Table of Content

    Inventory Management yang Inovatif untuk Toko Online

    Sebagian besar bisnis yang menjual produk tentu setuju bahwa inventory management merupakan hal yang cukup rumit. Biasanya, ada pertanyaan konstan yang muncul dalam benak para pemilik bisnis, misalnya: 

    Berapa jumlah stok yang tepat? Di mana stok akan disimpan? Bagaimana mengintegrasikan stok dengan laporan keuangan?

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan makin rumit begitu kamu merambah bisnis online. Membuka toko online berarti membuka pasar yang lebih luas dan besar.

    Baca juga: Mau Mulai Membuka Toko Online? Simak Tips Untuk Pemula Ini!

    Karena itu, pengelolaan stok pun tentu menjadi lebih rumit. Mungkin kamu memerlukan stok lebih banyak sehingga perlu gudang yang lebih besar pula. Mungkin kamu juga perlu metode lebih canggih agar pencatatan stok akurat. 

    Serangkaian persoalan serta kebutuhan terkait inventori akan muncul saat kamu melayani pasar yang lebih besar. Lalu, bagaimana kamu melakukan inventory management yang efektif untuk toko online? Berikut ini, kami telah menyiapkan strategi inovatif yang dapat kamu terapkan dalam pengelolaan inventori.

    Memanfaatkan Gudang Hybrid

    Gudang hybrid atau hybrid warehousing adalah gudang online yang dimiliki oleh pihak ketiga. Kamu bisa menyimpan stok barang di gudang tersebut. Lalu, saat ada transaksi penjualan, pihak gudang akan mengirimkannya kepada konsumen atas nama toko online-mu.

    Sepintas, cara ini mirip dengan dropshipper. Perbedaannya, dropshipper hanya menjual produk dan produk dikirimkan dari gudang produsen atau pemilik produk. Nah, dalam kasus ini, kamu adalah pemilik produk yang menyewa jasa penyimpanan stok pada pihak lain.

    Dengan cara ini, kamu tidak harus memiliki gudang penyimpanan sendiri. Akan tetapi, tentu ada biaya sewa yang perlu kamu bayarkan kepada pihak penyedia jasa gudang.

    Baca juga: Langkah Mudah Mengelola Stok Barang di Toko Digital

     

    Menerapkan Metode FIFO

    Bagaimana bila kamu sudah memiliki gudang, tetapi stok terasa berantakan? Mungkin kamu belum mengelolanya secara optimal.

    Apakah kamu kerap menemukan produk rusak atau kedaluwarsa? Jika demikian, inventory management yang kamu terapkan saat ini memang masih perlu banyak peningkatan.

    Untuk mencegah banyak kerusakan stok, kamu bisa mempertimbangkan penerapan metode First In First Out (FIFO) di gudang. Jadi, produk-produk yang dibeli lebih dahulu, dikeluarkan lebih dahulu juga saat ada penjualan.

    Baca juga: Pentingnya Manajemen Inventory yang Efektif Bagi UMKM

    Dengan demikian, stok tidak akan mengendap terlalu lama di gudang dan memperkecil adanya risiko kerusakan barang.   

    Membuat Sistem Barcode

    Saat ini, tidak sedikit pemilik bisnis yang membuka beberapa online store sekaligus. Mempunyai lebih dari satu toko memang berpotensi meningkatkan penjualan, tetapi hal ini juga menjadi tantangan dalam hal pengelolaan stok barang.

    Para pemilik bisnis sering kali menggabungkan setiap jenis produk di gudang sehingga inventori menjadi kurang rapi. Lebih dari itu, kamu mungkin jadi sulit menemukan produk yang dimaksud saat kamu memerlukannya.

    Maka dari itu, membuat sistem barcode tersendiri merupakan ide yang cukup bagus. Jadi, setiap produk memiliki barcode yang berbeda-beda. Kemudian, produk-produk sejenis akan dikategorikan dalam satu barcode. Dengan begitu, pengelolaan stok tentu menjadi lebih rapi.

    Menggunakan Aplikasi Inventory Management

    Rata-rata toko online menjual produk jadi. Tipikal produk yang disimpan di gudang atau penyimpanan sampai produk tersebut terjual.

    Dengan menggunakan aplikasi inventory management, bisnis bisa melacak jumlah stok secara real time dan menganalisis data penjualan dengan cepat. 

    Jadi, aplikasi manajemen inventori bisa membantu bisnis memperkirakan permintaan pasar pada masa yang akan datang serta memprediksi jumlah stok yang dibutuhkan.

    Ketika stok barang mulai menipis, aplikasi akan memberikan notifikasi sehingga kamu bisa segera melakukan pengadaan barang. 

    Bisa dikatakan aplikasi manajemen inventori ini merupakan game changer dalam hal pengelolaan stok. Berkat aplikasi ini, bisnis bisa menyederhanakan proses dan memperhitungkan inventori dengan cara yang lebih efisien.

    Kamu juga tidak perlu bingung mencari aplikasi inventori sebab kini sudah ada aplikasi POS (Point of Sale) yang dilengkapi fitur inventory seperti majoo.

    majoo adalah aplikasi wirausaha lengkap yang akan membantumu mengelola berbagai aspek operasional bisnis, mulai dari transaksi penjualan hingga manajemen inventori. 

    Jika kamu menggunakan aplikasi majoo, tidak hanya pengelolaan inventory yang menjadi lebih mudah, tetapi juga aspek-aspek bisnis lainnya. Dengan majoo, pengelolaan online store pun jadi lebih efisien deh. Yuk, gunakan majoo sekarang!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?
    Kenali Strategi Digital Marketing yang Bisa Diterapkan UMKM
    Digital Marketing merupakan strategi pemasaran yang efektif. Dengan modal yang tidak terlalu besar, UMKM dapat menerapkannya untuk mempromosikan produk.
    5 Alasan Karyawan Merupakan Aset Perusahaan yang Nomor Satu
    Perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawan dan memahami bahwa karyawan merupakan aset cenderung bergerak lebih maju.