Table of Content

    Iklan Display: Keuntungan, Jenis, dan Contoh

    Beriklan dengan menggunakan iklan display sangat menguntungkan jika dilakukan dengan tepat dan desain yang menarik minat konsumen.

    Kamu pasti sering melihat berbagai bentuk iklan setiap hari di sekitar kalian. Salah satu media promosi yang sering digunakan terutama pada media digital sekarang ini adalah iklan display atau display marketing. 

    Jenis iklan ini dianggap paling sesuai dengan tren yang terjadi saat ini karena sesuai dengan percepatan data dan informasi. 

    Dari sekian banyak orang yang sudah pernah mendengar istilah display marketing,  ada berapa orang yang benar-benar mengetahuinya?

    Iklan display adalah iklan yang sering muncul di internet. Nah, kamu sudah sering melihatnya tetapi tidak menyadari bahwa itulah yang dimaksud display advertising. 

    Banyak jenis iklan online yang sudah menggabungkan teks, gambar, dan pranala yang tertaut ke sebuah situs/website yang bisa membuat para pelanggan dan pengguna internet mempelajari tentang sebuah produk atau bahkan membelinya. 

    Iklan tersebut bisa berbentuk statis dengan satu gambar atau dalam bentuk animasi yang ditambahkan video dan suara atau teks dinamis (biasa disebut iklan multimedia).

    Banner ads adalah salah satu bentuk umum dari display advertising yang sering digunakan untuk membangun brand awareness di internet. 

    Bisnismu tetap bisa kompetitif di pasar yang berkembang ini, Majoopreneurs. Namun kamu membutuhkan pemahaman yang kuat tentang pemasaran digital dalam segala bentuknya. 

    Salah satu cara termudah bagimu untuk memulai adalah dengan mempelajari tentang display advertising.

    Nah, display advertising ini sangat penting untuk menjalankan bisnis di zaman sekarang yang sudah serba online. Lalu apa sih sebenarnya display advertising itu?

    Baca Juga: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Iklan Baris

    Iklan Display Adalah

    Menurut Instapage, display advertising atau iklan display adalah sebuah iklan bergambar di internet dengan format visual seperti gambar atau video dengan tujuan mengiklankan sebuah produk atau layanan jasa. 

    Seringkali display advertising disebut sebagai display ads. 

    Biasanya iklan ini ada muncul di situs web, Google, Facebook, dan lainnya. Posisi iklan bisa berada di bagian atas, bawah, atau samping halaman website yang sedang kamu buka, Majoopreneurs. 

    Posisi display ads tersebut tergantung pilihan dari pemasang iklan dan dana iklannya. Iklan display tersebut dipasang di situs web yang relevan dengan iklan yang akan ditampilkan dalam bentuk gambar atau video. 

    Kamu bisa mengecek sebuah iklan dalam bentuk video atau gambar yang ditampilkan di sebuah situs web. 

    Nah, iklan yang berupa display ads tersebut adalah senjata utama bagi para marketer untuk melakukan pemasaran di era digital seperti sekarang ini. 

    Sebagian besar dari display advertising dan iklan online lainnya dikenakan cost per click (CPC). 

    Artinya, setiap kali pengguna di mesin pencarian mengeklik iklan kamu, maka maka akan dikenai biaya berdasarkan keseluruhan strategi penawaran yang telah kamu sepakati.

    Iklan display juga dapat digunakan untuk melakukan kampanye re-targeting. Caranya adalah iklan ditayangkan kepada pengguna yang telah mengunjungi situs web tertentu. Tujuannya adalah untuk "menargetkan ulang" mereka dan mendorong mereka untuk kembali ke situs web agar mereka melakukan tindakan yang sama (misalnya pembelian ulang).

    Keuntungan Iklan Display

    Tentunya kamu bisa mendapatkan keuntungan jika menggunakan display advertising sebagai salah satu cara dalam kegiatan pemasaran perusahaanmu, seperti:

    Terlihat Profesional

    Memasang sebuah iklan dalam bentuk visual ke dalam internet akan memperlihatkan kepada pengguna internet bahwa kamu terlihat sebagai orang yang profesional.

    Di era serba digital saat ini, orang-orang lebih memperhatikan handphone dibandingkan dengan layanan iklan yang ada di koran.

    Terlebih, memasang ads juga tidak gratis sehingga totalitasmu dalam memasarkan produk akan terlihat profesional.

    Dikenal Banyak Orang

    Sudah dapat dipastikan, ketika kamu memasang display ads ke internet, maka akan ada orang yang mengetahui produk atau layanan jasa yang kamu tawarkan dan jumlahnya pun tidak sedikit.

    Walaupun orang-orang tidak mengeklik iklan tersebut, setidaknya mereka sadar bahwa ada produk unik yang kamu tawarkan.

    Meningkatkan Engagement

    Display advertising merupakan sebuah konten media yang interaktif. Artinya, para pelanggan akan memberikan interaksi kepada kamu sehingga akan meningkatkan engagement bisnis kamu.

    Menurut Sensis, hal tersebut akan meningkatkan interaksi kepada para pelanggan sebanyak 60%.

    Bisa Membuat Target

    Lewat display ads, kamu bisa menargetkan siapa saja yang sekiranya dapat melihat iklan kamu. Kamu bisa mengatur dan menyaring target mulai dari umur, gender, bahkan minat dari para pelangganmu.

    Dengan hal ini, tentu dapat mengkategorikan pasar yang sedang kamu bangun.

    Baca Juga: Banner Adalah? Apa Saja Jenis dan Contohnya?

    Jenis-jenis Iklan Display

    Display advertising biasanya ditempatkan di situs web pihak ketiga yang relevan dalam bentuk banner advertising, gambar, dan teks. 

    Display advertising adalah istilah umum yang mencakup setiap iklan visual yang ditempatkan di situs web, tetapi dapat dibagi menjadi tiga kategori dasar:

    Site Placement Advertising: 

    Dalam jenis iklan bergambar ini, pengiklan atau pemasar memilih situs web tempat mereka ingin menjalankan iklan bergambar.

    Contextual Advertising: 

    Dalam jenis iklan bergambar ini, jaringan akan menempatkan iklan di situs web yang relevan, misalnya menampilkan iklan makanan sehat di situs web pemeliharaan kesehatan tubuh.

    Remarketing: 

    Display advertising dalam remarketing muncul di depan pengguna yang telah mengunjungi situs web atau post-click landing page kamu, tetapi langsung pergi tanpa menyelesaikan sasaran konversi yang tepat baginya.

    Biasanya iklan pencarian yang menggunakan pendekatan pull di saat pengguna secara aktif mencari produk atau layanan yang serupa dengan milik kamu.

    Nah, display advertising menggunakan pendekatan push agar pengguna yang melihat iklan bergambar milik kamu ditargetkan secara sengaja untuk iklan tersebut.

    Hal ini bisa terjadi baik karena kampanye remarketing atau mungkin mereka telah menjelajahi situs web yang relevan dengan penawaran kamu. 

     Pada zaman digital ini, iklan display mendapat porsi penayangan di media sosial dan website cukup besar untuk menarik perhatian pengguna internet.

    Baca juga: Iklan Komersial: Pengertian, Tujuan, Ciri, dan Contohnya

    Contoh Iklan Display

    Sekarang majoo akan memberikan beberapa contoh iklan display yang bisa menjadi contoh agar kamu bisa membuat display advertising sendiri. 

    Coca Cola


    Sumber: ekrut.com

    Di dalam display advertising ini, Coca-Cola mengatur ukuran font mana yang besar, sedang, dan kecil dengan sangat teliti. 

    Kamu bisa melihat perbedaan tulisan yang menonjol, yang akan dibaca terlebih dahulu, atau menjadi pusat perhatian audiens.

    Hewlett-Packard


    Jenis iklan display pada contoh di atas adalah vertical display advertising. Iklan yang ditampilkan memanjang ke atas. 

    Terlihat dalam iklan display ini menonjolkan sisi visualnya sebuah gambar laptop yang tampak lebih menonjol. Teks yang ditampilkan sebagai pelengkap untuk mendorong seseorang untuk membeli produk tersebut.

    Sweety Baby Diaper


    Jika tujuan marketmu sudah sangat jelas dan niche, tentunya lebih mudah menentukan visual dalam iklan display kamu.

    Contohnya Sweety ini. Karena diaper ini digunakan oleh bayi, mereka memilih tangan dan jemari bayi sebagai ilustrasi yang tepat untuk menjelaskan keunggulan produknya.

    Pop Mie


    Mi instan seduh dalam kemasan praktis ini cukup dikenal di kalangan wisatawan dan para pejalan yang tidak mau repot saat ingin menyantap mi.

    Tampilan warna merah dan oranye pada iklan display Pop Mie terlihat menggugah selera meski gambarnya sederhana. Karena inti dari pesannya sudah jelas: varian baru ini ‘terasa’ pedas dan menantang para penyuka rasa pedas. 

    Baca Juga: 7+ Cara Menentukan Target Audience yang Efektif

    Kesimpulan

    Dari empat contoh iklan display di atas, kamu bisa membayangkan hal yang harus disiapkan untuk membuatnya. 

    Di era digital seperti sekarang ini, iklan display adalah salah satu bentuk promosi yang bagus karena bisa langsung tertuju ke calon konsumen yang tepat. 

    Tak hanya produk, Majoopreneurs. Jika kamu punya keahlian dalam bidang jasa, kamu juga bisa mengiklankan layanan terbaik yang kamu punya. 

    Iklan display tidak terbatas pada ruang dan cenderung mengutamakan tampilan yang menonjolkan sisi non-verbal seperti ilustrasi, grafis, dan gambar menarik perhatian konsumen. 

    Sedangkan, teks yang terbaca biasanya sebagai pelengkap agar dapat mendorong seseorang agar mau melakukan aksi lanjutan, yaitu pembelian. 

    Sekarang kamu sudah menentukan pilihan akan membuat iklan display seperti apa, Majoopreneurs? Jika sudah, saatnya membaca artikel majoo yang lain agar wawasanmu tentang bisnis UMKM semakin luas. 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?