Table of Content

    Mari Berkenalan dengan Strategi Email Marketing!

    Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran.

    Proses marketing atau pemasaran merupakan proses yang sangat penting dalam perjalanan sebuah bisnis. Banyak metode dilakukan dalam hal ini, termasuk email marketing

    Dengan email marketing, proses promosi produk dan layanan bisnis dianggap bisa dilakukan dengan efisien dan efektif. Selain itu, tujuan email marketing pun termasuk besar dan luas, mulai membangun hubungan dengan client hingga menciptakan brand awareness. Tidak begitu sulit untuk menerapkan strategi pemasaran satu ini bila kamu memahami jenis dan cara penggunaannya.

    Email Marketing adalah …

    Pada 1978 silam, email marketing pertama kali diciptakan. Strategi pemasaran ini berhasil menghasilkan total pendapatan sebesar 13 juta dolar. Hal itu langsung menjadikannya salah satu metode marketing yang menjanjikan.

    Email marketing bukanlah spam ataupun kiriman salam dari teman lama. Bisa dikatakan, definisi email marketing adalah berada di antara dua jenis email tersebut. 

    Pengertian email marketing adalah salah satu strategi yang dapat memberikan dua hasil positif, yakni membangun relasi dengan konsumen sekaligus memperkenalkan produk kamu, baik barang maupun jasa secara jelas dan lebih terperinci.

    Pada dasarnya, cara membuat email marketing sama halnya saat kamu sedang menulis surat untuk seseorang. Diawali dengan sapaan, paragraf pembuka, lalu dilanjutkan dengan isi surat yang menyatakan tujuan kamu mengirimkan pesan tersebut, hingga di akhir surat terdapat Call to Action (CTA) untuk membeli atau menggunakan produk yang kamu tawarkan.

    Baca Juga: Call to Action Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

    Tujuan Email Marketing

    Tujuan email marketing yang utama adalah agar kamu sebagai pemilik bisnis atau pihak marketer dapat terhubung dengan pelanggan dan calon pelanggan secara lebih personal.

    Penggunaan email marketing juga bisa mempertahankan hubungan antara pebisnis dan konsumen dengan baik, sekaligus “mengaktifkan” kembali pelanggan yang pasif hingga konversi menjadi penjualan.

    Jenis-jenis Email Marketing

    Melalui strategi email marketing, kegiatan promosi bisnis bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Berikut jenis-jenis email marketing yang sering digunakan oleh para marketer: 

    Email Newsletter

    Email Newsletter cukup populer dan sering digunakan untuk bisnis skala kecil hingga besar. Email newsletter bisa berisi berbagai konten menarik termasuk pengumuman mengenai layanan maupun produk terbaru dari bisnismu. 

    Setiap kali membuat email marketing, pastikan terlebih dulu bahwa konten tersebut bisa membantu menjaga hubungan kamu dengan pelanggan dan memperkuat loyalitas dari pelanggan tersebut.

    Acquisition Emails

    Email Akuisisi berfungsi untuk menargetkan calon pelanggan kamu yang belum melakukan transaksi. Kamu bisa membuat penawaran menarik dengan konten-konten yang informatif. Tunjukkan juga bahwa dengan menjadi pelanggan bisnismu, maka mereka bisa mendapatkan berbagai keuntungan yang sepadan.

    Retention Emails

    Retention email biasanya akan meminta umpan balik serta jawaban dari penawaran yang diberikan kepada pelanggan yang belum bertransaksi. Bentuk email marketing ini bisa menjaga komunikasi dengan pelanggan sambil terus mempromosikan bisnis kamu.

    Promotional Emails

    Email promosi bertujuan untuk meningkatkan penjualan serta membantu pelayanan dan promosi produk lebih efektif. Kamu juga bisa menggunakan email promosi untuk menawarkan berbagai keuntungan yang bisa didapatkan pelanggan bila membeli produk usahamu.

    Invitation Email

    Invitation email (email undangan) dikhususkan untuk memberitahu para pelanggan terkait event yang nantinya akan diselenggarakan oleh para pebisnis. Dalam email tersebut, kamu dapat menginfokan kapan event tersebut akan diadakan, apakah berbayar atau gratis, hingga lokasi penyelenggaraan. Jika para pelanggan tertarik, mereka bisa langsung menghubungi kontak yang kamu sematkan dalam invitation email.

     Ada beberapa jenis email marketing yang bisa digunakan.

    Baca Juga: Leads adalah: Fungsi, Contoh, dan Jenis

    Strategi Email Marketing

    Penggunaan email marketing bisa jadi salah satu pilihan kamu untuk mengembangkan bisnis. Namun, ada beberapa strategi yang perlu untuk kamu mengerti dan terapkan. 

    Pahami Kebiasaan Calon Pelanggan 

    Setiap jenis kegiatan marketing, membutuhkan analisa dari kebiasaan dan karakter sebagian besar target market. Tujuan dilakukannya riset tersebut untuk mengetahui informasi mengenai ketertarikan target market secara garis besar. Setelahnya, kamu bisa mulai menentukan strategi marketing mana yang sesuai dan cocok dengan kebutuhan bisnis kamu. 

    Tetapkan Target Penjualan

    Kamu bisa mencari tahu, berapa rata-rata penjualan yang kamu dapatkan melalui email. Kemudian, gunakan angka tersebut sebagai acuan untuk menetapkan berapa penjualan yang kamu inginkan. Pastikan juga angka tersebut cukup realistis untuk dicapai bersama tim. 

    Kelompokkan Pengguna

    Jika kamu sudah mengetahui karakter utama dari calon pelanggan serta target penjualan yang kamu inginkan, kamu bisa langsung mengelompokkan mereka sesuai dengan minat maupun kecondongan dari domisili dan usia.

    Hal ini bertujuan agar nantinya mereka bisa menerima email marketing mengenai penawaran produk yang lebih spesifik dengan minat mereka.

    Pilih Jenis Campaign yang Diinginkan

    Sejak awal, pilihlah jenis campaign seperti apa yang kamu inginkan dalam strategi marketing milikmu. Campaign tersebut sebisa mungkin harus sesuai dengan target market yang kamu tetapkan sambil menentukan jadwal pengiriman email secara rutin. 

    Tujuan dari menentukan jadwal pengiriman ini akan berfungsi untuk menjaga hubungan dan kepercayaan pelanggan.

    Evaluasi Hasil

    Evaluasi hasil dari strategi email marketing yang kamu lakukan dengan menetapkan standar keberhasilan atau KPI dan mencoba metode A/B testing. 

    Baca Juga: Ketahui Cara Memanfaatkan Strategi Pemasaran Online

    Cara Membuat Email Marketing

    Pada dasarnya, cara kerja email marketing cukup mudah untuk diterapkan. Langkah pertama adalah menulis pesan yang akan ingin kamu sampaikan, lalu selanjutnya pada bagian email server akan melakukan pengiriman secara otomatis ke alamat email yang dituju dan diakhiri dengan proses penyimpanan, sehingga penerima email bisa melihatnya kapan saja.

    Cara membuat email marketing yang efektif:

    Kumpulkan Daftar Email

    Sebelum memulai cara membuat email marketing, apakah kamu sudah punya daftar kontak email yang kamu butuhkan? Jika belum, ada berbagai cara untuk mulai mengumpulkannya, seperti:

    Konten yang dapat diunduh gratis

    Ada banyak jenis konten yang bisa kamu bagikan secara gratis, seperti e-book, tips dan trik, whiteboard, resep, dan lain-lain untuk mendapatkan alamat email audiens. Pastikan konten yang kamu bagikan bisa memberikan nilai yang besar atau signifikan bagi audiens agar mereka bersedia memberi alamat email mereka demi mengunduh konten tersebut secara gratis.

    Kelas online atau webinar

    Kamu juga bisa mengadakan kelas online atau webinar. Untuk mendaftar, audiens perlu memberikan alamat email mereka. Dengan cara ini, kamu tidak hanya mendapatkan daftar email, tetapi juga memposisikan diri kamu sebagai expert di pasar sekaligus membentuk kepercayaan audiens.

    Free Trial/Sample

    Memberi sampel atau uji coba gratis adalah cara efektif untuk mendapatkan perhatian audiens dan membuat mereka memberikan alamat email mereka dengan mudah. Siapa yang tidak suka gratisan, kan? 

    Transaksi Offline

    Siapkan skema transaksi offline agar pelanggan bersedia memberikan alamat email mereka. Contoh, saat pelanggan sedang memesan atau hendak membayar di offline store milik kamu, kamu bisa langsung meminta email pelanggan untuk mengirimkan invoice, mengajak mereka menjadi member agar bisa mendapatkan banyak keuntungan seperti diskon, dan lain-lain.

    Segmentasi Email dan Personalisasi Konten

    Segmentasi email adalah teknik yang dapat membuat email marketing menjadi lebih kuat. Segmentasi memungkinkan kamu untuk melakukan personalisasi konten sesuai dengan segmen-segmen yang ada. Dengan begitu, konten Anda dapat menjadi lebih personal dan relevan untuk audiens.

    Segmentasi email dapat dilakukan berdasarkan informasi masing-masing kontak email, dari yang umum seperti jenis kelamin dan kota domisili, hingga yang mendetail seperti minat dan hobi.  

    Kemas Konten yang Mobile-friendly

    Jika dibandingkan dengan desktop atau webmail, email lebih sering dibuka melalui perangkat mobile. Lantaran itulah, mengemas dan mengoptimalkan email marketing agar mobile-friendly atau ramah pengguna mobile sangat penting.

    Saat membuat email, perhatikan besar-kecilnya ukuran serta panjang teks di body email, posisi ornamen atau foto produk di banner email, letak dan ukuran button CTA, dan komponen-komponen lainnya agar mudah dilihat dan dibaca di perangkat mobile.

    Strategi Campaign

    Seperti sudah sedikit disinggung tadi, kamu perlu menetapkan campaign yang cocok untuk bisnis yang kamu jalankan. Untuk campaign email marketing, kamu dapat memilih untuk menjalankannya secara automated, nurturing, atau keduanya, sesuai kebutuhan dan tujuan pemasaran.

    Email automated akan dikirim secara otomatis ketika ada kontak email baru yang masuk ke daftar email milik kamu. Umumnya, campaign email automated berisi welcoming message atau ucapan terima kasih atas pembelian.

    Email nurturing adalah email yang dikirim secara reguler. Umumnya, email ini berisi konten terkait produk atau layanan, promo atau event yang sedang berlangsung, dan lain-lain. 

    Konsep dari email nurturing adalah mengirim rangkaian email secara rutin, mulai dari memberikan sesuatu yang bernilai bagi pelanggan maupun calon pelanggan untuk membangun kepercayaan dan hubungan dengan mereka, yang akhirnya mengajak atau mengarahkan mereka untuk konversi menjadi penjualan.

    Tips Menghindari Email Masuk Spam

    Salah satu hal yang menjadi kekurangan email marketing adalah seringnya email seperti ini masuk ke spam. 

    Ketika email marketing yang dibuat termasuk kategori spam, hal itu akan mengganggu hubungan pebisnis atau marketer dan pelanggan. Efektivitas dari email marketing yang dibuat pun tak akan bisa diukur.

    Agar email marketing yang dibuat tidak menjadi spam, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

    • Email harus masuk whitelist, yang artinya berlawanan dengan blacklist. Yakinkan pelanggan agar tidak menandai email dari perusahaanmu sebagai spam.
    • Pastikan pelanggan memasukkan alamat email perusahaan ke dalam daftar kontak. Kamu bisa memberikan petunjuk ini di awal, yaitu setelah mereka mendaftarkan email dan data diri. 
    • Jangan banyak menggunakan kata-kata yang termasuk dalam kata-kata spam (salah satunya adalah, “Klik di bawah ini,”). Kata-kata ini biasanya akan mudah terdeteksi oleh Internet Service Provider (ISP).
    • Gunakan email service provider yang terpercaya. Usahakan email service provider yang dipakai adalah email service provider yang dibuat oleh perusahaan ternama. Hal itu juga akan memengaruhi tingkat kepercayaan pelanggan.

    Contoh Email Marketing 

    Pengingat Diskon dari Tokopedia

    Tokopedia ternyata masih memanfaatkan email marketing untuk menjangkau audience-nya. Sebagai program andalan Tokopedia, promosi diskon harus terus digaungkan, karena memang bagian inilah yang paling disukai oleh konsumen. Jadi semua program diskon dari Tokopedia akan dikirimkan lewat email marketing.

    Contoh email marketing Tokopedia:

     



    Kenapa contoh email marketing dari Tokopedia ini dinilai sangat efektif? Karena pihak Tokopedia selalu menyertai emailnya dengan tombol atau link CTA. Dengan begitu, konsumen langsung bisa diarahkan ke laman yang memuat diskon. Dengan cara begini, maka traffic situs marketplace tersebut akan jadi terus meningkat.

    Kelebihan dan Kekurangan Email Marketing

    Beberapa kelebihan dan kekurangan email marketing yang bisa didapatkan oleh pihak pemilik bisnis atau marketer adalah:

    Caranya yang Mudah

    Menggunakan email marketing adalah salah satu cara mudah untuk mendapatkan pelanggan secara online. Tentunya, setiap orang mempunyai basic menulis dan merangkai kata-kata untuk menyampaikan informasi yang ingin disampaikan, tidak terkecuali saat mempromosikan sesuatu.

    Biaya yang Rendah

    Biaya yang rendah menjadi salah satu alasan strategi email marketing ini menjadi cukup digemari. Hanya dengan mengandalkan perangkat pintar dan koneksi internet, pemasaran jauh lebih efektif dan efisien.

    Meningkatkan Pendapatan

    Meskipun hasilnya tidak instan, namun kelebihan email marketing adalah mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan. Menurut beberapa survei yang dilakukan, keuntungan dalam memanfaatkan strategi ini bisa mencapai 81% lebih tinggi dibandingkan menggunakan media sosial seperti Twitter maupun Instagram.

    Email marketing ternyata juga memiliki kelemahan. Kelemahan inilah yang terkadang menjadikan para pemilik bisnis atau marketer menjadi ragu untuk menggunakan strategi yang satu ini. 

    Email Masuk ke Spam

    Banyak promosi produk, jasa, bisnis, dan lainnya yang dilakukan membuat kamu jadi mengirim email dalam jumlah banyak. Sayangnya, hal ini bisa menyebabkan terjadinya ketidaknyamanan pada konsumen. Pada akhirnya, Google akan mengirimkan email promosi kamu masuk ke dalam kotak spam. Bila sudah masuk dalam spam, email tidak dapat dibaca oleh siapa pun.

    Email Tidak Diterima Langsung

    Ada kasus dalam menggunakan email marketing, pebisnis atau marketer merasakan bahwa email promosinya tidak dapat masuk langsung kepada para pelanggannya. Membutuhkan waktu yang agak lama supaya email masuk ke kotak masuk pelanggan.

    Penggunaan Email Marketing Tools

    Strategi email marketing bisa kamu jalankan dengan baik dan optimal bisa dibantu dengan penggunaan email marketing tools. Email marketing tools seperti apa yang bagus dan bisa menjadi referensi bagi pemasaran bisnismu? 

    1. Mailchimp

    Email marketing tools yang pertama adalah Mailchimp. Mailchimp menawarkan software email marketing secara berbayar atau gratis, dengan skema tarif berikut:

    • Gratis: 2.000 pelanggan dan 10.000 email per bulan
    • Mulai dari 9,99 USD/bulan: 50.000 pelanggan dan 500.000 email per bulan
    • Mulai dari 14,99 USD/bulan: 100.000 pelanggan dan 1,2 juta email per bulan
    • Mulai dari 299 USD/bulan: 200.000 pelanggan/lebih dan 3 juta email/lebih email per bulan

    Untuk kamu yang merupakan marketer pemula, menggunakan software email marketing ini cukup disarankan karena paket gratisnya mungkin sudah cukup memadai untukmu.

    Mailchimp juga telah dilengkapi dengan fitur smart recommendation yang memungkinkan kamu untuk mengetahui pola perilaku audiens sehingga kamu bisa menyesuaikan konten email dengan masing-masing grup audiens.

    Baca Juga: Di Era Digital, Bisnis Perlu Didukung Oleh Digital Tools

    2. GetResponse

    Email marketing tools selanjutnya yang juga cocok untuk perusahaan kecil-menengah adalah GetResponse. GetResponse memiliki beragam fitur selain sebagai email marketing tools

    Di antaranya adalah pembuatan landing page tanpa perlu coding. Ada juga fitur webinar sehingga kamu bisa menayangkan apapun secara live. GetResponse juga telah terintegrasi dengan aplikasi lainnya seperti Slack, PayPal, Facebook, hingga WordPress.

    Skema tarif yang ditawarkan oleh GetResponse juga beragam, di antaranya adalah:

    • 15 USD per bulan: 1000 pelanggan
    • 45 USD per bulan: 5000 pelanggan
    • 65 USD per bulan: 10.000 pelanggan
    • dan lain-lain

    Kesimpulan

    Email marketing adalah teknik pemasaran yang paling diminati karena potensi bisnis yang dapat dihasilkannya sangat besar. Bukan hanya efektif untuk menjangkau pelanggan maupun calon pelanggan secara personal, email marketing juga termasuk strategi komunikasi yang tepat untuk membangun hubungan dengan mereka sekaligus memperkuat branding

    Setiap kali email dari kamu muncul di notifikasi perangkat mereka, maka setiap kali itu pula brand kamu tertanam di benak mereka.

    Selain memanfaatkan email marketing, jika kamu adalah pebisnis yang menggunakan aplikasi majoo, kamu bisa menggunakan fitur aplikasi CRM yang menawarkan marketing campaign sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan. Kamu sudah berlangganan majoo, kan?

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?