Expired Date adalah Info Kedaluwarsa. Begini Cara Bacanya!

Ditulis oleh Kikit Azeharie

article thumbnail

Definisi Expired Date dan Pentingnya Membaca Label Produk

Pada setiap kemasan produk makanan dan minuman yang kita beli, ada label yang berisikan berbagai informasi. Selain informasi gizi, juga berisi informasi Expired Date dan Best Before. Semua hal tersebut berkaitan dengan masa kedaluwarsa sebuah produk makanan dan minuman kemasan, termasuk produk kesehatan, seperti vitamin dan obat-obatan.

Namun, masyarakat Indonesia masih belum terbiasa untuk membaca label makanan dan minuman kemasan. Padahal, membaca label produk pangan sangat penting karena akan memudahkan konsumen dalam pemilihan produk yang diperlukannya. Hasil kajian Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) pada tahun 2007 mengungkap sebuah fakta bahwa hanya 6,7% konsumen di Indonesia yang membaca dan memperhatikan label pada produk pangan kemasan.

Berbeda jauh dengan hasil survei yang dilakukan oleh Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 2005. Mereka menemukan fakta bahwa 60 sampai 80% konsumen di Amerika membaca produk label pangan sebelum membeli produk makanan baru. Bahkan, dari persentase tersebut, 30-40% konsumen mengakui bahwa label produk pangan menjadi salah satu insight mereka dalam membeli jenis produk pangan.

Baca juga: Insight adalah Kunci Memahami Perilaku Konsumen. Apa Iya?

Oleh karena itu, pemerintah melalui Badan POM sejak tahun 2016 silam telah mencanangkan Gerakan Membaca Label Pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Gerakan ini bertujuan untuk menekankan pentingnya membaca label kemasan pangan dengan benar sebagai bentuk pencegahan masalah keselamatan pangan. Program ini tentunya juga harus didukung oleh semua produsen yang menjual produknya. Mereka harus terus-menerus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dan kritis dengan selalu membaca expired date pada label kemasan.

Jadi, sebenarnya apa itu expired date?

Apa Itu Expired Date?

Expired date adalah penetapan atau pembatasan waktu konsumsi sebuah produk makanan atau minuman. Expired date biasa disebut juga sebagai tanggal kedaluwarsa.

Expired date merupakan hal penting yang harus diperhatikan demi kebaikan diri sendiri. Produsen makanan dan minuman telah menetapkan dan menentukan batas waktu konsumsi yang aman dari produk yang mereka pasarkan.

Tanggal yang tercantum sebagai expired date menunjukkan batas waktu penggunaan sebelum produk rusak atau membusuk secara natural seiring usianya. Produk yang sudah melewati masa expired date tidak memberikan kualitas yang sama seperti saat awal diproduksi.

Oleh karena itu, produk makanan atau minuman yang sudah melewati expired date atau masa kedaluwarsa tidak boleh dikonsumsi lagi. Makanan dan minuman tersebut biasanya telah mengalami perubahan warna, bau, rasa, tekstur, maupun kekentalannya.

Tidak hanya untuk produk pangan dan minuman, tanggal kedaluwarsa atau expired date juga ditemukan pada produk-produk kosmetik dan obat-obatan. Jika sebuah produk kosmetik sudah melewati expired date, maka dapat menimbulkan masalah kulit yang tidak diinginkan, seperti gatal, kemerahan, alergi, hingga iritasi.

Berbeda dengan di Indonesia, di negara-negara Eropa, tanggal kedaluwarsa biasanya digunakan untuk menunjukkan umur simpan makanan.

Meskipun demikian, ada beberapa produk yang sebenarnya tidak memiliki masa kedaluwarsa, tapi produsen tetap mencantumkan expired date. Contohnya adalah produk air mineral.

Air mineral kemasan pada umumnya tidak akan kedaluwarsa dan bisa dikonsumsi sampai kapan pun. Namun, kemasan air mineral tersebut memiliki kualitas terbatas dan dapat mencemari produk di dalamnya. Oleh karena itu, tetap diberikan keterangan expired date pada kemasannya.

Cara Membaca Expired Date

Setelah mengetahui pengertian expired date, maka hal yang juga wajib kamu ketahui adalah cara membaca expired date. Umumnya, petunjuk expired date akan diawali dengan kalimat “Sebaiknya digunakan sebelum”, “Best Before”, atau hanya singkatan “Exp.” dan diikuti dengan kode angka.

Format penulisan tanggal kedaluwarsa bisa bermacam-macam. Berikut di antaranya:

  • Tanggal, bulan, tahun
  • Bulan, tanggal, tahun
  • Tahun, bulan, tanggal.

Contoh expired date adalah sebagai berikut.

Mbak Rahma membeli produk pembersih wajah yang sebaiknya digunakan sebelum tanggal 8 Maret 2024. Maka, penulisan kode pada produk kemasan dapat berbentuk seperti ini:

  • 8 Maret 2024
  • 8 Mar 2024
  • 080324
  • 030824
  • 240308

Selain contoh di atas, penulisan expired date atau tanggal kedaluwarsa terkadang hanya menyertakan bulan dan tahun saja. Contohnya sebagai berikut: “Sebaiknya digunakan sebelum Maret 2024” atau hanya “Mar 2024”.

Jika berupa produk makanan, contoh expired date adalah sebagai berikut.

Mas Daniel membeli produk mie instan dengan expired date 17 Agustus 2023. Artinya, setelah tanggal 17 Agustus 2023, mie instan tersebut sudah melewati tanggal kedaluwarsa dan tidak aman untuk dikonsumsi.

Nah, itu dia cara membaca expired date yang perlu kamu ketahui. Mulailah sortir bermacam-macam produk makanan, minuman, obat-obatan, serta skincare yang kamu miliki. Tujuannya tentu saja agar kamu terhindar dari dampak buruk penggunaan produk kedaluwarsa.

Baca Juga: Produk Viral 2022 yang Laris Manis dan Jadi Inspirasi Bisnis

Cara Menghitung Expired Date

Cara Menghitung Expired Date dan Contohnya

Banyak dari kita yang bertanya-tanya, bagaimana sih cara produsen makanan atau minuman menentukan atau menetapkan tanggal kedaluwarsa? Apakah ada rumus khusus atau justru menetapkannya berdasarkan weton? Tapi, metode yang disebutkan terakhir sepertinya mustahil dilakukan. Ternyata, penetapan tanggal kedaluwarsa telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 69 Tahun 1999 terkait label dan kemasan pangan.

Untuk menghitung expired date, produsen memperhatikan beberapa faktor yang dapat memengaruhi tanggal kedaluwarsa. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah karakteristik makanan, kualitas kemasan, kualitas bahan baku yang digunakan, proses produksi, dan juga produk jadi. Suhu penyimpanan makanan dan minuman juga menjadi faktor penting untuk menentukan expired date atau tanggal kedaluwarsa.

Biasanya, produk makanan atau minuman yang bisa disimpan lebih lama memiliki kandungan air yang rendah, kandungan asam yang tinggi, atau kandungan gula dan garam yang tinggi. Makanan yang mengandung zat pengawet juga biasanya bisa disimpan lebih lama.

Produsen berskala besar biasanya juga akan melakukan serangkaian tes dan uji coba yang dirancang untuk mengukur keamanan dan nilai gizi makanan tersebut. Mereka akan melakukan tes mikroba atau bakteri pada produk untuk mengetahui pengaruhnya pada makanan saat dibawa dengan alat transportasi, masuk ke tempat penyimpanan, diantar ke toko, hingga diterima oleh konsumen.

Dari hasil pengujian dan faktor-faktor yang memengaruhi tersebut, produsen dapat menghitung dan menentukan tanggal kedaluwarsa produk-produk yang akan mereka jual ke pasaran. Sebagai contoh, sebuah produsen makanan meyakini bahwa produk mereka akan aman dikonsumsi hingga enam bulan. Maka produsen akan mengujinya dari H-1, H-30, H-60, dan seterusnya.

Saat menetapkan tanggal kedaluwarsa makanan dan minuman, pertimbangan perlu diberikan pada lingkungan dan proses karena hal ini dapat memengaruhi kemampuan produk untuk mencapai masa simpan yang dinominasikan. Contoh metode pemrosesan yang memberikan umur simpan yang lebih lama termasuk pasteurisasi kilat dan pemrosesan bertekanan tinggi. Selain itu, kemasan produk yang akan dijual ke konsumen juga perlu diperhatikan. Mengemas produk makanan dalam kemasan vakum atau kemasan atmosfer yang dimodifikasi umumnya akan memungkinkan produk untuk mencapai umur simpan yang lebih lama.

Di luar negeri, seperti di Amerika Serikat, metode menghitung dan menentukan expired date melalui rangkaian proses yang lebih kompleks. Food and Drug Administration (FDA) mewajibkan produsen mengikuti rekomendasi yang telah mereka tetapkan dalam dokumen panduan yang berlaku secara internasional tentang pengujian stabilitas. Setelah itu, FDA akan melakukan inspeksi untuk melihat fasilitas manufaktur serta melakukan evaluasi. Tujuannya adalah untuk memverifikasi bahwa tanggal kedaluwarsa yang telah tercantum dalam label telah didukung oleh studi ilmiah dan data yang sesuai.

Hal-Hal yang Memengaruhi Expired Date

Ada beberapa hal penting yang akan memengaruhi penetapan expired date, sehingga tanggal kedaluwarsa produk perlu diverifikasi ulang. Hal tersebut antara lain:

  • Produsen melakukan perubahan resep atau formulasi produk makanan, sehingga akan memengaruhi tekstur dan karakteristik produk, bahkan mengubah bobot produk.
  • Produsen menggunakan bahan baku baru atau mengubah bahan baku yang biasa digunakan dalam produk makanan, termasuk bahan kemasan.
  • Produsen mengubah proses yang digunakan untuk membuat suatu produk.
  • Produsen memperkenalkan peralatan manufaktur baru untuk menghasilkan produk makanan.
  • Produsen mengubah ukuran paket produk jadi.



Jenis Tanggal Kedaluwarsa

Dalam pemberian label expired date, ada dua jenis tanggal kedaluwarsa yang bisa dicantumkan, yaitu Open Dating dan Closed Dating.

Open Dating biasanya dicantumkan pada produk makanan oleh pabrik atau penjual. Tanggal kedaluwarsa ini berfungsi untuk memberi informasi dan perkiraan kualitas produk. Tanggal ini juga membantu pihak toko untuk memperkirakan berapa lama barang itu bisa dijual di tokonya. Biasanya, tanggal kedaluwarsa Open Dating ini digunakan untuk produk daging, unggas, telur, dan produk olahan susu (dairy products).

Baca juga: Pahami! Langkah - Langkah Pengembangan Ide dan Peluang Usaha 2022

Sedangkan, Closed Dating adalah kode yang terdiri dari huruf dan angka yang dibuat oleh pabrik untuk menunjukkan waktu produksi makanan itu. Biasanya, produk makanan yang menggunakan tanggal kedaluwarsa Closed Dating adalah produk-produk makanan kalengan atau dalam kardus.

Kesimpulan

Tanggal kedaluwarsa atau expired date adalah hal penting yang harus ada dalam setiap produk. Tanggal kedaluwarsa akan membantu konsumen dalam menentukan masa konsumsi atau masa pakai produk-produk yang mereka beli. Jika makanan atau minuman telah melewati tanggal kedaluwarsa, maka harus dibuang dan tidak digunakan lagi.

Jika kamu sedang menjalankan usaha atau bisnis makanan dan minuman, maka penting untuk mencantumkan label yang berisi informasi expired date pada kemasannya. Label ini akan menjadi salah satu hal yang memengaruhi konsumen dalam membeli jenis produk pangan.

Usaha makanan dan minuman memang salah satu tren bisnis yang menarik karena sifatnya yang abadi. Untuk memudahkan dalam menjalankan usaha, kamu dapat memanfaatkan aplikasi POS seperti aplikasi majoo yang dapat mencatat data penjualan dan laporan stok, kemudian membuat laporan keuangan yang akurat secara otomatis.

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Frequently Asked Question

Expired date adalah penentuan batas waktu konsumsi sebuah produk makanan atau minuman. Expired date biasa disebut juga sebagai tanggal kedaluwarsa.
Mengonsumsi makanan atau minuman yang telah melewati expired date akan membahayakan kesehatan. Makanan dan minuman tersebut biasanya telah mengalami perubahan warna, bau, rasa, tekstur, maupun kadar gizinya.
Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo