Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!

    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!

    Micro influencer adalah andalan para brand untuk kegiatan pemasaran digital.

    Disadari atau tidak, saat ini micro influencer adalah pilihan banyak brand yang tengah mencoba untuk memasarkan produk atau jasanya. Namun, apakah memang benar layanan yang ditawarkan oleh para influencer memang signifikan dalam mendorong angka penjualan? Mengapa, sih, banyak pelaku usaha yang menggunakan jasanya?

    Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, pertama-tama kita perlu tahu dulu apa yang dimaksud dengan influencer, termasuk yang digolongkan sebagai influencer mikro. Nah, agar tidak bingung berlama-lama, yuk, langsung saja kita simak bersama-sama serba-serbi terkait micro influencer.

    Baca juga: Influencer: Jenis, Tugas, dan Pengaruhnya terhadap Bisnis

    Micro Influencer adalah …

    Sebagai jenis pekerjaan baru yang muncul seiring dengan berkembangnya teknologi, micro influencer adalah salah satu istilah yang memang masih belum umum dikenal banyak orang.

    Sebenarnya, kita dapat menerjemahkannya secara literal menjadi orang yang bertugas memengaruhi orang lain dalam skala kecil. Namun, jelas pengertian ini tidak sesuai dengan konteks pemasaran dan bisnis, kan?

    Dalam konteks pemasaran, micro influencer merupakan pengguna media sosial yang memiliki jumlah pengikut yang lebih tinggi dari kebanyakan orang, yaitu sekitar 1.000 hingga 100.000 pengikut. Selain itu, untuk dapat menyandang sebutan ini, pengguna media sosial tersebut juga harus memiliki reputasi serta kredibilitas di suatu bidang, sehingga apa yang mereka ucapkan berpeluang untuk dipercaya dan bahkan diikuti oleh pengikutnya.

    Nah, karena kekuatan kata-katanya tersebutlah brand-brand pun datang dan memanfaatkan jasa mereka untuk membantu kegiatan pemasaran bisnisnya. Harapannya, dengan rekomendasi dari influencer mikro ini, banyak pengikut mereka yang tertarik membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

    Berkenalan dengan Micro Influencer Indonesia

    Agar lebih muda dalam memahami, coba kunjungi kanal-kanal media sosial yang dikelola oleh micro influencer Indonesia seperti Daud Kurniadi atau Jessica Hendradi.

    Merasa belum pernah mendengar nama-nama tersebut? Wajar saja, kok, karena cakupan audiens influencer mikro memang tergolong niche atau sangat spesifik sekali. Sebagai contoh, masyarakat awam mungkin tak mengenal Daud Kurniadi, tetapi mereka yang gemar bermain game atau para gamer profesional pasti setidaknya pernah menonton video kreasinya di YouTube.

    Sebenarnya ini pula yang membuat banyak brand menggunakan jasa micro influencer Indonesia. Selain karena banyak yang mengikuti konten kreasi mereka di media sosial, para pengikut ini umumnya benar-benar menggemari atau menaruh perhatian pada bidang yang diusung.

    Dengan karakter tersebut, brand pun mudah untuk menjaring audiens secara organik, yaitu audiens yang kemungkinan besar akan tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan dan dapat dikonversi menjadi pelanggan. Tentu cara ini lebih efektif dibanding beriklan secara luas yang memakan banyak biaya, kan?

    Baca juga: Cara Melihat dan Menaikkan Insight Instagram

    Apa yang Dimaksud dengan Micro Influencer Marketing?

    Influencer mikro kerap dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pemasaran yang menerapkan micro influencer marketing, atau salah satu bentuk kampanye digital yang dilakukan untuk meningkatkan brand awareness.

    Praktik yang paling umum adalah dengan meminta influencer untuk membuat posting terkait produk atau jasa yang tengah diunggulkan. Selain itu, pengumuman terkait promo tertentu dan juga informasi terbaru seputar produk juga bisa disampaikan dengan cara ini.

    Alasannya sederhana saja, tidak semua audiens yang tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan mengikuti akun media sosial brand. Akan tetapi, orang-orang yang mengikuti akun media sosial influencer mikro ini besar kemungkinan akan tertarik dengan produk dan jasa tersebut, mengingat audiens influencer mikro adalah audiens yang niche.

    Mempertimbangkan potensinya yang akan sangat menguntungkan apabila dimaksimalkan itulah mengapa micro influencer marketing kerap jadi pilihan para pelaku usaha dalam membangun citra bisnisnya.

     

     Salah satu fungsi micro influencer adalah untuk menjalankan model micro influencer marketing.

    Apa Keunggulan Menggunakan Micro Influencer?

    Dari penjabaran di atas, tentunya sudah mulai ada bayangan bagaimana cara melaksanakan kegiatan pemasaran dengan bantuan influencer, kan? Namun, kira-kira, apa yang membuat cara tersebut banyak digunakan oleh pelaku usaha maupun brand-brand besar, sih?

    Apa sebenarnya keunggulan menggunakan micro influencer dalam kegiatan pemasaran, khususnya yang dilakukan di dunia digital? Setidaknya, ada dua keunggulan utama yang hanya dimiliki oleh influencer jika dibandingkan dengan banyak sekali model pemasaran lainnya.

    Dua keunggulan yang dimaksud adalah biayanya yang terjangkau serta cakupan audiensnya yang tergolong niche. Seperti apa, sih, maksudnya? Yuk, langsung saja kita ulas bersama-sama!

    • Biaya Terjangkau

    Dibandingkan dengan beriklan secara konvensional, misalnya dengan memasang papan reklame, baliho, atau siaran di televisi nasional, biaya yang terjangkau menjadi kelebihan menjalankan kegiatan pemasaran dengan menggunakan jasa influencer.

    Ditambah lagi, karena jumlah pengikut micro influencer umumnya tak sebanyak macro influencer, biaya untuk menggunakan jasa mereka dalam memasarkan bisnis pun otomatis juga akan lebih terjangkau lagi.

    Dengan manfaat yang diberikan, tentu biaya yang sangat terjangkau ini menjadi sangat sepadan. Apabila biaya untuk iklan konvensional dialihkan semuanya untuk influencer mikro, pelaku usaha bisa memanfaatkan jasa beberapa influencer sekaligus. Dengan demikian, jangkauan pemasarannya pun akan jadi lebih jauh lagi.

    Jika memang ada dana yang bisa dianggarkan untuk kegiatan pemasaran, memilih influencer mikro sebagai eksekutor bisa menjadi gagasan yang bagus, khususnya ketika anggaran yang disusun memang sangat ketat dan terbatas. Bisnis pun tetap bisa dipasarkan secara efektif dengan biaya yang efisien.

    Baca juga: Niche Market adalah Peluang Bisnis dan Pemasaran, Maksudnya?

    • Audiens yang Niche

    Keunggulan menggunakan micro influencer yang paling utama sebenarnya terletak pada audiens atau pengikutnya yang tergolong niche, atau benar-benar tersegmen.

    Mengapa ini dianggap sebagai keuntungan? Jelas saja, kan, karena artinya informasi pemasaran yang ingin disampaikan akan diterima oleh orang-orang yang memang menjadi target pemasaran.

    Berbeda dengan iklan konvensional yang bisa dilihat oleh siapa saja, termasuk mereka yang sebenarnya tidak berminat dengan produk atau jasa yang ditawarkan, audiens yang niche akan sangat menerima informasi pemasaran yang disampaikan. Dengan demikian, target dari kegiatan pemasaran yang dilakukan pun akan lebih mudah tercapai, kan?

    Apabila dimaksimalkan, misalnya dengan mencari influencer mikro dengan niche audiens yang benar-benar sesuai dengan produk atau jasa yang dimiliki, bukan tidak mungkin angka penjualan akan langsung meroket tinggi. Pasalnya, pelanggan yang dihasilkan oleh kegiatan pemasaran ini merupakan pelanggan organik yang memang diperlukan untuk mempertahankan bisnis.

    Benarkah Micro Influencer Bisa Jadi Andalan Marketing?

    Kembali ke pertanyaan awal, benarkan micro influencer bisa dijadikan andalan untuk menjalankan kegiatan pemasaran? Setelah membahas serba-serbi terkait influencer, tentu sudah jelas jawabannya adalah, ‘Ya!’.

    Dengan biaya yang tergolong cukup terjangkau dan audiens yang niche, kegiatan pemasaran bisa dijalankan secara efektif untuk mendorong angka penjualan. Jangan salah, sekalipun audiens yang niche adalah audiens yang sangat tersegmen, tapi apabila mereka puas saat berbelanja atau melakukan pembelian, bukan tidak mungkin mereka akan merekomendasikan bisnis kita pada orang lain yang sebenarnya bukan niche.

    Namun, jangan bernafsu untuk menggunakan jasa semua influencer mikro hanya karena mereka memiliki audiens yang niche. Justru karena audiens yang mereka miliki sangat tersegmen, kita harus mempertimbangkan dengan baik siapa influencer yang sebaiknya diajak bekerja sama untuk setiap program pemasaran.

    Mengelola dengan tepat setiap micro influencer adalah kunci untuk memastikan kegiatan pemasaran berjalan sesuai strategi dan mampu mencapai targetnya. Namun, untuk mengelola operasional bisnis, serahkan saja pada aplikasi majoo yang sudah dilengkapi dengan beragam fitur unggulan untuk mempermudah manajemen bisnis!

    Jangan tunggu terlalu lama, langsung saja berlangganan layanan dari aplikasi majoo agar bisnis pun bisa semakin maju dan berkembang!

    Baca juga: Belajar Strategi Pemasaran Soft Selling, Yuk!

    Referensi:

    1. https://www.sociabuzz.com/social-buzzer/indonesia/page/280

    2. https://journal.socialights.id/micro-influencer-adalah

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kwitansi adalah: Pengertian, Contoh, Format
    Kwitansi adalah bukti pembayaran yang sah dari sebuah transaksi. Dalam bisnis, ternyata ada berbagai jenis dan contoh kwitansi yang biasa digunakan.
    Kliring adalah: Pengertian, Mekanisme, Jenis, Contoh
    Kliring adalah metode pemindahan uang dari satu rekening ke rekening lain kepada yang berhak dan menunggu 2-3 hari kerja setelah proses kliring diajukan. 
    Kenalan dengan Cloud Computing dan Fungsinya Bagi Bisnis
    Dalam dunia bisnis, kehadiran cloud computing adalah sebuah gerakan peralihan ke sistem kerja yang lebih praktis, efisien, dan terkomputerisasi.
    Apa Iya Micro Influencer adalah Andalan Pemasaran Digital?!
    Bagi yang belum tahu, micro influencer adalah salah satu andalan untuk menjamin berhasilnya kegiatan pemasaran digital. Kok, bisa?! Simak, yuk!