Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Peluang Usaha yang Potensial adalah: Ciri dan Contoh

    Meski bisnis atau produk yang sedang viral cukup banyak di tengah masyarakat, bijaklah saat memutuskan untuk membuka salah satu pilihan peluang usahanya.

    “Pengen buka usaha, tapi bingung milih usaha apa, ya?”

    “Asyik sih, bisnis itu untung gede. Eh, tapi musiman doang, gak, sih?”

    Kamu tentu familiar dengan pertanyaan tersebut. Pilihan bisnis memang luas banget. Bahkan ada yang bilang, “Apa juga kalo diusahain bisa jadi cuan.”

    Namun untuk kamu yang memiliki modal terbatas alias bukan anak sultan, memilih peluang usaha yang potensial harus dilakukan dengan super serius.

    Tentu saja kamu tak ingin bolak-balik dalam siklus mengusahakan modal → jalani bisnis → mendapatkan untung → sepi → lalu tutup, dan kembali lagi ke urusan modal. Oh, big no no.

    Oleh karenanya kita pelajari lebih lanjut, yuk!

    Baca Juga: Riset Pasar adalah Persiapan Bisnis Terbaik! Apa Benar? 

    Ciri-Ciri Peluang Usaha yang Potensial adalah

    Memangnya, hal apa yang membuat sebuah peluang usaha disebut potensial? Jika pertanyaan yang serupa tebersit dalam benakmu, yap, itu pertanyaan yang pintar!

    Untuk menjawabnya, kamu perlu mengenali ciri-ciri peluang usaha yang potensial.

    Ide yang Unik dan Kreatif

    Ide bisnis yang potensial utamanya adalah orisinal.

    Bukan berarti produk/jasa yang kamu tawarkan harus belum pernah ada. Kamu bisa saja memodifikasi secara kreatif dari yang sudah ada.

    Utamanya adalah menawarkan hal baru yang lebih unggul dari yang sudah beredar di pasaran. Lebih bagus lagi jika produk/jasa dari usahamu sulit ditiru kompetitor.

    Disukai dan Dibutuhkan Masyarakat

    Yes, peluang usaha yang potensial harus memenuhi kriteria ini. Tak hanya disukai, tapi juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Itulah sebabnya peluang usaha yang potensial memerlukan riset terlebih dahulu.

    Riset tersebut bertujuan agar kamu bisa tahu masalah yang ada di pasaran. Dari sini, kamu bisa membuat formula produk/jasa yang menjadi solusi atas masalah tersebut.

    Risiko Secara Realistis Dapat Diatasi

    Risiko besar dan kecil itu relatif. Hal yang lebih penting adalah kemampuan melakukan manajemen risiko.

    Ya, walaupun katanya seorang pebisnis harus berani ambil risiko, bukan berarti kamu jadi konyol karena sembarangan ambil risiko besar tanpa pengelolaan.

    Sebaliknya, menjadi kehilangan kesempatan cuan besar hanya karena terlalu takut dan mengambil risiko kecil.

    Takar kemampuanmu dalam mengelola risiko terlebih dahulu. Peluang usaha yang potensial lahir dari besaran risiko yang bisa diatasi.

    Bahan Baku dan Sumber Daya Tersedia

    Peluang usaha potensial harus didukung dengan melimpahnya ketersediaan modal, sumber daya alam atau bahan baku, dan tenaga kerja yang mumpuni di bidangnya.

    Bisa dibayangkan jika sebuah usaha yang bukan musiman menggunakan bahan baku yang adanya di saat tertentu saja. Duh, bisa mandeg di tengah jalan, kan?

    Jangka Panjang dan Bukan Musiman

    Tren bisnis memang berubah-ubah. Namun peluang usaha yang potensial biasanya bersifat jangka panjang dan bukan cuan hanya di waktu tertentu saja.

    Ya, boleh saja mengikuti tren bisnis yang sedang viral. Namanya juga mau meraup untung. Namun demikian, jangan lupa tetap membuat rencana bisnis jangka panjang, ya. Agar saat usaha viralmu sudah redup, kamu bisa luwes berpindah ke bisnis lainnya.

    Tumbuh dan Berkembang

    Ciri-ciri peluang usaha yang potensial adalah yang pertumbuhan dan perkembangannya bisa diprediksi.

    Kamu tentu ingin sebuah bisnis yang tidak jalan di tempat, kan?

    Bisnis bertumbuh terlihat dari kuantitas dan volumenya. Makin banyak cabang, makin banyak karyawan, makin banyak pabrik, dan sebagainya.

    Sementara bisnis dikatakan berkembang dilihat dari variasi dan kreativitasnya. Misalnya makin banyak variasi produknya, makin banyak pilihan jasa yang ditawarkan, atau bahkan membuka anak perusahaan dengan lini bisnis berbeda.

    Menciptakan Sinergi

    Peluang usaha yang potensial dibangun bersama-sama dengan para relasi. Semakin intens dan baik hubungan antarrelasi maka usahamu akan menjadi semakin kuat serta tahan banting.

    Sinergi dengan pemasok, penyedia bahan baku, konsultan, pembeli, dan investor yang sehat adalah ciri dari usaha yang potensial.

    Keuntungan Jelas dan Modal Tak Tergerus

    Lupakan saja bisnis yang model pencapaian keuntungannya rumit atau tidak jelas. Yang pasti-pasti saja. Bukan apa-apa, modal yang digelontorkan kan harus dihitung.

    Usaha yang potensial mampu dituangkan dalam business plan yang jelas mulai dari sumber modal, rencana penggunaan modal, sampai kapan bisa balik modal.

    Mampu Beradaptasi

    Memang, persaingan dan pasar selalu berubah dan berkembang. Oleh karena itu, peluang usaha yang potensial adalah usaha yang mampu bertahan serta beradaptasi setiap waktu.

    Kamu tak mau, kan, menjalani bisnis yang sekali ‘terkena badai’ langsung gulung tikar?

    Untungnya Jelas dan Minim Kerugian

    Lumrah memang, dalam sebuah bisnis ya tentu saja ada untung dan rugi.

    Namun demikian, usaha yang potensial adalah bisnis yang keuntungannya bisa dikalkulasi besarannya dan mampu menutup kerugian yang mungkin terjadi.

    “Bisnis bagus, tuh,” kata Orang

    Coba lakukan survei kecil-kecilan dengan orang terdekat. Ceritakan ide bisnis kamu, jika mayoritas dari mereka beranggapan bisnis kamu bagus dan menarik, itu bisa jadi pertanda kalau bisnismu adalah peluang usaha yang potensial.

    Kamu Paham dengan Baik dan Menyukainya

    Bisnis yang dilandasi dengan passion dan ketertarikan biasanya menjadi jalan pembuka peluang usaha yang potensial. Biasanya kamu akan lebih memahami dan tahan banting ketika nanti dalam situasi ‘bisnis’ sedang loyo.

     Peluang usaha yang potensial sangat banyak di sekitar kamu. Namun kamu harus jeli agar tidak salah pilih.

    Baca Juga: Pahami! Langkah-Langkah Pengembangan Ide dan Peluang Usaha 2022

    5 Contoh Peluang Usaha yang Potensial

    Nah! Dari sekian banyak ide peluang usaha yang potensial, kami sebutkan 5 saja untuk contohnya, ya.

    Kabar baiknya, pandemi sudah mulai mereda di tahun 2022 ini. Sehingga masyarakat sudah mulai ‘bergeliat’ kembali untuk berkegiatan di luar rumah.

    Momen ini bisa membuka kesempatan untuk membuka peluang usaha yang potensial seperti di bawah ini.

    Menjual Baju Second

    Lihat para karyawan/karyawati yang kini sudah mulai melakukan work from office. Atau para pekerja yang mulai mendapatkan panggilan kerja. Juga pada ABG yang sudah bisa nongkrong di kafe.

    Kebutuhan untuk tampil oke tanpa harus merogoh kocek dalam seakan meningkat. Nah, membidik kesempatan ini, kamu bisa membuka usaha menjual baju second alias preloved alias thrifting.

    Biasanya baju, hoodie, atasan, celana, sweater, jaket, dan lainnya dijual dalam kemasan bal. Ada yang diimpor dari Jepang dan Korea dengan kualitas yang baik dan harga yang per bal yang terjangkau jika kamu punya modal yang tidak terlalu besar.

    Jual secara online dengan ditunjang foto yang ciamik bikin hujan cuan makin besar.

    Frozen Food, Everlasting!

    Masih membidik momen berlalunya pandemi. Orang mulai sibuk beraktivitas. Jika selama pandemi, mereka semangat bereksperimen di dapur, kini dapur mulai ‘ditinggalkan’ perlahan.

    Para ibu sudah sibuk antar jemput anak sekolah, karyawan harus berangkat pagi dengan bekal makan siang yang praktis. Yes, frozen food (makanan beku) adalah solusi terbaik.

    Variasi frozen food bisa berupa bakso, sosis, nugget, dimsum sampai masakan yang dibekukan dan tinggal dihangatkan. Gampang dan enak!

    Kursus Online

    Hikmah pandemi adalah masyarakat menjadi sangat familiar dengan pembelajaran secara daring atau online. Perangkat untuk transfer pengetahuan dan informasi sudah dikuasai oleh masyarakat.

    Kini jika kamu memiliki kemampuan yang bisa dimonetisasi, tak perlu lagi berpikir membuka lembaga kursus yang harus sampai menyewa tempat.

    Cukup membuat iklan yang menarik dan siapkan perangkat yang kompatibel, kamu sudah bisa membuat ‘tempat kursus’ sendiri.

    Modal minim, untung jelas, dan pasar ada. Tunggu apa lagi?

    Make-up, Make Your Money Up!

    Jika selama pandemi para wanita gemar menyerbu toko online yang menjual skincare, sekarang mereka sudah mulai butuh make-up lagi, nih!

    Jika selama masa karantina mereka di rumah merawat kulit dan tubuh dengan intensif, sekarang mereka ingin tampil cantik untuk bertemu teman atau kerabat di luar rumah.

    Ini adalah celah cuan yang harus dimanfaatkan. Buka toko kosmetik dan make-up online. Bisa juga dipasarkan di TikTok sebagai aplikasi yang sedang viral.

    Buat semacam tutorial make-up yang simpel namun menarik menggunakan merek-merek yang kamu jual.

    Laundry Kiloan

    Pekerjaan sudah mulai memanggil, kantor harus disambangi nine to five. Kapan waktu mencuci? Ah, lemparkan saja pada laundry kiloan. Murah, praktis, wangi, dan mudah.

    Walau, ya, modal untuk usaha ini tidak bisa dikatakan kecil, peluang usaha yang potensial ini jangan sampai dilewatkan.

    Kabar baiknya, kebutuhan akan sandang adalah salah satu kebutuhan primer, lho. Ibaratnya selama manusia mengenakan pakaian, maka pakaian kotor mereka adalah jalan cuan bagi kamu.

    Pastikan saja lokasi yang kamu pilih untuk membuka jasa laundry adalah lokasi yang strategis.

    Baca Juga: Bisnis Online Tanpa Modal? Pahami Caranya di Sini 

    Kesimpulan

    Sebenarnya masih banyak sekali peluang usaha yang potensial di 2022 ini. Dengan pemilihan yang jeli dan perencanaan bisnis yang rapi, kami percaya bisnismu akan berhasil mengeruk keuntungan yang banyak.

    Coba beri tahu majoo, apakah kamu memiliki ide peluang usaha yang potensial lain? Yuk, baca artikel lain dari majoo. Siapa tahu, kamu menemukan ide lain.

    Semoga tak lagi bingung dalam menentukan jenis bisnismu, ya!

    Pertanyaan Terkait

    • Peluang usaha yang potensial adalah peluang usaha yang memiliki prospek keuntungan dan berjangka panjang.
    • Ciri-ciri peluang usaha yang potensial antara lain: (1) ide yang unik dan kreatif, (2) disukai dan dibutuhkan masyarakat, (3) risiko secara realistis dapat diatasi, (4) bahan baku dan sumber daya tersedia, (5) jangka panjang dan bukan musiman, (6) tumbuh dan berkembang, (7) menciptakan sinergi, (8) keuntungan jelas dan modal tak tergerus, (9) mampu beradaptasi, (10) untungnya jelas dan minim kerugian.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.