value dari Manfaat / Present Value dari Biaya)

= (Rp500.000 (P/A, 9%,5) + Rp40.000.000 (P/F,9%,5) / Rp25.000.000

= ((Rp500.000 (3,88966) + Rp40.000.000 (0,64993)) / Rp25.000.000

= 1,17

Nilai BCR yang dihasilkan lebih dari 1, investasi pembelian mesin jahit baru tersebut dianggap layak dan menguntungkan bagi perusahaan di masa yang akan datang. Bisa disimpulkan bahwa perusahaan tekstil tersebut bisa membeli mesin jahit baru. 

Penutup

Cost benefit analysis adalah salah satu teknik penilaian risiko yang membantu perusahaan dalam mengambil suatu keputusan pada proyek yang akan dilakukan. Tentunya, metode CBA ini akan memengaruhi perusahaan dalam menerapkan skala prioritas terkait manajemen keuangannya guna meningkatkan performa perusahaan.

Untuk kemudahan dalam pengelolaan dan penghitungan bujet sekaligus proses pembukuan bisnis agar lebih efisien, kamu bisa menggunakan aplikasi majoo yang memiliki banyak fitur menarik untuk memudahkan segala proses operasional dalam bisnismu.

Selain memiliki banyak fitur menarik, kamu juga bisa mengajukan pembiayaan usaha instan tanpa agunan dengan menggunakan majoo capital. Dapatkan pendanaan mudah dengan majoo sehingga bisnismu bisa berkembang tanpa batasan.

Yuk, segera wujudkan mimpimu dengan memiliki bisnis yang maju bersama majoo!

Baca juga: Financial Statement: Pengertian dan Tujuan Pembuatannya

 

Referensi

  • https://www.weefer.co.id/2022/06/apa-itu-cost-benefit-analysis-cba-pengertian-dan-cara-kerjanya/
  • https://rederp.co.id/blog/cost-benefit-analysis/

Sumber Gambar:

  • Freepik.com

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Frequently Asked Question

Cost benefit analysis sangat diandalkan oleh perusahaan dalam mendukung proses pembuatan keputusan karena memberikan pandangan terkait isu yang sedang dibahas tanpa adanya pengaruh opini, bias, unsur politik, dan lainnya. Dengan adanya pandangan yang jelas inilah, cost benefit analysis menjadi alat yang tak ternilai dalam pengembangan strategi bisnis, mengevaluasi karyawan baru, hingga membuat keputusan pembelian.
Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo